Sampul Novel Can't Be Us

Can't Be Us

8.9 / 10.0
Bara Danendra beruntung memiliki kekasih sesempurna Tiffany Amora. Namun, Bara menyimpan rahasia kelam akibat kontrak ketat dengan kawan-kawannya yang melarang hubungan asmara terendus media. Frustrasi dengan aturan itu, Bara justru melampiaskannya dengan banyak wanita lain, meski ia tetap menjaga kesucian Tiffany sebagai malaikatnya. Setelah tujuh tahun bertahan dalam rindu dan pengkhianatan yang menyayat hati, Tiffany akhirnya memilih pergi karena trauma mendalam.

Can't Be Us Bab 1

Suara tepuk tangan yang sangat meriah, terdengar di segala penjuru cafe. Hari ini ada grand opening salah satu cafe di Ibukota. Dan mengundang penyanyi lokal yang terkenal pula dikalangan remaja. Tentu saja hal itu langsung mengundang banyak penonton, terutama para remaja. Begitu juga dengan perempuan yang memiliki nama lengkap Tiffany Lenora Amora. 

Perempuan itu datang ke cafe baru ini bersama dengan kedua temannya. Selain untuk menikmati makanan yang ada di cafe ini. Tiffany juga tidak mau kalah dengan penampilan solo dari lelaki yang memiliki nama lengkap, Bara Cavero Danendra. Laki-laki yang memiliki wajah tampan, kulit cerah dan juga senyum manis. Pandai bermain gitar, dan memiliki sifat yang begitu menjengkelkan. 

Ya menjengkelkan, karena Tiffany harus satu sekolah bersama dengan Bara. Laki-laki itu cukup terkenal di sekolahnya, banyak perempuan yang menginginkan untuk menjadi kekasihnya. Sayangnya, tak ada satu perempuan pun yang mampu memenangkan hati Bara. Walaupun jadi fansnya, Tiffany juga tidak tahu perempuan mana yang masuk kriteria Bara kali ini. 

Dia sangat menyukai laki-laki itu. Lihatlah, walaupun hanya menggunakan kaos oblong berwarna putih, dengan kalung peluru yang panjang. Dia terlihat sangat tampan dan juga keren. Kalau saja Tiffany bisa, ingin rasanya dia mendekati Bara dan mengajaknya berkenalan secara dekat. Siapa tau kan, Tiffany bisa membuat laki-laki itu jatuh cinta dengannya. 

"Udah kali Tif lihatnya." kekeh Ambar salah satu teman Tiffany. 

Perempuan itu hanya mampu tersenyum kecil dan mengangguk. "Sayang banget kalau sampai di anggurin. Cakep sih, anak orang." 

"Kalau nggak anak orang, mau anak siapa Tif. Anak kamu apa?" sahut Shella tertawa kecil, dan menikmati kenyang gorengnya. 

Ya tidak begitu juga konsepnya. Jika Bara anaknya terus Bapaknya siapa? Kan Tiffany juga pengennya Bara yang jadi bapaknya, masalah anak nanti deh bisa bercocok tanam berdua sampai subuh. Tiffany yakin selama satu bulan langsung hamil, anak kembar lima sangking banyaknya. 

Tiffany terkekeh kecil, dia pun memainkan pipet minimnya dan sesekali menatap Bara yang dikerumuni banyak orang. Udah cakep, anak orang kaya, tapi masih aja mau mandiri cari duit sendiri.

"Bisa jadi ya hobby salah satunya." celetuk Shella mengusap dagunya. 

"Sok tau deh." dengus Tiffany. 

"Nggak lagi amnesia kan, kalau Shella itu tetangga Bara, Tiffany Lenora!!" sahut Ambar gemas. 

Karena lupa akan hal itu Tiffany menepuk jidatnya sendiri. Tentu saja Shella tahu segala hal tentang Bara. Rumah Shella tepat di depan rumah Bara, di perumahan elit yang sangat terkenal. Banyak artis dan juga pejabat tinggi yang memiliki rumah disana. Termasuk shella, Ayahnya bekerja di salah satu partai di Ibukota. 

"Ya ampun Shella, aku lupa." pekik Tiffany pura-pura. 

Shella hanya menggelengkan kepalanya kecil, melihat reaksi Tiffany yang menurutnya sangat konyol itu. Dia juga meminta semua orang untuk segera menghabiskan makanan mereka. Shella tidak ingin pulang malam lagi, jika ayahnya terus saja marah-marah pada Shella karena pulang malam. Sedangkan Ambar dan juga Tiffany, mereka memiliki jam malam sendiri. Sampai jam sepuluh malam mereka harus sudah sampai di rumah. 

Jika Shella dan Ambar lebih sibuk dengan makanan yang mereka nikmati. Tiffany malah lebih sibuk melihat Bara yang tertawa kencang bersama dengan temannya. Hingga tak sengaja pandangan mereka sempat berpadu beberapa detik, sebelum Tiffany menundukkan kepalanya. Jantungnya berdetak lebih kencang, nafasnya memburu, dadanya sesak seolah dia membutuhkan tabung oksigen yang bisa dibawa kemanapun. 

"Tif kenapa sih? Ayo buruan makan, bapaknya Shella keburu marah." ucap Ambar. 

"Nggak papa, ini juga lagi makan." jawab Tiffany asal dan memakan makanannya. 

-Listen to My Heart- 

Singkat cerita. Setelah kejadian di cafe tiga bulan yang lalu. Tiffany kembali dipertemukan oleh Bara di taman kota. Waktu itu Tiffany lagi pengen banget beli kembang gula. Dia meminta salah satu sopir papanya, untuk mengantar Tiffany ke taman kota. Hanya untuk membeli kembang gula. Tak disangka Tiffany malah bertemu dengan Bara yang waktu itu dikejar para fansnya. 

Bara menarik tangan Tiffany dan mengajaknya bersembunyi di balik semak-semak. Awalnya Tiffany juga tidak tahu jika itu adalah Bara. Saat laki-laki itu membuka masker dan tudung jaketnya, barulah Tiffany tahu jika itu adalah Bara idolanya. 

Sesak nafas, dan rasa ingin berteriak Tiffany rasakan waktu itu. Tapi dia memilih diam tanpa mengatakan apapun saat Bara membekap mulutnya. Oh shit!! Selama satu minggu bahkan Tiffany rasanya malas untuk membasuh mukanya saat bangun tidur. Malas untuk gosok gigi, karena takut aroma tangan Bara hilang dari mulutnya. Tapi karena bau jigong yang tak sedap itu, akhirnya Tiffany membasuh muka dan bibirnya saat sore hari. 

Dan sekarang hubungan mereka cukup dekat. Seperti sore ini Bara mengajak Tiffany ke salah satu studio milik temannya. Katanya, hari ini dia akan latihan bernyanyi sebelum manggung untuk esok.

Benar-benar laki-laki idaman bukan!! 

Duduk di sofa berwarna merah, Tiffany menatap Bara yang mengambil sebuah gitar dan mulai memainkannya. Sudah seperti konser pribadi, yang dihadiri tamu VVIP. 

Sambil menunggu Bara selesai latihan, perempuan itu memilih berjalan-jalan di studio milik teman Bara ini. Banyak sekali figuran dan tulisan-tulisan di studio ini. Sampai akhirnya Tiffany melihat satu kupu-kupu yang sudah mati. 

Kupu-kupu itu memiliki warna biru muda dan hitam. Dari warnanya saja sangat cantik, membuat Tiffany langsung jatuh cinta sejak pertama kali melihatnya. Sedangkan Tiffany juga tahu, sebelum menjadi kupu-kupu, hewan itu berasal dari ulat yang sangat menjijikkan. Entah kenapa jadinya lebih cantik daripada burung merpati. 

"Suka?" 

Tiffany terjingkat kaget dia pun langsung menoleh menatap Bara, yang entah sejak kapan berada di belakangnya. Sedangkan Tiffany ingat betul jika Bara sedan ruangan yang kedap suara. 

"Kamu.., kok ada disini?" tanya Tiffany kaget.

Bara tersenyum, "Tadi melihat kamu pergi aku panik. Takutnya kamu nyasar." 

Tiffany tertawa kecil, mana mungkin juga dia nyasar di studio yang ukurannya saja bahkan bisa dihitung dengan jengkal jari. Yang ada Tiffany tadi hanya bosan saja, jika Bara harus bernyanyi di balik kaca. Sedangkan Tiffany hanya mampu duduk dan merasa bosan.

Tiffany kembali duduk di sofa merah, dengan pandangan ke arah kupu-kupu. Seolah tahu arah pandangan Tiffany, Bara mengambil spidol yang ada diatas meja dan menarik tangan Tiffany. 

"Eh mau ngapain!!" pekik Tiffany kaget. 

Dia berusaha menarik tangannya tapi yang ada Bara malah menahan tangan Tiffany. Kalau dibilang tangan yang beruntung, tentu saja iya. Bahkan saat ini Tiffany sangat iri dengan tangan kirinya yang ditarik oleh Bara. Bukan perkara Bara melukis sesuatu di tangan Tiffany. Tapi karena tangan kiri tanpa sengaja bisa menyentuh dada bidang Bara, yang dibalut kaos hitam dan sedikit basah. Ruangan ini memiliki pendingin ruangan, tapi nyatanya Tiffany masih merasakan hawa panas yang luar biasa. 

Dan sekarang dunia dan hidupnya semakin panas, saat tangan kirinya menyentuh dada bidang Bara. Apa iya Tiffany tidak akan menyentuh air sedikitpun dengan tangan kirinya? 

"Aku harap kupu-kupu ini adalah lambang hubungan kita. Keindahan, kesetiaan, kebebasan dan juga cinta kita." 

Tiffany mengerjapkan matanya berkali-kali, menatap Bara dengan kebingungan. Apa maksud dari ucapan Bara, dan hubungan apa yang Bara maksud? 

-Listen to My Heart-

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Can't Be Us

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Duniaku runtuh saat menangani pasien VIP bernama Evelyn Santoso. Tunangan yang ia tangisi adalah suamiku, Bima. Namun di foto itu, dia adalah Brama Wijaya, taipan kejam, bukan pria konstruksi yang kurawat saat amnesia. Brama masuk tanpa mengenaliku, lalu memeluk Evelyn dan membisikkan janji setia yang sering ia ucapkan padaku. Melalui tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami adalah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Sampul Novel LEMBAYUNG CINTA
9.2
Rangga terjebak dalam obsesi mendalam terhadap Davina. Pria itu rela melakukan segala cara demi mencuri perhatian sang wanita impian. Setiap tindakan yang Rangga ambil dirancang khusus untuk memikat hati Davina agar mau membalas perasaannya. Di tengah ambisi tersebut, ia terus berjuang memancing simpati Davina demi mendapatkan cinta yang ia dambakan. Inilah kisah perjuangan seorang pria yang tak kenal lelah mengejar wanita pilihannya dalam balutan romansa modern.
Sampul Novel Membawa Kabur Benih Presdir
8.8
Kebahagiaan Aurora Winters berubah menjadi dilema besar saat ia menyadari dirinya tengah mengandung. Di sisi lain, sang suami, Julian Ryder, telah menegaskan bahwa ia tidak menginginkan kehadiran seorang anak dalam pernikahan mereka. Terjepit di antara cinta pada janinnya dan sikap dingin suaminya, Aurora menolak keras ide untuk menggugurkan kandungannya. Kini, ia harus menyusun rencana rahasia demi melindungi sang buah hati dari pengetahuan Julian.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan