Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mendadak Disuruh Nikah

Mendadak Disuruh Nikah

Raihan terpaksa menggantikan posisi adik angkatnya untuk menikahi Nico dari keluarga Kuiper. Pernikahan mendadak ini hanya dipersiapkan dalam dua hari. Nico awalnya tak menduga bahwa istrinya sangat menawan, hingga pesona Raihan benar-benar memikatnya setelah sah menjadi suami istri. Meski Raihan memberikan izin penuh bagi Nico untuk menyentuhnya, ia sempat gemetar saat Nico memeluknya dengan agresif. Raihan pun meminta Nico memulai malam mereka dengan perlahan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Lima tahun sudah berlalu ketika Raihan meninggalkan rumah mewah milik keluarga Adhinata dan kini kakinya menginjak kembali rumah yang penuh kenangan itu. Masih teringat sangat jelas pertama kali ia menginjakkan kaki di sana, bersama kakaknya, Maria, ketika Maria mengajak tinggal bersamanya yang telah menikah dengan seorang pria bangsawan, Barack Adhinata. Katanya, mereka akan bebas dari kehidupan yang penuh kesedihan setelah menjadi anggota keluarga bangsawan Adhinata. Namun, lima tahun yang lalu, Maria meninggal karena penyakit jantung yang dideritanya sejak kecil.

Barack Adhinata, pria berkharisma tinggi yang kini duduk di hadapan Raihan, dia adalah ipar sekaligus kakak yang mengangkatnya sebagai adik ketika menikahi Maria. Namun, semuanya telah usai setelah Maria meninggalkan mereka berdua. Raihan merasa bukan lagi bagian dari keluarga itu. Tanpa Maria, Raihan merasa bukanlah seorang Adhinata.

“Akhirnya kau mau kembali ke rumah ini, Raihan…” ujar Barack memecah keheningan di antara mereka.

Raihan menunduk, terdiam sejenak sambil memikirkan apa yang akan ia katakan. Lututnya mulai gemetar, sejujurnya Raihan sangat menyegani kakak angkatnya itu dan… takut.

“Kau tidak mau mengatakan sesuatu?” tanya Barack.

“Aku…” Raihan menggeleng pelan, “maafkan aku Kak, aku sudah meninggalkan rumah tanpa mengucapkan sepatah kata apa pun,” jawabnya takut-takut dan penuh penyesalan, “aku… aku bingung aku harus bagaimana… setelah Kak Maria-“

“Aku mengerti,” potong Barack, “kau tidak perlu setakut itu, kau tetap kuanggap adikku dan di sinilah tempat kau kembali.”

Raihan mendongak, menatap mata Barack yang sedang menikmati teh hangatnya. Tidak ada kemarahan di raut wajah pria tampan itu, bahkan tampak seperti tidak terjadi apa-apa.

“Terima kasih, Kak Barack…”

“Aku sudah tahu apa yang sudah menimpamu, aku tahu semuanya. Bahkan kekecewaanmu dengan pria yang ternyata menduakanmu itu, untuk itulah aku mencarimu. Raihan… percayalah aku paling tahu apa yang terbaik untukmu. Untuk itu aku mencarimu dan mengajakmu pulang kembali di sini. Aku sudah mengatur pernikahanmu dan dua hari kemudian kamu akan menjadi mempelai wanita dari keluarga Kuiper.”

Mata Raihan membulat, seakan tidak percaya. “Keluarga Kuiper?” tanyanya keheranan. “Bukannya perjodohan itu untuk Shiena?”

“Ya, kau benar” jawab Barack sambil meletakkan cangkir tehnya di meja. “Tapi kau tau sendiri, Shiena sedang kuliah di Jerman dan mungkin akan melanjutkan magisternya juga di sana, sangat tidak mungkin untuk membawanya pulang dan menyuruhnya menikah.”

“Tapi… aku…”

“Aku tahu apa yang terbaik untukmu, Raihan… dan aku mengenal anak laki-laki keluarga Kuiper yang akan menjadi suamimu nanti, yang jelas dia tidak seburuk laki-laki yang sudah mempermainkanmu.”

Raihan hanya bisa terdiam, menerima semua perintah Barack. Rasanya ia ingin menolak namun ke mana lagi ia akan menggantungkan hidupnya selain kepada keluarga Adhinata? Dia sudah dikecewakan oleh kekasihnya yang telah banyak memberinya janji surga namun yang ia dapat hanyalah kekecewaan dan pengkhianatan. Dan sekarang, hanya Barack yang mau menerimanya kembali.

“Baiklah, Kak Barack…” jawab Raihan akhirnya setelah mempertimbangkannya, sambil tersenyum tipis namun getir, “aku akan menikah dengan laki-laki dari keluarga Kuiper.

Barack menghela napas lega, ternyata tak sulit membujuk adik angkatnya itu untuk menggantikan Shiena. “Percayalah, Raihan… semua ini untuk kebaikanmu juga…”

“Tapi… bolehkah aku… menemuinya untuk yang terakhir kalinya?”

Sejenak Barack mengernyit seperti hendak akan marah. Tak habis pikir bahwa setelah dikecewakan, adiknya masih ingin menemui pria itu. Namun, beberapa detik kemudian ia menghela napas, berusaha mengalah, mungkin ini adalah permintaan terakhir adiknya sebelum ia akan menikah. “Baiklah, Raihan… tapi kau jangan lagi luluh dengannya! Ingatlah bahwa kau akan menikah dengan putra keluarga Kuiper, kau harus menghormati perjodohan ini!”

“Terima kasih… Kak Barack…”

***

Seorang pria blasteran bertubuh tinggi atletis duduk sandar di sofa, mata coklatnya memandang langit-langit kantornya. Lima bulan sudah setelah pertunangan mantan kekasihnya, hatinya masih saja memikirkannya. Kemarin, dia sudah yakin bahwa ia sudah melupakannya namun begitu melihatnya di acara pernikahan sahabatnya kemarin, Jeremy, hatinya kembali terluka dan terus mengingat kenangan mereka. Lalu, apa yang harus ia lakukan agar benar-benar melupakannya?

“Kau selalu saja begini… tidak mau berubah…”

“Kita tidak bisa bersama… kau lebih mementingkan pekerjaanmu… aku tidak bisa begini terus…”

“Aku sudah memutuskan untuk bertunangan dengan pria pilihanku… hubungan kita sudah berakhir…”

“Sudahlah, Nico… kita putus saja…”

“Aaaarrgh!”

Pria bernama Nico itu tampak frustasi, entah sudah keberapa kali ia mengacak-ngacak rambutnya. Semua kalimat kekecewaan Olive, mantan kekasihnya, terus terngiang-ngiang di telinganya. Andaikan saja dia lebih cepat melamar Olive, mungkin sekarang mereka sudah bersanding sebagai suami istri. Ia tahu kesalahan terbesarnya yang lebih mementingkan pekerjaan daripada hubungan asmaranya. Namun, semuanya tinggal penyesalan karena Olive sudah memilih pria lain.

Yang Nico tak habis pikir, bisa-bisanya kekasihnya itu begitu cepat memutuskan dengan pria siapa ia akan bertunangan. Setidaknya mereka harusnya melewati proses pendekatan terlebih dahulu atau berpacaran sebelum bertunangan, bukan begitu memutuskan Nico dengan tiba-tiba memberinya kabar bahwa ia akan bertunangan dengan pria lain.  

“Kau masih saja di situ, Nico?”

Pandangan Nico teralihkan dari langit-langit atap ke Jeremy yang tengah berdiri di dekat pintu. “Ho… pengantin baru jam segini kenapa belum pulang?” Nico malah balik bertanya menimpali.

“Sudahlah, aku mengerti apa yang kau pikirkan!” Jeremy berjalan menghampiri Nico lalu duduk di sofa depannya, “aku juga tidak menyangka kalau Olive bakal datang di acaraku kemarin. Sorry, ya…”

“No problem, aku sudah move on, kok.”

Jeremy tertawa. “Kau yakin?”

“Tentu saja. Oh iya, kapan Olive akan menikah?”

“Entahlah… aku tidak pernah mendengar kabar kapan pernikahan dia dengan tunangannya itu.”

Nico lalu mengintip jam tangan yang bertengger di lengannya, sudah hampir malam dan berbicara dengan Jeremy saat ini sebenarnya malah membuat mood-nya semakin buruk, karena yang ia bahas malah mantan kekasih Nico. “Aku duluan ya, Jeremy! Tadi ayahku memanggilku untuk pulang, katanya ada hal penting yang ingin disampaikan,” kata Nico sambil beranjak lalu meninggalkan Jeremy begitu saja.

***

“Whoaaaa Nicooooo!!”

Begitu sampai di rumah tiba-tiba, Nico dihebohkan oleh aksi ayah dan kedua adik kembarnya yang langsung menghampirinya begitu Nico membuka pintu rumah. Mereka sudah menunggu Nico di ruang tamu dan sekarang mereka menyeret Nico duduk di tengah-tengah mereka.

“Nico, hari ini rasa kecewa ayah terobati,” seru pria yang ternyata adalah ayah Nico, bernama David Kuiper.

“Maksudnya?” tanya Nico yang tak paham akan tingkah keluarganya.

“Kak Nico bakal menikah!” seru Raisya, adek kedua Nico, dengan tidak sabar, “kita akan membuat pesta pernikahan!”

“Apa?” Nico terperangah, “omong kosong macam apa ini?”

“Nico, tidak apa-apa kau gagal menikah dengan pacarmu itu, asal kau jadi menikah sama yang ini.”

“Yang ini? Yang ini siapa maksud Ayah?” Nico semakin tak mengerti.

“Adiknya Barack Adhinata, namanya Raihan!” jawab Hasya tiba-tiba, adik dari Nico yang berperawakan tomboy.

“Adiknya Barack…?” Nico teringat masa-masa kecil ketika pertama dan terakhir kalinya bertemu dengan adik perempuan Barack di suatu acara, tiba-tiba dia tersipu malu mengingat masa itu karena saat itu ia mengenal cinta pada pandangan pertama.

Ya, Nico dulu pernah menyukai adik Barack bahkan dulu ingin menikahinya. Namun itu hanyalah angan-angan semasa kecil, hanya sekedar cerita cinta di masa kecil yang tak ada kelanjutannya.

Nico menggeleng. “Apa-apaan sih kalian semuanya? Aku tidak mau dijodohkan seperti ini!” bentaknya menolak.

Sejenak mereka semua terdiam, tak menyangka bahwa Nico menolak perjodohannya padahal semua sudah antusias dengan pernikahan Nico nanti. Lalu, David membuka mulut. “Kamu setuju atau tidak, dua hari kemudian kamu tetap akan menikah dengan adik Barack Adhinata, ini bukan keinginan ayah tapi ini adalah keinginan almarhum kakekmu dan orang tua Barack, Barack sudah menyiapkan semuanya acara pernikahan kalian.”

Nico terhenyak tak percaya. Pernikahannya dua hari lagi? Yang benar saja! Buru-buru Nico menolaknya, “Tapi Ayah… Ayah tahu sendiri kita sudah lama tidak dekat dengan keluarga Adhinata, bahkan tidak ada kerja sama bisnis di antara keluarga kita…”

“Sudah kubilang ini perjanjian antara kakekmu dan keluarga mereka!” terang David mengingatkan kembali dengan tegas.

Nico mendelik heran. Baru kali ini Nico melihat ayahnya setegas ini dan cenderung memaksa. Tapi, yang benar saya! Nico bukanlah anak kecil lagi yang harus diatur apalagi ini persoalan pernikahan.

“Ingat Nico, kalau kau tidak bersedia, aku akan mengeluarkan kau dari keluarga Kuiper. Jangan harap kau bisa bekerja di perusahaan lagi kalau kau menolak!”

“Ayah!” Nico menatap ayahnya seakan tak percaya dengan pernyataan David.

David mendengus lalu meninggalkan Nico tanpa penjelasan lagi, disusul oleh kedua anak gadisnya. Keputusan David menikahkan Nico dan gadis dari keluarga Adhinata sudah tak bisa diganggu gugat lagi. Nico yang merasa sial, sudah gagal melamar Olive, mantan kekasihnya, ia malah harus menikah dengan keluarga Adhinata. Nico bukannya menolak karena tidak menyukai adik Barack, hanya saja Nico tahu bagaimana watak Barack yang terkenal terlalu dingin apalagi harus menjadi iparnya. Lalu adiknya Barack? Bisa saja adik dari Barack Adhinata sama dinginnya dengan kakaknya itu.

Akhirnya, Nico memilih kembali ke kamarnya setelah ditinggalkan ayah dan kedua adiknya. Sesampainya di kamar dia meraih foto berbingkai yang masih setia menghiasi meja nakas yang berada tepat di samping ranjangnya. Di tatapnya foto itu lekat-lekat sambil merebahkan tubuhnya di ranjang. Andaikan saja waktu bisa diputar kembali pasti Nico akan mati-matian menggagalkan pertunangan Olive dengan pria lain dan memilih untuk lebih memprioritaskan gadis itu.

“Olive…” lirihnya sendu memandang wajah kekasih hatinya yang amat jelita.

Nico lalu menaruh foto itu di atas dadanya sambil memejamkan mata coklatnya. Nico mengingat kembali pernyataan ayahnya bahwa dua hari lagi ia akan menikah. Nico merasa hidupnya sangat konyol, ia bahkan tak tahu bagaimana wujud calon istrinya saat ini.

Nico mengingat-ingat kembali kejadian di masa kecil saat ia bertemu dengan Barack dan adiknya. Ia tidak mengetahui siapa nama adik Barack namun ia sangat menyukai adik Barack saat itu, anak perempuan itu adalah anak yang paling cantik yang pernah ia temui. Bahkan, ia pernah berangan-angan akan menikahi adik Barack Adhinata.

Namun, itu hanyalah cinta monyet seorang bocah yang akhirnya ia berpaling ke gadis lainnya walaupun akhirnya ia ternyata akan menikahi cinta monyetnya. Perasaan Nico yang sekarang tentu sudah berbeda dengan perasaan saat ia masih bocah dulu.

Nico jadi penasaran kira-kira seperti apa penampakan adik Barack Adhinata? Apakah gadis kecil itu makin cantik atau sebaliknya. Semoga saja wajah adik Barack Adhinata cantik, pikir Nico. Setidaknya, jika istrinya kelak memiliki rupa yang cantik, tidak susah untuk menyukainya. Lalu, tidak lama kemudian ia terlelap dalam mimpi pernikahannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Beyond the Song
9.0
Selama ini aku hidup sebagai monster yang menyamar dalam wujud manusia. Kedamaianku hancur saat serangkaian bunuh diri misterius terjadi akibat nyanyian mematikan Siren. Kehadiran Kenneth, seorang pemburu, justru menyeretku ke pusaran dunia supernatural yang berbahaya. Saat orang tercinta terancam, aku terpaksa bertindak meski harus mempertaruhkan rahasia besarku. Tragisnya, aku malah jatuh cinta pada Kenneth, pria yang seharusnya membinasakan makhluk sepertiku.
Sampul Novel Different Body
8.0
Apa jadinya jika saat terjaga kamu mendapati dirimu terjebak dalam raga dengan gender yang sama sekali berbeda? Nasib malang inilah yang menimpa Aurora Nadine Rachellina secara tiba-tiba. Dia terbangun dan menyadari bahwa jiwanya kini menghuni tubuh seorang laki-laki. Perubahan drastis tersebut bukan sekadar anomali fisik, melainkan awal dari serangkaian masalah yang jauh lebih besar dan rumit yang harus segera ia hadapi dalam hidup barunya.
Sampul Novel Fantasi Gilaku
8.0
Kisah wanita bernama Alice yang selama tujuh tahun pernikahannya belum pernah merasakan kepuasan dalam hal seksualnya bersama suaminya. Selama tujuh tahun itu pula ia berpura pura menikmati semua yang dilakukan oleh David sang suami. Semua berawal dari percobaan pertama ia melakukannya sendiri, dari situ ia mulai terobsesi dan mulai melakukannya setiap hari, karena hanya dengan itu ia bisa mencapai kepuasan. Semakin kesini, fakta baru yang mengejutkan mulai bermunculan, seperti David yang ternyata berselingkuh dengan teman kantornya, yang tak lain merupakan mantan pacarnya dulu di masa sekolah dan David yang ternyata seorang gay. Anehnya Alice tak sama sekali menggugat atau membuang David, ia malah senang kala melihat David bercumbu dengan sesama pria. Hingga akhirnya Alice mempunyai seorang teman wanita, ia sangat peduli padanya, Alice dengan terang terangan bercerita soal suaminya kepada Jane. Jane merupakan wanita yang mempunyai trauma besar dalam hidupnya, ia pernah dilecehkan oleh ayahnya sendiri sewaktu masih sekolah. Perlahan traumanya membaik saat jane mengenal pria yang mencintainya yang bernama Bian, namun lama kelamaan Bian juga menunjukkan sifat aslinya, selama ini ia tak tulus mencintai Jane, malah Bian sengaja memperkosanya bersama teman sekelasnya. Semenjak itu ia sangat membenci laki-laki. Ia bersumpah tak akan berhubungan baik dengan laki-laki manapun. Hingga Jane bertemu Alice dan mereka seperti menemukam kecocokan satu sama lain. Mereka berdua memutuskan untuk menjalin hubungan terlarang. Setiap hari mereka habiskan waktu berdua. Alice mengijinkan Jane untuk tinggal bersamanya di rumah mewahnya. Semua orang tak menaruh curiga terhadap Alice dan Jane. Alice memutuskan untuk menceraikan David, karena Jane sangat cemburu dengan David. Sejak saat itu hubungan Alice dan Jane semakin romantis, hingga suatu hari Alice bertemu seorang pria yang berhasil membuatnya jatuh cinta. Kabar tersebut terendus oleh Jane, Jane sangat marah terhadap Alice, namun Alice mencoba meyakinkan Jane bahwa ia juga tak akan meninggalkannya. Akhirnya Alice mendapat restu dari Jane, Pria bernama Steve itu pun berhasil meyakinkan Jane. Steve menyadari bahwa Jane merupakan sahabat terdekat Alice, jadi ia juga harus meyakinkan Jane bahwa ia sungguh sungguh terhadap Alice. Alice hidup bahagia bersama Steve dan Jane. Steve menikahi Alice dan dikaruniai seorang anak yang lucu dan menggemaskan.
Sampul Novel Kawin Kontrak dengan CEO Kejam
8.3
Penyiksaan yang tiada henti selalu terbayang di mata Elle, seorang Ayah yang seharusnya mengayomi malah sebaliknya dia dipaksa bekerja untuk mencari uang. Ayahnya semakin hari semakin gila. "Ayah, aku mohon hentikan!" isaknya sambil memohon. "Kamu menginginkan ini! Kamu seharusnya sudah menyiapkan uang yang aku butuhkan?!" "Ayah, hentikan! Sakit!" Elle seorang gadis berusia dua puluh dua tahun harus menanggung kehidupan yang pahit. Elle si gadis penari telanjang itulah profesinya saat ini. Kini ia bertekad untuk mengakhiri semua ini dia tidak ingin dijadikan budak lagi oleh Ayahnya, dia ingin keluar dari kehidupan yang kotor dia tidak ingin menjual tubuhnya lagi, malam ini adalah malam terakhir dia bekerja sebagai penari telanjang disebuah club.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Sampul Novel Marriage Life 2
8.9
Vante Adinan mendapatkan peluang kedua dari Andara Jeo untuk memulihkan pernikahan mereka yang hancur. Namun, tantangan baru muncul saat kepribadian Andara berubah drastis, termasuk permintaan anehnya saat mengidam. Situasi kian rumit ketika Jaren Adiyaksa menuduh Vante menjemput wanita hamil lain. Meski Vante bersikeras dirinya tidak berselingkuh, ia harus berjuang keras menghadapi segala ujian kesetiaan dan perubahan sikap istrinya demi menjaga rumah tangga mereka.