Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mantanku yang Berhati Dingin Menuntut Pernikahan

Mantanku yang Berhati Dingin Menuntut Pernikahan

Carrie terjebak dalam pernikahan kontrak yang dingin dengan Kristopher hingga ia tak sengaja jatuh cinta. Namun, saat krisis melanda, suaminya justru memilih wanita lain. Merasa dikhianati, Carrie pun memutuskan bercerai. Saat Carrie mulai bangkit dan dikelilingi banyak pria, Kristopher baru menyadari penyesalannya. Demi mendapatkan kembali mantan istrinya, ia menawarkan mahar 40 miliar rupiah dan menuntut sebuah pernikahan baru yang penuh ambisi.
Bab
Bagikan

Bab 2

Ada begitu banyak korban luka dalam kebakaran itu, sehingga para dokter dan perawat yang berada di sana kewalahan untuk memberikan perawatan pada mereka.

Carrie hanya tergores oleh rak pakaian yang patah dan mengalami luka yang cukup parah di betisnya, tapi ini masih jauh lebih ringan dibandingkan yang lain.

Setelah lukanya dibersihkan dan diperban di rumah sakit terdekat, dia menaiki taksi untuk pulang ke rumah.

Vila Bayview merupakan properti megah atas nama Kristopher, yang secara teknis merupakan tempat mereka tinggal setelah menikah.

Hidup sendiri sudah menjadi hal yang biasa bagi Carrie karena Kristopher jarang pulang ke rumah. Menyadari bahwa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dia cukup memesan makanan dan sesekali menyewa petugas kebersihan paruh waktu, jadi dia telah memberhentikan pelayan yang bekerja di rumah itu.

Kini, dia mendapati dirinya sebagai satu-satunya penghuni ruang tamu yang luas itu. Duduk di sofa, tatapannya melayang ke seluruh ruangan yang kosong itu.

Dekorasi bergaya minimalis dengan warna abu-abu dan putih, tidak memberikan kehangatan pada suasana.

Sebuah kesadaran yang mengerikan merayapi dirinya, yaitu ruang yang luas dan elegan ini terasa seperti sebuah makam raksasa, di mana dia mengubur masa mudanya yang hilang dan cinta yang telah lenyap tanpa jejak selama bertahun-tahun.

Di rumah yang dingin dan bergema ini, akankah ada orang yang menyadari jika suatu hari dirinya tiada?

Menghela napas dengan lelah, Carrie merasa tubuhnya begitu berat saat bersandar ke dinding yang dingin untuk mencari dukungan dan berjuang menaiki tangga untuk pergi ke kamar tidurnya yang berada di lantai dua.

Setiap langkah merupakan pertarungan yang mengirimkan rasa sakit yang menusuk dari permukaan kulit sampai ke tulang-tulangnya.

Rumah ini begitu kosong sehingga suara sekecil apa pun akan bergema, yang memperbesar rasa keterasingannya.

Hari ini, di tengah keheningan yang mendalam, Carrie benar-benar memahami hakikat kesepian yang menyeluruh. Ini terasa begitu nyata, menyelubungi inderanya dengan tekstur dan bisikan-bisikan memilukan, mencengkeram hatinya, dan menghasilkan rasa sakit yang tumpul dan tidak henti-hentinya.

Sesampainya di kamar, satu-satunya tempat ternyaman baginya, dia langsung ambruk ke tempat tidur. Dia benar-benar kelelahan, baik secara fisik maupun mental.

Tepat saat dia ingin menyerah pada rasa lelahnya, dering ponsel yang tajam menembus kesunyian.

"Kamu meneleponku tadi siang, ada urusan apa?" tanya Kristopher dengan suara dingin dan jauh seperti biasanya.

Carrie terkejut dengan panggilan tidak terduga itu. Dia membuka mulut dan hendak mengatakan sesuatu, tapi sebelum dia bisa mengumpulkan pikirannya, sebuah suara lembut dan feminin terdengar dari ujung telepon, "Kristopher, bisakah kamu temani aku ...."

Gelombang emosi mempererat pegangan Carrie pada ponsel, jantungnya berdebar makin kencang setiap detiknya. Merasa kewalahan dan tidak mampu menahan kepanikannya yang meningkat, dia bertanya, "Kamu sedang bersama siapa?"

Alih-alih menjawab, Kristopher hanya berkata dengan nada datar dan dingin, "Jika ada urusan, kita bicarakan lagi saat aku pulang. Aku masih ada urusan lain, aku tutup dulu teleponnya."

Kristopher segera mengakhiri panggilan telepon tanpa memberi Carrie kesempatan untuk menjawab.

Saat bunyi bip kasar dari sambungan telepon terdengar di telinganya, sudut bibir Carrie terangkat membentuk sebuah cibiran. Dia benar-benar bodoh! Jauh di lubuk hatinya, dia tahu betul jawabannya, tapi dia masih berharap mendengar jawaban itu langsung dari mulut Kristopher sebagai konfirmasi.

Mengalami pergolakan batin, Carrie mengambil tabletnya dan menelusuri topik hangat hari itu.

Sebuah judul berita menarik perhatiannya yang berbunyi, "Dilecehkan ketika makan malam, seorang aktris langsung dilindungi oleh pacarnya yang tangguh." Senyum kecut tersungging di bibirnya.

Carrie tahu betul bagaimana rasanya menghadapi pelecehan di acara makan malam semacam itu.

Dia ingat betul audisi besar pertamanya setelah memasuki dunia hiburan. Dia diantar oleh manajernya ke sebuah acara makan malam dengan sutradara dan produser berpengaruh dari sinetron 'Serene Sighs'.

Sebagai seorang pemula dalam dunia hiburan, Carrie merasa luar biasa rentan dan tidak tahu harus berbuat apa pada acara semacam itu.

Sang produser menatapnya dengan tatapan mesum sambil bertanya, "Apa ini aktris pendatang baru yang baru saja kamu rekrut? Kelihatannya dia lumayan, tapi aku penasaran melihat bagaimana dia minum. Bagaimana jika kita bertaruh? Jika kamu sanggup menghabiskan sebotol wine ini sekaligus, aku akan meminta sutradara untuk membiarkanmu mengikuti audisi untuk pemeran utama."

Carrie ingin menolak, tapi karena tekanan terus-menerus dari manajernya, dia terpaksa menghabiskan seluruh botol wine itu.

Setelah makan malam tersebut, dia buru-buru dibawa ke rumah sakit karena penyakit maagnya kambuh.

Merasa khawatir kesempatan ini mungkin akan direbut oleh orang lain, manajernya segera menyelesaikan biaya rumah sakit dan pergi.

Pada saat itu, Carrie mendapati dirinya terisolasi di ranjang rumah sakit selama beberapa hari.

Namun, bahkan sebelum Carrie dapat meninggalkan rumah sakit, media sudah heboh dengan pengumuman bahwa Lise didapuk sebagai pemeran utama dalam sinetron 'Serene Sighs'.

Alhasil, sang manajer menegur Carrie karena kurang ambisius dan mengeluh, "Kamu lebih menarik daripada Lise, tapi kenapa kamu tidak seambisius dia? Berkat kedekatannya dengan Pak Kristopher, tanpa repot-repot, semua orang berlomba-lomba untuk menyenangkannya. Kudengar Pak Kristopher secara pribadi mengatur agar dia mendapatkan peran utama dalam sinetron ini!"

Saat sinetron itu ditayangkan perdana, karier Lise langsung melejit menjadi aktris papan atas.

Sejak saat itu, Carrie membiarkan aspirasi aktingnya memudar dan memilih untuk mengabdikan diri sepenuhnya untuk mendukung suaminya, Kristopher.

Lagi pula, tidak peduli seberapa keras usahanya, dia tidak akan pernah bisa mendapatkan kesempatan karier seperti Lise, yang mendapat dukungan dari Kristopher.

Saat itu, Carrie merasa dirinya menempati posisi yang seharusnya ditempati Lise, yaitu istri Kristopher, sehingga dia menganggap dirinya telah berutang pada wanita itu.

Dengan menyerahkan peluang karier itu pada Lise, Carrie mengira utangnya pada wanita itu sudah impas.

Akan tetapi, Carrie tidak menyangka Lise tidak hanya merebut karier yang dia dambakan, tapi juga kasih sayang Kristopher.

Di saat kehidupan profesional dan cinta Lise berkembang, Carrie menyadari kenyataan pahit bahwa dia telah terlalu sibuk dengan perasaannya sehingga dia sampai mengorbankan kariernya. Sekarang, dia mendapati dirinya kehilangan cinta maupun karier.

Dengan air mata yang mengalir di wajahnya, Carrie merasa dua tahun terakhirnya terasa begitu konyol.

Jika diberi kesempatan untuk mengulang lagi, dia tidak akan sebodoh itu untuk membiarkan dirinya terpikat oleh pesona Kristopher.

"Bu Katrina, kontrak hak cipta baru telah disiapkan. Tolong dicek apakah ada yang tidak sesuai."

Menerima pesan ini, ponselnya bergetar dan menyadarkan Carrie dari lamunannya. Dia menatap berkas PDF yang terlampir dalam pesan itu dan pikirannya terpaku untuk sejenak.

Dengan nama samaran Katrina Spencer, Carrie mencoba peruntungan sebagai penulis skenario amatir dan telah berhasil menjual beberapa naskah.

Ketika merintis karier sebagai penulis skenario, Carrie kerap menjual karyanya dengan harga murah karena didorong oleh kebutuhannya yang mendesak untuk mendapatkan uang.

Beberapa tahun kemudian, naskah buatannya menjadi film dan sinetron yang laris di pasaran, sehingga melambungkan reputasi Katrina ke tingkat yang lebih tinggi.

Pada saat itu, Carrie telah menikah dengan Kristopher dan tidak lagi dirundung kesulitan keuangan yang pernah membuatnya putus asa. Tagihan biaya pengobatan neneknya yang membengkak juga sudah menjadi masa lalu. Setelah krisis keuangannya teratasi, tanggung jawab Carrie beralih ke mengurus rumah tangga, di mana dia berusaha menjadi istri teladan bagi Kristopher. Di tengah perubahan ini, nama samarannya, Katrina Spencer, perlahan memudar.

Akan tetapi, masa lalunya sebagai Katrina belum siap untuk dilupakan begitu saja. Baru-baru ini, dia didekati oleh seseorang yang ingin membeli naskah lamanya dengan harga tinggi.

Namun, Carrie merasa ragu untuk menjualnya. Dia mengemukakan beberapa kekhawatiran tentang kontrak yang diberikan padanya, dan yang mengejutkannya, sang pembeli dengan tulus bersedia merevisi kontrak sesuai keinginannya.

Membaca kontrak yang baru saja dia terima dan sudah direvisi, sebuah pemikiran terbesit di benaknya sehingga dia menarik napas dalam-dalam dan membulatkan tekad.

Jarinya yang panjang dan ramping menari-nari di atas keyboard ponselnya dengan cepat dan tepat saat dia mengetik sebuah perintah yang tegas, "Buatkan perjanjian cerai sesuai dengan permintaanku dan pastikan dokumen itu sampai ke tangan Kristopher Norris, CEO Grup Norris."

Tanpa menunggu jawaban, dia meletakkan ponselnya dan berjalan tertatih-tatih menuju kamar mandi. Setiap langkah mencerminkan perpaduan antara tekad dan kemandirian yang baru saja dia temukan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO mengejar cinta adik mafia
8.0
Rio jatuh hati pada Kikan, adik dari musuh bebuyutan ayahnya. Hubungan mereka terhalang restu keluarga hingga fitnah keji muncul, menuduh kakak Kikan yang seorang mafia sebagai pembunuh abang Rio. Didorong dendam, Rio melancarkan aksi balas budi yang menyakitkan. Namun, kebenaran terungkap bahwa ibu tirinyalah dalang sebenarnya. Kini Rio terjebak penyesalan mendalam karena telah menghancurkan keluarga Kikan, sementara cintanya pada gadis itu tetap tak bisa padam.
Sampul Novel Cinta CEO dalam Jebakan
8.5
Gabriella, gadis yatim piatu yang malang, kehilangan rumah warisannya akibat penggusuran paksa oleh Perusahaan Quebracha. Saat menuntut keadilan pada sang CEO, Max Evans, sebuah insiden tragis justru merampas kehormatannya. Alih-alih merasa bersalah, Max menuduh Gabriella sebagai wanita bayaran yang sengaja menjebaknya demi uang. Di tengah kebencian dan tuduhan palsu, mampukah keduanya menyadari bahwa ada dalang yang sedang mengadu domba mereka?
Sampul Novel Cintamu Dibayar Dengan Surat
8.3
Rio terpaksa menikahi Sintia Wijaya setelah sebuah insiden fatal merenggut kesucian gadis itu. Tiga tahun berlalu tanpa cinta, Rio justru memilih menikahi mantan kekasihnya, Clara. Ia membenci Sintia yang dianggapnya licik karena memanfaatkan hartanya demi biaya medis sang ibu. Rio bahkan menolak mengakui Dika sebagai putra kandungnya. Namun, dinamika rumah tangga mereka mulai bergejolak saat istri keduanya datang membawa sebuah perjanjian rahasia yang tak terduga.
Sampul Novel Mencari Seorang Gadis Selama 20 Tahun
8.0
Axel Narendra, CEO tampan berdarah campuran, kembali ke Indonesia demi mencari gadis yang memikat hatinya dua puluh tahun lalu. Namun, misinya terhambat saat ia dikhianati dan ditawan oleh anak buahnya sendiri. Kini, Axel harus berjuang menyelamatkan diri di tengah konspirasi besar. Akankah ia berhasil membasmi pengkhianat di seluruh jaringan perusahaannya yang menggurita ke mancanegara sekaligus menemukan cinta masa kecil yang dicarinya?
Sampul Novel Mengandung Anak Boss
8.3
Siska mencoba peruntungan dengan melamar posisi sekretaris di sebuah perusahaan mewah. Namun, ia justru dihadapkan pada tawaran kontrak yang sangat tidak lazim dari atasannya yang tampan, Arga. Sang bos ternyata mengidap kelainan kesehatan khusus yang mengharuskannya mengonsumsi ASI. Kini, Siska terjebak dalam dilema antara tuntutan profesional dan peran tambahan sebagai penyedia ASI demi memenuhi kebutuhan medis unik dari pimpinan perusahaannya tersebut.
Sampul Novel MENIKAHI CEO KEJAM
9.5
Obsesi Jennifer pada Maximilian Jefferson, pengusaha real estate Jerman, berujung penyesalan. Awalnya ia berniat meminta maaf pada kakak korban perundungannya, namun Jennifer justru menjebak Max dalam pernikahan karena cinta buta. Meski disiksa secara emosional, ia bertahan hingga fakta kelam terungkap bahwa Max adalah dalang kematian ayahnya. Saat cinta Jennifer berubah jadi benci, Max justru mulai mencintainya. Akankah dendam memisahkan mereka selamanya?