Sampul Novel Mutiara Istri Yang Dijual

Mutiara Istri Yang Dijual

8.5 / 10.0
Dalam novel romance Mutiara Istri Yang Dijual, Tiara harus bertahan hidup setelah dikhianati suaminya. Saat mulai mandiri, Dewa sang billionaire datang menagih haknya kembali. Baca kisah seru ini di webnovel Indonesia yang penuh dengan rintangan hidup dan pilihan sulit.
Ringkasan Mutiara Istri Yang Dijual
Kebahagiaan Tiara hancur saat Andre, suaminya sendiri, menjualnya kepada pengusaha bernama Dewa demi melunasi utang. Meski awalnya pahit, benih cinta mulai tumbuh di hati Tiara saat hidup bersama Dewa. Namun, Dewa justru mengusir Tiara yang tengah hamil saat mantan kekasihnya kembali. Bertekad membesarkan bayinya sendirian, Tiara menata hidup baru. Saat kandungannya berusia tujuh bulan, Dewa datang memohon kembali, namun Tiara tak akan menyerah semudah itu.
Baca Selengkapnya

Mutiara Istri Yang Dijual Bab 1

Saya terima nikah dan kawinya Mutiara kasih binti (alm) Herman Setiawan dengan mas kawin tersebut dibayar tunai...

"Bagaimana para saksi sah?"

Sah

Sah

"Alhamdulillah," ucap mereka serempak semuanya mengucapkan syukur...

Hari ini adalah hari pernikahanku dengan lelaki yang sudah menemaniku selama 2 tahun belakangan.

Mas Andre Herlambang, kami saling mencintai hingga akhirnya kami memutuskan untuk menikah.

Meskipun acaranya terbilang cukup sederhana, tetapi aku merasa senang karena kini aku sudah menyandang istri dari pengusaha muda.

Ya, walaupun usaha suamiku sekarang sedang mengalami krisis, tak membuatku urung untuk menikahinya.

Aku yakin kalau usahanya akan berangsur membaik, aku akan slalu mendukungnya.

Akhirnya pesta kecil kecilan yang kami selenggarakan berjalan lancar dan Kami memutuskan untuk menginap di hotel.

Awalnya aku menolak, tetapi mas Andre tetap kekeh! alasanya ingin berbulan madu walau masih di dekat sini.

Akupun akhirnya mengiyakan! aku berpikir tidak ada salahnya juga, toh hanya sesekali bukan?

Sekarang kami berdua ada di dalam sebuah kamar yang besar, aku memindai kamar yang cukup luas dan mewah.

Jantungku berdebar sangat kencang saat kami berada di dalam kamar! ini pertama kalinya bagiku berduaan dengan seorang pria, sungguh ini benar benar membuat jantungku berdebar cukup kencang.

Mas Andre membuka baju atasnya, memperlihatkan tubuh atletisnya, aku menunduk menahan malu.

Mas Andre mendekatiku, didongakkan wajahku agar aku memandang wajahnya, dia tersenyum menggoda,

"Kenapa malu malu sayang,sekarang kita sudah sah kan?" ucapnya menggoda lalu mengecup singkat bibirku.

"Aku akan mandi dulu, baru setelah itu kamu! atau mau mandi bersama?"

Mendengar godaan dari mas Andre, membuat kedua pipi ku bersemu merah.

"Ish, apaan sih! sana cepat mandi, nanti gantian!" ucapku mendorongnya pelan untuk menutupi rasa Maluku.

Mas Andre tertawa gemas melihat tingkahku, lalu mengacak rambutku sebelum ia berjalan menuju kamar mandi.

"Huft, mas Andre memang suka menggodaku!" gumam ku sambil memegang dadakuyang kian berdetak kencang.

Tak butuh waktu lama mas Andre untuk membersihkan dirinya, dia menatapku lalu tersenyum lembut.

"Mandilah, setelah itu kita akan melakukan sesuatu yang menyenangkan!" bisik nya, membuat bulu kudukku berdiri.

Seketika wajahku memerah mendengar bisikkanya. Aku memang belum pernah melakukanya di umurku yang ke 25 tahun.

Meski belum pernah, aku mengerti kemana arah pembicaraannya.

Tak ingin mas Andre terus menggodaku,

Aku memilih berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri, karena aku sudah merasa risih dengan badanku yang sedikit lengket karena keringat.

Tak butuh waktu lama, untukku membersihkan diri lalu keluar dari kamar mandi.

Saat keluar dari kamar mandi, aku melihat mas Andre sedang duduk di sofa yang berada di kamar ini!

Di depannya sudah tersedia makanan dan minuman, ternyata mas Andre sudah memesan makanan dan minuman.

Aku baru ingat kalau aku belum makan dari tadi siang, pantas saja perutku rasanya sudah sangat lapar.

"Kemari lah, aku tau kau lapar, lebih baik kita makan dulu!" ajaknya dengan senyuman manis.

Aku membalas senyuman manis mas Andre, lalu berjalan mendekatinya dan duduk di sebelahnya.

Kami makan dalam diam, karena ini memang sudah menjadi kebiasaan kami, tidak ada percakapan saat makan.

Kami sudah selesai menyelesaikan makan kami, mas Andre berjalan menuju telpon yang ada di atas nakas, lalu memanggil seseorang untuk mengambil bekas makanan kami.

"Tiara aku mau keluar sebentar, karena ada yang penting harus mas selesaikan!"

"Tapi mas,ini kan malam pertama kita? kenapa harus sekarang bukan besok saja!" protesku.

"Ini tidak akan lama Sayang, aku janji akan segera kembali!" ucapnya menyakinkan ku.

"Baiklah, tapi cepat kembali mas!" mas Andre mengangguk lalu mengecup bibirku sekilas.

Aku melihat kepergian mas Andre dengan tak rela. Meski dia bilang hanya sebentar tapi, sungguh perasaanku tidak enak! bukan aku ingin segera memadu kasih denganya, tapi entah perasaanku tidak enak.

Aku memutuskan berbaring di ranjang yang super besar, aku mematikan lampu dan hanya lampu tidur yang aku nyalakan.

Ku tatap kasur yang sudah berhiasan mawar merah yang berbentuk cinta dan sepasang angsa yang terbuat dari handuk sungguh indah, tetapi pengantin prianya sedang keluar.

Terpaksa aku singkirkan benda itu karena aku sudah sangat lelah dan ingin merebahkan tubuhku.

Saat sedang merebahkan tubuhku, tiba tiba aku merasa tubuhku sangat panas padahal AC di kamar ini sudah dingin, tapi entah kenapa terasa panas.

Tanpa sadar aku sudah melucuti pakaianku, karena tak kuat menahan panas yang tiba-tiba menyerang.

Saat membuka bajuku, tak sengaja tanganku menyentuh buah dadaku, saat itu juga, aku merasa kan hal yang aneh.

Rasa aneh itu membuatku ingin menyentuhnya dan bermain dengan payudara ku sendiri. Tak cukup sampai di situ, aku merasa milikku basah dan aku ingin mencoba menyentuhnya

Benar saja, saat aku menyentuh milikku sendiri, terasa sangat geli dan nikmat secara bersamaan.

Lebih gilanya lagi, aku ingin seseorang menyentuhku! aku meremas dadaku sendiri. aku tidak sadar apa yang sudah aku lakukan.

Saat aku sedang bermain-main dengan tubuhku sendiri, ada seseorang yang memasuki kamar ku.

"Pasti itu mas Andre!" aku segera beranjak dari kasur dan menghampirinya.

"Mas kenapa lama sekali, aku kepanasan mas tolong aku!" ucap ku, sembari menempelkan tubuhku pada tubuh kekar milik mas Andre.

Lelaki itu masih diam saja tanpa mau mengeluarkan suara. Dia masih saja menatap ku tanpa ekspresi.

Dengan cahaya yang remang, aku tak bisa melihat dengan wajah mas Andre. Entah keberanian dari mana, aku menggesekkan kedua dadaku, di dada bidang mas Andre.

"Ahhhh, Mas, ayo sentuh aku!" desahku yang sudah kehilangan akal.

Lelaki itu menarik pinggangku dan tengkuk ku.

Perlahan wajahku dan wajahnya begitu dekat, lalu menyambar bibirku.

Dilumatnya bibirku dengan rakus, selama satu menit dia memakan bibirku lalu melepaskan.

Dia menempelkan keningnya ke keningku, tangannya meraba tubuhku dan berakhir meremas bagian belakangku dengan gemas.

"Akh..." aku mendesah

"Aku ingin melihat seberpa liarnya kamu!" ucapnya lalu menggendong tubuhku dibawanya ke arah ranjang posisi kami sekarang aku berada di atas pangkuannya dan meciumi leherku kemudian turun ke dua buah dada yang belum pernah ada yang menyentuhnya.

Tangannya melepas celana dalam yang aku pakai dan meraba bagian yang sangat sensitif bagiku.

"Kau sudah sangat basah sayang," ucapnya sambil memainkan milikku.

Akkhhhh....

Desahan panjang kami terdengar di segala penjuru kamar ini.

Ini adalah pelepasan terakhir setelah melakukan pelepasan beberapa kali.

lelaki itu tersenyum puas, sementara aku sudah jatuh lemas di sampingnya lalu tertidur.

Dia menarikku kedalam pelukannya dan aku merasakan kecupan lembut di keningku.

Aku membuka mata yang terasa berat, cahaya matahari masuk dari celah korden yang tertutup.

Aku ingin bergerak merenggangkan ototku yang begitu kaku tetapi ada lengan kokoh yang memelukku dengan erat.

Aku tersenyum malu dan membenamkan wajahku di dada lelaki yang sudah menjadi suamiku itu.

Aku mendongakkan wajahku ingin melihat wajah mas Andre yang sedang terlelap akibat pertempuran kami semalam.

Saat aku mendongakkan wajahku aku terkejut saat melihat bukan mas Andre yang tengah memelukku tetapi lelaki lain.

Siapa lelaki ini? aku melepas pelukannya dan memukulnya dengan bantal.

"Sialan pria mesum siapa kamu?"

"Hei...apa yang kamu lakukan?"dia terlihat kesal dan menangkap bantal yang aku layangkan padanya.

"Katakan siapa kamu? berani sekali kau menyentuhku!" ucapku sambil terus memukulinya.

Dia langsung menangkap bantal dan membuangnya, lalu mencengkram daguku dengan kuat shingga aku meringis kesakitan.

"Ck, apa kamu lupa apa yg terjadi semalam, bahkan kamu sangat agresif dan begitu ingin aku sentuh!"

Aku pun menggeleng, aku tak ingat apapun! aku mencoba utk mengingatnya tapi malah kepalaku tambah pusing.

"Ck, apa suamimu tidak memberitahu mu?" tanyanya dengan menatapku tajam.

"Apa-apa maksudmu?"

"Ck, suami mu itu sudah menjualmu kepadaku dan kita sudah melakukan sesuatu yang menyenangkan dan aku sungguh puas karena suamimu tidak bohong kalau kamu masih perawan."

"Ap-apa..."

Aku menggeleng kuat,seakan tak percaya dengan apa yang di ucapkannya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Mutiara Istri Yang Dijual

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Pengantinku Menyembunyikan Banyak Rahasia
9.0
Pertemuan tak terduga menyatukan Helena dengan pria berkuasa bernama Charlie. Meski tampak lugu, Helena menyimpan rahasia sebagai ahli jenius dengan kekuatan luar biasa yang ditakuti keluarga elite. Charlie yang protektif bersumpah melindungi sosok yang ia anggap rapuh tersebut. Namun, saat Helena berhasil melarikan diri, Charlie pun gelisah mencarinya ke penjuru dunia. Baginya, Helena adalah kunci penting yang akan membantunya meraih puncak kesuksesan tertinggi.
Sampul Novel Penyesalan Mantan Suamiku
9.8
Kebahagiaan Sophia atas kehamilannya setelah dua tahun menikah seketika hancur saat Nathan justru meminta cerai. Di tengah insiden pembunuhan yang mengancam nyawanya, Nathan mengabaikan panggilan darurat Sophia hingga ia terpuruk dalam keputusasaan. Sophia pun memilih pergi ke luar negeri demi memulai hidup baru. Namun, saat ia hendak menikah lagi, Nathan muncul kembali dengan penuh penyesalan dan menuntut penjelasan atas anak yang telah Sophia lahirkan.
Sampul Novel Suamiku Dingin, Hatinya Beku
8.6
Trauma masa lalu mengubah Adam menjadi pria kaku yang hanya fokus pada pekerjaannya. Hidupnya makin rumit saat dipaksa menikahi Aurora, mahasiswi kedokteran, lewat perjodohan tanpa cinta. Meski Aurora terus memberi perhatian, Adam tetap bersikap dingin dan acuh. Di tengah kesepian itu, muncul pria lain yang menawarkan kehangatan bagi Aurora. Akankah Aurora tetap setia pada ikrar pernikahannya atau menyerah pada sikap beku sang suami?
Sampul Novel Suamiku Membenciku
8.6
Lilith terperangkap dalam kehidupan malam yang kelam demi bertahan hidup. Dunia yang keras membuatnya kehilangan harapan, sementara Margaret dan Henry, orang tuanya, hanya bisa menunduk malu dan diam melihat kehancuran keluarga mereka. Di tengah bayang-bayang dosa, Lilith justru menemukan ketenangan dan kendali yang semu. Akankah ia berhasil lepas dari lingkaran setan ini, ataukah kegelapan malam telah menyatu selamanya dengan jiwanya yang penuh luka?
Sampul Novel Wanita Bercadar Itu Istriku
8.9
Zafirah Radya Rafa, wanita bercadar yang tulus, terjebak dalam pernikahan dengan Azril Davis Elfathan yang arogan. Azril, sang pemuja dunia malam, terang-terangan menolak mengakuinya sebagai istri. Ikatan ini bermula dari wasiat terakhir Zaki, adik Azril, yang tewas kecelakaan tepat sebelum menikahi Zafirah. Demi memenuhi janji kepada mendiang adiknya, Azril terpaksa menjadi imam bagi wanita yang tak dikenalnya. Mampukah benci berubah menjadi cinta sejati?
Sampul Novel Wanita Buangan Milyarder
8.3
Bening terjebak dalam dendam salah sasaran Kevin hingga sebuah rahasia besar memaksanya pergi demi menyembuhkan luka. Meski sempat menemukan cinta baru pada bos di tempat kerja, takdir justru menyiksanya dengan rintangan yang perih. Di tengah perjuangan untuk bersatu, masa lalu kembali hadir memperparah penderitaan. Kevin yang penuh sesal mengakui dosanya, sementara Bening harus memilih antara mengejar kebahagiaan yang sulit atau mundur selamanya dari luka yang tak berujung.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan