Sampul Novel Misteri Bangku Kosong

Misteri Bangku Kosong

8.5 / 10.0
Dalam novel remaja Misteri Bangku Kosong, seorang murid pindahan di SMA elite menghadapi keanehan mengerikan. Semua teman sekelasnya berinteraksi dengan bangku kosong berwarna merah tua seolah ada orang di sana. Temukan rahasia kelam ini saat Anda baca buku online gratis untuk cerita misteri ini.
Ringkasan Misteri Bangku Kosong
Memulai hari pertama di SMA swasta elite, seorang murid pindahan baru langsung menyadari keanehan di ruang kelasnya. Di baris paling belakang, terdapat sebuah meja dan kursi berwarna merah tua yang tidak berpenghuni. Namun, seluruh teman sekelasnya bertingkah ganjil dengan menyapa dan berbicara kepada bangku kosong tersebut seolah-olah ada murid yang duduk di sana. Entitas tidak kasatmata itu tampak nyata bagi semua orang di kelas, menyisakan sang murid baru sebagai satu-satunya orang yang tidak bisa melihatnya.
Baca Selengkapnya

Misteri Bangku Kosong Bab 1

Ini hari pertamaku pindah ke SMA swasta elite.

Aku melihat satu meja dan kursi berwarna merah tua di barisan belakang ruang kelas yang tidak diduduki siapa pun.

Semua orang di kelas baruku sering bicara dengan meja dan kursi itu.

"Selamat pagi."

"Sampai ketemu besok."

Seolah-olah ada seseorang yang duduk di sana.

Seseorang yang terlihat di mata semua orang, kecuali aku.

Ini hari pertamaku pindah ke SMA swasta elite.

Aku melihat satu meja dan kursi berwarna merah tua di barisan belakang ruang kelas yang tidak diduduki siapa pun.

Semua orang di kelas baruku sering bicara dengan meja dan kursi itu.

"Selamat pagi."

"Sampai ketemu besok."

Seolah-olah ada seseorang yang duduk di sana.

Seseorang yang terlihat di mata semua orang, kecuali aku.

Aku berdiri di podium. Ruang kelasnya lumayan sempit. Gadis yang duduk di sudut baris terakhir di dekat dinding menarik perhatianku.

Kulitnya pucat, tapi bibirnya merah cerah. Wajahnya mungil dan indah, memancarkan aura yang anggun dan murni. Seperti anggrek yang sedang mekar.

Dia menyadari tatapanku yang terlalu lama dan sedikit mengerutkan kening.

Suara wali kelas, Pak Samuel, memotong di saat yang tepat. "Jangan berdiri saja, ayo perkenalan."

Aku tersentak kembali dan memaksakan sebuah senyuman. "Halo semuanya, namaku Farah Elara."

Diiringi tepuk tangan meriah, aku berjalan menuju tempat duduk yang ditentukan Pak Samuel untukku. Di bangku tepat di depan gadis pucat itu. Teman sebangkuku adalah ketua seksi olahraga kelas bernama Bastian.

Sebelum duduk, aku menyapu pandang ke buku pelajaran gadis di bangku belakangku. Namanya tertulis rapi dalam tulisan tangan yang indah.

Laura Pramesthi.

Saat aku baru duduk, Bastian berbalik ke samping dan meraih tangan Laura yang sedang mengemasi buku.

Laura menepis tangannya.

Siswa laki-laki itu tersinggung. "Pegang tanganmu saja nggak boleh?"

Dia menyeringai dengan jahil. "Kamu malu ya dilihat anak pindahan? Kulitmu halus banget. Farah, kamu mau coba pegang?"

Para siswa di sekeliling seperti sudah terbiasa dengan pemandangan ini. Mereka lanjut hilir mudik dengan acuh tak acuh. Sesekali, ada yang menengok dengan tatapan jijik.

Aku berkata dengan suara dingin, "Apaan sih? Jangan pegang-pegang."

Matanya menatapku beberapa saat. Mungkin dia teringat Pak Samuel menyebutkan bahwa aku anak pengusaha kaya. Jadi, dia merasa aku bukan seseorang yang bisa diganggu.

Dia mendecakkan lidah dan mengeluh, "Ah, nggak seru." Lalu dia bangkit dan meninggalkan ruang kelas.

Aku menoleh kepada Laura dan bertanya penuh perhatian, "Kamu nggak apa-apa?"

Laura menggeleng. Bulu matanya berkibar seperti sayap kupu-kupu, menimbulkan bayangan di bawah matanya.

Hatiku terenyuh.

"Kalau dia ganggu kamu lagi, bilang sama aku. Aku pasti bantu."

Dia memandang padaku. Matanya menyembunyikan emosi yang tidak dapat kumengerti. Seperti terkejut, tapi juga seperti kecewa.

Semua tempat duduk di kelas diatur dua-dua, tidak terkecuali Laura.

Kursi di sebelahnya kosong, dan warna mejanya terlihat lebih gelap dari miliknya, seperti kayu mahoni.

Terdapat goresan acak-acakan di meja berwarna merah tua itu. Samar-samar, aku dapat melihat satu kata terukir di atasnya.

Pelacur.

Saat istirahat siang, Laura pergi keluar bersama ketua kelas, Paula.

Dia baru pulang ketika bel masuk hampir berbunyi.

Pipi kanannya sedikit merah dan bengkak. Ekspresinya murung. Seragam sekolahnya yang semula bersih kini kotor dan bernoda lumpur.

Aku berbalik dan bertanya padanya, "Laura, kamu nggak apa-apa?"

Paula yang datang bersamanya mendengar pertanyaanku. "Tuan putri kita memang yang paling manis. Anak pindahan yang baru datang saja langsung suka."

Paula menepuk bahu Laura. Cat kuku merahnya menyengat mataku.

"Sesuka itu kamu dengan Tuan Putri? Perhatian sekali?"

Dia berdiri di samping Laura dan membuka tutup botol kola di tangannya, sudah hampir meneguk.

Dia membawa minuman bersoda itu sepanjang perjalanan ke kelas. Sehingga botolnya terkocok dan isinya banyak yang muncrat keluar saat tutupnya dibuka.

Sebagian besar cairan cokelat itu mendarat di baju kotor Laura. Sebagian kecil memercik ke sudut meja warna merah tua di sebelah Laura.

Seisi kelas seketika hening. Tatapan ngeri yang tak terhitung jumlahnya tertuju pada meja itu. Wajah Paula memucat dalam sekejap.

Dengan panik, dia menyeka meja dengan lengan baju putih bersihnya, sambil terus bergumam, "Maaf, Nadia. Maafkan aku, aku nggak sengaja. Maafkan aku."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Misteri Bangku Kosong

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Bahagiaku Bukan Denganmu
7.9
Akibat pertengkaran hebat, Imron menceraikan Humaira demi menikahi Laras yang dianggapnya lebih menawan. Namun, penyesalan datang saat Laras terbukti gagal mengurus rumah tangga. Di balik itu, Laras menyimpan rahasia kelam yang mengancam masa depan mereka. Saat Imron bertemu kembali dengan Humaira yang kini tampil lebih memikat, niat untuk rujuk pun muncul. Akankah Imron bertahan dalam kepalsuan Laras atau berhasil mengejar kembali cinta masa lalunya?
Sampul Novel Cinta Bisa Tumbuh Lagi
7.8
Tepat sebelum pernikahan, penglihatan wanita ini pulih setelah sebelumnya buta demi menyelamatkan Doni. Namun, kebahagiaan itu sirna saat ia menyaksikan tunangannya bermesraan dengan adik sepupunya sendiri di ruang tamu. Sadar telah dikhianati selama setengah tahun terakhir, ia menyembunyikan fakta bahwa matanya telah sembuh. Dengan tekad bulat, ia menghubungi ibunya untuk membatalkan pernikahan dengan Doni dan memilih menikahi pria vegetatif dari Keluarga Barata yang kaya raya.
Sampul Novel Istri Cacat CEO
9.6
Christian Oliver adalah CEO sukses yang tampak memiliki segalanya, namun hidupnya terkekang oleh aturan sang ayah. Di usia 29 tahun, ia dilarang menjalin kasih karena statusnya yang sudah terikat pernikahan sejak remaja dengan Olivia, putri sahabat ayahnya. Meski telah bertahun-tahun mencari, Christian tak kunjung menemukan keberadaan istrinya itu. Ironisnya, tanpa ia sadari sedikit pun, sosok Olivia sebenarnya selalu berada sangat dekat di sisinya selama ini.
Sampul Novel KANDAS!
9.4
Segala pengorbanan dan upaya keras yang telah dikerahkan demi mempertahankan hubungan asmara selama ini ternyata harus menemui jalan buntu. Meskipun seluruh tenaga dan perasaan telah dicurahkan untuk menjaga keutuhan cinta tersebut, takdir berkata lain. Kisah romansa yang diperjuangkan dengan penuh kesungguhan itu akhirnya terhenti di tengah jalan dan hancur berantakan. Harapan yang dulu dipupuk kini sirna saat jalinan kasih itu resmi dinyatakan kandas.
Sampul Novel Mr. CEO dan Gadis Lugu
8.9
James Myre adalah CEO muda terkaya di Prancis yang sangat tampan. Saat Mr. Benkins gagal melunasi utang sebesar USD 100 juta, James meluapkan amarahnya. Terdesak, Benkins menawarkan keponakannya yang cantik, Adelia Benkins, sebagai jaminan kontrak. Gadis lugu ini terpaksa melayani segala hasrat liar James demi menebus utang pamannya. Akankah Adelia sanggup menjalani peran kelam tersebut, atau justru benih cinta tulus akan tumbuh di antara mereka berdua?
Sampul Novel Pelajaran Rahasia dari Guru Privat
8.6
Kisah dalam novel romantis Pelajaran Rahasia dari Guru Privat ini berfokus pada ketegangan seorang istri yang terjebak dalam situasi berbahaya. Saat sang suami melakukan panggilan video dan memberikan berbagai instruksi dari layar ponsel, wanita tersebut harus berpura-pura tenang dengan wajah yang memerah. Di luar jangkauan kamera, seorang pria lain justru sedang melakukan tindakan intim di antara kedua kakinya, menciptakan rahasia terlarang yang menguji kesetiaan pernikahan mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan