Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menikah Akibat Salah Culik

Menikah Akibat Salah Culik

Kirana, pengemudi ojek daring, terdesak biaya operasi ayahnya hingga diculik oleh miliarder Rasta Emilio yang salah sasaran. Rasta mengira Kirana adalah musuhnya, Chloe, hingga melakukan tindakan keji yang berujung luka fisik. Meski salah paham terungkap, penderitaan Kirana berlanjut saat ia difitnah di rumah bordil tempatnya bekerja demi melunasi utang. Rasta kembali hadir menyelamatkannya, namun justru terjebak nafsu hingga Kirana hamil dan menyimpan dendam mendalam.
Bab
Bagikan

Bab 3

Rasta berjalan mondar-mandir di depan bilik yang tertutup tirai di IGD Austin Hospital tempat di mana Kirana saat ini tengah ditangani dokter. Wajah pria ini terlihat sangat cemas berbaur penyesalan dikarenakan terbakar dendam ke Chloe membuatnya merusak seorang gadis yang tidak dikenalnya sama sekali.

Pria ini bukan lah pria jahat yang saat melakukan kesalahan fatal akan menghapus jejak kejahatannya, maka saat Kirana mengalami luka di permukaan liang oase tersebut segera saja dibawa ke rumah sakit untuk diselamatkan nyawanya. Dia sangat takut sang gadis dijemput malaikat maut disebabkan dirinya sangat brutal dan sadis.

Vian melihat kelakuan si bos menghela napas, ikut menyesal karena tidak mengecek dulu siapa gadis yang dibawa orang-orang suruhannya atas perintah sang atasan. Hatinya berharap sang gadis bisa diselamatkan dan dipulihkan. Namun apa bisa itu terwujud? Luka luar bisa sembuh, tapi luka hati?

Kirana masih gadis, tahu-tahu diperkosa, pasti akan melukai hatinya. Luka itu tidak bisa diobatin secara medis, hanya bisa disembuhkan dengan ketulusan si pemerkosa menyesali merusaknya. Namun apakah bisa Rasta yang di masa lalu terluka akibat Lita berselingkuh lantas mereka bercerai memberikan ketulusan penyesalan ke Kirana? Apalagi pria itu punya sifat arogan dan tinggi gengsi.

Rasta berhenti mondar-mandir, diputar pandangannya ke arah bilik, lantas merentakan satu kakinya ke lantai,

“Dams!” terdengar rutukannya, “Sial! Mengapa salah sasaran?” dia merutuki dirinya yang salah menyasar balas dendam, “Idiot sangat orang-orang suruhanku!” dirutuki pula orang-orang yang menculik Kirana, “Tuhanku!” dia mengusap kasar wajahnya, “Tolong selamatkan gadis itu.” Dia memohon Tuhan menyelamatkan sang gadis.

Vian mendengar ini mendekati si bos, “Tuan.”

“Kamu!” terdengar suara sang atasan yang sedikit melengking, “Kenapa tidak mengecek dulu sebelum membawa dia ke saya?” disemburkan kekesalannya ke sang asisten. “Kan saya sudah mengatakan ada tanda lahir di salah satu lengan Chloe! Gadis di dalam bilik ini tidak memiliki itu!” dia terus menyembur si asisten sambil mengacungkan telunjuk tangan kanannya ke arah bilik tempat si gadis berada.

Vian menghela napas, sang atasan memang sudah mengatakan mengenai tanda lahir tersebut, sudah pula hal itu disampaikan ke orang-orang suruhannya. Namun namanya menculik, mana sempat mencari tanda lahir itu toh?

Melihat si asisten hanya menghela napas, Rasta kembali merentakan satu kakinya di lantai sambil mendengus kesal. Dia pun kini berkacak pinggang, sesekali satu tangannya mengusap kasar wajah dan kepalanya. Seumur hidup, dia tidak pernah melakukan hal kejam ke perempuan.

Namun ketika Chloe menghinanya, entah kenapa dia sangat ingin berbuat kejam untuk membalas sakit hatinya ke si gadis. Sayangnya yang kena adalah Kirana, bukan Chloe.

Rasta lantas lebih ke dekat Vian,

“Apa kamu sudah mencaritahu identitas gadis itu?” ditanya si asisten yang disuruhnya mencari tahu identitas Kirana.

“Sudah, tuan.” Sahut sang asisten, karena kalau belum bagaimana bisa pihak IGD menangani sang gadis? “Apa anda mau mendengar laporan saya mengenai itu?” ditanya si bos apakah mau mendengar mengenai hasil penyelidikannya.

Pria itu menganggukan kepala, lantas segera duduk di bangku panjang yang terletak di sebelah kanan bilik-bilik pasien. Vian segera mengikuti, tapi tetap berdiri tidak duduk disebelah si bos.

“Ayo laporkan ke saya apa yang kamu dapat.” Terdengar suara sang presdir minta asistennya mulai memberi laporan ke dia.

“Baik, tuan.” Sahut Vian, “Gadis itu bernama lengkap Kirana Asmara Pratama, berusia 25 tahun, berstatus lajang, bertempat tinggal di Gang Asem Jawa RT:007 RW:05, Condet-Jakarta Selatan.” Diuraikan hasil penyelidikan sementaranya berdasarkan isi KTP sang gadis.

“Namanya Kirana Asmara Pratama?” Rasta menyebut ulang nama lengkap si gadis, “Pandai orangtuanya memberi nama, karena sesuai dengan kecantikan dirinya.” Ujarnya memuji orangtua sang nona yang bagus memberi nama. Lantas menghela napas, “Hanya itu yang kamu ketahui?” dipandang asistennya, “Apa benar dia bekerja sebagai driver ojol? Apakah di Jakjol Company?”

“Benar, tuan. Namun hari ini sudah tidak lagi bekerja di sana.”

“Apa maksudmu?”

“Saat saya menelpon ke perusahaan itu minta bicara dengan HRD manager, beliau mengatakan nona Kirana diberhentikan dari sana.”

Rasta terperanjat mendengar ini, “Dengan alasan apa memberhentikan nona itu?”

“Beliau tidak memberikan penjelasan.”

Si bos menghela napas, mendadak hatinya menjadi pilu karena gadis yang dirusaknya baru kehilangan pekerjaan. Dia pun merasa pasti hati si nona tengah sedih karena kehilangan pekerjaan, lantas diperkosa pula olehnya.

“Tuan.”

“Lantas kamu ada bilang,” Rasta kembali bersuara setelah ditegur Vian, “Nona itu mengemudikan motor matic saat dihadang orang-orang saya.”

“Benar tuan.”

“Motor itu punya Jakjol Company atau milik nona itu?”

“Milik nona Kirana, karena saya menemukan STNK dan BPKB motor tersebut di dalam tas slempangnya.”

Rasta terhenyak mendengar ini, lantas memukul satu telapak tangannya dengan kepalan tangan lainnya dengan raut wajah penuh sesal. Dia memang memerintahkan menghancurkan kendaraan yang dipakai Chloe, tapi tidak menyangka malah merusak motor milik Kirana yang diyakini satu-satunya sarana untuk si nona menghasilkan uang sehari-hari dengan mengojek.

Vian menghela napas, semua sudah terjadi, hanya bisa memungut kepingan penyesalan.

“Vian!” terdengar suara si bos, “Lantas di mana motor itu?”

“Masih saya caritahu dengan bantuan Jendral Barley, tuan. Karena saat orang-orang kita menciduk nona Kirana, otor itu dibiarkan tergeletak di jalan raya.”

Rasta mendengar ini bertambah menyesal karena dia memang memerintahkan agar kendaraan yang sudah dihancurkan dibiarkan saja di jalanan atau di mana saja.

“Tuan, kalau sudah diketahui di mana motor itu, apa yang anda inginkan?”

“Taruh saja di Polda Metro Jaya.” Sahut Rasta, “Lantas kamu belikan satu motor matic yang serupa keluaran tahun terbaru untuk menggantikan motor gadis itu.”

“Maaf tuan, motor itu sudah tidak diproduksi lagi. Tipe motor itu kan tercantum di BPKB dan STNK punya nona Kirana. Lantas juga motor itu motor second karena nama pemilik bukan nona Kirana.”

“Ya Tuhanku dewa penolongku!” desau Rasta terhenyak lagi, “Kenapa kalian semua dungu?” disemprot sang asisten karena tidak menyelidiki dulu siapa yang diculik orang-orangnya, “Ya sudah kalau begitu, kamu kirim orang-orang itu keluar kota di ujung Indonesia ini!” diperintahkan agar si asisten mengirim orang-orang tersebut keluar dari Jakarta, “Lantas kamu beli motor matic baru saja dari dealer, tidak beli yang second. Ribet nanti Kirana saat memperpanjang STNK dan BPKB.”

“Baik, tuan.”

Lantas dari bilik Kirana keluar dokter Mahmud,

“Maaf semuanya!” terdengar suara si dokter, “Apa ada keluarga nona Kirana Asmara Pratama di sini?”

Rasta mendengar ini segera berdiri dan bergegas mendekati sang dokter.

“Dok!” disapa pria itu, “Saya keluarganya.” Dia mengaku sebagai keluarga sang nona.

“Anda keluarganya? Suami beliau kah?”

Rasta tersentak mendengar pertanyaan tersebut, lantas menghela napas, memang pantas kah dia dikira suami sang nona? Lantas apa si dokter buta huruf, karena pasti dalam lembaran status medis pasien tercantum tulisan nona di depan nama Kirana, mengapa bertanya apa Rasta suami sang nona.

Vian hendak memberi jawaban, tapi,

“Iya dok, saya suami dia.” Sahut Rasta cepat, apa boleh buat mengaku sebagai suami si nona, agar tidak diketahui dia yang membuat sang gadis babak belur. “Gimana keadaannya, dok?” dialihkan pembicaraan karena dia sangat ingin tahu kondisi Kirana saat ini.

“Lukanya tidak berbahaya, hanya perlu dirawat beberapa hari di sini.” Sahut dokter Mahmud, “Maaf, apa yang sebenarnya terjadi dengan istri anda? Saya melihat dia dianiaya dan diperkosa.”

Dhuar, Rasta merasa bagai dihantam puluhan granat diberi pertanyaan tersebut. Vian yang bersamanya hanya menahan napas karena ikut tertohok.

“Tuan?” dokter Mahmud menegur si bos.

“Emm,” Rasta memutar otak cerdas, “Dok, baiknya anda bikinkan visum agar Vian asisten saya membawanya ke paman saya yang petugas kepolisian.” Dia tidak memberikan jawaban yang diinginkan si dokter.

“Baik, tuan.” Sang dokter paham mengenai Kirana adalah urusan keluarga, “Saya segera siapkan kamar perawatan untuk istri anda.”

“Baik, dokter.” Rasta setuju, “Vian, kamu urus administrasi kamar itu. Minta kamar VVIP untuk istri saya itu.” Diberi tugas tambahan ke sang asisten.

“Baik, tuan.” Sahut pria tersebut, “Tuan, baiknya anda menemui nyonya.” Dia minta si bos menemui Kirana, agar kebohongan sang atasan tidak terbongkar di depan dokter Mahmud.

“Iya Vian.” Rasta paham permintaan asisten setia ini, “dok, saya bisa menemui istri saya?” dia bertanya dulu ke dokter Mahmud.

“Silahkan.” Sang dokter memberikan izin.

“Terima kasih.” Sang presdir mengucapkan terima kasih, lantas bergegas masuk ke dalam bilik dengan raut wajah cemas.

Begitu di dalam bilik dia terhenyak melihat Kirana berbaring dengan wajah pucat berhiaskan beberapa red border line berbubuhkan obat luka. Di lubang hidung si gadis terpasang selang nasal, lantas di pucuk salah satu tangan terpasang jarum infusan.

Hatinya menjadi bertambah bersalah ke gadis ini. Pelan dia duduk di kursi menghadap sang gadis. Diamati rupa gadis ini dengan teliti.

‘Hmm,’ desaunya, ‘Gadis ini jauh lebih cantik dari Chloe.’ Dia menilai rupa si gadis lebih cantik dari Chloe perempuan yang menghinanya, ‘Kecantikannya begitu alami, bukan dempulan make up.’ Imbuhnya merasa kecantikan yang ada begitu alami, ‘Maafkan aku.’ Bisiknya dengan nada penyesalan, ‘Aku akan bertanggungjawab menyembuhkan semua lukamu ini.’ Imbuhnya berjanji bertanggungjawab menyembuhkan nona malang tersebut.

Pria ini menghela napas, teringat kembali saat menganiaya dan memperkosa Kirana. Hatinya menjadi nyeri penuh penyesalan karena merusak si gadis. Lantas jika ini diketahui Bastian sang kakek, dia pasti kena hukuman berat, karena si kakek pantang membiarkan pria menganiaya perempuan, apalagi sampai memperkosa.

Tidak lama kedua mata Kirana bergerak-gerak. Gerakan ini dilihat Rasta. Pria ini spontan saja mengulurkan satu tangan untuk menepuk-nepuk pelan salah satu pipi si gadis agar dibantu bangun.

Sang gadis pun terjaga, membuka kedua matanya, langsung melihat Rasta dihadapannya. Maniknya terbelalak sebab masih mengingat sosok pria tersebut yang tega menganiaya dan memperkosa dia.

“Akh!” menit kemudian terdengar jeritannya yang penuh ketakutan dan kemarahan, “Akh!”

Rasta tergelegep mendengar ini, lantas kebingungan karena teringat pula bagaimana dia melakukan kekejaman ke gadis tersebut.

“Akh!” kembali terdengar suara jeritan Kirana, “Jangan!” dia yang dipenuhi ketakutan mengira Rasta akan kembali menerkamnya, “Akh!” dia pun segera bangun sambil mengibaskan tangan untuk menyingkirkan tangan tuan presdir yang tadi menepuk pipinya, “Pergi kamu! Kamu biadab! Pergi!” jeritnya mengusir pria itu yang semakin terlihat kebingungan.

Jelas kebingungan karena dipenuhi penyesalan yang datang terlambat, lantas sifat pria ini pun arogan enggan mengakui sudah berbuat kesalahan.

Vian dan dokter Mahmud mendengar jeritan ini, segera ke dalam bilik, lantas menemukan Kirana histeris mengibas-kibaskan tangan mengusir Rasta.

“Nyonya!” seru si asisten cepat mengatasi masalah karena dilihat si bos kebingungan menghadapi Kirana, “Nyonya!” beliau memanggil sang nona dengan nyonya, “Anda tenanglah!” diminta si gadis untuk tenang, “Beliau ini tuan Rasta, suami anda.” Imbuhnya menunjuk sang atasan saat nona tersebut memandangnya heran karena dipanggil dengan nyonya.

“Suami aku?” Kirana terkaget mendengar ini, dipandang Rasta dengan sorot mata penuh kemarahan, “Dia bukan suami aku! Dia pria tidak waras yang sembarangan menganiaya dan memperkosaku karena mengira aku adalah Chloe perempuan yang menghinanya!” disemburkan kemarahannya.

Dhuar, Rasta dan Vian terkaget mendengar ini, saling berpandangan, harus melakukan apa karena Kirana mengatakan semua itu dengan suara lantang.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asisten Pribadi CEO Dingin
9.7
Elena, desainer berbakat, terpaksa menunda mimpinya demi menjadi asisten Arion, CEO startup yang dingin. Meski awalnya sulit menghadapi sikap kaku sang atasan, Elena mulai menemukan sisi hangat Arion. Saat skandal besar mengancam perusahaan, Elena beraksi heroik membongkar pelaku sabotase. Kedekatan ini memicu perasaan cinta Arion, namun Elena terjebak dilema besar antara mengejar asmara atau mewujudkan ambisi agensi pribadinya yang sempat tertunda.
Sampul Novel Asisten Pribadi CEO yang Terlalu Mempesona
8.2
Demi membalas budi sahabat yang membiayai pengobatan anaknya, Wilona Anastasia bertahan menjadi asisten Marten Dewangga Yanuardi. Meski Marten adalah CEO muda yang arogan dan keras kepala, pesona Wilona perlahan melunakkan sifat kekanakannya hingga ia terobsesi pada asistennya itu. Namun, sebuah rahasia besar membayangi hubungan mereka yang kian intens. Akankah cinta Marten tetap bertahan saat mengetahui bahwa Wilona sebenarnya adalah seorang janda beranak satu?
Sampul Novel Budak ranjang tuan muda
8.2
Demi ambisi bisnis, Rian tega menjual kekasihnya, Renata, kepada pemuda kaya bernama Albert. Mahasiswi pertanian ini dipaksa menjadi pemuas nafsu Albert setiap hari, bahkan saat pria itu sedang murka. Namun, kebencian berubah menjadi cinta. Albert akhirnya bertekad menjadikan Renata pendamping hidupnya. Ia rela menentang restu orang tua serta membatalkan pertunangan dengan wanita pilihan keluarganya demi melindungi hubungan mereka.
Sampul Novel Cinta Sang Ladyboy
8.4
Vanya adalah ladyboy menawan yang kecantikannya mengancam wanita tulen. Di sebuah klub, ia terpikat pada Ricardo Esteban, namun ragu akan statusnya. Pesonanya sebagai penari juga memicu obsesi Peter Hallmark, miliarder New York, serta Don Salvatore, bos mafia Italia yang ingin mengubahnya. Di balik karier MUA, Vanya terjebak dalam gelapnya perdagangan manusia. Mampukah ia bertahan hidup dan menemukan cinta sejati di tengah badai penderitaan tersebut?
Sampul Novel Mendadak Kaya
8.4
Pasca kehilangan pekerjaan, seorang gadis berlesung pipi mendapat tawaran tak terduga yang mengubah nasibnya. Ia diminta berkencan satu malam di rumah seorang pria misterius dengan imbalan fantastis sebesar seratus juta rupiah. Sang pria menjamin bahwa agenda mereka hanyalah makan malam bersama tanpa ada tuntutan lainnya. Bak rezeki nomplok di tengah kesulitan, ia pun menyadari bahwa roda kehidupan memang berputar dengan sangat tidak terduga.
Sampul Novel Pembantuku Menjadi Pendampingku
8.0
Danil dan Karin adalah pasangan kaya raya yang sangat gila kerja. Kesibukan Karin membuatnya memutuskan untuk mempekerjakan seorang asisten rumah tangga baru guna melayani kebutuhan suaminya di rumah. Namun, niat baik untuk meringankan beban domestik tersebut justru memicu keretakan dalam rumah tangga mereka. Kehadiran orang baru ini perlahan berubah menjadi ancaman besar yang menghancurkan keharmonisan pernikahan mereka. Sanggupkah cinta mereka bertahan?