Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah

Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah

Zahara tewas mengenaskan di gudang dingin saat hendak bersalin, dikhianati Ardy yang lebih memercayai Kamila dan Astrid. Setelah kehilangan nyawa dan bayinya akibat kekejaman mereka, ia terbangun di masa lalu sebagai putri tunggal keluarga konglomerat. Kini, Zahara tak lagi buta karena cinta. Dengan identitas aslinya yang penuh kuasa, ia bertekad menghancurkan Ardy serta keluarganya. Pembalasan dendam dimulai demi menebus setiap tetes darah dan rasa sakitnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Zahara POV:

"Jangan pernah berpikir aku akan membiarkanmu berhasil," Astrid mengulang, suaranya dipenuhi kebencian. "Kau pikir dengan melahirkan anak ini, kau akan mendapatkan Ardy sepenuhnya? Mimpi saja!"

Aku terisak. "Aku tidak peduli dengan Ardy... Aku hanya ingin bayiku selamat... Astrid, tolong, aku mohon, bawa aku ke rumah sakit!"

"Oh, tentu saja," dia mendengus. "Lalu kau bisa berakting lemah di hadapan Ardy, dan membuat dia mengasihanimu? Tidak semudah itu, Zahara."

Aku mendengar suara ponsel di tangannya. Dia sedang berbicara dengan seseorang. Aku bisa mendengar suaranya yang lebih lembut, lebih tenang.

"Ardy? Ya, aku tahu. Dia sudah bangun. Tidak, dia baik-baik saja. Hanya sedikit mengeluh." Suaranya terdengar meyakinkan, seolah semuanya terkendali.

Aku mencoba untuk tenang, mendengarkan percakapan itu.

"Dia bilang dia kesakitan? Ah, itu biasa. Wanita memang dramatis saat hamil, kan? Aku sudah memberinya teh hangat dan selimut tebal. Dia akan baik-baik saja."

Air mataku terus mengalir. Bagaimana dia bisa begitu kejam? Bagaimana dia bisa berbohong seperti itu?

"Astrid..." bisikku, berusaha menarik perhatiannya.

Dia mengabaikanku. "Tidak perlu khawatir, Ardy. Aku akan memastikan dia tidak melakukan hal aneh. Ini perintahmu, kan? Untuk menjaganya agar tidak lari."

Dia tertawa kecil. "Ya, aku tahu. Dia tidak akan bisa kemana-mana. Aku sudah menutup semua jendela dan mengunci pintu dari luar. Bahkan semut pun tidak bisa lewat."

Rasa sakit itu datang lagi, lebih intens. Aku menggigit bibirku, berusaha menahan jeritan. Tubuhku gemetaran tak terkendali.

"Astrid," aku memanggil lagi, suaraku hampir tidak terdengar.

"Sstt!" dia mendesis. "Diam! Ardy sedang menelepon!"

Aku mendengar suara Ardy di telepon. Suaranya terdengar lelah, tapi ada nada kelembutan yang tidak kukenali.

"Astrid, apa yang terjadi? Aku dengar ada keributan di sana."

Harapan kecil muncul di dadaku. Ardy. Mungkin dia akan menyelamatkanku. Mungkin dia tidak sekejam Astrid.

"Ardy! Aku di sini! Aku akan melahirkan! Tolong aku!" teriakku, mengumpulkan semua sisa tenagaku.

Suara Ardy terdiam sesaat. Lalu, aku mendengar Kamila di latar belakang, suaranya manja.

"Sayang, kenapa kau begitu khawatir? Aku di sini, menemanimu. Jangan pedulikan wanita licik itu. Dia hanya ingin menarik perhatianmu."

Aku merasakan darahku mendidih. Kamila. Dia ada di sana. Dia sedang bersamanya.

Ardy menghela napas. "Baiklah, Astrid. Pastikan dia tidak membuat masalah. Aku tidak ingin dia mengganggu Kamila."

Jantungku hancur. Dia tidak peduli. Dia sama sekali tidak peduli padaku.

"Ardy, aku mohon! Bayiku!"

"Astrid," suara Ardy terdengar lebih tegas. "Jangan biarkan dia berteriak lagi. Dia hanya ingin menarik perhatian. Aku tahu dia licik."

"Tapi Ardy, dia benar-benar terlihat kesakitan," Astrid terdengar ragu. "Mungkin kita harus membawanya ke rumah sakit?"

Ada keheningan singkat. Aku bisa mendengar napas Ardy. Ada secercah harapan.

"Sayang, jangan dengarkan Astrid," suara Kamila terdengar lagi, manis tapi mematikan. "Dia hanya ingin membuatmu merasa bersalah. Ingat, aku juga pernah merasakan sakit kontraksi palsu. Wanita hamil memang suka mendramatisir."

Aku mengepalkan tinjuku. Dia bohong. Dia tidak pernah hamil.

"Kamila benar," suara Ardy tiba-tiba menjadi dingin dan tajam. "Dia hanya akting. Jangan sampai kau tertipu, Astrid. Kau tahu dia haus perhatian. Dia hanya ingin membuatku merasa bersalah."

"Tapi, Ardy..." Astrid mencoba membantah.

"Tidak ada tapi!" Ardy membentak. "Aku tidak ingin mendengar apapun lagi. Biarkan dia di sana. Jangan berikan dia apapun, bahkan air sekalipun. Dia harus belajar. Kalau dia memang akan melahirkan, biarkan dia melahirkan di sana. Aku sudah memberinya kesempatan."

Jantungku berdetak kencang, lalu berhenti. Aku tidak bisa bernapas. Dia... dia membiarkanku mati?

"Mengerti?" Ardy berkata lagi. "Jika terjadi sesuatu padanya, aku akan menghukummu."

"Ya, Ardy," suara Astrid terdengar pasrah. "Aku mengerti."

Panggilan terputus.

Astrid menatapku dengan mata penuh kemarahan. "Kau dengar itu, Zahara? Ardy tidak akan tertipu lagi oleh trik murahanmu."

Dia berjalan ke sudut gudang, lalu aku mendengar suara geraman. Sebuah anjing Doberman hitam besar muncul dari balik tumpukan karung. Mata merahnya memancarkan kebuasan.

"Sekarang, mari kita lihat seberapa tangguh dirimu," Astrid menyeringai.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Brave Heart
8.7
Hidup Seruni Arkadewi hancur setelah kecelakaan membuatnya timpang. Ia dikhianati kekasih dan sahabatnya, lalu dipaksa ayah tirinya menikahi pria tua demi harta. Seruni pun kabur demi membuktikan kemandiriannya meski fisik terbatas. Di sisi lain, Antonio Brata Kesuma adalah pria kaya yang membenci segala bentuk kecacatan. Bagi Antonio, tekad Seruni hanyalah misi bunuh diri, namun Seruni tetap teguh berjuang menggapai mimpinya tanpa mau dikasihani.
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Alya terjebak dalam keputusasaan saat ibunya, Kartika, butuh biaya medis besar dan donor organ langka. Di tengah krisis ini, Niko, pengusaha kaya yang mendambakan anak, menawarkan kesepakatan menjadi ibu pengganti demi kesembuhan Kartika. Meski ragu, Alya setuju demi nyawa ibunya. Namun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara mereka, memicu dilema emosional. Saat rahasia besar terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Di Atas Ranjang Tuan Nick
8.7
Akibat tuduhan palsu sebagai perusak hubungan, Keyla menghadapi nasib kelam. Nick, CEO berkuasa, menculiknya tepat di hari pertunangan demi menghancurkan masa depan wanita itu. Setelah dilecehkan secara paksa, Keyla yang putus asa mencoba mengakhiri hidupnya. Namun, Nick justru menyelamatkannya hanya untuk mengikatnya dalam pernikahan yang menyesakkan. Kini, Keyla terjebak sebagai tawanan di kediaman megah pria yang telah menghancurkan martabatnya tersebut.
Sampul Novel Ibu Susu Anak Hot Duda
7.9
Lisa sering dilecehkan karena kondisi fisiknya akibat kelebihan hormon, yang mengharuskannya rutin memompa ASI untuk didonorkan. Lelah dengan keadaannya, ia menerima tawaran menjadi ibu susu bagi bayi dari seorang konglomerat ibu kota yang ditinggal pergi istrinya. Namun, keputusan ini justru menjebak Lisa dalam hubungan rumit dengan sang ayah bayi, seorang duda yang mulai mengincar kesuciannya secara terang-terangan.
Sampul Novel Istri Di Atas Kertas Sang CEO
8.1
Demi kesembuhan ibunya, Shania yang baru berusia 19 tahun terpaksa menjadi istri kontrak Steven, seorang CEO perusahaan limbah kimia yang dingin. Steven sebenarnya enggan berurusan dengan wanita, namun ia tak kuasa menolak tuntutan adiknya. Ia pun menawarkan satu miliar rupiah kepada Shania dengan syarat sang gadis bersedia diperbudak melalui perjanjian tertulis. Kini, Shania harus bertahan menghadapi berbagai taktik kejam Steven dalam pernikahan formalitas mereka.
Sampul Novel Pembalasan Sang Feniks
8.8
Mahasiswi seni asal Salatiga ini terjebak tipu daya Baskara Aditama, konglomerat yang memanfaatkan cinta demi menghancurkan bisnis kakaknya. Setelah menyadari foto intim dan perlindungan Baskara hanyalah rekayasa kejam, ia bangkit dari penderitaan fisik dan mental. Ia bukan lagi pion lemah, melainkan api pembalasan yang menghapus jejak rahasia dan merancang kejatuhan Baskara. Saat Baskara memohon di altar pernikahannya, kehancuran pria itu menjadi kemenangan mutlak.