Sampul Novel Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi

Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi

9.4 / 10.0
Tujuh tahun berpacaran tidak menjamin kebahagiaan. Andrew, seorang dokter bedah, tega membatalkan pernikahan mereka sebanyak 66 kali demi menolong Selena, seorang yatim piatu. Dari insiden salah suntik hingga anjing sakit, Andrew selalu pergi meninggalkan pengantinnya di pelaminan, bahkan saat ibu sang kekasih terkena serangan jantung. Meski sempat memohon maaf, Andrew kembali mengulangi kesalahannya. Sadar dirinya tak pernah menjadi prioritas, sang wanita akhirnya menyerah, memilih pergi selamanya, dan bergabung dengan tim dokter lintas batas internasional.

Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi Bab 1

Aku dan Andrew, pacarku yang seorang dokter bedah sudah berpacaran selama tujuh tahun. Kami bahkan pernah mengadakan 66 kali pernikahan, tapi setiap kali Andrew selalu membatalkannya karena Selena.

Pertama kali, Selena salah menyuntikkan obat ke pasien. Andrew menyuruhku menunggunya dan aku pun menunggunya seharian penuh.

Kedua kalinya, Selena terpeleset saat mandi. Saat itu kami sudah siap bertukar cincin, tapi Andrew langsung pergi tanpa berpikir panjang, meninggalkanku begitu saja di depan para tamu yang menertawakanku.

Begitulah seterusnya. Aku terus mengadakan 65 kali pernikahan dan setiap kali Selena selalu punya alasan untuk memanggil Andrew pergi.

Di pernikahan ke-65, Selena bilang anjingnya sakit parah dan dia juga ingin bunuh diri dengan melompat dari gedung. Penyakit jantung ibuku sampai kambuh sangking marahnya, tapi tetap saja kami tak bisa menahan Andrew.

Setelah itu, Andrew berlutut memohon agar keluargaku memaafkannya. Dia bilang dirinya hanya merasa kasihan pada Selena yang seorang yatim piatu dan akulah satu-satunya orang yang paling dia cintai.

Aku memberinya kesempatan terakhir, tapi dia kembali mengecewakanku.

Akhirnya, aku benar-benar menyerah. Aku memilih berpisah dengan Andrew dan bergabung dengan tim dokter lintas batas internasional.

Mulai sekarang, kami pun tidak perlu bertemu lagi.

Hari ini, aku dan Andrew kembali mengadakan pernikahan.

Untuk menunjukkan kesungguhannya menikahiku, Andrew mengundang banyak tamu. Sementara aku sibuk mengurus segala persiapan sampai-sampai tidak makan semalaman.

Perutku begitu sakit hingga aku tidak bisa berdiri tegak, tapi Andrew sama sekali tidak menyadarinya. Dia malah asik bercanda dengan Selena.

Aku berusaha menahan diri untuk tidak meledakkan emosi, hanya bisa berdoa dalam hati agar pernikahan kali ini bisa berjalan lancar.

Tiba-tiba, wajah Selina memucat. Dia panik dan menggenggam tangan Andrew, “Andrew, sepertinya aku nggak sengaja makan selai kacang.”

Andrew langsung menatapku dengan penuh kemarahan dan menuduhku, “Apa-apaan ini? Bukannya sudah kubilang kalau Selena alergi kacang? Kenapa kamu masih menyediakan selai kacang?”

Aku hanya menatap Selena yang sedang berpura-pura, karena aku tahu jelas bahwa aku sama sekali tidak menyiapkan selai kacang.

Andrew langsung memeriksa kondisi Selena, lalu dengan wajah cemas menggendongnya, “Nggak bisa, aku harus segera membawanya ke rumah sakit.”

Aku menahan tangannya dan dengan pelan berkata, “Bisa jangan pergi nggak kali ini?”

Andrew menatapku, lalu menunduk melihat Selena dalam pelukannya. Setelah ragu sejenak, dia pun memutuskan, “Batalkan saja pernikahan ini. Kondisi Selena terlihat sangat serius. Dia itu anak yatim piatu, nggak punya keluarga dan teman. Aku harus menjaganya.”

Ayah dan ibuku sampai menggertakkan gigi menahan marah, teman-temanku juga ikut mengumpat, bahkan para tamu pun mulai berbisik-bisik.

“Kasihan sekali pengantinnya. Aku bahkan sudah hadir 65 kali pernikahannya, tapi setiap kali selalu dia yang membereskan semua kekacauan ini.”

“Iya, setiap kali dekorasinya begitu indah. Dia pasti sangat mencintai mempelai pria sampai bisa terus bertahan begini.”

Melihat aku tetap menahan tangannya, Andrew mulai kesal, “Ivy, bisa nggak kamu lebih pengertian? Alergi bisa mengancam nyawa! Aku janji, aku pasti nggak akan meninggalkanmu di pernikahan berikutnya!”

Aku sudah terlalu sering mendengar janji seperti itu.

Ini sudah ke-66 kalinya Andrew membatalkan pernikahan demi Selena.

Dulu, saat dia membatalkan pernikahan, aku pernah menangis memohonnya, pernah marah dan mempertanyakannya. Tapi sekarang… aku sudah terbiasa. Sekalipun aku menangis atau marah, dia juga tidak akan menoleh.

Aku melepaskan tangannya. Meski perutku terasa seperti diiris pisau, aku masih berusaha tersenyum padanya dan berkata, “Cepat bawah Selena ke rumah sakit, dia terlihat sangat kesakitan.”

Andrew terdiam, dia belum pernah melihat aku setenang ini.

Seketika, dia bahkan tampak panik dan meminta maaf, “Maaf, Ivy. Aku bakal segera kembali setelah mengantar Selena ke rumah sakit.”

“Iya,” jawabku sambil menatap sosoknya yang menjauh.

Aku tahu, dia tidak akan kembali. Sama seperti 65 kali sebelumnya.

Rasa sakit di perutku membuatku hampir tak bisa berdiri. Akhirnya, aku pun pingsan di depan semua orang.

Aku memang punya masalah lambung.

Andrew tahu itu.

Saat awal kami bersama, dia selalu mengingatkanku makan tepat waktu. Jika aku melewatkan satu kali makan saja, dia takut asam lambungku akan kambuh.

Dia tahu asal lambungku bisa kambuh kalau stres, jadi dia rela turun tangan sendiri memasakkan makanan untukku dan mengingat semua makan yang tidak kusuka.

Dia pernah bilang akan menjagaku seumur hidup dan aku lebih penting dari siapapun.

Namun, semua itu berakhir sejak hari Selena masuk kerja.

Dia sudah meninggalkanku 66 kali demi Selena.

Aku sudah lelah dan tak ingin memberinya kesempatan lagi.

Ketika aku sadar kembali, hanya ayah dan ibuku yang berada di sisiku.

Mereka bilang pernikahan sudah dibatalkan dan Andrew tidak kembali sepanjang hari itu.

Mereka ingin menghubungi Andrew, memberitahunya bahwa aku pingsan, tapi ponselnya tak bisa dihubungi.

Aku hanya bisa tersenyum pahit. Setiap kali Selena ada masalah, Andrew selalu menempatkanku di urutan terakhir. Alasannya selalu sama, karena Selena yatim piatu dan sangat kasihan.

Aku memandang gaun pengantin putihku yang begitu indah dan suci. Aku sudah memakainya 66 kali demi Andrew.

Aku memaksakan diri untuk bangkit dari ranjang, lalu melemparkan gaun itu ke dalam tempat sampah.

Ibu menyeka air mataku dan berkata, “Ivy, kali ini kamu harus ikut pulang dengan kami. Andrew sama sekali nggak pantas untukmu.”

Saat pernikahan ke-65 kali, ayah dan ibuku sempat memaksaku pulang. Saat itu Andrew berlutut di depan rumah kami semalaman, memohon agar orang tuaku memberinya satu kesempatan terakhir.

Akhirnya, orang tuaku luluh dan setuju untuk mengadakan pernikahan terakhir.

Lalu bagaimana dengan kali ini?

Bagaimana kalau dia sampai berlutut tiga hari tiga malam?

Aku sudah tak sanggup lagi menanggung rasa putus asa setiap kali ditinggalkan.

“Maaf ayah ibu, aku nggak akan pulang dengan kalian. Aku bakal berangkat ke Nersey tiga hari lagi.”

Aku memang selalu bermimpi menjadi dokter lintas batas. Dulu aku menolak undangan tim dokter lintas batas itu hanya demi Andrew.

Sekarang, aku benar-benar ingin meninggalkannya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Terlahir dengan keterbatasan fisik, Jasmine Bintang tumbuh di bawah bayang-bayang kekecewaan ibunya. Ia berharap menemukan kebahagiaan saat menikahi Ardan Mahendra yang sukses. Namun, keluarga Ardan justru menghina keterbatasannya. Luka Jasmine kian dalam saat Anindya, mantan kekasih Ardan, kembali dan mengungkap kebohongan cinta mereka. Meski Jasmine mantap meminta cerai demi martabatnya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima terobsesi menyiksaku dengan kehadiran Sandra demi menguji cintaku. Puncaknya, saat kecelakaan terjadi, mereka membiarkan tanganku hancur demi menyelamatkan Sandra. Karier musikku pun sirna. Mereka menantikan amarahku, namun aku hanya diam membisu, bahkan saat liontin ibuku dihancurkan Sandra. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku mati. Ini bukan cinta, melainkan sangkar kejam. Kini aku bersiap melarikan diri dan membalas kehancuran ini.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan