Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Pernikahan tiga tahun Shinta Ranadi hancur saat memergoki suaminya, Raka Winata, melamar cinta pertamanya dalam sebuah pesta. Meski Raka berdalih itu hanya permainan, pengkhianatannya kian nyata hingga puncaknya Raka mendorong Shinta dari tangga demi perempuan lain tersebut, yang mengakibatkan Shinta kehilangan calon bayinya. Kecewa mendalam, Shinta menyadari lima kesempatan yang pernah ia berikan telah habis sia-sia. Tanpa ragu lagi, ia memilih untuk mengakhiri pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 7

"Dia nggak mungkin keberatan? Dia juga tahu hubungan kita," ucap Raka.

Raka bangkit dari kursi, mengambil selembar tisu, lalu dengan lembut menghapus sisa kuah di sudut mulut Nadine.

"Dasar kamu ini, sudah sebesar ini, cara makan masih seperti kucing," kata Raka.

Perasaan jijik meluap di hati Shinta, dia tidak ingin menatap mereka lagi.

"Aku nggak enak badan, aku pergi dulu," ucap Shinta.

Raka bertanya, "Kamu kenapa?"

Dia menatapnya dengan cemas, lalu bertanya, "Apa anak kita lagi rewel? Anak ini memang nggak pernah baik."

Saat Shinta pikir Raka akan mengantarnya pulang, Raka malah berkata, "Kalau kamu nggak enak badan, mending pulang saja dulu. Nanti setelah Nadine selesai makan, aku akan pulang."

Shinta menatapnya, ada senyum sinis yang melintas di tatapannya.

Ternyata bagi Raka, dia yang sedang hamil ini tetap tidak lebih penting daripada Nadine yang lapar.

Tiba-tiba, alarm kebakaran berbunyi, seseorang berteriak, "Ada kebakaran, cepat keluar dari sini!"

Shinta belum sempat bereaksi, tiba-tiba orang-orang sudah panik berlarian keluar.

Di tengah kekacauan itu, Shinta terdiam di tempat dan bingung harus bagaimana.

Secara insting, dia menoleh ke Raka, tetapi yang dia lihat adalah Raka menggendong Nadine sambil berlari cepat keluar dari gedung.

Sejak tadi, Raka bahkan tidak melirik Shinta sama sekali.

Untungnya, itu hanya karena ada seseorang yang merokok dan tidak sengaja menyebabkan alarm aktif.

Tidak ada kebakaran besar yang terjadi. Tak lama kemudian, semua orang kembali duduk untuk melanjutkan makan.

Termasuk Raka dan Nadine.

"Kak Raka, tadi benar-benar membuat aku takut, untung ada kamu," ucap Nadine.

Nadine kembali dengan dipapah oleh Raka, hampir seluruh tubuhnya menempel pada Raka.

Setelah sedikit manja, Raka mengulurkan tangan untuk mengelus rambut panjang Nadine, lalu dengan lembut berkata, "Kamu lupa ya, aku sudah bilang aku akan selalu melindungimu."

Shinta merasa seperti menelan air dingin, sensasi dinginnya mulai dari tenggorokan hingga ke perut.

Shinta menatap Raka dan merasa sangat kecewa.

Dia teringat tiga tahun yang lalu, saat Nadine pergi ke luar negeri, Raka membawa mereka mendaki gunung.

Nadine bilang ingin bicara dengan Shinta, tetapi dia sengaja membuat masalah agar Shinta bertengkar dengarnya, lalu berpura-pura terjatuh.

Saat Raka datang, dia tidak bertanya apa-apa dan langsung memarahi Shinta.

Setelah turun gunung, mereka diserang oleh monyet yang mencoba merebut tas mereka.

Saat Shinta terhalang oleh monyet itu, Raka justru memeluk Nadine erat-erat, khawatir kalau Nadine ketakutan.

Saat itu, Shinta akhirnya sadar.

Selama ini, Raka tidak pernah mencintainya.

Di hatinya, yang paling penting selalu Nadine.

"Eh, Kak Shinta. Aku hampir lupa kamu ada di sini," kata Nadine.

Saat Nadine berjalan kembali dan melihat Shinta, dia sengaja menutup mulutnya dan berpura-pura terkejut.

"Kamu nggak apa-apa, 'kan? Kenapa nggak lari?" tanya Raka.

Raka baru ingat bahwa Shinta masih ada di sana.

Dia tadi terburu-buru melindungi Nadine dan telah melupakan Shinta.

Ada rasa bersalah yang tampak di wajahnya, dia segera mendekati Shinta, lalu menggenggam tangannya dan dengan tulus menjelaskan, "Shinta, maaf, aku nggak mikir panjang tadi. Nadine itu selebriti, dia nggak boleh cedera."

"Aku tahu," jawab Shinta.

Shinta memotongnya, dia sudah sering mendengar kata-kata seperti itu, tak perlu diulang lagi.

"Shinta, kamu nggak marah, 'kan?" tanya Raka.

Shinta menarik tangannya, kemudian menatap Raka dengan senyum tipis.

"Nggak," jawab Shinta.

"Shinta, kamu baik sekali!" ucap Raka.

Raka terkejut, kalau ini terjadi dulu, Shinta pasti akan mengomel.

Namun hari ini, dia malah diam saja, bahkan bilang tidak marah.

"Tenang, aku janji aku nggak akan mengabaikanmu lagi mulai sekarang," ucap Raka.

Melihat keseriusan di wajah Raka, Shinta menundukkan kepalanya.

Ternyata, janji itu pun bisa kosong.

"Uhuk-uhuk ...."

Tiba-tiba Nadine batuk, Raka segera melepaskan tangan Shinta, lalu menoleh ke Nadine dan bertanya dengan cemas, "Nadine, kamu kenapa? Kamu nggak enak badan?"

"Mungkin karena tadi makan daging kambing, tenggorokan aku terasa nggak enak sekarang. Aku merasa nggak enak sekali, Kak Raka," ucap Nadine.

Raka memanggil Shinta, "Shinta."

Dia menoleh dengan penuh kekhawatiran, lalu berkata, "Nadine nggak enak badan, aku antar dia pulang dulu, ya."

"Ya," jawab Shinta.

Shinta mengangguk dan berkata, "Pergilah."

"Kamu baik sekali," ucap Raka.

Raka mencium dahi Shinta, kemudian memapah Nadine untuk pergi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Sekedar Bantuan, Tapi Menghancurkan Pernikahanku
9.5
Adara Paramitha dan Garen Wijaya hidup bahagia hingga kecelakaan tragis mengancam nyawa Garen. Di ambang keputusasaan, Adara bertemu konglomerat Rian Kusuma yang menawarkan bantuan dana medis. Namun, bantuan itu menuntut imbalan yang mempertaruhkan kesetiaan Adara. Sementara itu, Kirana Senja, kekasih Rian, mulai merasakan ancaman pada hubungannya. Kini, mereka terjebak dalam pusaran rahasia dan pengorbanan yang menguji keteguhan cinta serta keutuhan rumah tangga.
Sampul Novel CEO Dingin Pemikat Hati
9.2
Shintia berjuang memulai hidup baru pasca putus dari Arya. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali saat Arya muncul sebagai CEO di kantornya. Meski cinta Shintia bersemi lagi, Arya justru menyimpan kebencian mendalam dan sering bersikap kasar. Keadaan kian rumit akibat kesalahpahaman masa lalu dan skandal Shintia dengan Felix yang memicu kemarahan Arya. Mampukah Shintia meluluhkan hati Arya dengan mengungkap alasan tragis perpisahan mereka dua tahun lalu?
Sampul Novel Cinta Rahasia Sang Pewaris
9.8
Ananda Edward, pewaris keras kepala, harus menyamar jadi karyawan biasa bernama Ananda Iskandar demi bebas dari penjara. Di tengah hukuman sang ayah, ia ditugaskan membantu Erika Adhinata, manajer cerdas yang perlahan meluluhkan hatinya yang dingin. Namun, cinta Nanda terhalang masa lalu Erika yang masih terikat pada pria hedonis. Akankah Nanda berhasil memenangkan hati Erika di tengah sandiwara identitasnya? Ikuti perjuangan cinta sang pewaris yang penuh rintangan.
Sampul Novel GADIS PENCURI VS TUAN MUDA
9.3
Seorang pencuri wanita lihai menjadi buronan elit dengan imbalan jutaan Dollar bagi siapa pun yang melenyapkannya. Di tengah kepungan maut, Martin Jakovsky, tuan muda kaya raya yang menderita alergi aneh terhadap sentuhan wanita, justru mengerahkan segala kekuatannya demi melindungi sang gadis dari kejaran penguasa. Mengapa Martin rela mempertaruhkan nyawa untuk melindunginya meski ia sendiri tak bisa bersentuhan dengan lawan jenis? Simak kisahnya.
Sampul Novel Habis Manis Sepah Dibuang
8.8
Setelah dipermalukan oleh seorang klien yang menyiramnya dengan air, Jocelyn tidak mendapatkan pembelaan dari Michael. Pria itu justru memeluk asistennya dengan mesra dan mencaci ketidakmampuan Jocelyn di depan umum, bahkan mengancam akan memecatnya. Merasa muak dengan perlakuan tidak adil tersebut, Jocelyn menyeka wajahnya, menenggak segelas alkohol, lalu membalas dengan menyiramkan minuman keras itu tepat ke wajah Michael sebelum akhirnya menyatakan mundur dari perusahaan.
Sampul Novel Hamil dengan Mantan Bosku
8.9
Tiga tahun Cynthia menjadi sekretaris sekaligus pendamping setia Juan, namun ia dibuang saat sang bos memilih menikahi wanita lain. Di tengah pelarian, Cynthia harus menghadapi kehamilan dan keserakahan ibunya hingga hidupnya hancur. Lima tahun berlalu, ia kembali sebagai sosok baru yang lebih kuat. Sementara itu, Juan yang selama ini tenggelam dalam penyesalan dan kekacauan, kini memohon agar Cynthia mau kembali ke pelukannya.