Sampul Novel My Lovely Man

My Lovely Man

8.8 / 10.0
Didikan keras sang ibu membentuk Nathasia Marieta menjadi sosok wanita angkuh yang sulit didekati. Trauma masa lalu membuatnya membangun tembok tinggi, hingga pria mana pun merasa enggan untuk mencoba mendekat. Ucapan pedasnya pun kerap kali melukai perasaan orang lain. Namun, segala pandangan hidupnya yang dingin mulai goyah saat ia bertemu dengan seorang pria tak terduga yang perlahan mampu mengubah perspektifnya tentang dunia dan perasaan.

My Lovely Man Bab 1

Nathasia Marieta, gadis yang kerap disapa Nath itu menyisir rambut lurus sepinggang nya dengan telaten. Setelah dirasa rapi, ia keluar dari kamarnya lalu menuruni anak tangga. Di meja makan, ia sudah melihat sang panutannya sedang memakan sarapannya dengan begitu elegan. Pemandangan yang sama setiap paginya yang selalu ia dapatkan.

"Mom, apa pria tua itu menemui mom lagi?" Tanpa basa-basi Nath duduk di kursi yang ada di depan Mommynya.

Ia meminum segelas susu putih kesukaannya.

"Dia tidak akan menyerah. Tapi, aku juga akan mengeraskan hatiku!" Ujarnya sombong.

Diana Webster. Seorang wanita yang usianya hampir setengah abad itu mengambil tissu kemudian membersihkan mulutnya dari sisa makanan yang menempel. Ia dan suaminya sudah berpisah sejak dua tahun yang lalu. Penghianatan yang dilakukan oleh suami tercintanya membuat ia muak dan sangat sakit hati tentu saja. Dia pikir suaminya yang kelihatan baik itu tidak tahu menyimpang. Nyatanya, yang kelihatan baik belum tentu benar-benar baik.

Akibat perceraian yang terjadi sekitar dua tahun silam, membuat Nath, gadis belia itu membenci mahluk yang namanya pria. Rasa trauma membuat dirinya selalu membatasi diri jika berdekatan dengan pria. Begitu juga di tempat ia bekerja. Ia tidak pernah benar-benar memiliki teman yang dekat dengannya. Ia selalu membatasi diri untuk itu.

"Kemarin, dia mendatangiku ke kantor. Bisa mommy bayangkan kan? Dia berlagak seperti papa yang baik. Bahkan, ia seperti sudah tidak memiliki harga diri lagi jika mengingat perlakuannya dahulu!" Mengingat kejadian tiga hari lalu membuat Nath kembali kesal lagi.

Bagaimana tidak, ia yang selama ini berusaha mati-matian menyembunyikan identitas dirinya malah bocor hanya karena ulah papanya yang sungguh menyebalkan itu.

"Berani sekali dia? Apa dia sudah tidak punya wajah lagi?" Gerutu Diana.

"Jadi, bagaimana pekerjaan mu? Kau tidak ingin resign? Mommy siap merekrut kamu jika ingin keluar dari sana!" Bujuk Mommynya seperti yang terjadi sudah-sudah.

Sebenarnya, itu tawaran yang sangat menarik. Tetapi, Nath ingin bekerja dengan jujur. Ia tidak ingin masuk kantor hanya karena koneksi. Itu justru memperburuk citranya sebagai

seorang wanita workaholic. Nath ingin mencoba hidup mandiri tanpa harus bergantung pada oranglain terlebih Mommynya.

Mommynya memang memiliki perusahaan yang bergerak di bidang tekstil. Bidang yang sama sekali bukan jurusannya. Nath hanyalah seorang pegawai kantoran. Perusahaan yang merekrutnya merupakan salah satu perusahaan terbesar di Negaranya. Dan ia bekerja di bidang akuntan. Bidang yang membuat wajahnya jarang tersorot oleh orang-orang kantor.

Itu sebabnya ia menyukainya. Nath tidak terlalu senang menjadi bahan perhatian orang-orang. Meski ia sering mengalaminya. Ia juga selalu mengenakan kacamata bulat ke kantornya untuk menambah kesan santai di setiap penampilannya. Ia tidak ingin penampilannya terlampau mencolok sehingga menjadi perhatian banyak orang.

"Aku akan resign setelah mengumpulkan uang yang sangat banyak!" Ujarnya tanpa ragu.

Jam masih terlalu pagi untuk berangkat ke kantor. Jadi, ia ingin menghabiskan waktunya pagi ini bersama mommy cerewetnya.

"Kau tidak ingin menikah?" Tanya Diana lagi.

"Dan akhir yang aku dapatkan adalah perceraian seperti mommy dan papa? Big No. Nath nggak sudi!" Tolaknya seraya menggelengkan kepalanya cepat.

"Memiliki Mommy di hidupku sudah membuat aku merasa lengkap. Aku juga sudah tidak butuh pria lagi di hidupku. Hidupku terlalu berharga hanya untuk sebuah perceraian!" Lajutnya lagi. Dengan begitu, Diana hanya diam saja. Ia rasa ia sudah tak memiliki pembelaan lagi. Perkataan Nath putri tunggal nya itu memang benar. Untuk apa menikah jika hanya berujung perceraian.

"Kamu benar Nath sayang. Kadang mommy menyesal jika mengingat perlakuan papamu dulu. Namun, saat melihat kamu sudah sebesar ini, membuat Mommy bersyukur. Dan Mommy punya kamu. Kamu adalah alasan mengapa Mommy tidak menyerah dalam hidup ini!" Ujarnya haru.

"Jangan sedih mom. Sudahlah, aku akan terlambat jika mommy bersedih seperti ini!" Nath kemudian mengecup pipi Mommynya kemudian sedikit berlari mengambil mobilnya di garasi.

Ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. Menikmati semilir angin yang menerpa wajahnya karena kaca yang ia biarkan terbuka.

Setelah sampai di parkiran, Nath berjalan seraya menenteng Tote bag yang senantiasa ia bawa itu. Didalamnya hanya ada ponsel dan laptopnya. Tidak ada bekal siang atau apapun itu.

Ia terbiasa makan di kantin perusahaan. Yang harganya lumayan irit. Hingga ia bisa menabung uangnya.

Ia memasuki lift yang hampir tertutup itu dengan setengah berlari meluruskan tangannya. Dua orang pria di dalam lift itu, yang Nath sendiri tidak tahu namanya memandangnya dengan kerutan di dahi. Terlebih seorang pria yang berdiri tidak jauh darinya. Namun, Nath tak menghiraukan itu. Ia terlalu sibuk untuk hal-hal seperti itu.

"Apa anda pegawai disini?"

Nath sedikit tersentak mendengar nada bariton pria itu menyapanya. Sebenarnya ia tak ingin menjawab. Hanya saja, ada sesuatu di dalam dirinya yang mendorong agar menjawab pertanyaan pria itu.

"Ya. Kau juga pegawai disini?" Nath sedikit memutar badannya demi bisa melihat pria itu.

Nath bisa menebak jika pria itu bukanlah pegawai atau semacamnya. Dilihat dari penampilannya yang terlihat rapi dan bukan seperti orang sembarangan.

Seorang pria yang berdiri di belakang orang yang menyapanya tadi ingin menjawab. Namun di hentikan oleh temannya itu.

"Bukan. Aku memang bekerja disini. Tapi, bukan seorang pegawai!" Jawab pria itu lagi.

Kerutan di dahi Nath sedikit jelas. "Baiklah. Senang bertemu denganmu!" Ucap Nath lalu kembali ke posisinya semula.

Pria itu menatap Nath dari belakang dengan intens. Ucapan yang dilontarkan Nath tidak sesuai dengan ekspresi wajahnya yang begitu dingin, seolah ada tembok yang menahannya.

Ia berkata senang, namun wajahnya tidak menyertakan senyuman sebagai pelengkap di kalimat akhirnya. Terlebih lagi jika tatapan mata gadis itu adalah tatapan mata yang merasa bosan. Bukan tatapan memuja seperti yang biasa ia dapatkan dari wanita-wanita di sekelilingnya.

Pria itu melihat jika gadis itu berhenti di lantai 25. Lalu ia keluar setelah memberikan senyuman sarkastik nya.

"Selidiki segalanya tentang gadis itu!" Perintahnya mutlak. Gadis itu sudah menarik atensinya. Dan ia tidak suka perasaan itu. Seharusnya ia yang mendominasi. Bukan gadis kecil itu.

"Baik tuan!" Jawab sang ajudan yang masih setia berdiri di belakangnya.

"Mungkin ia bekerja di bidang akuntan. Nanti, perintahkan kepala divisi itu untuk menghadap ku!" Lanjutnya lagi.

Kedua orang itu berhenti di lantai paling akhir di gedung itu. Salah satu gedung pencakar langit yang paling tinggi di kota itu.

Dari ketinggian itu, seluruh ibukota serasa mampu ia genggam. Maka, ia tak akan membiarkan semut apapun mengusiknya. Auranya adalah sebuah bukti kepemimpinan.

Dia adalah Joseph Trenton. Pemilik serta pendiri Trenton corp. Pengusaha muda paling sukses di negaranya. Serta mulai menyebarkan taringnya ke beberapa negara tetangga dan negara-negara maju.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi My Lovely Man

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.5
Delapan tahun membina rumah tangga, Jessica selalu percaya pada alasan pekerjaan suaminya, Rio Aditya, setiap hari ulang tahun pernikahan mereka. Namun, sebuah rahasia kelam terungkap saat Jessica mendengar pengakuan Rio yang berselingkuh dengan Nadia dan berniat menceraikannya karena kehilangan rasa cinta pasca-keguguran. Di hari yang sama, Jessica justru divonis mengidap kanker ovarium stadium akhir. Tanpa dendam, ia pun memutuskan untuk pergi selamanya demi kedamaiannya sendiri.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu demi satu nyawa teman, keluarga, hingga mereka yang pernah menyakitiku terenggut secara brutal. Kematian tragis ini menyisakan kengerian mendalam karena sang pelaku sangat lihai menghapus jejak, membuat identitasnya mustahil terungkap. Di tengah kepungan teka-teki gelap yang penuh misteri, korban terus berjatuhan tanpa henti. Naasnya, aku yang menjadi tokoh utama dalam kisah kelam ini pun tak luput dari incaran maut yang mengintai dari balik bayangan.
Sampul Novel Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
9.2
Enam tahun menikah rahasia dengan seorang direktur, sang istri harus menerima kenyataan pahit saat suaminya melarang putra mereka memanggilnya ayah. Ketika sang suami kembali mengabaikan ulang tahun anak mereka demi sekretarisnya, keputusan bulat pun diambil. Surat cerai dilayangkan, dan dia pergi membawa putranya selamanya. Kepergian tiba-tiba ini meruntuhkan ketenangan sang miliarder yang seketika kehilangan kendali mencari istrinya. Namun, kali ini penantiannya akan sia-sia.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan