Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mr Cool On My Bed

Mr Cool On My Bed

Dalam sekuel My Sexy Lady ini, Alina Davidson terjebak dalam cinta bertepuk sebelah tangan. Meski telah berkorban segalanya, hati Thomas tetap terkunci untuk Erika. Putus asa karena diabaikan, Alina nekat menanggalkan pakaiannya dan memohon sentuhan Thomas demi mendapatkan perhatian pria itu. Walau sempat menolak, godaan Alina akhirnya meruntuhkan pertahanan Thomas. Dengan tatapan tajam, Thomas pun menyerah pada hasrat dan bersiap memberikan apa yang Alina minta.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Good morning Baby." Kevin membangunkan Alina dengan kecupan di keningnya.

"Eeeh... Kevin." Alina terbangun dari tidurnya menatap tak percaya pada pria yang sudah beberapa tahun ini selalu bersamanya.

"Yes baby, it's me, Kevin." Kevin menatap Alina penuh cinta.

"Kapan kamu datang? Bukannya besok?"

"Aku sudah gak tahan lagi ingin bertemu sama kamu. Aku merindukanmu, baby."

"Idiih Kev. Jangan gitu deh, kamu ini sukanya membuat kejutan aja."

Kevin menyentuh wajah Alina. Alina tersenyum dengan semua perlakuan lembut Kevin.

"Ayo mandi, hari aku akan mengantarkan tunanganku yang paling cantik di dunia ini ke kampusnya."

"Gendong, aku males jalan." Alina berkata manja pada Kevin.

"Sepertinya tanpa aku, kamu itu gak bisa melakukan apapun deh, dasar gadis manja." Kevin menyubit hidung Alin yang mancung.

"Ada satu hal yang aku bisa lakukan tanpa kamu."

"Apa itu?"

"Mandi." Alina mengecup pipi Kevin lalu segera berlari ke kamar mandi. Kevin tertawa dengan kelakuan Alina yang menurutnya sangat menggemaskan.

Rasa cintanya yang begitu besar untuk Alina membaurnya rela melakukan apapun demi melihat gadis itu tersenyum bahagia. Dia jatuh cinta pada pandangan pertama saat pertama kali Cory, ibunya memperkenalkan Alina padanya. Dia jadi teringat kenangan 4 tahun yang lalu saat Lucy yang sahabat ibunya sengaja menjodohkannya dengan Alina.

"Eeh jeng cakep pisan anakmu. Cocok ini sama Alina," ujar Lucy bertemu dengan Cory ibu Kevin.

"Aduuh jeng terima kasih, Alina juga cantik banget. Kayaknya memang cocok dengan Kevin." Cory bersemangat menjodohkan anaknya Kevin dengan Alina.

Tak membutuhkan waktu lama untuk Lucy dan Cory melakukan perjodohan antara Kevin dan Alina. Cory menunggu Lucy dan Alina di salah satu restoran mewah di daerah Jakarta. Kevin terpanah saat pertama kali melihat Alina, seorang gadis blasteran dengan wajah sempurna mampu membuatnya ingin memiliki gadis tersebut.

Lucy dan Cory memperkenalkan Kevin dan Alina. Kevin tak percaya melihat tingkah Alina yang sama sekali tak tergoda saat melihatnya, biasanya banyak wanita yang langsung cari perhatian dan menggoda kecuali Alina.

Kevin menatap Alina dengan heran gadis itu hanya diam dengan tatapan kosong, hanya menjawab seperlunya saja. Alina seperti hanya raga nya saja di sini, tapi jiwa dan pikirannya berada entah dimana. Acara pertemuan perjodohan Alina dan Kevin berjalan dengan baik, tak ada penolakan yang dari mereka berdua.

Pertemuan kedua hanya ada Alina dan Kevin di salah satu kafe mewah.

"Alina kamu mau makan apa?" tanya Kevin.

"Sama aja dengan yang lo pesan," jawab Alina.

Kevin menghela napasnya dia merasa Alina sama sekali tak tertarik padanya terlihat dari bahasa Alina yang berbicara padanya dengan gaya bahasa yang berbeda dan dia tak ingin membuang waktunya dengan gadis yang tak tertarik padanya.

"Alina kalau lo ga menginginkan perjodohan ini katakan saja. Jika lo ga enak menolak ntar gue yang bilang ke nyokap dan tante Lucy kalau gue ga mau perjodohan ini jadinya lo aman ga akan dimarahi," ujar Kevin dengan serius pada Alina.

Mendengar perkataan Kevin membuat Alina tertegun. Kenapa pria itu malah mengorbankan dirinya sendiri? Kevin berbeda dengan Thomas.

"Lo tenang aja, gak usah merasa gak enak, gue ngerti kalau Lo gak tertarik sama gue." Kevin tersenyum walau dalam hatinya kecewa.

"Panggil gue, Alin. Yaa gue keberatan dengan perjodohan ini, bukannya gue ga suka sama lo tapi maaf udah ada yang gue cintai," jawab Alina secara terus terang tanpa basa-basi.

"Wow lo terus terang banget ya tanpa basa-basi, gue suka sama sifat lo yang begini, lo itu menarik," jawab Kevin.

"Terima kasih, tapi maaf banget yaa. Ooh iya gue mau pergi dulu, Ini nomor gue kalo lo butuh gue tinggal calling or whatsup gue aja, gue cabut dulu ada urusan yang mau gue urus dulu," jawab Alina lalu beranjak pergi meninggal Kevin.

Kevin tak percaya Alin meninggalkan dia sendirian di kafe tersebut. Kevin melihat kepergian Alin dengan tatapan ingin memiliki. Baru kali ini dia bertemu dengan wanita yang sama sekali tidak tertarik padanya.

Selama 3 tahun Kevin pindah ke London untuk menjadi direktur di salah satu hotel cabang London. Hidup Kevin terasa biasa saja, gonta ganti pasangan sudah biasa dalam kehidupan Kevin seperti sekarang dia memilih menghabiskan waktunya bersenang dengan teman temannya di salah club.

Disaat dia sedang menikmati musik dan minum minuman beralkohol tiba tiba datang seorang wanita yang berjalan terhuyung-huyung sambil memegang kepalanya. Wanita itu terjatuh dan terduduk dipangkuan Kevin.

"Ma..maaf gue ga sengaja," ucap wanita itu.

Kevin menatap tak percaya saat tahu ternyata gadis itu pernah menolaknya. "Alin? You, Alina Davidson, right?"

Alina menengadahkan kepalanya ke sumber suara yang menanggilnya. "Who are you?" Dia mengerutkan dahinya.

"Oh my Lord, You don't remember me, I'm Kevin." Kevin menatap Alina tak percaya.

"Kevin? Are you that important for i remember?" Alina tak memperdulikan Kevin, dia berusaha untuk berdiri, tapi malah terjatuh lagi dalam pelukan Kevin.

"Alin kenapa kamu mabuk begini sih?" tanya Kevin tak percaya.

Mendengar pria itu menggunakan bahasa Indonesia membuat Alina menatapnya lebih lekat. Dia berusaha mengingat siapa pria yang memangkunya.

"Gue ingat Lo si Kevin. Pria yang dulu pernah gue tolak, hahaha. Apa kabar Kevin?" tanya Alina menatap Kevin. "You so handsome, Kevin. Kenapa aku baru menyadari kalau kamu sangat tampan."

Kevin merasa sangat tersanjung Alina memujinya. Ingin rasanya dia berjoget-joget seperti belatung nangka, tapi tak mungkin itu akan membuat harga dirinya sebagai Casanova akan berakhir sia-sia.

"Who is this woman, Kevin? Why are you hugging her?" tanya wanita berpenampilan seksi itu dengan marah.

Kevin menepuk keningnya sendiri. Dia lupa dengan Lorena, wanita yang dari tadi menemaninya.

"Sssttt, shut up!" Alina menempelkan jari telunjuk di bibirnya. "Lo, bule bau jarang mandi, pergi sana!" Dia mengayunkan jarinya mengusir Lorena. Tentu saja Lorena yang tidak mengerti bahasa Indonesia hanya menatap Alina heran.

Alina menatap Lorena tajam. "You know bule jelek this man is my fiancee."

Kevin melihat Alin tak percaya mendengar Alina berkata dia tunangannya setelah 3 tahun lalu menolaknya. Dia tak bisa mempercayai gadis itu bisa dengan mudah mengatakan perkataan yang membuatnya hatinya berbunga-bunga.

"You think i'll believe it! Get out of the way you, bitch!" Lorena berteriak marah pada Alina.

"Kev, kepala gue pusing," rengek Alina sambil memeluk manja di dalam dekapan Kevin.

Kevin yang tak ingin ada peperangan antar dua wanita itu memilih untuk menggendong Alina dan membawanya pergi dari club malam tersebut.

Kevin tersenyum mengingat pertemuan yang ketiga kalinya dengan Alina. Pertemuan yang sama sekali tak pernah dia percaya, pertemuan yang membuatnya bisa memiliki Alina.

"Hayoo melamun aja sih Kev, melamun hal jorok yaa." Alina memeluk Kevin dari belakang.

"Iya hal jorok bersama mu baby," ujar Kevin menggoda Alina.

"Iiih jangan gito dong aku kan masih dibawah umur," teriak Alina dengan suara manja yang dibuat-buat seperti anak kecil.

"Dibawah umur yaa." Kevin mendekatkan bibirnya pada bibir Alina, mengecupnya kecupan kecil berubah menjadi ciuman mesra.

"Aaah Kev." Suara desahan keluar dari bibir Alina.

Kevin semakin bernapsu untuk melakukan hal yang lainnya. Ciuman di bibir berubah ke curuk leher gadis itu sambil tangannya membelai lembut gunung kembar Alina dan berubah menjadi remasan yang penuh gairah.

Alina menggeliatkan badannya. Dia sangat menikmati setiap belaian demi belaian yang dilakukan Kevin pada tubuhnya. Dia sangat merindukan belaian membangkitkan gairah dari tunangannya. Kevin selalu tahu kalau dia gadis yang merindukan kasih sayang.

Jari jemari Kevin bermain di daerah sensitif Alina, tapi pria itu tidak memasukan jarinya di dalam inti gadis itu sambil mereka saling melumat penuh gairah menumpahkan seluruh kerinduan yang selama ini terpendam. 

Tiba-tiba Alina teringat kalau hari ini dia harus kuliah, jika terus bermesraan seperti ini akan berakhir di tempat tidur dan tak berangkat kuliah lagi. Dia pun mendorong tubuh Kevin.

"Cukup Kev. Aku harus kuliah baby," ucap Alina dengan wajah sebal.

"Aawww my baby sangat bersemangat sekali yaa mau kuliah."

"Kalau aku gak selesai kuliah bagaimana kita akan menikah baby. Aku gak mau kalau gak menyelesaikan pendidikanku."

"Iya baby." Kevin mencubit gemas hidup Alina.

"Sakit baby." Alina mengeluh manja dengan raut wajah kesal pada tunangannya.

Dalam perjalanan ke kampus Alina dan Kevin mampir terlebih dulu ke salah satu kafe untuk sarapan. Saat mereka saling bercanda tiba-tiba Alina melihat seorang pria yang dia kenal membuat jantungnya berdetak lebih cepat.

"Thomas," ujar Alina nyaris tanpa suara. Dia melihat pria yang sangat dirindukannya berdiri di depan lift. Rasa sesak mendesak masuk ke dalam dadanya hingga tanpa terasa bulir-bulir air mata terjatuh di pipinya.

Kevin terkejut melihat perubahan dan ikut menatap ke arah pandangan tunangannya itu, akan tetapi tak ada siapapun di sana.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menikah, Tapi Bukan Untuk Dicintai
9.6
Terdesak utang, Lana menerima tawaran Valerie untuk menggoda ayahnya, Cedric Vellani, demi membatalkan pernikahan pria kaya itu dengan wanita pemburu harta. Namun, Cedric yang dingin tak mudah ditaklukkan. Lana justru terjebak dalam pesona sang target hingga hubungan transaksional mereka berubah jadi perasaan terlarang. Saat Valerie merasa dikhianati, Lana harus memilih antara uang atau cinta yang berawal dari kebohongan. Akankah ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Breaking Bad: Menikah dengan Iblis
7.8
Kebodohanku berujung fatal saat aku menikahi pria yang ternyata berhati iblis. Di tengah kondisi fisik yang kian melemah, aku mulai curiga bahwa suamiku sendiri sedang meracuniku secara perlahan. Kejanggalan terus muncul, mulai dari pelayan yang memata-matai hingga keraguan bahwa anakku adalah darah dagingku sendiri. Terjebak dalam penjara rumah tangga ini, aku bersumpah akan mengungkap semua rahasia gelapnya dan membalas dendam meski harus bertaruh nyawa.
Sampul Novel DESTINY OF LOVE
9.7
Setiap wanita memimpikan pernikahan abadi, namun Reyna justru terjebak dalam takdir kelam. Gadis desa yang polos ini harus mengalami dua kali kegagalan rumah tangga dari total tiga kali pernikahannya. Penderitaannya bermula saat ia salah mencintai Riko sewaktu kuliah hingga hamil di luar nikah. Meski dipaksa menggugurkan kandungan, Reyna bertahan demi buah hatinya. Walau akhirnya menikah sah, hubungan itu hancur dan menyisakan trauma mendalam bagi Reyna terhadap laki-laki.
Sampul Novel Gairah Pewaris Hanya Untuk Pengantin Penggantinya
8.2
Selena Hart terpaksa menerima tawaran gila dari Damian Jorch demi melunasi biaya medis tantenya. Ia dibayar satu juta dolar hanya untuk menjadi pengantin pengganti karena wajahnya sangat mirip dengan tunangan Damian yang hilang, Elsie Sonata. Rencana awalnya sederhana: Selena cukup berdiri di altar dan mengucapkan janji suci. Namun, kendali Damian runtuh saat ia mabuk dan menyentuh Selena. Kesepakatan kontrak itu kini berubah menjadi hubungan yang jauh lebih rumit.
Sampul Novel Ijinkan Aku Mencintaimu
7.8
Kontrak pernikahan Sheeree dan Arvid telah usai, namun Sheeree belum menyerah. Ia menawarkan perjanjian baru: waktu satu bulan lagi untuk memenangkan hati suaminya. Jika gagal, ia berjanji pergi tanpa membawa harta apa pun. Di balik kenekatannya, ada rahasia besar yang ia sembunyikan rapat-rapat. Meski penuh risiko, Sheeree rela berkorban demi kesempatan terakhir ini. Mampukah ia meluluhkan Arvid, ataukah alasan tersembunyi itu akan mengubah segalanya?
Sampul Novel Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya
8.9
Dituduh tidak suci dan dihina karena latar belakang keluarga angkatnya, Analea menjalani pernikahan dingin bersama Hamid. Setelah memergoki suaminya berselingkuh, ia bertekad menggugat cerai dan mulai bekerja di Eternal Group dengan gaji fantastis. Namun, kehidupan barunya dipenuhi kejanggalan. Kaisar, sang presdir, terus membantunya tanpa alasan jelas, sementara misteri masa lalunya mulai terhubung dengan sosok Ibu Maira. Di tengah kekacauan, Fabian, seorang pengusaha matang, menawarkan bantuan untuk membebaskan Analea dari Hamid dengan satu syarat khusus.