Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mantan Istri Genius yang Diidamkan Dunia

Mantan Istri Genius yang Diidamkan Dunia

Selama tiga tahun, Bella mengubur impiannya demi pernikahan dingin dengan Laskar, pria yang menganggapnya tak berarti. Saat kebenaran terungkap bahwa dirinya hanya tameng medis bagi kekasih Laskar, Bella memilih bercerai dan pergi. Tiga tahun berlalu, ia kembali sebagai ahli bedah jenius dan pianis ternama. Laskar yang kini penuh penyesalan berusaha mengejar Bella di bawah hujan, memohon agar wanita yang dulu ia abaikan itu kembali menjadi miliknya.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Surat perjanjian perceraian?" Mendengar kata-kata ini, wajah Bella tiba-tiba menjadi pucat saat dia menatap Laskar dengan tatapan tak percaya, bibirnya sedikit bergetar.

Ekspresi Laskar tampak cuek. "Saat itu, aku menikahimu semata-mata demi menenangkan ayahku dan menyelamatkan nyawa Vera. Sekarang setelah aku menemukannya, tentu saja aku tidak akan membiarkannya jatuh ke dalam bahaya lagi."

Bella memahami maksud yang tersirat di balik kata-katanya.

Sejak awal, pernikahan mereka hanyalah sebuah langkah strategis. Karena tujuannya sudah tercapai, dia sudah tidak berguna lagi bagi Laskar, seorang istri yang hanya membuatnya malu.

Memikirkan hal ini, Bella tidak dapat menahan diri untuk tersenyum. Hanya saja, senyumnya ini mengandung kepasrahan dan celaan terhadap dirinya sendiri.

Dia mengangkat pandangannya untuk menatap Laskar, matanya dipenuhi kesedihan tetapi masih menyimpan secercah harapan saat dia bertanya, "Laskar, selama kita menikah selama tiga tahun, apakah aku tidak lebih dari sekadar alat bagimu?"

Saat Bella baru saja selesai berbicara, suara tawa pecah di sekitarnya, mengejek dan tajam. "Apakah dia sedang bermimpi? Apakah dia masih berangan-angan bahwa ada kemungkinan Laskar menyukainya sedikit saja?"

"Tidak bisakah dia melihat seperti apa dirinya itu? Dia begitu jelek seperti kuda nil!"

Menutup telinga terhadap kata-kata ejekan mereka, Bella hanya menatap Laskar dengan saksama. Dia dengan keras kepala menunggu jawaban dari pria itu.

Dengan suara dingin, Laskar hanya mengucapkan sepatah kata, "Ya."

Air mata tiba-tiba menggenang di mata Bella yang memerah.

Pada saat ini, dia merasa seolah-olah hatinya dicabut keluar, dibuang ke lantai, dan diinjak-injak tanpa ampun.

Rasa sakitnya sangat menyiksa.

Bella hanya bisa tersenyum sedih. "Aku mengerti," ucapnya.

Dia menatap ke bawah dan mengangguk perlahan, menerima takdirnya. "Aku akan menandatangani surat perjanjian perceraian saat aku tiba di rumah."

"Kita akan bertemu besok jam sepuluh pagi di Kantor Catatan Sipil," ucap Laskar dengan nada dingin. Dia lalu berbalik, kembali ke sofa, dan duduk di sana.

Langkah Bella terasa berat saat dia berbalik dan berjalan ke arah pintu ruang pribadi untuk pergi.

Tepat pada saat ini, suara Vera yang terdengar lembut bergema. "Laskar, aku merasa terlalu kenyang. Kue ini ... bisakah aku membuangnya?"

Mendengar itu, punggung Bella tiba-tiba menegang.

"Ya," jawab Laskar.

Mendengar jawaban Laskar, Bella memejamkan mata dengan ekspresi yang tampak pahit, membiarkan air matanya jatuh bersama tetesan air hujan di wajahnya.

Dia meninggalkan ruang pribadi itu secepat mungkin, dan kembali ke Vila Impian, rumah yang ditinggalinya bersama Laskar.

Di meja kopi, seperti yang disebutkan Laskar, ada surat perjanjian perceraian itu.

Mata Bella segera memindai dokumen dan mencatat persyaratan penyelesaian. Setelah bercerai dengan Laskar, dia akan mendapatkan enam ratus miliar rupiah dan dua vila yang mewah.

Meskipun hanya memanfaatkannya, Laskar adalah seorang suami yang sangat murah hati, memastikan dia tidak akan keluar dengan tangan kosong.

Tiga tahun pernikahan sekarang setara dengan enam ratus miliar dan dua properti, bukankah itu suatu bentuk keuntungan?

Dengan senyum pahit di wajahnya, Bella menandatangani surat perjanjian perceraian.

Setetes air mata membasahi dokumen itu, dia buru-buru menyekanya dan mengangkat kepala, mencoba menahan agar air matanya tidak jatuh lagi.

Tepat pada saat ini, ponselnya bergetar karena ada pesan baru.

Dia mengambil gawai itu dan menyadari bahwa orang yang mengirimkan pesan adalah gurunya.

"Bella, apakah kamu sudah mempertimbangkan dan memutuskan? Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar di luar negeri, ini adalah sebuah kesempatan yang luar biasa. Jika melewatkannya, kamu pasti akan menyesal!"

Bella melihat pesan teks itu, tekadnya semakin membulat saat dia menjawab, "Aku sudah memutuskan. Guru, aku akan pergi ke luar negeri untuk belajar."

Di masa lalu, Bella ragu-ragu dan bingung apakah dia harus mengambil kesempatan belajar di luar negeri.

Sekarang, dia telah menemukan sebuah jawaban.

Dia ingin pergi!

Sudah waktunya dia memulai lembaran yang baru dalam hidupnya. Dia menginginkan kehidupan baru yang benar-benar hanya miliknya.

Setelah menjawab, dia menyimpan ponselnya ke saku dan mulai berkemas.

Meski hujan pada hari sebelumnya membuatnya demam, dia memaksakan diri untuk pergi ke Kantor Catatan Sipul pada pukul sepuluh pagi keesokan harinya.

Akan tetapi, bahkan setelah sampai pukul sebelas, Laskar tidak muncul.

Bella memutuskan untuk menelepon Laskar.

Suara Vera menyambutnya begitu panggilan telepon tersambung. "Laskar, bisakah kamu membantuku di sini ...."

Lalu, suara Laskar terdengar. "Aku masih punya urusan lain. Kita akan menjadwalkan ulang kunjungan ke Kantor Catatan Sipil."

Dengan itu, dia menutup panggilan telepon secara tiba-tiba.

Bella menatap ponselnya saat panggilan terputus. Dia merasa tercekat di tenggorokannya.

Dengan berat hati, dia menuliskan pesan teks terakhir untuk Laskar. Kemudian, dia mengeluarkan kartu SIM-nya dan membuangnya di tempat sampah terdekat.

Dia memasukkan ponselnya ke saku dan berjalan pergi tanpa menoleh ke belakang.

Hari ini bukan hari biasa, ini adalah hari keberangkatannya ke Cado.

Bella bersumpah pada dirinya sendiri bahwa begitu tiba di luar negeri, dia akan menghapus semua kenangan tentang Laskar dari pikirannya!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Assalamu'alaikum, Mas CEO!
8.3
Hanif, pimpinan INANTA Group, bukanlah CEO angkuh pada umumnya. Ia adalah sosok religius yang mengutamakan ibadah di tengah kesuksesan. Namun, hidupnya berubah saat putrinya, Aisyah, bertemu Aida, seorang office girl yang sangat mirip dengan mendiang ibunya. Ikatan kuat antara Aisyah dan Aida membuat pertunangan Hanif dengan Soraya terancam gagal. Di antara tanggung jawab dan keinginan sang anak, ke manakah hati Hanif akhirnya akan memilih berlabuh?
Sampul Novel Cinta Bisa Tumbuh Lagi
7.8
Tepat sebelum pernikahan, penglihatan wanita ini pulih setelah sebelumnya buta demi menyelamatkan Doni. Namun, kebahagiaan itu sirna saat ia menyaksikan tunangannya bermesraan dengan adik sepupunya sendiri di ruang tamu. Sadar telah dikhianati selama setengah tahun terakhir, ia menyembunyikan fakta bahwa matanya telah sembuh. Dengan tekad bulat, ia menghubungi ibunya untuk membatalkan pernikahan dengan Doni dan memilih menikahi pria vegetatif dari Keluarga Barata yang kaya raya.
Sampul Novel Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku
9.1
Sonia terjebak tipu daya calon mertua hingga terpaksa menikahi Verdi, paman tunangannya yang lumpuh dan sakit-sakitan. Meski awalnya mengira hidupnya akan hancur, Sonia justru dihujani kemewahan dan kasih sayang. Namun, rahasia besar terungkap saat ia menyadari Verdi hanya berpura-pura sakit demi mengawasinya. Saat kedoknya terbongkar, pria yang dikenal kejam ini rela berlutut memohon ampun demi menjaga perasaan istrinya yang tengah mengandung.
Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
8.1
Dikhianati tunangan saat hamil membuat Livia nyaris tewas hingga terpaksa kabur. Lima tahun kemudian, ia kembali dan menyelamatkan seorang bocah yang ternyata putra miliarder terkaya. Pria itu kini melindunginya, menghancurkan para musuh, hingga membungkam saudari jahat Livia dengan pengakuan mengejutkan tentang pernikahan rahasia mereka selama lima tahun. Livia yang bingung kini harus menghadapi rayuan sang suami misterius yang menginginkan anak kedua.
Sampul Novel Misteri Reagan Harvest
9.0
Clare Stewart, mahasiswi cerdas yang terikat perjodohan sejak lahir, mulanya enggan mengenal calon suaminya. Namun, pendiriannya goyah saat ia jatuh hati pada senior kampusnya, Reagan Harvest. Reagan yang kaya raya ternyata putra dari sahabat ayahnya sendiri. Meski saling mencintai, Clare bimbang antara mandat orang tua atau perasaannya. Reagan pun memohon agar mereka tetap menjalin kasih sebelum pernikahan terpaksa terjadi. Akankah Clare memilih cinta sejatinya?
Sampul Novel Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai
8.0
Tujuh tahun Clara bertahan dalam pernikahan dingin demi cintanya pada Edward. Namun, saat Edward jatuh cinta pada wanita lain dan menelantarkannya di hari ulang tahun demi wanita itu, Clara akhirnya menyerah. Ia merelakan hak asuh putrinya, pergi tanpa menoleh ke belakang, dan sukses membangun kekayaan di dunia bisnis. Ironisnya, saat Clara menuntut perceraian, Edward justru menunda proses tersebut. Pria yang dahulu acuh kini berbalik mengejar dan menolak keras untuk melepaskannya.