Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mantan Istri Genius yang Diidamkan Dunia

Mantan Istri Genius yang Diidamkan Dunia

Selama tiga tahun, Bella mengubur impiannya demi pernikahan dingin dengan Laskar, pria yang menganggapnya tak berarti. Saat kebenaran terungkap bahwa dirinya hanya tameng medis bagi kekasih Laskar, Bella memilih bercerai dan pergi. Tiga tahun berlalu, ia kembali sebagai ahli bedah jenius dan pianis ternama. Laskar yang kini penuh penyesalan berusaha mengejar Bella di bawah hujan, memohon agar wanita yang dulu ia abaikan itu kembali menjadi miliknya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada malam hari, hujan lebat mengguyur Tewo saat Bella Widian menuju Klub Mimpi. Seluruh tubuhnya basah kuyup, tetapi entah bagaimana, dia berhasil menjaga kue yang dipegangnya tetap kering.

Berdiri di depan pintu masuk ruang pribadi, Bella mengulurkan tangan untuk mendorong pintu.

"Vera, selama kamu menghilang selama tiga tahun, Laskar tidak pernah berhenti mencarimu, bahkan untuk sesaat. Dan sekarang, kamu akhirnya kembali!"

Mendengar kata-kata itu, langkah kaki Bella tiba-tiba terhenti.

Vera?

Vera Refandi, mantan pacar Laskar Kordinus?

"Bukankah Laskar ... sudah menikah?" tanya seorang wanita dengan suara yang terdengar lembut.

"Ah, Vera, kamu tidak perlu memedulikan wanita itu. Pada saat itu, ayah Laskar menggunakan nyawamu untuk mengancam Laskar, memaksanya untuk menikah. Jadi, Laskar menikahinya semata-mata demi melindungimu."

"Benarkah seperti itu yang terjadi?" Vera jelas tampak ragu.

"Tentu saja! Kalau tidak, kenapa Laskar menginginkan seseorang yang gemuk dan jelek? Lagi pula, Bella adalah anak yang lahir di luar nikah. Laskar menikahinya hanya untuk membuat ayahnya jengkel, tidak lebih dari sebuah balas dendam!"

Di luar ruang pribadi, Bella merasa dingin, kulit di wajahnya berubah menjadi pucat pasi dengan cepat.

Mengenang malam saat Laskar bertanya padanya apakah dia bersedia menikah dengannya, dia merasa begitu senang sampai tidak bisa tidur sepanjang malam. Dia mengira dirinya sangat beruntung. Namun ternyata, Laskar menikahinya hanya karena dia jelek, gemuk, dan lahir di luar nikah. Dia tidak menyadari sedikit pun bahwa dia hanyalah pion dalam rencana balas dendam.

Bella tidak dapat menahan tawa yang getir, dan tubuhnya sedikit goyah.

Dia mencengkeram gagang pintu sekuat tenaga, mencoba untuk menyeimbangkan diri.

"Omong-omong, sudah lima jam sejak Bella pergi, pastinya dia tidak akan kembali. Gemar Manis berada jauh di pinggiran timur kota, dan perjalanan pulang pergi saja akan memakan waktu lebih dari tiga jam. Lagi pula, tempat itu terkenal dengan antriannya yang panjang setiap hari. Tentunya Bella tidak akan cukup bodoh untuk pergi ke sana, 'kan?"

"Selama Laskar menyuruhnya, jangankan ke pinggiran timur kota, bahkan jika Gemar Manis ada di kota lain, Bella akan pergi ke sana. Siapa yang tidak tahu betapa dia mencintai Laskar? Dia sungguh menyedihkan."

Setelah mendengar kata-kata yang mengandung ejekan ini, Bella memasang ekspresi datar, menarik napas dalam-dalam, mendorong pintu ruang pribadi hingga terbuka, dan melangkah masuk.

Tatapannya dengan cepat tertuju pada sosok seorang pria yang penuh percaya diri dan menawan di tengah ruangan.

Laskar sedang duduk dengan malas di sofa sambil menyilangkan kakinya yang panjang secara elegan, menunjukkan kesan santai tetapi anggun.

Parasnya tampan dan sempurna tanpa cela, setiap fitur wajahnya tidak berbeda dengan pahatan yang indah.

Pria ini adalah suami Bella, pemimpin terhormat Konsorsium Kemenangan.

Ketika semua orang melihat Bella masuk, keheningan menyelimuti ruangan untuk sesaat.

Tak lama kemudian, sebuah suara yang mengandung ejekan terdengar. "Vera, bukankah kamu ingin tahu seperti apa rupa istri Laskar? Lihatlah, dia seperti ini."

Pada saat ini, penampilan Bella memang tampak acak-acakan. Karena diguyur air hujan, pakaian basahnya menonjolkan bentuk tubuhnya yang gemuk. Beberapa helai rambut menempel di wajahnya yang basah, menyoroti tompel hitam yang mencolok di pipi kirinya.

Tidak memedulikan tatapan jijik yang ditujukan padanya, Bella berjalan ke hadapan Laskar, lalu meletakkan kue di atas meja kopi sambil memaksakan diri untuk tersenyum. "Laskar, ini kue mousse yang kamu inginkan."

Tanpa melirik Bella, Laskar langsung mendorong kue itu ke depan Vera, sambil berkata dengan suara rendah yang menawan, "Makanlah."

Vera menanggapi dengan senyum tidak enak hati di wajahnya, "Aku hanya mengatakannya dengan santai. Aku tidak menyangka kamu benar-benar akan meminta Nona Bella untuk pergi membelinya."

Tiba-tiba kesadaran menghantam Bella seperti sambaran petir, matanya terbelalak lebar karena terkejut.

Dia merasa hatinya seperti ditusuk pisau dengan keras.

Dia menghabiskan waktu hampir lima jam membeli kue ... untuk Vera?

"Vera, sekarang kamu sudah tahu betapa Laskar peduli padamu sekarang, 'kan? Bahkan jika kamu menginginkan rembulan, dia akan memikirkan cara mengambilkannya untukmu."

"Itu benar! Tidak perlu merasa tidak enak hati, cepat makan kuenya. Lagi pula, Bella baru saja menghabiskan waktu lima jam untuk membelinya. Jangan menyia-nyiakan usahanya!"

Mendengar itu, kedua tangan Bella perlahan mengepal dengan erat di sisi tubuhnya. Sekarang, dia merasa seperti orang yang paling bodoh di dunia.

Tepat pada saat ini, Laskar bangkit berdiri dan melangkah ke hadapan Bella, menatap matanya dengan wajah tanpa ekspresi.

Dengan suara dingin, dia berkata, "Aku meletakkan surat perjanjian perceraian di meja kopi di rumah. Tanda tangani begitu kamu kembali."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Assalamu'alaikum, Mas CEO!
8.3
Hanif, pimpinan INANTA Group, bukanlah CEO angkuh pada umumnya. Ia adalah sosok religius yang mengutamakan ibadah di tengah kesuksesan. Namun, hidupnya berubah saat putrinya, Aisyah, bertemu Aida, seorang office girl yang sangat mirip dengan mendiang ibunya. Ikatan kuat antara Aisyah dan Aida membuat pertunangan Hanif dengan Soraya terancam gagal. Di antara tanggung jawab dan keinginan sang anak, ke manakah hati Hanif akhirnya akan memilih berlabuh?
Sampul Novel Cinta Bisa Tumbuh Lagi
7.8
Tepat sebelum pernikahan, penglihatan wanita ini pulih setelah sebelumnya buta demi menyelamatkan Doni. Namun, kebahagiaan itu sirna saat ia menyaksikan tunangannya bermesraan dengan adik sepupunya sendiri di ruang tamu. Sadar telah dikhianati selama setengah tahun terakhir, ia menyembunyikan fakta bahwa matanya telah sembuh. Dengan tekad bulat, ia menghubungi ibunya untuk membatalkan pernikahan dengan Doni dan memilih menikahi pria vegetatif dari Keluarga Barata yang kaya raya.
Sampul Novel Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku
9.1
Sonia terjebak tipu daya calon mertua hingga terpaksa menikahi Verdi, paman tunangannya yang lumpuh dan sakit-sakitan. Meski awalnya mengira hidupnya akan hancur, Sonia justru dihujani kemewahan dan kasih sayang. Namun, rahasia besar terungkap saat ia menyadari Verdi hanya berpura-pura sakit demi mengawasinya. Saat kedoknya terbongkar, pria yang dikenal kejam ini rela berlutut memohon ampun demi menjaga perasaan istrinya yang tengah mengandung.
Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
8.1
Dikhianati tunangan saat hamil membuat Livia nyaris tewas hingga terpaksa kabur. Lima tahun kemudian, ia kembali dan menyelamatkan seorang bocah yang ternyata putra miliarder terkaya. Pria itu kini melindunginya, menghancurkan para musuh, hingga membungkam saudari jahat Livia dengan pengakuan mengejutkan tentang pernikahan rahasia mereka selama lima tahun. Livia yang bingung kini harus menghadapi rayuan sang suami misterius yang menginginkan anak kedua.
Sampul Novel Misteri Reagan Harvest
9.0
Clare Stewart, mahasiswi cerdas yang terikat perjodohan sejak lahir, mulanya enggan mengenal calon suaminya. Namun, pendiriannya goyah saat ia jatuh hati pada senior kampusnya, Reagan Harvest. Reagan yang kaya raya ternyata putra dari sahabat ayahnya sendiri. Meski saling mencintai, Clare bimbang antara mandat orang tua atau perasaannya. Reagan pun memohon agar mereka tetap menjalin kasih sebelum pernikahan terpaksa terjadi. Akankah Clare memilih cinta sejatinya?
Sampul Novel Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai
8.0
Tujuh tahun Clara bertahan dalam pernikahan dingin demi cintanya pada Edward. Namun, saat Edward jatuh cinta pada wanita lain dan menelantarkannya di hari ulang tahun demi wanita itu, Clara akhirnya menyerah. Ia merelakan hak asuh putrinya, pergi tanpa menoleh ke belakang, dan sukses membangun kekayaan di dunia bisnis. Ironisnya, saat Clara menuntut perceraian, Edward justru menunda proses tersebut. Pria yang dahulu acuh kini berbalik mengejar dan menolak keras untuk melepaskannya.