Sampul Novel Dendam Membara CEO Mesum

Dendam Membara CEO Mesum

8.5 / 10.0
Jent adalah CEO sukses yang menghadapi keretakan rumah tangga akibat belum hadirnya buah hati. Kecurigaan menuntunnya mengikuti sang istri secara rahasia, hingga ia menyaksikan sendiri pengkhianatan istrinya di ranjang pria lain. Terbakar amarah, Jent menolak sekadar bercerai. Ia merancang rencana pembalasan dendam yang kejam bagi sang istri dan selingkuhannya. Tragedi ini mengubah Jent menjadi sosok pria berdarah dingin demi menuntut keadilan.

Dendam Membara CEO Mesum Bab 1

Perkenalkan, namaku Jent. Well, namaku seperti nama wanita, but trust me, I'm a man. Umurku sudah 32 tahun, dan sudah menikah selama 7 tahun. Istriku bernama Erna, berumur 30 tahun. Kami belum dikaruniai anak, mungkin karena kesalahan kami. Kami menunda memiliki anak sampai aku berumur 31 tahun, dengan alasan yang tidak akan kujabarkan disini. Dan sekarang, lihatlah kami, begitu sulit memiliki anak. Selain itu, mungkin juga disebabkan karena kami saling stress satu sama lain.

Di kantor kami masing-masing, kami sudah memiliki permasalahan masing-masing, yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Di rumah pun, karena kami dibesarkan dari keluarga yang adat-istiadatnya berbeda. Seringkali kami bertengkar, karena aku maunya tahu beres saja, sedangkan istriku suka membuat masalah kecil menjadi besar. Aku orangnya cukup toleran, sedangkan istriku cukup tidak toleran. Haduh, serba berkebalikan. Tapi mungkin perbedaan itulah yang menyatukan kami pada awalnya.

Yah, begitulah pernikahan, banyak lika-liku suka-dukanya. Erna memiliki tubuh yang cukup bagus. Badan yang ramping, terutama perutnya. Kulitnya putih bersih, buah dadanya cukup bulat dan berukuran 34B, pantatnya cukup bulat dan berisi, pahanya pun begitu menggoda. Ia masih sangat merawat tubuhnya. Ia tergabung dalam suatu klub fitness, dan menjadi instruktur berbagai macam kelas di klub itu.

Dalam permainan kami di ranjang, kami cenderung hambar. Mungkin dikarenakan pikiranku yang selalu lelah, dan ada saja yang dipertengkarkan antara aku dan istriku. Akibatnya, di ranjang, aku cenderung asal-asalan mainnya, dan alhasil hanya 2 menit saja aku bertahan. Sungguh, tidak seperti usia awal pernikahan kami. Mungkin ini juga bisa menjadi saran bagi pembaca, jangan suka memendam-mendam sesuatu, apalagi yang berhubungan dengan orang-orang terdekat kita.

***

Pada suatu hari sabtu, istriku minta izin untuk ke rumah temannya untuk menyelesaikan lembur pada hari Minggu. Aku harus bisa memahaminya, karena pekerjaan kantor pun memiliki peran yang penting terhadap masa depan. Maka, aku mengizinkannya.

Dan hari minggu itu pun tiba, dan istriku berangkat pagi-pagi subuh. Aku menjadi curiga, kenapa harus berangkat pagi-pagi subuh. Maka, diam-diam kuikuti dari belakang dengan menggunakan taksi.

Akhirnya, istriku sampai ke suatu rumah di daerah Jakarta Barat. Istriku memarkir kendaraannya di depan rumah tersebut, dan turun lalu membunyikan bel. Dan dari rumah itu keluarlah sesosok orang yang sangat familiar.

Itu kan si Adi, mahasiswa yang sedang praktek industri di tempat kerja istriku. Ngapain istriku ke rumah dia? Bukannya dia saja yang ke rumahku.

Kulihat dari dalam taksi, mereka mengobrol, tetapi aku tidak tahu apa yang mereka perbincangkan.

Tidak lama kemudian, datanglah mobil kijang innova dan parkir dibelakang mobil istriku. Dari mobil itu, turunlah sepasang laki-laki dan perempuan, yang umurnya kira-kira sama dengan si Adi itu.

Kok semakin aneh ya ini? Istriku terlihat marah kepada si Adi ini, namun aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Ingin sekali rasanya aku turun, dan mengumpat dibalik semak-semak untuk mendengarkan pembicaraan mereka, tapi nanti malah ketahuan lagi. Akhirnya, istriku terlihat mengalah, dan akhirnya pergi bersama Adi dan kedua temannya menaiki mobil kijang innova itu. Maka, kuminta supir taksi yang kunaiki untuk mengikuti mobil mereka.

***

Tidak terasa, matahari sudah terbit, dan taksi yang kunaiki masih mengikuti mobil mereka. Kita sudah ada di area Bogor.

Mau kemana sih sebetulnya mereka? Dari Bogor, mereka terus melaju keatas menuju Puncak.

