Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menceraikan Suamiku yang Kejam

Menceraikan Suamiku yang Kejam

Tragedi tabrak maut yang menewaskan orang tua Yulia berujung petaka mengerikan. Alih-alih mendapatkan keadilan, Yulia justru disekap oleh suaminya sendiri di ruang bawah tanah yang gelap gulita demi melindungi sang pelaku yang merupakan teman masa kecil suaminya. Selama tiga tahun penuh siksaan fisik dan mental, dia terus dipaksa untuk memaafkan pelaku. Setelah akhirnya menyerah dan berpura-pura tidak lagi menaruh dendam, Yulia dibebaskan. Namun, saat dia menolak pelukan dan menuntut perceraian, suaminya justru kehilangan kendali.
Bab
Bagikan

Bab 4

Diamku membuat Jovan marah. Dia mengambil gelas di meja, lalu melemparkannya ke arahku hingga pecah berkeping-keping.

Darah mengalir di dahiku. Dia mendongak dengan tertegun, lalu menatapku. "Kamu ... kenapa nggak menghindar?"

Menghindar? Memangnya aku bisa menghindar? Bukannya ini perintahnya? Kalau aku menghindar, dia akan memberikan tulang-tulang orang tuaku kepada anjing. Bukankah Jovan adalah orang yang selalu menepati janjinya? Dia sendiri yang mengatakan ini dulu.

"Yulia, kalau kamu berani bicara buruk tentang Hanum di luar, aku pasti akan membuatmu menderita," ancam Jovan.

Di ruangan yang gelap itu, hanya karena beberapa helai rambut Hanum rontok, Jovan langsung menyuruh orang memukulku. Jika Hanum tidak bisa makan, aku tidak boleh makan, bahkan asupan airku dibatasi. Saat Hanum hampir terjun dari gedung, Jovan menyuruh orang mematahkan tulang kaki dan tanganku.

Darah mengalir semakin banyak. Aku mengedipkan mataku yang berkunang-kunang. Jovan bergegas menghampiriku. "Hanum, cepat bawakan iodin dan kain kasa!"

Hanum hanya berdiri di tempatnya. "Jovan, ini hasil yang diinginkan Kak Yulia. Dia cuma diam di tempatnya saat kamu melemparkan gelas supaya kamu merasa bersalah."

Jovan termangu. Tangannya yang memegang lenganku tiba-tiba terlepas. Setelah waktu yang cukup lama, terdengar suara rendahnya. "Yulia, kamu kekanak-kanakan sekali. Kamu kira kamu bisa mengendalikanku dengan cara seperti ini?"

"Sejak kamu keluar, apa kamu sudah minta maaf? Asalkan kamu minta maaf pada Hanum sekarang, aku nggak akan meminta pertanggungjawabanmu lagi dan akan memaafkanmu."

Hanum menyeringai. "Jovan, kamu rasa permintaan maaf saja sudah cukup?"

Jovan menatapku dengan ekspresi rumit. Kemudian, dia mengangguk dengan tegas. "Yulia, kamu harus berlutut dan minta maaf."

Darah di dahiku tiba-tiba menetes ke punggung tangan Jovan. Seperti terkena air yang mendidih, Jovan tanpa sadar menghindar.

Hanum berjalan ke arahku dan meraih tangan Jovan. Kemudian, dia mengambil tisu dan menyekanya dengan lembut.

"Kak Yulia, apa yang kamu tunggu? tanya Hanum.

Wajah Jovan terlihat sangat masam. Aku mendongak dengan kaku. Beberapa saat kemudian, aku menarik napas dalam-dalam dan menyahut, "Aku bisa berlutut dan minta maaf, tapi aku mau tahu di mana orang tuaku dimakamkan."

Jovan terkejut mendengar pertanyaan itu. Sementara itu, tatapan Hanum agak menghindar.

Setelah beberapa saat, Jovan mengernyit dan menatap Hanum. "Seingatku, kamu yang mengatur pemakaman mereka. Di mana kamu makamkan mereka?"

Pandangan Hanum yang berkedip-kedip membuatku curiga. Aku maju dan meraih tangannya dengan erat. "Di mana kamu makamkan orang tuaku?"

"Lepaskan aku dulu!"

Namun, aku menggenggamnya dengan semakin erat. "Kasih tahu aku, di mana kuburan mereka?"

Wajah Hanum yang suram tiba-tiba menunjukkan senyuman yang aneh. "Kenapa aku merasa kamu lebih membenciku sekarang? Kamu ingin memenangkan hati Jovan kembali, lalu menabrakku dengan mobil untuk membunuhku ya?"

Begitu mendengarnya, Jovan yang berdiri di samping sontak memelotot. "Yulia, lepaskan!"

Aku hanya diam. Jovan membentak dengan semakin keras, "Aku bilang lepaskan! Apa kamu mau kembali ke ruang bawah tanah itu?"

Kembali? Aku tidak ingin kembali! Aku tiba-tiba melepaskan tangan Hanum, berdiri menatap pria di seberangku dengan lelah.

"Jovan, kita cerai saja."

Ruangan seketika menjadi sunyi senyap. Jovan menatapku dengan tidak percaya. Ekspresinya dipenuhi keterkejutan.

"Cerai? Lelucon macam apa ini? Aku cuma menyuruhmu melepaskan tanganmu, tapi kamu malah ingin cerai? Kamu nggak lihat Hanum kesakitan? Yulia, sebenarnya apa maumu?"

Aku menggigit bibirku, menatap pria yang pernah kucintai lekat-lekat.

Setiap hari di ruangan yang gelap itu adalah siksaan bagiku. Aku tidak percaya Jovan akan melakukan hal seperti ini kepadaku demi Hanum, lebih tidak percaya dia menyuruh orang menyiksaku hanya untuk melampiaskan amarah Hanum.

Aku berucap dengan nada datar, "Kalau kalian saling mencintai, aku akan merestui hubungan kalian. Bukannya hasil ini sangat bagus?"

Jovan sontak terperangah, seolah-olah aku mengungkap isi hatinya. "Kamu bicara apa? Dengarkan aku, jangan buat onar lagi. Aku nggak pernah ingin cerai denganmu. Aku dan Hanum ...."

"Pokoknya aku ingin cerai denganmu," selaku.

Ekspresi Jovan menjadi sangat suram. Hanum malah terkekeh-kekeh. "Kak Yulia, memangnya kamu mau ke mana setelah meninggalkan rumah ini? Sekarang perusahaan milik Jovan. Kaki dan tanganmu terluka. Kamu mau tinggal di kolong jembatan?" Ucapan itu bak batu besar yang menimpa hatiku.

Sementara itu, Jovan menatapku dengan kaget. "Apa? Tangan dan kakimu terluka? Apa yang sebenarnya terjadi?"

Aku mengikuti arah pandang Jovan yang memandang ke bawah.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B32347" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B32347
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DENDAM CINTA
9.8
Fanila tewas mengenaskan akibat pengkhianatan kekasihnya dalam sebuah misi berbahaya. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua melalui reinkarnasi ke tubuh Ziana, gadis yang dibenci keluarganya sendiri. Di kehidupan baru ini, Fanila kembali bertemu sang mantan yang ingin ia hancurkan. Masalah rumit muncul karena pria itu adalah kakak dari kekasihnya saat ini. Kini ia terjebak pilihan sulit: menuntaskan dendam lama atau menjaga cinta barunya.
Sampul Novel Devil Beside Me (21+)
9.2
Renata hancur setelah dicampakkan Dinar karena menolak berhubungan intim. Rasa frustasi membawanya mabuk di bar hingga tak sadarkan diri. Ayah Rena kemudian mengutus Ervin, teman masa kecil sekaligus musuh bebuyutannya, untuk menjadi bodyguard pribadi. Meski awalnya Rena membenci pengawasan ketat Ervin dan berusaha mengusirnya, sebuah ciuman tak terduga mengubah segalanya. Hubungan benci mereka pun bergeser menjadi gairah panas yang tak terkendali.
Sampul Novel Dikorbankan Demi Keselamatan Cintanya
9.1
Saat penculikan melanda diriku dan Elowyn—mantan kekasih suamiku—harapan muncul ketika suamiku yang berprofesi sebagai ahli negosiasi tiba di lokasi. Namun, saat penculik hanya mengizinkan satu sandera bebas, suamiku justru memilih menyelamatkan Elowyn. Dia berdalih Elowyn yang masih suci tidak akan kuat menghadapi trauma, sementara aku yang sudah berstatus istrinya dianggap sanggup bertahan. Meski aku memohon, dia tega menyerahkanku pada penculik, tanpa tahu aku sedang hamil tiga bulan.
Sampul Novel Harga Diri Seorang Suami
9.0
Kehidupan Gunawan hancur seketika saat ia kehilangan jabatan kepala pengawas di pabrik. Penderitaannya kian memuncak ketika sang istri melayangkan gugatan cerai dan mengusirnya tanpa belas kasihan. Terpuruk dan terhina, harga diri Gunawan sebagai pria terusik hebat. Ia menolak untuk menyerah pada keadaan yang pahit ini. Kini, ia bertekad bangkit demi membuktikan kekuatannya dan membalas dendam pada semua orang yang pernah memandang rendah dirinya.
Sampul Novel Putri delapan tahun: Feniks terlahir kembali
8.6
Yun Shang terbangun dalam raga dirinya yang berusia delapan tahun dengan ingatan masa depan yang kelam. Pernah menjadi istri yang dikhianati dan ibu yang kehilangan anaknya secara tragis, ia menyimpan dendam mendalam atas kekejaman kakak serta suaminya. Kini, sang putri kerajaan memiliki kesempatan kedua untuk mengubah takdir. Berbekal trauma dan pengetahuan masa lalu, Yun Shang mulai menyusun rencana balas dendam demi membalas setiap penghinaan yang pernah ia derita.
Sampul Novel Setelah Perceraian, Suami Saya Sangat Menyesal
9.5
Tujuh tahun menikah, Alan Begum merahasiakan dunia balapnya dari saya dengan dalih keselamatan. Namun, unggahan Danna Ahmed mengungkap kenyataan pahit: dialah yang selalu ada di sisi Alan, bukan saya. Saat pertengkaran soal anak memuncak, saya sadar cinta monyetnya jauh lebih berharga. Tanpa drama, saya meminta cerai dan melepas cincin pernikahan. Kini, saya kembali mengenakan sarung tangan balap lama saya. Ternyata, lintasan sirkuit tidak pernah semenakutkan itu.