Sampul Novel Naluri Lelaki

Naluri Lelaki

8.5 / 10.0
Eric Damian dikenal luas sebagai sosok pria pekerja keras yang berhasil meraih puncak kesuksesan dalam kariernya. Namun, keberuntungan tersebut tidak berbanding lurus dengan kehidupan asmaranya yang rumit. Meski memiliki segalanya, hati Eric telah terkunci rapat. Ia hanya bisa merasakan ketertarikan dan naluri cinta yang mendalam terhadap satu wanita saja, yaitu Dewi Bela. Inilah perjuangan Eric dalam mengejar kebahagiaan sejati bersamanya.

Naluri Lelaki Bab 1

"Kring......kring.... kring" Suara alarm yang begitu nyaringnya sehingga mampu membangunkan Eric pagi itu. Eric sengaja menyetel alarm karena hari itu, Eric baru berkerja sebagai Menejer disebuah perusahaan di bidang pengadaan barang dan jasa. Oleh sebab itu dia di tuntut datang lebih awal dari biasanya.

Eric adalah seorang Anak lelaki pertama dari 4 bersaudara, dia sangat berantusias untuk bekerja agar dapat membantu orangtuanya dalam menyekolahkan Adik-adiknya.

Umurnya saat itu sekitar 24 tahun dengan postur badan yang gagah dan tentunya lumayan tampan dengan kulit warna sawo matang.

"Permisi Bu, Eric berangkat dulu ya," ucap Eric seraya pamit pada Ibu kostnya yang sedang menyirami tanamannya.

"Iya, kamu hati-hati ya di jalan, " ucap Ibu kostnya itu.

Eric menjalankan ritualnya secepat mungkin, agar dia bisa lebih cepat kekantornya tempat dia bekerja. Eric meninggalkan kostsannya itu dengan mengendarai motor sport kesayangannya.

Eric tinggal sendiri di kota itu umur yang masih muda dia sudah mendapatkan jabatan yang bagus dikantornya.

Dia memang sudah dipasilitasi rumah dan mobil kantor namun dia tetap memilih untuk tinggal dikostsannya di karenakan rumah dinasnya lumayan jauh dari kantornya. Karena itu dia juga lebih memilih menggunakan motor berpergian ke mana-mana.

Karena baginya naik motor itu sangatlah menyenangkan dan tampil lebih maskulin, Apa lagi jalanan Ibu kota itu jam kerja dan pulang selalu ramai dan macet sepanjangan sehingga membuat dirinya memilih untuk menaiki motornya itu.

Sesampai di kantornya Eric melirik jam dinding yang ada di atas pintu ruanganya tepat jam 7.10 wib. Suasana dikantornya itu pun masih sangat sepi lantaran karyawan yang lainnya pun belum ada yang datang.

"Pagi pak!" sapa Dewi Bela yang akrap dipanggil Bela itu memecahkan rasa hening Eric yang sibuk mengutak-katik handphone nya itu.

"Iya, pagi juga Bela,” sahut Eric yang langsung tiba-tiba berdiri dia melengus keluar dari ruangan itu dia ingin sarapan tepat di sebelah kantorya, karna Eric merasa risih jika dia hanya berdua saja dengan Bela di ruangan itu.

Seperginya Eric dari sana membuat Bela ingin membersihkan ruangan itu dia juga membersihkan meja-meja dan menyapu ruanganya.

Bela sebenarnya bukanlah seorang klining service dia adalah lidership bagian pemasaran tetapi karena dia selalu datang duluan dari karyawan lainya, sehingga dia mengambil inisiatif sendiri untuk bersih-bersih sembari mununggu temannya yang lain.

Bela adalah sosok wanita yang berparas cantik, dia berambut lurus dengan kulit warna sawo matang, dia bergabung di perusahaan itu sekitar 1 tahun yang lalu, dia mendapatkan pekerjaannya itu setelah selesai kuliah.

Bela adalah Anak pertama dari empat bersaudara 3 perempuan dan yang bungsu laki-laki, namun takdir berkata lain Adek laki-lakinya itu sudah meninggal karena kecelakaan. Sehingga mereka semuanya adalah perempuan.

Namun karena pekerjaan Bela yang lumayan jauh dari rumahnya dia memilih untuk ngekost di daerah kota itu.

Dan dia juga tinggal di rumah sebuah keluarga yang tidak memiliki Anak, karena kebaikan Bela dengan keluarga itu, Bela sudah di perlakukan seperti Anak sendiri sejak kuliah dulunya dulu.

Bela sangat betah tinggal di sana karena dia sangat di manja oleh orangtua angkatnya itu.

Tepat jam 7.30 wib Eric sudah berada di ruangan metting, karena kebiasaan kepemimpinannya dia selalu mengadakan metting setiap hari Senin pagi dan setiap hari Sabtu sore guna untuk mengevaluasi kinarja dalam satu Minggu.

Setelah semua karyawan masuk ruangan, meeting pagi itupun berlangsung dengan pokok pembahasan tentang di siplin masuk jam kerja, karena dalam 1 bulan pertama dia bekerja, Eric selalu memperhatikan kurangnya di siplin jam kerja.

Sebagai manusia biasa diapun hampir memutuskan mencari kerja yang lain di karenakan betapa banyaknya yang harus dia benahi di dalam perusahaan tersebut dan hari demi hari dilaluinya dengan semangat yang luar biasa sehingga menghantarkan perusahaan itu ke puncak kejayaanya.

Banyak karyawan sangat senang dengan kepemimpinanya yang sangat tegas dan sangat di siplin. Dan tidak sedikit juga karyawan yang tidak suka gaya kepemimpinanya di karenakan karyawan yang biasa mangkir dan nakal tidak bisa lagi bermain-main dengan sesuka hati mereka.

"Tuk... tuk...tuk...:" Pintu ruangan Eric berbunyi

"Iya, silahkan masuk!" sahut Eric langsung.

"Permisi pak,ini laporan keuangan mohon untuk di tandatangani Pak," ucap Ratih seraya menyodorkan file yang disematkan di map yang berwarna merah itu pada Eric selaku atasannya.

Eric menerima berkasnya sambil melemparkan senyuman ramahnya dia langsung menandatangani berkasnya tanpa memeriksanya lagi, karena dia sangat mempercayai kinerja Ratih yang selalu jujur.

Ratih sudah sangat lama bekerja dan menjabat menjadi bagian keuangan, bahkan Ratih adalah salah satu tangan kepercayaan Bos pemilik perusahaan yang di pimpin Eric itu.

Dua tahun berlalu Eric menjalani rutinitasnya itu setiap hari, bahkan dia sempat lupa untuk mengambil cuti tahunanya. Diapun terpikir sejenak, untuk mengambil cutinya untuk liburan.

Satu minggu Eric liburan membuat Bela kewalahan di kantornya karena dia harus mengisi kekosongan tugas dari Eric di tambah tugas utamanya adalah sebagai marketing.

"Selamat malam Pak Eric, maaf mengganggu liburanya Pak, saya mau tanya kira-kira kapan Bapak masuk kembali Pak? karna hari selasa ada jadwal ikut meeting di luar kota untuk tender pengadaan barang, demikian isi Whatshap Bela kepada Eric.

"Iya Bela, mohon di informasikan kepada Candra supaya dia yang menggantikan saya, “ balas Eric

"Iya Pak, namun mohon maaf Pak sebelumnya Candra juga sekarang sedang cuti mendadak karena orang tuanya meninggal, jadi Pak Candra sudah berangkat kemarIn sore Pak, “ pesan dari Bela yang di baca oleh Eric yang merasa bimbang karena disatu sisi dia ingin liburan, namun dia juga tidak mungkin mengabaikan pekerjaan begitu saja.

Candra adalah sekretaris Eric, Eric memilih laki-laki sebagai sekretarisnya untuk menghindari skandal-skandal yang sering terjadi di sebuah perusahaan yang kerap membawa perusahaan jatuh kejurang yang tidak benar.

"Baiklah Bela,sebenarnya saya cuti 2 minggu, tetapi tidak masalah hari Senin saya pastikan saya masuk," ucap Eric membalas pesan Bela. Mereka sudah terbiasa membicarakan hal bekerja walau di luar jam kerjanya akan tetapi seiring waktu berjalan keakrapan mereka berduapun berubah menjadi sebuah rasa yang berbeda.

Eric menganggap Bela adalah sosok wanita yang hebat dan di siplin hal itulah membuat Eric menjadi kikuk terhadap Bela, demikian juga sebaliknya Bela juga menyukai Eric kerena kekagumanya serta ketegasanya yang mampu membawa perusahaan menjulang tinggi.

Namun mereka sama-sama memendam rasa yang ada di hati mereka, Eric sangat merasa takut mengutarakan cintanya terhadap Bela walau pun sebenarnya sangat banyak waktu dan kesempatan yang diberikan Bela untuk mengungkapkan cintanya terhadap Bela.

Karena Bela juga merasa yakin bahwa Eric punya cinta terhadapnya, namun rasa takut Eric jauh lebih besar di banding rasa cintanya.

bersambung....

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Naluri Lelaki

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Alya terjebak dalam keputusasaan saat ibunya, Kartika, butuh biaya medis besar dan donor organ langka. Di tengah krisis ini, Niko, pengusaha kaya yang mendambakan anak, menawarkan kesepakatan menjadi ibu pengganti demi kesembuhan Kartika. Meski ragu, Alya setuju demi nyawa ibunya. Namun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara mereka, memicu dilema emosional. Saat rahasia besar terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.7
Disiksa kejam oleh penculik demi melindungi sang ayah, seorang gadis meregang nyawa dalam kesendirian. Di momen terakhirnya, panggilan teleponnya justru ditolak dengan penuh kebencian oleh ayahnya yang sedang merayakan ulang tahun putri adopsinya. Sang ayah mengutuk kelahirannya yang merenggut nyawa ibunya. Jasadnya kemudian ditemukan tragis di depan kantor polisi. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli otopsi memimpin penyelidikan tanpa menyadari bahwa korban mutilasi keji tersebut adalah putri kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan