Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mengandung Anak Dari Musuhku

Mengandung Anak Dari Musuhku

Dylan Callahan menyimpan dendam pada Alaina Sinclair karena dianggap sebagai pemicu kehancuran keluarganya. Ia pun melancarkan aksi balas dendam kejam yang menghancurkan reputasi serta karier Alaina. Namun, keadaan kian rumit saat Alaina hamil setelah dibius secara misterius. Dylan menyangkal keterlibatannya meski ia dalang di balik penderitaan Alaina. Di tengah misteri itu, kebenaran masa lalu mulai terkuak, memaksa Dylan menghadapi fakta bahwa benci mungkin salah sasaran.
Bab
Bagikan

Bab 3

Alaina menatap Dylan dengan mata membelalak, jantungnya berdegup liar seperti akan meledak dari dadanya.

"Apa maksudmu?" suaranya bergetar, ketakutan mulai mencengkeramnya dengan erat.

Dylan tidak menjawab segera. Ia berjalan masuk ke dalam kamar dengan langkah santai, seolah ruangan ini adalah miliknya, seolah ia mengendalikan segalanya. Tatapannya dingin, tak ada belas kasihan di sana.

"Aku hanya membalas apa yang telah dilakukan keluargamu," katanya akhirnya, suaranya rendah, penuh kebencian yang mendarah daging.

Alaina mencoba bergerak, tapi tubuhnya masih terasa lemas. Kepalanya berdenyut hebat, efek dari obat yang ia sadari telah diberikan padanya.

"Ka-kau..." Napasnya memburu, mencoba mengumpulkan kepingan ingatannya yang berserakan.

Dylan mendekat, berdiri di tepi ranjang, melihatnya dari atas seperti seorang raja yang menghakimi seorang pesakitan. "Sekarang kau tahu bagaimana rasanya kehilangan segalanya," katanya pelan, namun tiap kata menusuk dalam, penuh penghinaan.

Alaina terengah, berusaha menahan air mata yang mulai menggenang di matanya. "Kau tidak punya hak untuk melakukan ini padaku!"

Dylan tersenyum sinis. "Dan ibuku tidak pantas mati karena pengkhianatan ayahmu."

"Ayahku tidak-"

"Jangan berani-beraninya kau menyangkalnya!" Dylan membentaknya, matanya berkilat penuh amarah. "Ayahmu menghancurkan ibuku. Membuatnya hidup dalam penderitaan sampai kematiannya. Dan kau? Kau tumbuh dalam kemewahan, dalam kebohongan keluargamu, seolah tak ada yang terjadi!"

Alaina menggigit bibirnya. Ada banyak hal yang ia tidak tahu, banyak rahasia yang keluarganya sembunyikan. Tapi apa pun kesalahan ayahnya, itu bukan alasannya untuk dihukum seperti ini.

"Apa yang kau lakukan, Dylan?" suaranya hampir tak terdengar.

Dylan menatapnya lama sebelum akhirnya berbisik, "Aku memastikan kau tidak akan pernah melupakan malam ini."

Ketakutan menusuk tulang Alaina.

Dylan berbalik, menuju pintu. "Pulanglah, Alaina. Atau mungkin, setelah ini keluargamu tidak akan menginginkanmu lagi."

Alaina ingin berteriak, ingin memaki, ingin melawan. Tapi tubuhnya terlalu lemah, dan pikirannya terlalu kacau untuk memahami semuanya.

Dan saat Dylan menutup pintu di belakangnya, ia menyadari satu hal.

Hidupnya tidak akan pernah sama lagi.

---

Tiga minggu berlalu.

Alaina mengurung diri di dalam kamarnya, menolak bertemu siapa pun. Makanannya hanya disentuh sedikit, tubuhnya semakin lemah, dan pikirannya terus dihantui oleh malam itu.

Dylan tidak pernah menghubunginya, tidak pernah muncul di hadapannya lagi. Seolah bagi pria itu, semuanya sudah selesai.

Tapi bagi Alaina, ini baru permulaan.

Karena pagi ini, saat ia akhirnya memberanikan diri untuk keluar dari kamarnya dan menemui dokter keluarga, ia menerima berita yang menghancurkan segalanya.

"Kau hamil, Nona Sinclair."

Kata-kata itu menggema di kepalanya, menghancurkan setiap pertahanan yang selama ini ia bangun.

Hamil.

Ia menatap dokter itu dengan ekspresi kosong, jari-jarinya mencengkeram lengan kursi dengan kuat.

"Tidak... tidak mungkin," bisiknya.

Dokter itu menghela napas, menatapnya dengan penuh simpati. "Aku bisa melakukan tes lain jika kau mau, tapi hasilnya sangat jelas. Kau mengandung, dan usia kandungannya sekitar tiga minggu."

Alaina ingin muntah. Tangannya gemetar saat ia menyentuh perutnya. Ada kehidupan di dalam dirinya-sesuatu yang seharusnya menjadi anugerah, tetapi dalam situasi ini, terasa seperti kutukan.

Dan yang paling menyakitkan?

Ia tidak tahu siapa ayah dari anaknya.

Malam itu, ia dibius. Ia tidak ingat apa pun setelah kepalanya mulai pusing di balkon. Tidak ada ingatan yang bisa dijadikan pegangan. Hanya ada kegelapan, kehampaan, dan ketika ia terbangun, hanya Dylan yang ada di sana.

Apakah Dylan...?

Pikirannya kacau. Ia tidak tahu harus percaya pada apa. Tapi satu hal yang pasti-hidupnya benar-benar telah berakhir.

Dengan tangan gemetar, ia meraih ponselnya. Hanya ada satu orang yang bisa memberikan jawaban.

Dan untuk pertama kalinya dalam tiga minggu terakhir, ia menghubungi Dylan Callahan.

Panggilan itu hanya berdering dua kali sebelum diangkat.

"Aku sudah menunggumu menelepon," suara Dylan terdengar di ujung sana, tenang, penuh kemenangan.

Alaina menggigit bibirnya, berusaha menahan tangis.

"Aku hamil."

Hening.

Dylan tidak langsung merespons. Tapi Alaina bisa mendengar tarikan napasnya yang berat.

Lalu akhirnya, ia tertawa.

Tawa rendah yang dingin dan penuh ironi.

"Bagus," katanya akhirnya. "Itu berarti rencanaku berhasil."

Alaina merasa dunia di sekelilingnya runtuh seketika.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95GFF" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95GFF
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Cinta, Hanya Perjanjian Utang
9.5
Adhitama terpaksa menikahi Riani, seorang janda yang asing baginya, demi kepentingan keluarga. Adhit bersikap dingin untuk menjaga jarak, namun ketenangan Riani tak tergoyahkan. Keadaan berbalik saat sebuah tragedi membuat Adhit rapuh dan Riani setia merawatnya tanpa pamrih. Perhatian Riani mulai meluluhkan hati Adhit hingga rasa cemburu pun muncul. Kini, Adhit bertekad meruntuhkan tembok yang ia bangun sendiri demi mendapatkan cinta tulus dari istri yang dulu ia abaikan.
Sampul Novel Can't Be Us
8.9
Bara Danendra beruntung memiliki kekasih sesempurna Tiffany Amora. Namun, Bara menyimpan rahasia kelam akibat kontrak ketat dengan kawan-kawannya yang melarang hubungan asmara terendus media. Frustrasi dengan aturan itu, Bara justru melampiaskannya dengan banyak wanita lain, meski ia tetap menjaga kesucian Tiffany sebagai malaikatnya. Setelah tujuh tahun bertahan dalam rindu dan pengkhianatan yang menyayat hati, Tiffany akhirnya memilih pergi karena trauma mendalam.
Sampul Novel Ketika Dendam Berbicara
9.0
Tiga tahun membina rumah tangga, sang suami akhirnya berhasil menciptakan obat khusus demi menyembuhkan migrain bawaan istrinya, Nadya. Namun, niat tulus mengantarkan obat itu ke kantor justru berujung petaka. Di sana, seorang sekretaris malah menuduhnya sebagai selingkuhan yang mencoba menggoda atasannya. Pakaiannya disobek, makanan tumpah di kepalanya, dan obat berharga itu diinjak-injak hingga hancur. Fitnah keji ini dilaporkan kepada sang istri sebagai sebuah prestasi, memicu konflik tajam yang menguji hubungan mereka.
Sampul Novel Ketika Suami Membagi Cinta
7.9
Enam tahun menikah, Arunika Selvara harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya, Davin Albrecht, mencintai wanita lain bernama Selina. Pernikahan yang bermula dari kesalahan masa lalu ini kian retak, bahkan putri mereka, Mireya, mulai berpaling pada Selina. Meski hatinya untuk wanita lain, Davin enggan bercerai. Di tengah luka yang membisu, Arunika memilih diam dan menyerah. Namun saat Arunika menjauh, Davin justru tersadar bahwa ia tak sanggup kehilangan istrinya.
Sampul Novel Perang Ego Dalam Jodoh Paksa
7.9
Alina Darya, yatim piatu yang berjuang menghidupi neneknya, terjebak dalam nasib buruk setelah berselisih dengan pria kaya bernama Rayan Syahmir. Rayan yang angkuh dan merasa terhina nekat membalas dendam dengan memaksa Alina masuk ke pernikahan tanpa cinta. Meski hidupnya hancur, Alina tetap bertahan dalam doa. Namun, kebencian Rayan perlahan berubah menjadi ketertarikan yang tak terduga. Mampukah cinta tumbuh di tengah ego dan luka yang mendalam?
Sampul Novel Perjuangan untuk Arda
8.9
Arda merupakan seorang pemuda yang memutuskan untuk meninggalkan kampung halamannya demi mengadu nasib di Yogyakarta. Sebagai anak rantauan, ia harus menghadapi berbagai tantangan hidup di kota yang asing baginya. Cerita ini mengikuti perjalanan emosional Arda dalam berjuang demi masa depan yang lebih baik, sembari menavigasi kehidupan barunya di tengah dinamika budaya Yogyakarta yang khas serta rintangan yang menguji keteguhan hatinya.