Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel MULUT ISTRIKU MEMBUSUK

MULUT ISTRIKU MEMBUSUK

Keanehan mengerikan menimpa istriku saat mulutnya mulai membusuk dan mengeluarkan belatung yang menjijikkan. Aroma bangkai yang menyengat menyelimuti setiap ucapannya, memaksaku untuk menggali rahasia kelam yang dia sembunyikan selama ini. Penyelidikan pribadiku mengungkap kenyataan yang jauh lebih gelap dari sekadar penyakit medis biasa. Ternyata, di balik paras cantiknya, ada sebuah kebenaran fatal yang selama ini dia tutupi dariku tanpa celah.
Bab
Bagikan

Bab 2

POV ANDI

"Huaaaaaaaaaa. Huhuhuhu. Hiks, hiks. Umak ikut, Ndi! Umak mau ikut Andi."

Pilu rasanya hati ini. Bagai tersayat belati tajam, tatkala mendengar rengekan umak yang tak mau ditinggal di rumah. Tangisnya pecah. Wanita dengan tubuh renta dan bongkok itu bergelayut di punggung putranya.

Selembut mungkin aku menghadap Umak. Perempuan bernama Saronah itu tak biasanya minta ikut aku bekerja.

"Mak di rumah sajalah sama Mawar. Aku kan mau ke kolam. Umak tak bisa ikut ke sana. Nanti terpeleset, umak jadi makanan ikan." Bak berbicara dengan bocah kecil, aku menakut-nakuti perempuan berusia 80 tahun tersebut.

Muka keriputnya semakin memerah. Tangan ringkihnya terus berpegang pada punggungku. Ia layaknya seorang balita yang tak mau ditinggal oleh sang ibunda.

"Tolonglah, Ndi. Umak tak mau di rumah ini."

"Tetapi, kenapa, Mak? Kan, ada Mawar." Netraku membidik wanita berkerudung hijau yang turut menarik-narik umakku sejak tadi. Menahannya agak tidak merecoki aku.

Sosok berusia lawas tersebut membisu, menoleh ke belakang seraya mendongakkan kepala menghadap mantu perempuannya.

Mawar tersenyum. Kepalanya mengangguk, lalu berucap, "Iya, Mak. Kan, ada aku. Biarlah Bang Andi bekerja untuk kita."

"Aku janji bakal pulang secepatnya, Mak. Mawar, jaga Umak baik-baik, ya!" Bukannya tega, tetapi alangkah lebih buruk, kalau hawa berkepala delapan itu turut kubawa ke lokasi pekerjaan.

Sosok yang berstatus sebagai ibu kandungku itu terus saja menangis, meronta minta ikut. Aku mencoba egois kali ini. Toh, Umak juga masih punya anak satu lagi di rumah, yaitu Mawar-istriku.

"Umak tak betah tinggal di sini, Andi," lirihnya yang masih tertangkap oleku.

Sejenak aku menghentikan langkah. Mendengar pengakuannya membuat dahi ini berkedut. Aku menoleh ke belakang, menatap pancaran mata yang seakan tak mau kehilangan anaknya meski hanya sesaat.

Tidak betah tinggal di rumah katanya? Tetapi, kenapa? Bukankah Mawar memperlakukan umakku dengan baik selama ini? Atau, adakah sesuatu yang membuat umak tertekan?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam dan kehilangan
9.1
Kebahagiaan Ardian, polisi muda berbakat, hancur seketika saat istrinya, Mira, tewas mengenaskan. Mira adalah wartawati kriminal yang terbunuh saat meliput kasus pembunuhan berantai yang tengah diselidiki Ardian. Di hadapan jenazah sang istri dan ayah mertuanya, Ardian bersumpah untuk menuntaskan misteri ini. Ia bertekad memburu sang pembunuh dengan tangannya sendiri demi membalaskan dendam atas hilangnya nyawa wanita yang paling ia cintai.
Sampul Novel Gita Sukma : Lagu Dari Jiwa
9.4
Narendra Wilaga terjerat dalam pesona melodi misterius yang mengusik hidupnya. Kekuatan magis lagu itu menuntunnya kembali pada Oceana Bluesha, sosok dari masa lalu yang ternyata menyimpan rahasia besar. Pertemuan ini menjadi awal tersingkapnya simpul takdir, mulai dari rekonsiliasi luka lama hingga petualangan berbahaya yang melibatkan benda-benda gaib. Kini, mereka harus menghadapi misteri semesta demi menentukan nasib di masa depan.
Sampul Novel Hamil Anak Ular
8.6
Anjani, seorang ketua komunitas pencinta reptil, menghadapi kenyataan medis yang mustahil saat dokter menyatakan dirinya tengah mengandung tiga belas minggu. Padahal, ia sama sekali belum pernah melakukan hubungan intim dengan pria mana pun. Tuduhan aneh pun muncul dari sang ayah tiri, yang meyakini bahwa janin di rahim Anjani adalah keturunan ular akibat kebiasaan tidurnya bersama Chiko, seekor piton peliharaan kesayangannya. Misteri gelap ini menuntut jawaban atas kebenaran kehamilannya.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.6
Hari pernikahan yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk. Secara sepihak, orang tua dan tunanganku memutuskan untuk mengganti posisi mempelai wanita dengan kakak kandungku yang sedang sakit keras. Karena aku menolak mentah-mentah keputusan tidak adil ini, mereka tega mengikatku di dalam rumah agar pernikahan tetap berjalan tanpa hambatan. Namun, kemalangan tidak berhenti di situ. Saat mereka pergi merayakan pesta, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawaku dengan kejam. Ketika keluargaku akhirnya kembali untuk melepaskanku, mereka hanya mendapati jasadku yang telah membusuk.
Sampul Novel Makanan Menjijikkan Dari Mertua
8.0
Kehidupan rumah tangga seorang pria berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam. Ia terjebak dalam lingkaran keluarga penuh rahasia gelap, di mana istri dan mertuanya ternyata penganut ilmu hitam yang keji. Konflik memuncak saat sang tokoh utama tidak lagi memiliki pilihan selain menghadapi tekanan luar biasa. Ia dipaksa oleh orang-orang terdekatnya itu untuk mengabdi dan bersekutu dengan iblis demi memenuhi ambisi mistis mereka yang sangat mengerikan.
Sampul Novel Pengobatan Khusus Tabib Desa
7.9
Saat merayakan Hari Raya di sebuah desa terpencil, seorang wanita mengalami sakit perut parah akibat salah makan. Karena rumah sakit sangat jauh, ia terpaksa mendatangi tabib tua setempat untuk mendapatkan pengobatan pijat. Namun, situasi berubah mencekam ketika tabib tersebut memaksanya melepas celana dengan dalih membuang hawa jahat. Begitu menyadari kondisi sensitif tubuh pasiennya yang basah kuyup, hasrat liar sang tabib memuncak hingga ia nekat melancarkan aksi bejatnya.