Sampul Novel Luka Yang Sisa Kenangan

Luka Yang Sisa Kenangan

9.7 / 10.0
Memasuki tahun keempat pernikahannya dengan Rocky Riyandi, Luna Gozali akhirnya mengandung. Namun, kebahagiaan itu hancur saat pihak rumah sakit menolak dokumen kehamilannya karena akta nikah yang ia miliki terbukti palsu. Penyelidikan Luna di kantor catatan sipil justru mengungkap rahasia kelam: Rocky secara hukum terdaftar sebagai suami dari Paula Gozali, kakak tirinya sendiri. Paula, yang dulu melarikan diri ke luar negeri saat hari pernikahan mereka, kini justru berstatus sebagai istri sah dari pria yang Luna cintai.

Luka Yang Sisa Kenangan Bab 1

Pada tahun keempat pernikahan dengan Rocky Riyandi, Luna Gozali hamil.

Dia membawa dokumen pernikahan ke rumah sakit untuk membuat catatan kehamilan, tapi saat verifikasi data, perawat memberitahunya bahwa akta nikahnya palsu.

Luna terkejut dan bertanya, “Palsu? Mana mungkin?”

Perawat menunjuk cap di atasnya, “Lihat, stempelnya miring dan nomor serinya juga salah.”

Luna tidak menyerah. Dia segera pergi ke kantor catatan sipil untuk memastikan, tapi jawabannya tetap sama.

“Pak Rocky sudah menikah, nama pasangan sahnya adalah Paula Gozali….”

Paula Gozali?

Seperti disambar petir, otak Luna seketika menjadi kosong!

Paula adalah kakak tirinya dan juga cinta pertamanya Rocky.

Dulu, demi mengejar mimpinya, kakaknya memilih pergi keluar negeri untuk melanjutkan studi. Dia kabur di hari pernikahan dan tega meninggalkan Rocky begitu saja.

Namun sekarang, malah dia yang tercatat sebagai istri sah Rocky!

Keluar dari kantor catatan sipil, Luna seperti mayat berjalan. Tatapannya hampa, langkah kakinya lemah tak berdaya.

Hingga duduk di taksi yang berhenti di depannya, barulah air mata yang dia tahan sepanjang jalan turun tanpa suara.

Empat tahun lalu, demi menjaga nama baik dua keluarga, dia terpaksa menggantikan kakaknya yang kabur di hari pernikahan untuk menikah dengan Rocky.

Awalnya, Rocky bersikap dingin padanya.

Namun, Luna tak pernah mengeluh, malah mengurus segala kebutuhan hidupnya dengan penuh perhatian.

Perlahan, di bawah pendampingannya hari demi hari, Rocky mulai melonggarkan pertahanannya.

Rocky mulai membiarkan Luna mengganggu jadwalnya.

Mau bersabar mendengar lelucon garing yang Luna ceritakan.

Bahkan dokumen-dokumen rahasia pekerjaan pun dipercayakan padanya.

Sikap Rocky pun semakin baik padanya.

Rocky memberinya kartu hitam tanpa batas, mengajaknya mencicipi semua restoran michelin.

Bahkan saat tengah malam Luna ingin makan kue kacang di ujung kota, Rocky rela mengendarai mobil menempuh setengah kota untuk membelikannya, lalu mencubit pipinya sambil menggeleng pasrah dan berkata, “Aku belum pernah lihat ada kucing kecil yang begitu rakus sepertimu.”

Luna kira dirinya akhirnya berhasil menghangatkan hati Rocky.

Sampai dua bulan lalu, saat Paula yang didiagnosis kanker kembali ke dalam negeri.

Malam itu, ayahnya, Jihan mengadakan kumpulan keluarga.

Dengan wajah serius, dia memberitahu Luna, “Kanker kakakmu sudah stadium akhir, hidupnya paling lama tinggal setengah tahun. Penyesalan terbesarnya adalah nggak bisa menikah dengan Rocky. Jadi, untuk sementara kamu mundur dulu. Setelah pernikahan selesai dan kakakmu sudah tiada, Rocky tetap akan menjadi milikmu.”

Ibu tirinya, Dewi memohon dengan suara bergetar, “Paula itu kakak kandungmu, mengalahlah sekali saja untuk dia!”

Paula juga menangis pilu, “Ini satu-satunya keinginanku sebelum meninggal, kumohon kabulkanlah.”

Luna tak percaya dengan telinganya sendiri.

Seketika, mata Luna berkaca-kaca. Setiap kata yang dia ucapkan seakan berlumuran darah, “Waktu itu kalian yang mendorongku seperti boneka untuk menggantikan kakak menikah. Sekarang kalian malah ingin menyuruh Rocky untuk menikahi Kakak? Sebenarnya kalian menganggapku apa? Aku nggak setuju!”

Namun, ayahnya tidak menggubris tuduhannya. Dia langsung mengurung Luna di rumah dan bilang baru akan melepaskannya kalau dia sudah setuju.

Hari ketiga, Luna mendengar kabar bahwa Rocky marah besar hingga membanting cangkir teh di depan ayahnya.

Hari ketiga belas, ponselnya menampilkan berita heboh, Rocky secara terang-terangan mengumumkan [Istri Rocky Riyandi hanya Luna seorang].

Hari kedua puluh delapan, Rocky langsung membekukan semua kerja sama bisnis dengan Keluarga Gozali, memaksa mereka menyerahkan istrinya!

Hingga sebulan kemudian, pintu kamar yang terkunci akhirnya dibuka.

Mengingat semua yang telah Rocky lakukan demi dirinya selama ini, mata Luna langsung bergenang air mata. Dia bahkan tak sempat mengenakan sandal dan langsung berlari terhuyung-huyung masuk ke pelukannya.

Namun, detik berikutnya, dia malah mendengar suara serak Rocky, “Luna, maafkan aku.”

“Orang tuamu sangat keras kepala, bahkan sampai berlutut memohon padaku. Demi menjaga hubungan dua keluarga, aku terpaksa menemani Kakakmu menjalani sandiwara ini.”

“Tapi tenang, itu hanya pernikahan palsu. Istriku hanya kamu seorang.”

Saat itu, Luna merasa jantungnya seakan jatuh ke dasar jurang, setiap helaan napasnya terasa penuh rasa sakit yang menusuk.

Luna terdiam selama dua detik, kemudian dengan hati yang penuh kepedihan mengusap pipi Rocky yang tampak kurus. Lalu dengan menahan air mata, dia berkata, “Kamu sudah berusaha sebaik mungkin.”

Kemudian, Luna hanya bisa menyaksikan dengan mata kepala sendiri, Rocky menyematkan cincin berlian ke jari Paula di depan semua orang, memberi kakaknya sebuah pernikahan yang mewah.

Setelah itu, sikap Rocky pada Luna tetap sama, penuh perhatian.

Hanya saja, waktu yang dihabiskan bersama Paula semakin banyak. Dari sekadar sesekali menjenguk, hingga tak pulang berhari-hari.

Setiap kali Luna ngambek, Rocky dengan sabar menjelaskan, “Aku tak mencintainya, hanya menemaninya sebagai seorang teman, sampai akhir hidupnya.”

Luna pun percaya pada Rocky.

Tak disangka, kebenaran justru menampar wajahnya begitu keras.

….

Saat mobil berhenti di depan gedung kantor Grup Riyandi, Luna sudah berusaha mengendalikan emosinya.

Di tangannya, dia menggenggam erat akta pernikahan palsu itu.

Begitu sampai di lantai paling atas, dia berpapasan dengan sekretaris Rocky.

Sekretaris itu tampak canggung begitu melihatnya.

“Bu Luna, kenapa kamu datang ke sini?”

“Aku datang mencari Rocky.”

“Pak Rocky lagi rapat, nggak ada waktu sekarang….”

Luna tak peduli dengan halangan sekretaris, dia langsung melangkah cepat menuju pintu ruang kantor.

Baru hendak mendorong pintu, terdengar suara Paula dari dalam.

“Rocky, lihat mataku dan jawab.”

Tangan kiri Paula menarik dasi Rocky, tangan kanannya menekan dada pria itu, lalu melanjutkan, “Kamu nggak pernah benar-benar menghapusku dari hatimu, ‘kan?”

Jakun Rocky bergerak naik turun, napasnya sempat tertahan karena sentuhan jari Paula yang panas, tapi suaranya tetap dingin, “Kamu kepedean.”

“Aku kepedean?” Paula terkekeh pelan.

“Dulu kamu dan Luna pura-pura menikah, bukankah hanya untuk menungguku kembali? Sekarang aku baru saja pulang ke dalam negeri, kamu langsung membuat akta pernikahan denganku.”

“Belum lagi semuanya yang kamu tulis dalam buku harianmu.”

“Kamu bilang setuju Luna menggantikan aku menikah, hanya untuk memaksa aku berbalik kembali padamu… um!”

Belum selesai Paula bicara, tiba-tiba Rocky menahan bagian belakang lehernya.

Semua kata yang tadinya mau diucapkan, sekarang terkunci dalam ciuman yang begitu brutal.

Mata Rocky membara, dia menggertakkan setiap katanya, “Iya, aku memang belum melupakanmu. Jadi Paula, bagaimana kamu mau membayar semua hutangmu padaku?”

Luna berdiri di luar pintu, seluruh tubuhnya serasa terendam dalam air es, mati rasa hingga hampir kehilangan kesadaran.

Dia teringat beberapa hari lalu, Rocky masih memeluknya erat, mengecup rambutnya sambil berkata, “Luna, Kakakmu sudah menjadi masa lalu. Sekarang hanya kamulah yang pantas menerima ketulusanku.”

Betapa ironisnya.

Ternyata yang disebut ketulusan itu, hanyalah kebohongan yang penuh kepalsuan.

Pernikahan mereka memang palsu sejak awal.

Luna perlahan menutup matanya, berusaha keras menahan air mata agar tidak jatuh.

Jika ini memang pilihan Rocky….

Maka dirinya akan merelakannya. Membiarkan Rocky bersama perempuan yang benar-benar dia cintai dan hidup bahagia selamanya!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Luka Yang Sisa Kenangan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5 Ch. 6 Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Shila merintih kesakitan saat Sam mulai merasuki dirinya dengan penuh gairah. Dalam suasana yang mencekam dan penuh risiko, Sam berbisik lirih agar Shila mengecilkan suaranya. Ia memperingatkan gadis itu bahwa orang tuanya bisa mendengar aktivitas rahasia mereka di dalam rumah tersebut. Ketegangan memuncak saat mereka berusaha menyembunyikan hubungan terlarang ini dari pendengaran ayah dan ibu Shila yang berada sangat dekat dengan mereka.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan