Sampul Novel LELAKI "LAIN" SELAIN SUAMIKU

LELAKI "LAIN" SELAIN SUAMIKU

9.2 / 10.0
Perselingkuhan suami mungkin terdengar lumrah, namun apa jadinya jika pengkhianatan itu melibatkan dua kepribadian yang berbeda? Sosok Mas Puji kini tampak terbagi menjadi dua identitas yang identik namun berlawanan. Di tengah kebingungan yang melanda, sang istri harus mencari tahu mana sosok suami yang asli dan mana yang palsu. Misteri ini menyelimuti rumah tangga mereka, menciptakan teka-teki rumit tentang siapa sebenarnya pria yang ia nikahi selama ini.

LELAKI "LAIN" SELAIN SUAMIKU Bab 1

LELAKI "LAIN" SELAIN SUAMIKU 

BAB. 1

" Aku benci kamu, Mas!"

Kudorong kuat-kuat lelaki yang telah memberiku anak usia enam belas tahun itu. Ia jatuh terjengkang dari atas ranjang.

Lelaki itu memandangiku seperti akan marah. Namun aku bersyukur dia tak melakukan kekerasan fisik padaku. Ia hanya  keluar kamar sambil  membanting pintu.

                                    ****

Selepas menunaikan dua rokaat wajib subuh, aku mempersiapkan segala sesuatu di dapur untuk sarapan pagi.

Meskipun darah ini terasa mendidih sampai titik 100° C atas kelakuan pasangan,  tetap saja kujalankan kewajibanku sebagai ibu rumah tangga yang baik. Mengurusi keperluan suami dan anakku.

Setelah semua menu sarapan pagi terhidang di meja, suami dan anakku menikmati santapan pagi itu sebelum beraktifitas sesuai dengan bidang kerjanya masing-mading. Suamiku berangkat kerja, dan anakku pergi ke sekolah.

                                ****

Hampir enam bulan terakhir ini, aku menolak mas Puji, suamiku, untuk memakaiku di ranjang.

Belum bisa move on dari perlakuannya padaku ketika itu. Aku membencinya, tetapi lebih benci lagi berpisah atas nama perceraian.

Aku tulus mencintai lelaki yang telah memberiku anak beranjak bujang. Tapi ketulusanku mendampinginya hampir 20 tahun, dibalasnya dengan tikaman mematikan di ulu hatiku.

Sakit rasanya. Dunia terasa terbalik, langit seakan runtuh meremukkan belulangku. Tak dinyana tak disangka, tiba-tiba saja badai itu datang menerjang, menghempas, menerbangkan rasa cintaku yang hanya menyisakan kebencian. Aku benci dia dalam balutan sucinya cinta.

Diri ini pun merasa heran, tak mampu berpisah dengan lelaki itu, meski ia telah menikamku dari belakang. Aku memang harus bertahan.

Bukan karena  lemah. Bukan pula khawatir tak mendapatkan sambungan yang lebih baik darinya. Tapi  tak ingin menghancurkan psikologis anak semata wayangku.

Sampai di sini aku baru paham. Sebaik apapun, setulus apapun, bahkan secinta apapun. Tidak akan pernah berarti di hadapan orang yang tak bersyukur memilikiku.

Siap tidak siap, kita harus bisa menerima apapun yang terjadi, walaupun kita tak menginginkannya, karena takdir harus diterima dengan lapang dada bukan dihindari.

Awal petaka itu datang menghampiri, saat suamiku menghilang selama dua hari. Tentu saja sebagai seorang istri merasa cemas.

Ketika di hari berikutnya ia pulang. Bukannya kegembiraan dan hapusan rasa rindu yang kulampiaskan padanya. Tapi sikap dingin dan cuek membuatku berprasangka. 

Naluriku sebagai perempuan mencium sangat tajam kecurigaan pada suami. Perasaan kehilangan selama dua hari membuat  terciptanya prasangka negatif padanya.

Alasannya ia kerja lembur, perintah mendadak dari atasan yang sangat mendesak hingga tak sempat pulang ke rumah terlebih dulu.

Awalnya,  sebenarnya aku tak menaruh syak wasangka. Kalau saja tidak secara mendadak  memasang password di androidnya. Sudah menjadi rutinitas, setiap suami pulang kerja, kuperiksa HP-nya. Dengan ikhlas dan rela hati memberikan gawainya itu padaku.

Tapi kali ini lain, kemunculannya di rumah bagai orang asing. Tak sepatah katapun keluar dari mulutnya. Ia hanya menaruh HP-nya di atas lemari dan segera melengos ke kamar mandi.

Kuraih HP-nya, nyalakan power untuk membuka layar. Instruksi tertulis di layar buka pakai pola atau sidik jari. Nah, kan? Pake digembok segala.

Kutaruh kembali android itu di atas lemari. Tak lama berselang ia datang dari kamar mandi dengan rambut kelimis. Rambut basah seperti  yang bukan kebiasaannya.

Jarang keramas, tapi saat ini ia habis keramas. Keramas? Pertanda apa ya? Apakah ia pasca junub? Dengan siapa? Bahkan ia baru pulang setelah menghilang dua hari. Yang pasti bukan dariku, jika seandainya ia keramas sebab junub.

Rambutnya basah kelimis membuat rasa terenyuh di sudut hati. Ia mendorong tubuhku yang menghalanginya di pintu masuk kamar. Aku terhenyak memandanginya penuh keheranan. Tak menyangka berbuat sekasar itu pada istrinya.

Terlihat tergesa-gesa mengganti pakaiannya, tanpa mempedulikan kehadiran istri, seolah-olah ia hanya sendirian di kamar ini. Ya Tuhan, apa yang terjadi dengan suamiku?

" Mau ke mana, Mas?" Tanyaku. Ia diam  sembari menata diri di depan cermin.

" Baru aja kau datang, Mas. Tapi kok malah mau pergi lagi?" Cegahku menghalanginya keluar dari pintu kamar.

" Ada urusan penting di kantor," ungkapnya tanpa menoleh ke padaku.

Gemuruh kecurigaan itu menghantui relung hati.

Sikap tak biasa yang ia pertontonkan hari ini membuatku meradang. Salahkah jika diri ini ingin mengetahui lebih dalam, dan apa penyebab perubahan mendadak terhadap suami?

Aku meradang!

" Kau tak boleh pergi, Mas!" Tegasku menghadang langkahnya di pintu keluar. Kulihat gestur wajahnya menciptakan amarah. Urat-urat lehernya terlihat menegang, tulang rahangnya bergerak-gerak, tanda amarah segera meluap.

Segera kututup pintu dan menguncinya.

" Plaaakk..."

Lelaki ini menamparku.

                                  ***

Terimakasih sdh berkenan membaca bab pertama cerita ini.

Penasaran akan kelanjutannya? 

Sabar, pasti berlanjut, tp sebelumnya, tinggalkan jejak dulu ya, berupa subscribe, follow, share and comment!

❤❤

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi LELAKI "LAIN" SELAIN SUAMIKU

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Terlahir dengan keterbatasan fisik, Jasmine Bintang tumbuh di bawah bayang-bayang kekecewaan ibunya. Ia berharap menemukan kebahagiaan saat menikahi Ardan Mahendra yang sukses. Namun, keluarga Ardan justru menghina keterbatasannya. Luka Jasmine kian dalam saat Anindya, mantan kekasih Ardan, kembali dan mengungkap kebohongan cinta mereka. Meski Jasmine mantap meminta cerai demi martabatnya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel Hijrah Cinta Sang Casanova
8.0
Bobby jatuh hati pada Claudia sejak pertemuan pertama, namun reputasinya sebagai casanova membuat Claudia enggan membuka hati. Meski Claudia bersikap baik karena Bobby pernah menolong menantunya, ia tetap merasa risi akan kehadiran pria itu. Sultan, mertua Claudia, justru mendukung Bobby demi mengakhiri masa janda menantunya yang sudah lama. Saat Claudia akhirnya luluh dan menerima lamaran, kejutan masa lalu serta sosok misterius muncul menguji pernikahan mereka.
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika dan mentornya, Charli, mengelola ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali. Di sana, Randika jatuh hati pada Andini Wijaya, seorang wanita mandiri pemilik sekolah. Namun, asmara mereka terancam saat Junot, mantan Andini, mendadak kembali. Di sisi lain, adik Andini yang bernama Lily berambisi merebut Randika demi mendapat pengakuan sang ayah, Sigit Wijaya. Terjebak dalam dilema masa lalu dan ambisi keluarga, mampukah cinta Randika dan Andini bertahan?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan