Sampul Novel Habis Manis Sepah Dibuang

Habis Manis Sepah Dibuang

8.8 / 10.0
Dalam novel modern "Habis Manis Sepah Dibuang", Jocelyn menghadapi ketidakadilan saat diserang klien. Bukannya dibela, Michael, bos miliarder itu, malah mempermalukannya demi sang asisten. Jocelyn memilih melawan dan mengundurkan diri. Baca novel online romantis ini sekarang.
Ringkasan Habis Manis Sepah Dibuang
Setelah dipermalukan oleh seorang klien yang menyiramnya dengan air, Jocelyn tidak mendapatkan pembelaan dari Michael. Pria itu justru memeluk asistennya dengan mesra dan mencaci ketidakmampuan Jocelyn di depan umum, bahkan mengancam akan memecatnya. Merasa muak dengan perlakuan tidak adil tersebut, Jocelyn menyeka wajahnya, menenggak segelas alkohol, lalu membalas dengan menyiramkan minuman keras itu tepat ke wajah Michael sebelum akhirnya menyatakan mundur dari perusahaan.
Baca Selengkapnya

Habis Manis Sepah Dibuang Bab 1

Seorang klien menyiramku dengan air dan memakiku. Namun, saat aku menahan makian itu, Michael malah memeluk asistennya dan menatapku sambil berkata dengan dingin, “Jocelyn, kamu bahkan nggak becus untuk tangani hal sepele ini. Perusahaan ini nggak butuh karyawan sepertimu!”

Aku menyeka air dari wajahku, lalu mengambil segelas alkohol dan menghabiskannya. Setelah itu, aku mengisinya kembali dan langsung menyiramnya ke wajah Michael.

Siapa yang sudi kerja di perusahaan ini? Aku berhenti!

Perutku terasa berdenyut. Baru saja aku pulang ke rumah dari rumah sakit, Michael Kusnadi langsung mencengkeram pergelangan tanganku.

“Sudah hebat kamu, ya! Kamu tahu apa yang dikatakan Pak Jancent padaku? Dia bilang aku terlalu memanjakanmu! Jocelyn, kamu yang kacaukan kerja sama ini. Cepat pergi minta maaf sama Pak Jancent!”

Aku menepis tangannya dan menjawab dengan acuh tak acuh, “Nggak! Aku nggak perlu ladeni klien yang nggak tahu cara menghormati orang! Kalau perusahaan ngotot mau kerja sama dengan klien seperti itu, aku akan undurkan diri.”

Ucapanku membuat Michael tidak senang. Dia menatapku, seolah-olah tidak menyangka aku akan mengatakan hal seperti itu.

Aku berjalan ke depan meja kopi, lalu membuka kemasan obat yang diberikan dokter dan meminumnya. Kemudian, aku mendongak untuk menatap Michael. Namun, dia hanya memperhatikan ponsel. Entah apa yang sedang dilihatnya, dia juga tersenyum.

“Masih ada urusan di kantor. Aku keluar dulu.”

“Oke.”

Ketenanganku membuatnya merasa agak terkejut. Namun, dia tetap berbalik dan pergi. Sebelum pergi, dia berkata, “Sebaiknya kamu cari kesempatan untuk jelaskan pada Pak Jancent.”

Setelah itu, dia langsung pergi. Aku juga tidak peduli padanya. Aku membuka laptop, lalu mulai membalas sebuah e-mail.

[ Pak Randy, aku putuskan untuk bergabung dengan perusahaan yang pernah kamu sebutkan sebelumnya. ]

Setengah tahun lalu, Profesor Randy pernah mencariku dan menyuruhku untuk ganti pekerjaan. Saat mengetahui aku bekerja di perusahaan Michael sebagai agen pemasaran, dia merasa sangat sedih.

“Jocelyn, kamu nggak seharusnya sia-siakan studimu. Perusahaan Michael terlalu berisiko, kamu harus undurkan diri secepat mungkin.”

Aku tahu niat baik Profesor Randy. Hanya saja, waktu itu aku teramat sangat mencintai Michael. Setelah bersama 4 tahun selama kuliah dan 4 tahun lagi sampai sekarang, aku merasa kami dapat berbaur dengan sangat baik.

Namun, Michael malah mulai sering keluar rumah. Dia memiliki selingkuhan. Sekretaris muda bernama Yanisa itu adalah selingkuhan barunya.

Aku pun tertawa mengejek. Saat ini, Michael sudah tidak tertarik padaku. Dia tahu jelas lambungku bermasalah, tetapi tetap menyuruhku minum alkohol. Aku sudah tidak ingin melanjutkan hubungan ini lagi.

Aku mempersiapkan surat pengunduran diri dan berencana untuk langsung memberikannya kepada atasanku serta departemen SDM.

Tepat pada saat ini, layar ponselku tiba-tiba menyala. Itu adalah notifikasi Yanisa memosting selembar foto di media sosialnya. Itu adalah foto punggung Michael. Dia juga menambahkan sebaris keterangan.

[ Aku cuma bilang pengen makan enak, dia langsung masak untukku. ]

Di hari kami baru mulai berpacaran, aku juga memasakkan semeja penuh makanan enak. Michael memujiku jago masak dan juga berkemampuan dalam pekerjaan. Pada saat aku sakit, dia juga hanya memesan makanan dari luar. Aku pun mengira dia tidak bisa memasak. Ternyata, dia bisa. Hanya saja, dia tidak ingin memasak untukku.

