Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Pernikahan tiga tahun Shinta Ranadi hancur saat memergoki suaminya, Raka Winata, melamar cinta pertamanya dalam sebuah pesta. Meski Raka berdalih itu hanya permainan, pengkhianatannya kian nyata hingga puncaknya Raka mendorong Shinta dari tangga demi perempuan lain tersebut, yang mengakibatkan Shinta kehilangan calon bayinya. Kecewa mendalam, Shinta menyadari lima kesempatan yang pernah ia berikan telah habis sia-sia. Tanpa ragu lagi, ia memilih untuk mengakhiri pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Di mana ayah dari anak ini? Biar aku telepon, supaya dia bisa jagain kamu," ucap dokter.

Shinta mengedip pelan, lalu berkata lemah, "Anak ini nggak punya ayah."

"Benarkah?" Dokter membuka kembali riwayat Shinta di rumah sakit, lalu berkata, "Di sini tertulis bahwa kamu sudah menikah, jadi kamu punya suami. Tapi selama pemeriksaan kehamilan, aku nggak pernah lihat dia datang. Sekarang kamu sampai keguguran, kenapa dia masih nggak datang juga?"

Shinta baru sadar bahwa selama ini dia selalu menjalani pemeriksaan sendiri.

Tiga bulan lalu, saat tahu dirinya hamil, Raka memang senang dan berkata ingin menemaninya USG pertama kali.

Namun, Nadine pulang hari itu.

Sejak Nadine kembali, hati Raka bukan milik Shinta lagi.

Setiap kali Shinta minta ditemani periksa, Raka selalu ada alasan.

Padahal Shinta tahu dia sudah diam-diam bertemu dengan Nadine berkali-kali. Shinta tidak ingin membesar-besarkan masalah demi anaknya.

Namun sekarang, anaknya sudah tiada. Dia tidak akan membiarkan dirinya tersakiti lagi.

Dia sudah memutuskan akan bercerai dengan Raka.

Setelah mengejarnya selama tujuh tahun, Shinta benar-benar lelah sekarang.

"Kalau nggak ada keluarga yang datang, kamu harus pergi bayar tagihan sendiri dulu ya," kata dokter.

Dokter memberi Shinta surat rawat inap, kemudian Shinta pun membuka selimut dan beranjak turun dari ranjang dengan tubuhnya yang lemah.

Belum jauh melangkah, Shinta langsung berpapasan dengan Raka dan Nadine.

Raka menggandeng Nadine dengan sangat hati-hati. Saat melihat Shinta, dia buru-buru melindungi Nadine di belakang tubuhnya.

"Kamu ngikutin kami sampai ke sini juga? Tangan Nadine sudah luka, kamu masih belum puas?" bentak Raka.

Melihat sikap waspada Raka, Shinta merasa hatinya sakit.

"Kak Raka, jangan bicara dengan Kak Shinta seperti itu. Aku yakin dia nggak sengaja, mungkin dia datang untuk minta maaf padaku," kata Nadine.

Nadine bersandar di tubuh Raka dan berkata, "Kak Shinta, aku nggak nyalahin kamu. Aku baik-baik saja."

"Kalau memang niatmu untuk minta maaf, pergi belikan makanan buat Nadine. Tangannya luka, dia harus rawat inap," ucap Raka.

Shinta menunduk melirik tangan Nadine. Hanya sedikit kemerahan saja harus rawat inap?

Lalu bagaimana dengan dirinya sendiri? Anak dalam kandungannya sudah tiada, dia harus bagaimana?

Mata Shinta memerah, tetapi dia memaksa untuk tersenyum. Kata-katanya tersangkut di tenggorokan.

Melihat ekspresi itu, Raka mengerutkan alis, nada bicaranya pun melunak.

"Kamu kenapa? Aku cuma suruh kamu minta maaf dan beli makanan untuk Nadine. Masa itu saja bikin kamu tersinggung?" ucap Raka.

"Nggak," jawab Shinta.

Shinta memaksa tersenyum dan berkata, "Aku nggak tersinggung."

Untuk apa merasa tersinggung? Anaknya sudah tiada, semua rasa sakit sudah tak berarti lagi.

"Sudah, kamu pulang dulu saja. Nanti kalau tangan Nadine sudah sembuh, aku akan pulang," ucap Raka.

Kalimat itu sangat familier. Shinta sudah mendengarnya berkali-kali, dia tidak akan percaya lagi.

Hari ketika Nadine baru pulang ke negara ini, Shinta harus ke rumah sakit untuk USG. Raka berkata bahwa dia ada urusan dan akan menyusul ke rumah sakit.

Shinta menunggu sepanjang hari di rumah sakit, tetapi Raka tidak pernah datang.

Di layar televisi rumah sakit, berita soal kepulangan Nadine ditayangkan. Di sana, Shinta melihat Raka membawa seikat mawar kuning di tengah kerumunan.

Cinta lamanya pulang, jadi dia pergi menjemputnya.

Hari ketiga setelah Nadine kembali, Shinta demam tinggi. Sebab mengandung, dia tidak bisa minum obat. Dia menahan semua rasa sakit itu sendirian di rumah, tetapi Raka malah menemani Nadine syuting drama.

Shinta sempat meneleponnya dan bilang kalau dia sakit. Raka hanya memintanya untuk tunggu dan berkata bahwa dia akan segera pulang.

Akan tetapi, sampai siang keesokan harinya, demam Shinta sudah turun, tubuhnya sudah tidak panas lagi, barulah Raka muncul.

Kejadian seperti itu terjadi banyak sekali, Shinta sudah tidak bisa mengingat semuanya dengan jelas.

Setelah begitu banyak kekecewaan, dia dan Raka bertengkar hebat.

Waktu itu Raka berjanji dia tidak akan meninggalkan Shinta demi Nadine lagi.

Shinta juga berkata bahwa dia hanya akan memberinya lima kesempatan.

Ini adalah kelima kalinya.

"Nadine belum makan sama sekali. Kalau kamu nggak mau belikan, aku temani dia cari makan. Kamu pulang saja dulu," ucap Raka.

Ucapan Raka memotong pikiran Shinta.

"Baik," jawab Shinta.

Shinta menjawab singkat, lalu melangkah pergi.

Raka menatap kertas di tangan Shinta dan tercengang. Dia bertanya, "Surat apa yang kamu pegang?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Sekedar Bantuan, Tapi Menghancurkan Pernikahanku
9.5
Adara Paramitha dan Garen Wijaya hidup bahagia hingga kecelakaan tragis mengancam nyawa Garen. Di ambang keputusasaan, Adara bertemu konglomerat Rian Kusuma yang menawarkan bantuan dana medis. Namun, bantuan itu menuntut imbalan yang mempertaruhkan kesetiaan Adara. Sementara itu, Kirana Senja, kekasih Rian, mulai merasakan ancaman pada hubungannya. Kini, mereka terjebak dalam pusaran rahasia dan pengorbanan yang menguji keteguhan cinta serta keutuhan rumah tangga.
Sampul Novel CEO Dingin Pemikat Hati
9.2
Shintia berjuang memulai hidup baru pasca putus dari Arya. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali saat Arya muncul sebagai CEO di kantornya. Meski cinta Shintia bersemi lagi, Arya justru menyimpan kebencian mendalam dan sering bersikap kasar. Keadaan kian rumit akibat kesalahpahaman masa lalu dan skandal Shintia dengan Felix yang memicu kemarahan Arya. Mampukah Shintia meluluhkan hati Arya dengan mengungkap alasan tragis perpisahan mereka dua tahun lalu?
Sampul Novel Cinta Rahasia Sang Pewaris
9.8
Ananda Edward, pewaris keras kepala, harus menyamar jadi karyawan biasa bernama Ananda Iskandar demi bebas dari penjara. Di tengah hukuman sang ayah, ia ditugaskan membantu Erika Adhinata, manajer cerdas yang perlahan meluluhkan hatinya yang dingin. Namun, cinta Nanda terhalang masa lalu Erika yang masih terikat pada pria hedonis. Akankah Nanda berhasil memenangkan hati Erika di tengah sandiwara identitasnya? Ikuti perjuangan cinta sang pewaris yang penuh rintangan.
Sampul Novel GADIS PENCURI VS TUAN MUDA
9.3
Seorang pencuri wanita lihai menjadi buronan elit dengan imbalan jutaan Dollar bagi siapa pun yang melenyapkannya. Di tengah kepungan maut, Martin Jakovsky, tuan muda kaya raya yang menderita alergi aneh terhadap sentuhan wanita, justru mengerahkan segala kekuatannya demi melindungi sang gadis dari kejaran penguasa. Mengapa Martin rela mempertaruhkan nyawa untuk melindunginya meski ia sendiri tak bisa bersentuhan dengan lawan jenis? Simak kisahnya.
Sampul Novel Habis Manis Sepah Dibuang
8.8
Setelah dipermalukan oleh seorang klien yang menyiramnya dengan air, Jocelyn tidak mendapatkan pembelaan dari Michael. Pria itu justru memeluk asistennya dengan mesra dan mencaci ketidakmampuan Jocelyn di depan umum, bahkan mengancam akan memecatnya. Merasa muak dengan perlakuan tidak adil tersebut, Jocelyn menyeka wajahnya, menenggak segelas alkohol, lalu membalas dengan menyiramkan minuman keras itu tepat ke wajah Michael sebelum akhirnya menyatakan mundur dari perusahaan.
Sampul Novel Hamil dengan Mantan Bosku
8.9
Tiga tahun Cynthia menjadi sekretaris sekaligus pendamping setia Juan, namun ia dibuang saat sang bos memilih menikahi wanita lain. Di tengah pelarian, Cynthia harus menghadapi kehamilan dan keserakahan ibunya hingga hidupnya hancur. Lima tahun berlalu, ia kembali sebagai sosok baru yang lebih kuat. Sementara itu, Juan yang selama ini tenggelam dalam penyesalan dan kekacauan, kini memohon agar Cynthia mau kembali ke pelukannya.