Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menikahi Mantan Istriku Lagi: Cinta pertama dan selamanya

Menikahi Mantan Istriku Lagi: Cinta pertama dan selamanya

Pernikahan Jennifer dan suaminya dahulu hanyalah transaksi bisnis tanpa rasa cinta hingga berakhir pada perceraian. Namun, Jennifer memilih kabur saat mengandung sebelum surat resmi selesai. Lima tahun berlalu, sang miliarder menggunakan tekanan bisnis agar Jennifer pulang membawa putra mereka. Saat publik merasa iba karena mengira pria itu akan menikahi wanita lain, mereka tak sadar bahwa Jennifer sendirilah yang akan kembali menjadi pengantinnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Jennifer menjadi sangat tegang setelah meninggalkan keluarga Lukito. Dia perlu segera menemukan Ryan. Dia harus memberitahu pria itu bahwa nyawanya dalam bahaya.

Jennifer mengeluarkan ponselnya dari dalam tas dan mencari nomor kontak Ryan.

Namun, Jennifer menjadi ragu-ragu. Meski selama ini dia sudah menyimpan nomor ponsel Ryan tapi dia belum pernah meneleponnya. "Percuma saja," pikir Jennifer. Dia tahu bahwa Ryan tidak akan pernah mengangkat teleponnya.

Setelah berpikir sejenak, Jennifer akhirnya memutuskan sepertinya lebih baik untuk langsung bertemu dengan Ryan.

Lalu, Jennifer berusaha mencari tahu di mana Ryan berada sekarang dan segera mendatanginya.

Rupanya Ryan sedang makan malam bersama kliennya di restoran yang ada di Hotel Golden. Jennifer tidak ingin mengganggu urusan bisnis Ryan. Jennifer memilih untuk duduk di meja lain di mana dia bisa melihat Ryan dan menunggu hingga selesai.

Akhirnya setelah dua jam, klien tersebut pergi.

Ketika Ryan berdiri dan bersiap untuk meninggalkan tempat tersebut, Jennifer segera berdiri, dia bergegas ke arah pria itu dan menghalangi jalannya.

Ryan mengerutkan kening saat melihatnya.

Jennifer bisa melihat kejengkelan di tatapan mata pria itu. Tapi Jennifer tidak peduli. Ada hal lain yang lebih penting.

"Apa yang bisa aku lakukan untukmu?" Ryan bertanya dengan dingin.

Mendengar itu, alis Jennifer sedikit terangkat, "Ryan, kita perlu bicara."

Jennifer tahu Ryan tidak ingin berurusan lagi dengannya, tetapi ada hal penting yang harus disampaikannya. Ini mengenai masalah hidup dan mati.

Oleh karena itu, tidak peduli betapa sulitnya itu, Jennifer harus berusaha mencobanya. Tidak mungkin dia hanya berdiam diri dan melihat nyawa Ryan terancam dan meninggal.

"Tidak ada yang perlu dibicarakan di antara kita," kata Ryan acuh tak acuh.

Jennifer sudah mempersiapkan mentalnya dan menghela napas dalam-dalam. Kemudian, dia menatap langsung ke mata pria tersebut, "Ryan, ayo menikah."

Jennifer langsung mengatakannya tanpa ragu-ragu.

Ryan sedikit terkejut mendengarnya, "Apa aku tidak salah dengar? Kenapa? Apa para pria kecil milikmu itu sudah tidak bisa memuaskanmu lagi?"

Nada mengejek terdengar jelas di suaranya.

Semua orang di Kota Feris tahu bahwa kehidupan pribadi Nona Jennifer dari Keluarga Lukito sangat berfoya-foya dan bergelimang harta.

Jennifer memiliki kekayaan berlimpah dan dia bisa memiliki semua pria yang diinginkannya.

Wajah Jennifer seketika menjadi pucat. Kemudian, dia menggelengkan kepalanya dan memberi Ryan sebuah senyuman yang menawan, "Aku sudah mencoba terlalu banyak pria yang membosankan. Sekarang aku mencari yang baru. Ryan, aku menginginkanmu!"

Jennifer mendekati Ryan, perlahan-lahan membelai rambut pria itu dengan jari-jarinya yang lembut. Jennifer mendekatkan bibirnya yang berwarna merah ranum di sebelah telinga Ryan, lalu mendaratkan ciuman lembut di daun telinganya.

Saat Jennifer mendekati pria yang dia sukai, jantungnya berdetak liar, sedikit obsesi melintas di matanya.

Namun, mata Ryan yang dalam hanya memancarkan rasa jijik.

Ryan mencoba mendorong Jennifer menjauh darinya, tapi wanita itu malah ternsenyum semakin centil. Jennifer berbisik, "Oh, omong-omong, aku tahu sesuatu tentangmu. Kudengar Ibumu dan..."

Sambil mengatakan itu, tangan kecil Jennifer bergerak perlahan dari leher Ryan turun hingga ke dada pria itu. Dia mencoba merayu pria itu dengan tatapan matanya yang menggoda.

Ryan tidak mengetahui bahwa Jennifer sungguh-sungguh dengan apa yang dia katakan.

Jennifer tahu bahwa dirinya sudah melewati batas, tetapi dia tidak punya pilihan lagi. Bagaimanapun caranya, dia harus menikah dengan Ryan.

Kata-kata Jennifer berhasil memprovokasi Ryan. Mata Ryan penuh dengan keterkejutan dan kemarahan, tatapannya yang dingin seperti pisau yang tajam mengarah lurus ke arah Jennifer.

"Jennifer!" Sambil menggertakkan giginya, Ryan menggenggam tangan Jennifer dengan kuat.

"Jika kamu membutuhkan seorang pria, pergi dan cari orang lain. Ada banyak pria lain di luar sana yang bersedia menemanimu. Jangan sentuh aku. Itu membuatku jijik!"

Jennifer merasakan perih di hatinya. Kata-kata itu sangat menyengat. Namun, Jennifer memaksakan diri untuk tersenyum lebih lebar, "Kenapa? Apa ada yang salah dengan perkataanku? Ryan, selama kita menikah, tidak ada seorang pun yang akan tahu rahasiamu! Dan lagi..."

Setelah terhenti sejenak, Jennifer melanjutkan kalimatnya, "Jika kamu menikah denganku, aku bisa membantumu mengambil alih kendali Keluarga Ganendra. Permintaanku sangat mudah. Aku hanya ingin menjadi istrimu. Kamu tidak akan rugi apa-apa."

Ryan meringis dalam hati mendengar kata-katanya, 'Istriku?'

Ryan mencibir, "Apa tidak ada yang memberitahumu bahwa aku benci pada orang yang mencoba memanipulasiku? Tidak ada yang paling kubenci dibanding orang-orang yang melakukan hal itu. Kamu pikir siapa dirimu? Hah? Menikahi wanita sepertimu hanya akan menghancurkanku dan keluargaku. Kamu bisa membocorkan rahasia ini, Jennifer. Aku ingin melihat seberapa banyak masalah yang bisa kamu buat untukku di Kota Feris."

Tubuh Ryan yang tinggi memancarkan aura dingin. Dia kemudian menghempaskan tangan Jennifer.

Jennifer terhuyung mundur beberapa langkah. Setelah Jennifer bisa berdiri tegak lagi, dia mengangkat kepalanya dan menatap mata Ryan. Meski kata-kata Ryan seperti pisau tajam yang menusuk tepat ke jantungnya, tapi Jennifer tidak mundur.

"Ryan, bagaimanapun juga aku akan tetap menikahimu. Kamu milikku." Jennifer menarik napas dalam-dalam, tekad sudah terpatri dengan jelas di matanya.

Tatapan Ryan tampak semakin dingin, "Kalau begitu, mungkin kamu memiliki masalah pendengaran. Aku tidak akan pernah menikahimu. Sekarang, pergi dari hadapanku! Memandang Keluarga Lukito, kali ini aku akan memaafkan kekonyolanmu. Namun, jika aku melihatmu lagi, kujamin kamu akan menyesal."

Ketegasan di nada suaranya menunjukkan bahwa Ryan tidak sedang bercanda.

Ryan membuka kancing jasnya, melepas dasinya dan membuangnya ke tempat sampah. Matanya dipenuhi dengan rasa jijik.

Pakaiannya telah disentuh Jennifer, yang berarti pakaian itu telah terkontaminasi olehnya. Bagaimana mungkin Ryan bisa tahan untuk memakainya lagi?

Wajah Jennifer menjadi pucat, sedangkan senyum dingin muncul di bibir Ryan. Ryan berbalik pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Jennifer hanya berdiri diam dan mengepalkan tangannya erat-erat. Matanya menatap dengan sedih pada sosok Ryan yang menjauh.

Setelah menenangkan diri, Jennifer mengeluarkan ponselnya dan menghubungi sebuah nomor. "Apa kamu sudah menyelesaikan apa yang kuminta?"

Orang di ujung telepon menjawab, lalu sebuah seringai muncul di bibir Jennifer. Dia menutup telepon dengan raut puas.

'Ryan, aku pasti akan menikahimu!'

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Sekedar Bantuan, Tapi Menghancurkan Pernikahanku
9.5
Adara Paramitha dan Garen Wijaya hidup bahagia hingga kecelakaan tragis mengancam nyawa Garen. Di ambang keputusasaan, Adara bertemu konglomerat Rian Kusuma yang menawarkan bantuan dana medis. Namun, bantuan itu menuntut imbalan yang mempertaruhkan kesetiaan Adara. Sementara itu, Kirana Senja, kekasih Rian, mulai merasakan ancaman pada hubungannya. Kini, mereka terjebak dalam pusaran rahasia dan pengorbanan yang menguji keteguhan cinta serta keutuhan rumah tangga.
Sampul Novel Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
8.2
Setelah bereinkarnasi, aku tidak lagi menjadi gadis lemah yang bisa ditindas. Saat Maudy, anak angkat di keluargaku, mencoba merebut Felix dan mempermalukanku di hari pemotretan pernikahan, aku memilih untuk melawan. Dengan keberanian baru, aku menamparnya dan mempertanyakan haknya atas calon tunanganku serta posisinya di Grup Setiawan. Kisah pengkhianatan, cinta, dan pembalasan dendam ini penuh dengan intrik keluarga kaya yang menuntut keadilan.
Sampul Novel Istri Pengganti Tuan Muda!
8.8
Demi menjaga martabat keluarga Wijaya dan Maduswara, seorang ayah memohon kepada putrinya untuk menjadi pengantin pengganti. Jika pernikahan besar ini sampai batal, reputasi leluhur mereka akan hancur seketika. Tak hanya itu, nasib perusahaan yang telah dibangun sang ayah selama bertahun-tahun kini berada di ujung tanduk. Sang putri pun dihadapkan pada pilihan sulit untuk menyelamatkan kehormatan serta masa depan bisnis keluarganya.
Sampul Novel Lelaki Asing Yang Menodaiku
9.1
Alana melarikan diri dari rencana pernikahan karena merasa ternoda oleh pria misterius yang tidak ia kenali. Tragedi masa lalu sebagai TKW itu meninggalkan trauma mendalam hingga ia menutup diri. Sementara itu, Lars adalah CEO sukses yang merasa hidupnya hampa setelah kehilangan sebagian ingatan akibat kecelakaan. Saat takdir mempertemukan mereka, Lars merasa terobsesi pada Alana. Rasa rindu dan perih yang muncul mulai mengusik rahasia masa lalu mereka yang kelam.
Sampul Novel Lupakan Aku
8.0
Sita terjebak dalam romansa indah bersama Raka, pria yang menjadi cinta pertamanya sejak masa kuliah. Hubungan mereka awalnya terasa sempurna dan penuh kebahagiaan. Namun, kenyataan pahit mulai muncul saat Sita menyadari jurang status sosial di antara mereka. Sebagai gadis dari keluarga sederhana, ia merasa terancam oleh posisi Raka sebagai putra pengusaha ternama. Akankah restu berpihak pada mereka, ataukah perbedaan kasta ini mengakhiri segalanya?
Sampul Novel Malam Pertama dengan CEO
9.7
Kehidupan Kara hancur saat suaminya menjualnya kepada Angkasa, seorang CEO kaya, di malam pernikahan mereka. Wajib melayani Angkasa selama sebulan, Kara justru hamil. Namun, Angkasa menolak mengakui janin itu karena salah paham dan mengusirnya. Di tengah tekanan mantan suami dan mertua, Kara berjuang sendiri hingga sukses jadi desainer. Saat Angkasa kembali untuk memohon maaf, akankah Kara bersedia membuka pintu hatinya yang telah terluka?