Aku pun tertawa, lalu menyukai postingan tersebut dan membubuhkan komentar.

[ Langgeng terus! ]

Tidak lama kemudian, Michael meneleponku.

“Jocelyn, apa-apaan kamu? Aku dan Yanisa cuma rekan kerja dan teman biasa. Kamu nggak pikirkan posisinya waktu berkata begitu? Cepat datang untuk minta maaf! Sekalian bawakan iga asam manis!”

Apa aku tidak salah dengar? Dia menyuruhku memasak? Aku hanya terkekeh, lalu menjawab, “Michael, dengar baik-baik, kita putus!”

Kemudian, aku terlebih dahulu memutuskan sambungan telepon. Saat ini, aku merasa sangat nyaman dan rileks. Berhubung Michael tidak menghargai hubungan kami selama 8 tahun ini, aku juga hanya bisa menghentikan semuanya tepat waktu.

Mungkin karena merasa tidak puas terhadap sikapku, Michael pun pulang tepat pada saat aku berjalan keluar dengan koperku. Begitu melihatku, dia langsung murka.

“Jocelyn, bisa nggak kamu berhenti buat onar!”

Aku menatapnya, lalu berkata, “Kebetulan kamu pulang. Nih, kuncinya. Hubungan kita sudah berakhir.”

Dia pun mencibir, “Mau main tarik-ulur? Kali ini, kamu mau main berapa lama? Tiga hari? Lima hari? Jocelyn, jangan pakai cara yang sama terus. Sebaiknya kamu ganti cara baru!”

Michael mengira aku hanya marah sesaat dan mengancamnya dengan berpisah. Bagaimanapun juga, aku memang sudah melakukan banyak tindakan bodoh sebelumnya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Habis Manis Sepah Dibuang

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Crazy In Love
8.2
Pria ini nyaris sempurna dengan paras rupawan layaknya idola Korea, tatapan tajam, dan kecerdasan luar biasa meski ia pemalas. Tubuh atletisnya selalu sukses memikat hati para wanita. Namun, ia memiliki satu rahasia yang memalukan: namanya, Jamaluddin. Rasa kesalnya memuncak saat seorang gadis berani menertawakan nama itu dengan keras di depan umum. Kini, ia bertekad untuk membalas dendam dan menghancurkan gadis yang telah mempermalukan harga dirinya tersebut.
Sampul Novel Dinara - Ganti Suami
8.1
Ditinggal kabur oleh pasangannya di hari pernikahan membuat Dinara justru merasa girang, apalagi saat bertemu seorang pria yang bernasib serupa. Alih-alih meratapi kesedihan, sebuah ide gila muncul di benak Dinara demi menyelamatkan persiapan pesta yang sudah matang. Tanpa ragu, ia mengajak pria asing itu untuk menggantikan posisi mempelainya. Meski sempat terkejut, tawaran nekat Dinara menjadi satu-satunya solusi agar paket pernikahan mereka tidak terbuang sia-sia.
Sampul Novel HILDA PERAWAN TUA
7.9
Hilda mencapai puncak karier berkat kecerdasannya, namun kehidupan asmaranya justru hancur akibat campur tangan sang ibu. Sifat materialistis ibunya yang terlalu pemilih membuat Hilda dijuluki perawan tua. Tak hanya soal jodoh, Hilda harus menghadapi sikap pilih kasih ibunya yang selalu mengutamakan sang adik dengan alasan penyakit jantung bawaan. Di tengah perlakuan tidak adil dan badai konflik keluarga yang nyaris menghancurkan hidupnya, mampukah Hilda menemukan kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Menikah dengannya
8.8
Hasna memulai harinya pukul lima pagi untuk beribadah dan membantu ibunya di dapur. Di tengah perjuangannya yang belum membuahkan hasil dalam mencari pekerjaan baru, ia tetap berusaha tegar meski berbagai penolakan telah ia lalui. Namun, suasana setelah sarapan mendadak berubah serius saat kedua orang tuanya mengajak bicara. Sebuah kejutan besar menanti Hasna ketika mereka mengungkapkan niat untuk menjodohkannya dengan pria pilihan keluarga tersebut.
Sampul Novel Penantian seorang istri
8.9
Dalam sebuah pernikahan modern yang penuh dengan kedinginan, seorang istri berjuang tanpa lelah demi mencairkan hati suaminya yang kaku dan tak tersentuh. Dengan kesabaran yang luar biasa, ia berupaya menghadirkan benih-benih cinta di tengah rumah tangga mereka yang hampa. Namun, tantangan batin terus menguji keteguhannya. Apakah kegigihannya akan membuahkan hasil manis, ataukah ia justru akan memilih untuk menyerah karena rasa lelah yang mendalam?
Sampul Novel Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah
8.8
Sebagai ahli negosiasi krisis andalan di Divisi Khusus Kepolisian, Zaki Sadam dikenal sangat profesional dalam meruntuhkan pertahanan psikologis targetnya. Namun, ketangguhan itu runtuh seketika saat berhadapan dengan air mata Cindi Wiryo. Meski semua orang meyakini bahwa Zaki sangat mencintai Cindi dan bersedia memberikan apa saja untuknya, Cindi menyadari sebuah kenyataan pahit yang tersembunyi. Dia tahu persis bahwa hati dan cinta sejati pria itu sebenarnya bukan milik dirinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan