Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor

Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor

Niat awal hanya ingin menuruti keinginan cucu laki-lakinya yang berusia empat tahun untuk bermain game di komputer. Namun, sebuah klik tidak sengaja justru membuka rekaman video yang sangat mengejutkan. Di layar, terlihat adegan intim yang panas. Setelah bergegas menutup mata sang cucu, wanita ini menyadari kenyataan pahit. Pria di video itu adalah suaminya sendiri, yang selama ini mengaku impoten, sedang bermesraan dengan cinta pertamanya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Cucuku yang berusia 4 tahun merengek ingin main game komputer.

Aku tidak sengaja mengklik sebuah video.

Tampak dua insan bermain dengan sengit di ranjang.

Setelah menutup mata cucuku, aku menatap pria yang terengah-engah di video.

Suamiku yang impoten itu tampak bermain beberapa ronde dengan cinta pertamanya!

Suamiku, Hart, adalah profesor yang baik hati dan lembut. Di rumah, dia bahkan tidak kuat mengangkat karung beras. Di video, dia malah meletakkan kaki putih wanita itu ke bahunya sambil menabrak dengan kuat.

Bibir yang selalu tersenyum padaku tampak mencium dan menjilat leher wanita itu dengan penuh hasrat, seolah-olah dia mendapat harta karun besar. Dia tidak terlihat seperti berusia 70 tahun.

"Ibu, apa yang kamu lakukan?" Menantuku yang baru pulang kerja sontak terkesiap dan hendak menggendong anaknya.

Aku tersadar kembali dan buru-buru mematikan layar. Menantuku memutar bola matanya dengan kesal, lalu mengeluh, "Kukira kamu bakal sangat kolot karena dari desa. Siapa sangka, kamu malah seliar ini di usia tua. Padahal, Ayah adalah orang yang berpendidikan."

Usai mengeluh, menantuku membawa anaknya ke kamar. Sementara itu, aku masih syok. Aku tahu mereka melakukannya di asrama universitas.

Hart bilang dia tidak suka berada di rumah karena bising. Dia lebih terbiasa membuat penelitian di lingkungan yang tenang. Dia juga bilang tidak bisa memberiku kunci asramanya karena gedung itu punya universitas. Jadi, aku harus mengabarinya dulu kalau ingin membantunya beberes asrama.

Seprai yang mereka gunakan bahkan adalah seprai yang baru kupasang tiga hari lalu. Menantuku khawatir aku mengganggu Hart. Nyatanya, dia tidak tahu Hart tidak pernah menyentuhku.

Tiba-tiba, aku mencium bau gosong. Aku baru teringat aku memasak sup. Ketika aku buru-buru mematikan api, tanganku terkena asap panas. Sup yang lezat setidaknya harus dimasak selama tiga jam. Sudah bertahun-tahun aku memasak sup untuk Hart.

Putraku, Finn, langsung mengeluh setelah masuk. Dia bahkan belum melepas sepatunya. "Ibu, masa kamu nggak cium bau gosong? Gimana saja? Cuma Ayah yang bisa tahan sama kecerobohanmu ini."

Dulu, Hart memberitahuku bahwa kemaluannya pernah mengalami cedera sehingga dia menderita impotensi. Dia awalnya tidak berniat menikah lagi, jadi akhirnya mengadopsi seorang anak.

Siapa sangka, Hart malah bertemu denganku, gadis desa yang yatim piatu. Aku lebih muda 15 tahun dari Hart. Yang memperkenalkan kami adalah makcomblang.

Makcomblang itu berkata, "Hart adalah orang yang berpendidikan. Dia juga tampan. Hanya saja, dia punya anak adopsi. Kamu harus menjaga anak itu kalau bersamanya."

Zaman dulu tidak seterbuka sekarang. Setelah mendengarnya, wajahku pun tersipu. Hart memang tampan dan cerdas. Aku merasa pria seperti ini tidak bisa dijangkau olehku.

Namun, makcomblang berkata lagi, "Hart bilang kalian bisa langsung ambil akta nikah kalau kamu setuju."

Aku tidak pintar berbicara. Wajahku merah. Aku hanya bisa memberikan semua permen susu yang tidak rela kumakan kepada Finn.

Kemudian, aku baru tahu Hart terburu-buru untuk menikah karena ibunya lumpuh dan butuh orang menjaganya.

Tahun itu, aku merawat Hart, ibunya, dan Finn dengan sepenuh hati. Aku menganggap Finn sebagai putra kandungku. Aku sudah terbiasa hidup susah, jadi sama sekali tidak mengeluh.

Meskipun Hart dan Finn tidak punya hubungan darah, keduanya justru punya karakter yang sama. Mereka sama-sama tidak sabaran padaku.

Finn menatap tanganku yang melepuh sambil mengernyit. "Dasar kamu ini. Kalau kamu sehebat Bibi Hera, mungkin ayahku nggak bakal begitu stres."

Begitu mendengar nama Hera, aku merasa tidak nyaman. Hera adalah teman lama sekaligus rekan kerja Hart. Dia berwibawa. Semua mahasiswa mengakui keanggunannya. Usianya sudah 70 tahun, tetapi dia tidak menikah.

Hera sering datang ke rumah ini. Aku merasa orang seperti Hera pasti kesepian karena sendirian di kota ini. Jadi, setiap kali masak, aku akan menyuruhnya datang.

Hera dan Hart sepertinya punya topik yang tidak ada habisnya. Kadang aku ingin mendengar, tetapi Hart malah mengusirku. "Kamu bahkan nggak tamat SMP. Ngapain ikut-ikutan?"

Hera akan menepuk lengan Hart dan berkata, "Nggak ada kata terlambat untuk belajar."

Wajah Hera memang dipenuhi senyuman, tetapi tatapannya itu malah terlihat iba. Kemudian, Hera akan menanyakan beberapa kata susah kepadaku. Saat melihat tatapanku yang bingung, dia akan tertawa. "Nggak apa-apa, kamu bisa pelan-pelan belajar kalau nggak punya bakat."

Hera seperti dewi yang menatap rakyat jelata yang menyedihkan. Pada akhirnya, aku berhenti bergabung dengan pembicaraan mereka. Lagi pula, Hart tidak suka aku mengganggu mereka.

Suatu kali saat aku kebetulan melewati gedung asrama, aku ingin membantu Hart beberes tanpa memberitahunya kedatanganku.

Kebetulan, Hart dan Hera sedang membahas sesuatu. Hart marah besar karena aku mengganggu mereka. "Kamu nggak ngerti privasi? Sampai kapan kamu bakal begini? Kamu ini nggak paham apa-apa! Otakmu terbuat dari apa sih?"

Dulu aku merasa malu sekali karena dibentak di hadapan Hera. Namun, sekarang aku merasa Hera yang seharusnya malu. Hart, Hera, kalian adalah tokoh utama di dalam video itu!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Menjadi Dendam
8.4
Nimas rela menahan rasa sakit luar biasa demi mendonorkan dua per tiga hatinya untuk sang kekasih, Bima Arya, yang divonis kanker. Namun, pengorbanan tulus itu hancur saat ia mendengar kebenaran pascaoperasi. Bima rupanya sengaja memanfaatkan momen ini sebagai aksi balas dendam atas kegagalan ujian Vivi yang terpaksa kuliah di luar negeri. Begitu Vivi pulang sebulan lagi, Bima berencana mencampakkan Nimas sepenuhnya setelah merampas organ tubuhnya demi dendam.
Sampul Novel CINTA SATU MALAM DENGAN CEO
8.4
Athena Gimberly mendambakan kehadiran buah hati sebagai teman di masa senjanya kelak, namun ia enggan terikat dalam pernikahan. Demi mewujudkan keinginan gila tersebut, ia bertekad mencari pria yang bersedia memberinya keturunan tanpa komitmen. Takdir mempertemukannya dengan Arthur Harley, seorang CEO angkuh yang memiliki harga diri tinggi. Setelah pertemuan pertama mereka gagal membuahkan hasil, Athena secara terang-terangan meminta Arthur mengulangi malam panas itu.
Sampul Novel Jadilah Milikku, Nona Sekretaris
8.9
Julian Evans, CEO tampan nan kaya, menghadapi satu penolakan besar dari sekretarisnya sendiri, Mia Sanders. Meski saling mencintai, Mia yang merupakan anak pelayan keluarga Evans memilih memendam rasa demi balas budi dan status sosial. Ia menganggap hubungan mereka mustahil. Namun, Julian tidak menyerah dan menantang keraguan Mia untuk membuktikan keseriusannya. Mampukah kegigihan Julian meluluhkan hati Mia dan meyakinkannya bahwa cinta mereka layak diperjuangkan?
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika dan mentornya, Charli, mengelola ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali. Di sana, Randika jatuh hati pada Andini Wijaya, seorang wanita mandiri pemilik sekolah. Namun, asmara mereka terancam saat Junot, mantan Andini, mendadak kembali. Di sisi lain, adik Andini yang bernama Lily berambisi merebut Randika demi mendapat pengakuan sang ayah, Sigit Wijaya. Terjebak dalam dilema masa lalu dan ambisi keluarga, mampukah cinta Randika dan Andini bertahan?
Sampul Novel LOVE AFFAIR
8.8
Bhaga pulang ke rumah orang tuanya dan bertemu Atma, gadis yatim piatu berpendidikan rendah yang tulus merawat ayahnya. Meski berbeda status sosial, benih cinta tumbuh di antara mereka. Masalahnya, Bhaga sudah bertunangan, sementara Atma dijodohkan oleh ibu Bhaga sendiri. Terjebak dalam hubungan terlarang yang penuh dosa, mereka harus menghadapi konflik batin dan tekanan norma. Mampukah cinta mereka bertahan melawan stigma dan rintangan yang menghadang?
Sampul Novel SANG PEMUAS BIRAHI
8.7
Sang Pemuas Birahi menyajikan antologi cerita pendek dewasa yang mengeksplorasi hasrat mendalam antar manusia. Setiap kisah mengusung latar belakang profesi beragam, mulai dari CEO berwibawa, tentara, hingga dinamika rumit antara mertua dan menantu. Dengan narasi eksplisit 21+, pembaca akan dibawa menyelami fantasi romantis yang intens dan menggairahkan. Kumpulan cerpen ini dirancang khusus untuk memuaskan imajinasi melalui alur cerita panas yang penuh godaan.