Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mengasuh Bayi Mantanku

Mengasuh Bayi Mantanku

Pasca kecelakaan maut yang merenggut nyawa istrinya, Safira, Dirga Mahendra terpuruk dan menolak merawat bayi mereka yang selamat. Demi sang cucu, orang tua Dirga mempekerjakan Keysha Adinata sebagai pengasuh. Ternyata, Keysha adalah mantan kekasih Dirga yang dulu terpisah akibat fitnah kejam. Kini mereka bertemu kembali dalam situasi sulit; Keysha harus mengurus anak dari pria yang pernah menyakitinya, sementara rahasia masa lalu mulai terkuak.
Bab
Bagikan

Bab 2

Ruangan terasa begitu sunyi setelah kehadiran wanita itu. Hanya terdengar suara samar bayi kecil yang menggeliat dalam boksnya.

Dirga Mahendra berdiri mematung di depan pintu, menatap sosok yang tidak pernah ia bayangkan akan muncul kembali dalam hidupnya. Keysha Adinata. Wanita yang dulu mengisi hari-harinya, yang dulu ia pikir akan menjadi masa depannya-sampai semuanya hancur dalam satu malam karena fitnah yang tidak pernah terbantahkan.

Dan sekarang, dia berdiri di sini.

Sebagai pengasuh anaknya.

"Dirga..." suara ibunya memecah keheningan. "Keysha adalah kandidat terbaik yang kami temukan. Dia punya pengalaman, dan dia bersedia mengurus cucumu."

Cucumu.

Bukan anakmu.

Dirga tahu ibunya memilih kata-kata dengan hati-hati. Semua orang di rumah ini sadar bahwa ia belum pernah benar-benar mengakui keberadaan anak itu.

Mata Dirga masih terkunci pada Keysha. Wanita itu tidak bergeming, meskipun ada ketegangan yang jelas di balik tatapan dinginnya.

"Apa ini semacam lelucon?" suara Dirga akhirnya terdengar, rendah dan penuh ketidakpercayaan. "Kau membawa dia ke sini... setelah apa yang terjadi?"

Diah Mahendra menghela napas, lelah dengan ketegangan di antara keduanya. "Dirga, kau harusnya sudah bisa melupakan masa lalu. Keysha hanya datang untuk bekerja, bukan untuk membahas apa yang terjadi bertahun-tahun lalu."

Keysha masih diam, tetapi ada kilatan tajam di matanya.

"Aku tidak punya urusan dengan masa lalu, Tuan Mahendra," ucapnya akhirnya, nada suaranya datar. "Aku hanya datang untuk mengasuh anakmu. Jika kau tidak setuju, aku bisa pergi sekarang juga."

Dirga menatapnya dengan tatapan menusuk. Perempuan ini... perempuan yang dulu pernah ia cintai dengan sepenuh hati... kini berbicara padanya seolah mereka tidak pernah memiliki sejarah bersama.

Dan itu membakar sesuatu di dalam dadanya.

"Aku tidak membutuhkan pengasuh untuk anak itu," katanya dingin. "Kau tidak harus ada di sini."

Keysha mengangkat dagunya sedikit, jelas tidak terpengaruh. "Sayangnya, aku sudah dikontrak oleh keluargamu. Jika kau ingin aku pergi, silakan urus sendiri dengan ibumu."

Tatapan Dirga beralih pada Diah, yang kini memandangnya dengan penuh ketegasan. "Keysha tetap di sini," kata wanita itu tegas. "Anak itu butuh seseorang untuk merawatnya, Dirga. Dan kau sudah cukup lama mengabaikan kewajibanmu sebagai ayah."

Dirga mengepalkan tangan. Ia ingin membantah, ingin mengusir Keysha saat itu juga. Tetapi tatapan ibunya penuh perintah, dan Dirga tahu ini adalah pertarungan yang tidak akan ia menangkan.

Sial.

Tanpa mengatakan apapun lagi, ia melangkah pergi, meninggalkan ruangan dengan rahang mengeras.

Beberapa jam kemudian

Keysha duduk di dalam kamar bayi, menatap bocah mungil yang sedang tidur dalam boksnya.

Bayi itu begitu kecil, wajahnya polos tanpa dosa, dengan rambut hitam lembut yang sedikit bergelombang. Bibir mungilnya bergerak-gerak seolah sedang bermimpi.

"Apa yang harus kupanggil padamu, hm?" gumam Keysha pelan. "Kau pasti belum punya nama panggilan, kan?"

Diah Mahendra sudah memberitahunya bahwa bayi ini bernama Nayla Aryasatya Mahendra. Sebuah nama yang indah... dan menyedihkan.

"Nayla," bisiknya, mengelus kepala bayi itu dengan lembut. "Ibumu pasti sangat mencintaimu."

Keysha tidak pernah bertemu dengan Safira secara langsung, tetapi ia tahu siapa wanita itu. Perempuan sempurna yang dulu dipilih oleh Dirga untuk menjadi pendampingnya. Perempuan yang ia pikir telah membuat Dirga bahagia.

Namun sekarang, wanita itu telah tiada.

Dan Dirga...

Keysha menghela napas panjang.

Melihat pria itu lagi setelah bertahun-tahun bukan sesuatu yang ia inginkan. Luka lama yang telah ia kubur bertahun-tahun lalu kini seakan kembali terbuka. Dulu, ia mencintai pria itu dengan sepenuh hati. Dulu, ia percaya bahwa mereka akan bersama selamanya.

Tapi Dirga tidak mempercayainya.

Satu tuduhan selingkuh menghancurkan semuanya, dan tanpa ragu, Dirga memilih meninggalkannya.

Dan kini, ia harus bekerja untuk pria yang sama-merawat anaknya.

Ironis sekali.

Beberapa hari kemudian

Dirga berusaha sekuat tenaga untuk mengabaikan keberadaan Keysha di rumahnya.

Setiap pagi, ia melihat wanita itu merawat Nayla, menggendongnya dengan penuh kasih sayang, membisikkan kata-kata lembut yang tidak pernah ia ucapkan pada putrinya sendiri.

Dan itu membuatnya semakin marah.

Bukan pada Keysha.

Tetapi pada dirinya sendiri.

"Kenapa kau tetap di sini?" tanyanya suatu malam, saat ia akhirnya mendapati Keysha sendirian di dapur.

Wanita itu tidak langsung menjawab. Ia meletakkan botol susu bayi yang baru saja ia cuci, lalu menoleh dengan ekspresi netral.

"Karena aku dibayar untuk berada di sini."

Jawaban itu menusuk.

Dirga menatapnya lama, mengamati setiap detail wajah yang dulu begitu ia kenal. Keysha masih secantik dulu, tetapi ada sesuatu yang berbeda.

Dulu, mata itu selalu penuh cahaya setiap kali melihatnya.

Kini, yang tersisa hanyalah kehampaan.

"Aku masih tidak percaya kau benar-benar bisa bekerja di rumah ini, seolah tidak ada yang terjadi," gumamnya dingin.

Keysha mengangkat alis. "Dan aku tidak percaya kau masih menyimpan kebencian pada sesuatu yang bahkan tidak pernah kulakukan."

Dirga mengepalkan rahangnya. "Jangan mulai lagi, Keysha."

"Aku tidak pernah memulai," sahutnya tajam. "Aku hanya menjelaskan bahwa aku tidak peduli dengan masa lalu. Aku di sini hanya untuk Nayla. Bukan untukmu."

Ada sesuatu dalam kata-katanya yang membuat Dirga merasakan sengatan aneh di dadanya.

Keysha benar-benar sudah melupakannya.

Dan untuk alasan yang tidak bisa ia jelaskan... hal itu lebih menyakitkan daripada yang ia kira.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bidadari Pembawa Luka
8.3
Kehadiranku di hidup Zayn hanya demi memberikan keturunan. Sebagai istri kedua, eksistensiku tak pernah diakui, terjebak di antara pernikahan Zayn dan Alysa yang mapan. Aku justru dituding sebagai sosok pembawa luka dalam rumah tangga mereka, padahal aku yang paling tersakiti. Di tengah pengabaian dan status yang tak dianggap, aku dihadapkan pada pilihan sulit. Haruskah aku terus bertahan dalam ikatan yang hampa ini, atau menyerah demi mengakhiri penderitaan?
Sampul Novel CEO Mesum
9.1
Alice Handerson adalah sekretaris tegas yang harus menghadapi perilaku provokatif bosnya setiap hari. Meski profesional, ia sering terjebak dalam situasi penuh godaan dan makna ganda di kantor. Saat sang atasan mengajukan tawaran skandal, Alice terjepit antara logika dan keinginan hati yang membingungkan. Hubungan benci tapi rindu ini memaksa mereka menjelajahi batas kekuasaan dan cinta dalam narasi romansa kontemporer yang berani dan penuh gejolak.
Sampul Novel Hidden Baby Girl
9.1
Laras memutuskan pergi menjauh saat David menyuruhnya melenyapkan janin di rahimnya. Namun, pelarian itu tak lantas membawa ketenangan karena bayangan masa lalu terus mengejarnya. Bertahun-tahun berlalu, takdir justru mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang telah berubah total. Akankah mereka memilih bersatu demi sang buah hati, atau justru tetap pada jalan masing-masing meski benih cinta sebenarnya masih tersimpan rapat di dalam lubuk hati mereka?
Sampul Novel Kehormatan Yang ternoda
9.0
Salmah, gadis desa yang hidup melarat, harus membesarkan Ayuna sendirian setelah menjadi korban pemerkosaan. Tiga tahun berlalu, Jhondra Mahardika, sang pelaku, muncul kembali untuk merebut putrinya. Hal ini terjadi karena istrinya, Dinda Kirana, tak lagi bisa hamil usai operasi pengangkatan rahim. Demi melindungi hak asuh Ayuna, Salmah terpaksa bersedia menjadi istri kedua Jhondra. Namun, pernikahan ini justru menjadi awal penderitaan batin yang sangat menyiksa dirinya.
Sampul Novel Ketika Mertua Ikut Campur
8.0
Kehidupan pernikahan Salwa dan Lutfan kini di ambang kehancuran akibat campur tangan ibu mertuanya yang berlebihan. Situasi semakin memanas saat sang mertua sengaja membawa seorang asisten rumah tangga baru ke kediaman mereka. Namun, Salwa merasakan adanya niat terselubung di balik kehadiran wanita tersebut. Misteri besar mulai terungkap saat rencana rahasia mereka dijalankan. Sanggupkah cinta Salwa dan Lutfan bertahan menghadapi konspirasi ini?
Sampul Novel Look At Me!
8.2
Clarissa gigih menolak perjodohan ibunya dengan pengusaha kaya demi mengejar Diaz, dosen pujaannya. Namun, cintanya bertepuk sebelah tangan. Di sisi lain, ada Adimasta, teman kuliahnya yang kaku namun sangat mencintainya. Terpaksa menerima Adimasta demi menghindari perjodohan, Clarissa justru mempermainkan perasaan pria itu. Meski hanya dipandang sebelah mata, Adimasta tetap setia. Akankah ketulusannya mampu meluluhkan hati Clarissa yang angkuh?