Akhirnya, mobil mereka berhenti di kebun teh, dan mereka berempat pun turun dan berjalan-jalan di kebun teh, sambil berfoto-foto. Walaupun tadinya tidak bermaksud, tapi kebetulan jaket yang kupakai adalah hooded jacket, dan kebetulan aku membawa masker, jadinya bisa menyamar. Maka kukenakan hood di jaketku dan juga masker yang kubawa. Lalu, aku turun dari taksi, dan pergi kearah mereka.

"Yen! Sini Yen, disini bagus nih buat spot foto!" kata teman si Adi yang laki-laki.

"Siip. Bu, ayo kita kesana," kata temannya si Adi yang perempuan.

Istriku hendak melangkah, tapi tiba-tiba si Adi menggandeng tangan istriku, dan menuntunnya ke spot yang ditunjukkan teman Adi itu.

Astaga si Adi itu, kurang ajar sekali dia! Ingin rasanya kudorong ke jurang yang ada di dekat situ. Tapi sabar, aku tidak boleh bertindak gegabah. Ini satu-satunya kesempatan untuk membuktikan kesetiaan istriku. Jika memang istriku setia, seperti yang sudah-sudah sebelumnya, paling tidak ada semakin banyak hal yang bisa kubanggakan darinya.

***

Setelah dua jam berlalu, mereka kembali ke mobil, aku pun kembali ke taksi. Dari pembicaraan yang kudengar, tidak ada sesuatu yang berbau aneh sih, normal-normal saja. Paling si Adi bangsat itu tadi berani-raninya menggandeng tangan istriku.

Kali ini, mobil mereka berjalan kearah bawah, menuruni Puncak. Mereka sudah hendak pulang, pikirku. Akan tetapi, tiba-tiba mobil mereka memasuki suatu gang. Aku meminta supir taksi untuk tetap mengikuti mereka. Dan mereka berhenti di sebuah... losmen.

Disinilah pikiranku menjadi sangat tidak enak. Aku harus mendahului mereka, ya harus begitu. Aku langsung turun, dan menyuruh supir taksi ku untuk menunggu, terlebih dahulu dengan membayar argo yang sebelumnya, dan juga membayar DP 100 ribu, biar dia sedikit sabar menunggu.

Aku langsung ke jalur belakang, dan mendapatkan apa yang kucari, yaitu petugas sapu. Aku mengatakan kepada dia bahwa aku harus masuk, dan mau meminjam seragamnya. Tentu saja dia tidak memberikannya kepadaku. Terpaksa deh, keluarkan lembar merah 3 lembar, dan dia langsung mau.

Aku mengenakan seragam losmen itu diluar jaketku, sehingga hood dari jaket tetap bisa kupakai, sementara seragam losmen juga terlihat dari luar. Aku langsung ke resepsionis dengan berpura-pura lewat, dan mereka berempat sudah sampai di depan resepsionis. Kedua temannya Adi langsung menuju ke sebuah kamar, dan pintunya langsung ditutup. Aku melihat bahwa resepsionis sudah menuliskan nama Adi untuk satu kamar. Istriku melihat-lihat brosur kamar, aku menduga ia mau memesan kamar sendiri, yang membuatku sedikit lega, sedikit saja.

"Ngapain boros-boros bu? Tuh bed-nya ada dua," kata Adi.

Deeggg!

Yang benar saja, si Adi mau mengajak istriku berduaan dalam satu kamar. Sabar Jent ... Sabaaarr. Inilah saatnya melihat apakah istriku setia atau tidak. Sabaarr... sabaaarrr...

"Satu kamar? Yang benar saja Di. Gak ah... Aku pesan kamar sendiri aja," tolak istriku.

"Udah gapapa Bu. Kita juga pisah bed kan. Ngapain sendirian? Berdua enak, ada teman ngobrol," kata Adi.

"Gak lah Di. Gak pantes kita berduaan satu kamar. Aku sudah punya suami," balas Istriku.

Hmmm... hebat juga dia. Salut aku.

"Sekarang gini aja Bu. Aku udah pesan satu kamar yang muat berdua. Ngapain ibu pesan kamar lagi? Kalo kita ngomong akuntansi, paling gak kita mengurangi beban Bu. Lagian suami ibu gak ada, kalo suami ibu ada baru masalah. Toh kita gak ngapa-ngapain," kata Adi.

Sialan, suami Erna ada disini, Adi bangsat! Kita gak ngapa-ngapain? Siapa yang percaya??

"Oke lah Di, atur aja. Capek Ibu berdebat," kata istriku.

Jegeeerrr!

Istriku mau berduaan sama dia satu kamar begitu! Aku harus mencari tahu apa yang mereka lakukan di dalam kamar.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dendam Membara CEO Mesum

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Duniaku runtuh saat menangani pasien VIP bernama Evelyn Santoso. Tunangan yang ia tangisi adalah suamiku, Bima. Namun di foto itu, dia adalah Brama Wijaya, taipan kejam, bukan pria konstruksi yang kurawat saat amnesia. Brama masuk tanpa mengenaliku, lalu memeluk Evelyn dan membisikkan janji setia yang sering ia ucapkan padaku. Melalui tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami adalah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan