Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Lovely Man

My Lovely Man

Didikan keras sang ibu membentuk Nathasia Marieta menjadi sosok wanita angkuh yang sulit didekati. Trauma masa lalu membuatnya membangun tembok tinggi, hingga pria mana pun merasa enggan untuk mencoba mendekat. Ucapan pedasnya pun kerap kali melukai perasaan orang lain. Namun, segala pandangan hidupnya yang dingin mulai goyah saat ia bertemu dengan seorang pria tak terduga yang perlahan mampu mengubah perspektifnya tentang dunia dan perasaan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Matahari sudah kembali ke peraduannya. Kesibukan orang-orang yang bekerja sudah mulai berkurang. Hanya beberapa orang saja yang sedang tergesa-gesa dikejar waktu.

Berbeda dengan Nath. Gadis itu sedang bermalas-malasan di depan komputernya yang masih menyala. Padahal jam sudah menunjukkan pukul enam sore. Gadis itu memandang dekstop komputernya tanpa minat sama sekali.

"Kau belum pulang Nath?" Tanya Boby yang sudah menenteng tasnya dan botol air mineral yang kerap itu bawa itu.

"Belum. Aku tidak ingin bertemu pria tua itu!" Jawabnya malas.

Perihal papanya yang kerap menjumpai dia, temannya se tim sudah mengetahui itu. Terkadang mereka harus berbohong kepada pria itu demi Nath seorang.

Nath akan mengancam mereka dengan keahliannya jika ke-empat orang itu tidak menurut dan berani membantahnya.

"Ya sudah. Kalau begitu aku duluan!" Pamit Boby meninggalkan Nath sendirian. Sedang teman yang lain sudah pamit pulang lebih awal.

Nath mengenakan kacamata berbentuk persegi berwarna hitam. Kacamata yang ia baru beli sekitar dua hari yang lalu di toko kacamata. Akhir-akhir ini, penglihatannya sering rabun, dan juga kepalanya sering pening. Namun, ia terlalu malas untuk memeriksanya ke rumah sakit.

Papanya yang seorang dokter sekaligus pengusaha itu adalah alasan utamanya mengapa ia tak mau menginjakkan kakinya ke rumah sakit.

Ponselnya berdering di samping lengannya yang bertumpu pada meja. Ia membalik ponselnya sekedar melihat namanya.

"Faint mencarimu princess. Katanya dia belum melihatmu keluar dari gedung itu!" Suara Kings memasuki indra pendengarannya begitu ia menggeser tombol hijau di layar datar itu.

"Sebentar lagi. Ada apa?" Tanya Nath lagi.

"Katanya, dia menunggumu di loby. Tumben sekali anak itu. Apa kalian punya hubungan gelap?" Kekeh Kings seperti biasa selalu saja usil dan sok tahu. Kloningan dari Boby si pria super cerewet

"Awas saja kau membuat gosip yang aneh-aneh di grup anak-anak kantor nanti!" Ancam gadis itu seraya mematikan ponselnya.

Ia merapikan anak rambutnya yang berjatuhan di dahinya. Lalu mengambil botol minuman kosongnya dari lokernya.

"Loh, Bu Nathasia belum pulang?" Sapa Noita. Seorang anak magang yang baru masuk satu bulan yang lalu.

Noita kerap menyapanya karena perbedaan usia mereka hanya selisih dua tahun.

"Ini sudah diluar jam kantor Noi, panggil aku kakak saja. Aku masih terlalu tua untuk panggilan yang kau sebutkan tadi!" Ingatkan Nath untuk semakin memperbanyak stok kesabarannya terhadap orang-orang di sekelilingnya.

"Kau dari ruangan CEO baru kita?" Nath menaikkan alisnya melihat gelagat mencurigakan yang ditunjukkan oleh gadis cantik itu, yang sayangnya lebih tinggi dari dia.

"Mmmm, bukan kak. Aku hanya kebetulan lewat saja!" Jawabnya tergagap.

"Tidak apa-apa juga jika kau kesana. Ya sudah, aku pulang dulu ya!" Pamitnya lalu menepuk bahu Noita sekilas. Ia juga memberikan senyuman manisnya.

Noita mengelus dadanya merasa tenang dan sedikit merasa bersalah. "Hampir saja aku kedapatan!" Bisiknya pada diri sendiri.

Gadis itu sendirian di dalam lift itu. Membuatnya sedikit menahan nafasnya. Ia memang belum pernah mengalami hal menakutkan selama hidupnya. Namun, sendirian didalam ruangan berbentuk persegi ini membuatnya sedikit paranoid.

Dari kejauhan, ia melihat Faint sedang berdiri. Namun, ia tidak sendirian. Ada orang di depannya, berdiri membelakangi Nath yang sedang berjalan cepat ke arah Faint.

"Faint, beruntung bagiku, karena kau menunggu aku disini. Noita menakutiku tadi. Ditambah di lift aku berdiri!" Ceritanya begitu ia sampai di sebelah pria berkepala plontos itu. Tanpa menghiraukan orang lain yang sedang berdiri bersama mereka sekarang.

"Nath, bagaimana jika kita hari ini pulang bersama Tuan Joseph? Kebetulan beliau menyetir sendiri!" Ujarnya tanpa menatap bola mata Nath.

Nath menjadi semakin penasaran. Hari ini, orang-orang dekatnya tampak sangat aneh sekali. Mereka menunjukkan gelagat seolah mereka menyembunyikan sesuatu yang amat penting.

"Aku dijemput mommy." Ujarnya seraya memalingkan wajahnya. Kemudian menjumpai wujud pria yang ia hindari selama ini. Tiba-tiba ia merubah rencananya sekejab.

"Dimana mobilnya? Itu kan. Baiklah aku duluan masuk!" Ujarnya saat melihat ada mobil mewah keluaran terbaru

jauh dari tempat mereka berdiri.

Joseph, pria itu memperhatikan gadis itu dengan bingung. Faint yang sudah mengetahui keadaan kemudian berdehem.

"Itu adalah papa Nona Nath!" Ujarnya membuat Joseph, pria itu terkejut dengan sangat.

Bahwasanya pria tua itu adalah dokter pribadi kepercayaan keluarga mereka. Mengapa ia tidak mengetahui informasi sepenting itu? Mungkin ia harus memarahi August nanti karena sudah memberikan informasi yang kurang lengkap.

"Tuan Trenton? Rupanya anda. Kupikir aku salah lihat!" Ujar Johan nama dari papa

Melihat Nath yang menghindari papanya membuat pria itu berfikir jika ada sesuatu pada mereka.

Ia hanya memberikan senyumnya kemudian menyuruh Faint lewat isyarat tatapan matanya untuk mengikuti ia.

"Maaf, kami pergi dulu!" Izinnya.

Memasuki mobil, ia sedikit tertegun mendapati Nath tengah berusaha menghapus air matany dari matanya yang sudah mulai sembab itu.

Faint kemudian menyetir mobil itu. Ia melihat gadis itu dari kaca depannya. Harap-harap cemas jika gadis itu meledak lagi seperti yang sudah-sudah.

"Kau baik-baik saja?" Tanya Josh hati-hati. Melihat gadis itu menangis membuat ia geram sendiri. Entah apa yang dilakukan pria tua itu hingga membuatnya sampai seperti ini.

"Tidak apa-apa sir. Ini hanya kebiasaan lama!" Ujarnya dingin.

Jika sudah begitu, artinya ia tidak ingin ditanyai lebih lanjut. Ia tidak akan memberikan celah bagi orang asing untuk memasuki kehidupannya. Bukan sembarang orang bisa melakukan apapun sesuka hati mereka. Terkadang, apa yang dilihat mata tidak sesederhana kejadian nyatanya.

Dahulu sekali, ia juga pernah memiliki seorang spesial dihatinya. Yang membuat ia hangat dan periang. Namun, sang penggoda datang mengambil semuanya darinya.

Kejadian itu kemudian terulang dengan perbuatan papanya yang diluar batas. Luka lamanya yang belum sembuh akhirnya harus tersayat lagi. Lagi dan lagi.

Kejadian yang mau tak mau membuat Nath menjadi wanita yang seperti sekarang. Keras kepala dan sangat menjaga batasan.

Mommynya selalu menyuruh Nath untuk menghadiri blind date dan beberapa pesta-pesta kaula muda. Namun, ia terlalu asing dengan itu semua. Beberapa orang menyebutnya kolot. Namun, itu adalah pilihannya.

Ia hanya akan mendatangi clum malam jika ia sedang mood saja. Meski tidak sering bersosialisasi, namun Nath begitu dikenal oleh orang-orang.

"Nath, apa kau ke apartemen atau ke rumah Mommy mu?" Tanya Faint memecah keheningan itu.

"Antarkan aku ke rumah Mommy. Barang-barangku tinggal disana semua!" Ujarnya setelah berhasil menetralkan deru nafasnya.

"Apa aunty ada di rumah?" Tanya nya lagi.

"Sejak kapan kau jadi se cerewet itu?" Sindir Nath mulai memberikan tatapan tidak sukanya.

Faint hanya mengeluarkan kekehan kecilnya menanggapi seperti biasa.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini
8.4
Dunia Shiloh Jung runtuh saat bisnisnya hancur dan sang mantan menikah. Sang ayah lalu mengirimnya berlibur ke luar negeri demi memulihkan diri. Di sana, ia bertemu Edward Leung yang misterius. Mereka sepakat menjelajahi Rusia sebagai kekasih tanpa mengungkap identitas asli, sambil berjanji akan bersatu jika takdir mempertemukan mereka lagi. Namun, setahun kemudian Edward justru bersikap seolah tidak mengenal Shiloh. Rahasia besar apa yang sebenarnya ia simpan?
Sampul Novel Cinta CEO untuk Renata
9.1
Renata, putri konglomerat berdarah Jerman-Bali, didera duka setelah dikhianati Rangga dan kehilangan calon suami keduanya, Kim, dalam sebuah tragedi maut. Demi memulihkan hati, ia pindah ke Jerman, namun takdir mempertemukannya kembali dengan Rangga dan Maharatih yang jahat. Akibat jebakan obat perangsang, Renata hamil oleh CEO tampan Alexander Maxwell. Meski Maharatih mencoba memanipulasi keadaan, pengakuan Rangga akhirnya membongkar semua kebusukan tersebut.
Sampul Novel Dear Clarissa
7.9
Dua tahun di Jakarta, Clarissa berjuang menjaga diri saat bekerja di dunia malam. Namun, misinya terancam sejak Arga hadir sebagai pelanggan tetap yang obsesif. Meski Clarissa benci laki-laki dan berusaha menjauh, kekuasaan Arga membuatnya sulit lepas. Arga harus berjuang keras menaklukkan hati Clarissa sambil menghadapi penolakan saudaranya yang memicu konflik besar. Akankah Clarissa menyerah pada pria yang kini terus menguntit hidupnya itu?
Sampul Novel Gairang seorang pembantu penggoda
8.3
Hana, gadis muda berusia dua puluh tahun, merantau ke kota besar demi menghidupi keluarganya. Ia bekerja sebagai pelayan di kediaman seorang triliuner tampan. Tergiur kekayaan melimpah, Hana nekat menggoda majikannya dan terjebak dalam hubungan gelap sebagai pemuas nafsu. Hari-harinya diisi gairah panas di setiap sudut mansion demi pundi uang. Namun, titik jenuh membuatnya ingin berhenti. Mampukah Hana lepas dari jerat kenikmatan dan uang yang selama ini mengikatnya?
Sampul Novel Pacar baru untuk jutawan
9.1
David, dikonsumsi oleh rasa sakit yang disebabkan oleh pengkhianatan istrinya dengan pria yang lebih muda, memutuskan untuk mempekerjakan Hanna, yang juga di bawah umur, untuk menjadi bayi suggar-nya, sebuah kontrak di mana hanya dia yang harus bertindak seolah-olah dia adalah pacarnya untuk membuat mantan istrinya cemburu dan dengan demikian membuatnya kembali ke pelukannya bertobat. Hanna 14 tahun lebih muda dari David, itulah sebabnya mereka berpikir bahwa hubungan antara keduanya benar-benar dilarang, dan mereka hanya memiliki kontrak, tetapi seiring waktu, dia jatuh cinta dengan Hanna dan dia membalas, membuat cerita berubah menjadi romansa yang lazim, tetapi dia harus menghadapi kesenjangan perbedaan usia, kecemburuan, kebohongan, pengkhianatan dan di atas semua kemarahan mantan yang berduka yang ingin kembali untuk memulihkan semua yang pernah hilang.
Sampul Novel Pengkhianatan yang Tak Pernah Kusangka
7.9
Niat tulus Lira menolong seorang pelayan justru menjerumuskannya ke dalam bahaya besar. Setelah disergap oleh kelompok misterius, ia jatuh ke kekuasaan Arion, pria dingin yang mendambakan keintiman. Setiap momen bersama Arion terasa mencekam namun memiliki daya tarik yang sulit ditolak. Kini, Lira terjebak dalam dilema antara menuruti hasrat Arion yang meluap atau mencari cara untuk kabur dari jeratan pria tersebut sebelum segalanya terlambat.