Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menjadi Istri Pengganti Untuk Suami Kakakku

Menjadi Istri Pengganti Untuk Suami Kakakku

Satu dekade menikah tanpa buah hati membuat posisi Calista dan Fadli terancam kehilangan warisan dari Papa Zahid. Mereka hanya diberi waktu singkat untuk memiliki keturunan. Terdesak keadaan, Calista mengusulkan ide gila agar suaminya menghamili Jihan, adik kandungnya sendiri. Meski Fadli murka, Calista tetap bertekad membeli rahim adiknya yang sedang butuh uang. Akankah Jihan menerima tawaran tersebut demi imbalan materi dan menjadi istri pengganti?
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah pekerjaannya selesai, Jihan pergi menuju rumah sakit. Namun tiba-tiba sebuah pesan masuk ke dalam ponselnya, di mana Calista mengajaknya ketemuan di sebuah Cafe.

Wanita itu pun langsung melaju menaiki ojek online menuju cafe, di mana Calista dan juga Fadli sudah menunggunya. Dan dia sangat tahu jika pasti Calista akan setuju dengan ucapannya.

'Aku tahu mungkin aku seperti wanita rendahan yang menikah dengan kakak iparku sendiri. Tapi aku tidak mempunyai pilihan lain. Daripada Kak Calista mencabut semua dana untuk kesembuhan Ibu, lebih baik aku berkorban. Maafkan Jihan, Bu. Jihan harus melakukan ini demi kesehatan ibu.' batin Jihan sambil menatap jalanan yang ramai.

Sesampainya di cafe, wanita itu langsung masuk berjalan menuju meja, di mana Calista dan Fadli sudah duduk menunggu dirinya.

"Maaf jika aku lama," ucap Jihan sambil duduk di hadapan pasangan suami istri itu.

"Jihan, kami tidak ingin berbasa-basi. Mas Fadli sudah setuju akan menikahi kamu. Tapi ingat satu hal …" Calista menatap tajam ke arah Jihan, "Jangan pernah kamu berharap cinta darinya, karena cintanya Mas Fadli hanya untukku. Dan jangan pernah kamu menggodanya, semoga kamu memahami ini ya, Jihan.” Ucap Calista menegaskan kembali statusnya nanti.

Jihan hanya tersenyum, "Jangan khawatir. Aku tidak akan menggoda Mas Fadli dan aku juga tidak berharap cinta darinya. Sebab aku tahu dia sangat mencintaimu, Kak.” jawab Jihan dengan enteng, karena memang benar adanya, Mas Fadli begitu mencintai Calista, bahkan apa bila Calista meminta Mas Fadli untuk terjun dari atas Gedung pun, Jihan rasa Mas Fadli akan menurutinya.

“Kamu hanya perlu melahirkan satu orang anak, Jihan, setelah itu kamu bisa bebas pergi menjadi dirimu seniri.” Calista masih berusaha untuk membujuk Jihan.

Jihan hanya tersenyum getir, hatinya teriris saat mendengar kata alat. Dia mengganggukan kepalanya beberapa kali. "Baik, Kak, tapi aku mempunyai beberapa syarat."

"Apa itu?" tanya Calista dengan heran.

Kemudian Jihan mengeluarkan selembar kertas putih, di mana di sana terdapat beberapa syarat yang sudah ditulisnya, dan di bawahnya juga sudah ada materai penandatanganan Fadli dan Calista.

"Apa ini?" tanya Fadli.

"Itu syarat dari aku, kalian ingin anak bukan? Aku juga mempunyai beberapa keinginan, karena mencetak anak bukanlah hal yang mudah." jelas Jihan.

Kemudian Fadli meraih kertas putih tersebut dan dia membacanya bersama dengan sang istri. Di mana di sana ada beberapa poin yang sudah dituliskan oleh Jihan, diantaranya adalah harus membayarkan pengobatan Ibu Jihan sampai sembuh. Hanya itu syarat yang diberikan Jihan.

Setelah membaca syarat yang dituliskan oleh Jihan, kedua netra Calista menatap sendu ke arah sang adik. Sedangkan Jihan hanya diam sambil menundukkan wajahnya ke bawah.

Calista berpindah posisi tempat duduknya menjadi sebelah Jihan, “Baik, akan kami penuhi syaratmu ini, Jihan, tentu Kakak juga tidak akan abai dengan Ibumu yang sedang sakit, biar bagaimana pun, kamu adalah adikku, Jihan, walau kita berbeda darah, tapi aku tetap menyayangimu dan Ibumu.” Calista meraih tangan Jihan untuk digenggamnya.

“Terima kasih, Kak, satu hal lagi …” Jihan menggeser sedikit posisi duduknya menjadi menghadap ke arah Calista, “Aku harap, Kakak dan Mas Fadli tetap menyayangi anak yang aku lahirkan nantinya seperti anak kalian sendiri.” Tak terasa satu tetes air mata jatuh ke tangan Jihan, saat ini pikirannya kacau, harus menikah dengan Kakak Iparnya dan juga memiliki anak, itu bukanlah sesuatu yang mudah.

“Saya dan Calista sudah lama sekali mendambakan seorang anak, tentunya kami akan menyayangi anak tersebut.” Fadli menimpali perkataan Jihan.

Calista masih berusaha menenangkan Jihan, “Tentu, Jihan, kami yang seharusnya berterima kasih karena kamu ingin membantu Kakak dan Mas Fadli.” Calista memeluk Jihan yang masih sesenggukan.

Jihan merasa jika dia sudah masuk ke dalam air, kenapa tidak basah kuyup sekalian? Dia berpikir seperti itu, jadi tidak ada salahnya jika dia meminta prioritas pertama. Karena Jihan sedikit dan banyaknya tahu, wanita hamil pasti ingin selalu dekat dengan suaminya.

'Jika bukan karena ibu, aku tidak ingin merendahkan harga diri ini di hadapan Kak Calista ataupun Mas Fadli. Maafkan Jihan, Bu. Jihan terpaksa demi kesehatan ibu, karena Kak Calista begitu kejam sampai dia mengorbankan kita berdua.' batin Jihan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Miskin, tapi Bohong
8.2
Maya adalah pewaris kaya yang memilih menyembunyikan identitas aslinya, namun ia justru mendapat perlakuan kejam dari mertua dan suaminya sendiri. Dirga, sang suami yang dahulu memohon untuk menikahinya, ternyata hanya mengincar harta tabungan Maya dan meremehkannya. Meski menderita, Maya terpaksa bertahan demi melindungi sosok yang ia cintai. Akankah ia mampu melepaskan diri dari belenggu keluarga Dirga, atau selamanya terjebak menjadi budak mereka?
Sampul Novel Istri Pertama Dengan Jendela Kaca
9.5
Lima tahun dipoligami, Elsa berpura-pura tegar demi biaya sekolah adik-adiknya. Di mata Delon dan madunya, Ika, Elsa adalah sosok ikhlas yang sempurna. Namun, di balik senyum itu, ia memendam luka akibat kemandulan dan rasa sakit melihat kebahagiaan suaminya dengan wanita lain. Lebih tragis lagi, Elsa menyembunyikan kanker mematikan yang perlahan menghancurkan tubuhnya. Ia bagai jendela kaca yang tampak utuh namun rapuh, menunggu waktu hingga segalanya pecah berkeping-keping.
Sampul Novel Mantan Istri Genius yang Diidamkan Dunia
8.6
Selama tiga tahun, Bella mengubur impiannya demi pernikahan dingin dengan Laskar, pria yang menganggapnya tak berarti. Saat kebenaran terungkap bahwa dirinya hanya tameng medis bagi kekasih Laskar, Bella memilih bercerai dan pergi. Tiga tahun berlalu, ia kembali sebagai ahli bedah jenius dan pianis ternama. Laskar yang kini penuh penyesalan berusaha mengejar Bella di bawah hujan, memohon agar wanita yang dulu ia abaikan itu kembali menjadi miliknya.
Sampul Novel Mantan Pacar
8.4
Clara mendatangi kebun anggur tunangannya demi memulai hidup mewah. Namun, calon suaminya lenyap misterius dua hari sebelum pernikahan. Di tengah pencarian, ia justru terikat dengan saudara laki-laki sang tunangan yang kaku namun memikat. Terjebak dalam pusaran rahasia gelap keluarga dan godaan terlarang, Clara menyadari bahwa pengungkapan kebenaran bisa menghancurkan hidupnya atau justru memberinya kekuasaan besar yang selama ini ia dambakan.
Sampul Novel Pengantin Kecil Tuan Xavier
8.8
Nandini merupakan seorang gadis penjual bunga sederhana yang selama ini hidup terasing dari keluarganya sendiri. Namun, takdirnya berubah drastis saat ia dipaksa menjadi mempelai pengganti di hari pernikahan kakaknya. Sang kakak memilih untuk melarikan diri secara tiba-tiba, meninggalkan Nandini untuk menempati posisi pengantin bagi Tuan Xavier. Kini, ia harus menghadapi kehidupan baru yang penuh tekanan dalam pernikahan yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Sampul Novel Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta
8.3
Elang Rahardian kehilangan penglihatan dan kemampuan berjalan akibat kecelakaan tragis yang direncanakan musuhnya. Di sisi lain, Hafsa Aulia dipaksa bekerja oleh ayahnya yang pemabuk dan keluarga tiri yang kejam. Hafsa akhirnya menerima tawaran menjadi pengasuh tanpa menyadari bahwa majikannya adalah Elang, pria kaya yang kini bersikap dingin dan kasar. Mampukah gadis muda ini bertahan menghadapi amarah Elang, atau dia akan memilih menyerah pada keadaan?