Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kurelakan Cintaku untuk Adikku

Kurelakan Cintaku untuk Adikku

Setelah mendapat kesempatan hidup kedua, aku memilih melepas Hans, pria yang di kehidupan lalu mengkhianatiku bersama putra kami demi adikku sendiri. Kali ini, kuatur pernikahan mereka dan kubiarkan adikku memakai gaun serta cincinku. Saat Hans membawanya ke Kota Barga, aku memilih pergi ke Selatan untuk kuliah di Kota Sarna. Fokusku kini hanyalah mengejar kesuksesan pribadi dan hidup mandiri tanpa belenggu asmara masa lalu yang menyakitkan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sebenarnya, dia hanya ingin menggantung Hans. Bagaimanapun, saat itu Hans hanyalah seorang kapten. Dia menantikan yang lebih baik.

Aku pergi ke kampus untuk menanyakan hal-hal yang perlu disiapkan sebelum masuk kuliah serta biaya hidup yang perlu dikeluarkan. Setelah itu, aku pulang dengan tenang.

Sesampai di ruang keluarga Hans, terdengar Helen mengeluh dengan nada manja.

"Kak Hans, kamu meninggalkan kakakku dan pulang untuk menemaniku, kakakku nggak marah?"

"Aku bisa menemaninya kapan saja."

"Tapi, kamu selalu kesakitan setiap datang bulan. Aku khawatir kalau tinggalkan kamu sendirian di rumah."

Helen tersenyum gembira, lalu berpura-pura tertekan.

"Setelah menikah dengan kakakku, Kak Hans masih akan memperlakukanku dengan baik?"

"Tentu saja." Hans menjawab dengan tegas, "Selain kamu, aku perlu baik sama siapa lagi? Kalau kakakmu nggak baik sama kamu, aku akan menceraikannya!"

Aku mengepalkan tanganku erat-erat untuk menahan kekesalan di hatiku.

Ternyata setelah terlahir kembali dan mendengar suamiku begitu kejam padaku, aku tetap akan sedih.

Aku menenangkan diri, lalu berjalan memasuki rumah, seolah-olah tidak terjadi apa pun.

Hans keluar dari kamar Helen dengan canggung.

"Aku ... Helen nggak enak badan, aku pergi melihatnya."

Aku mengiakan dengan pelan, lalu berbalik ke kamarku.

Di kehidupan sebelumnya, aku sering bertengkar dengannya karena mereka terlalu mesra.

Di kehidupan ini, aku tidak ingin membuang-buang waktu dan tenaga lagi.

Dia memanggilku. "Elvy, bagaimana kalau kita membeli sedikit permen pernikahan dan membagikannya pada para tetangga di kompleks?"

Aku menatapnya dengan heran. Kemudian, setelah dipikir-pikir, mungkin ini adalah imbalan karena aku tidak bertengkar dengannya.

"Nggak usah, nggak perlu begitu formal."

Dia tertegun. Sepertinya dia tidak menyangka aku akan menolak usulannya.

"Kak Elvy marah karena Kak Hans merawatku?"

Helen keluar dari kamar dengan ekspresi heran dan lugu.

Dia mengenakan setelan Lenin yang kubeli untuk memotret foto pernikahan.

Di kehidupan sebelumnya, aku menabung selama setengah tahun untuk membeli setelan ini dan belum pernah memakainya.

Menghadapi tatapanku, Helen menjelaskan dengan panik.

"Hari ini, aku melihat pakaian yang ada di kasur Kak Elvy sangat cantik. Aku ingin mencobanya, lupa menggantinya."

Dia menundukkan kepala sambil memainkan jari-jarinya, seperti anak kecil yang ketahuan berbuat salah.

Hans spontan berkata, "Elvy, jangan ...."

Aku menyelanya dengan tenang, "Setelan ini cocok buat kamu. Kukasih ke kamu saja, lagian aku nggak pernah pakai."

Setelah mencium bau darah dan keringat di setelan Lenin itu, aku berlari pulang dan menangis di tengah malam.

Sekarang, meskipun hanya memikirkannya, aku merasa agak mual.

Di bawah tatapan kaget mereka, aku kembali ke kamar dan mengunci pintu. Aku mengeluarkan map dokumen yang berisikan surat penerimaan dari Universitas Sarna.

Kehidupan sebelumnya, aku sangat menyukai wilayah Selatan, terutama jurusan ekonomi. Namun, aku berhenti kuliah demi Hans dan memutuskan untuk melayani mertuaku di rumah. Untungnya, sekarang aku masih memiliki kesempatan. Aku hanya ingin hidup untuk diriku sendiri.

Aku membuka kalender. Sepuluh hari lagi, aku akan meninggalkan tempat ini. Waktuku terbatas, tetapi aku harus mempersiapkannya dengan sepenuh hati.

Tiba-tiba, terdengar suara ketukan pintu. Aku membuka pintu dengan kesal.

Hans membawa semangkuk mi sambil berkata dengan lembut, "Kamu lapar? Aku memasakkan semangkuk mi untukmu."

Seketika, aku termenung.

Di kehidupan sebelumnya, dia selalu bersikap dingin padaku dan sering mengasariku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta satu malam dengan boss
9.0
Terjebak dalam tawaran tak terduga, seorang wanita mempertanyakan alasan bosnya memilih dirinya. Tanpa ada rasa cinta, pria berkuasa itu dengan dingin menyatakan bahwa dia hanya menginginkan kepuasan fisik semata. Meski dikelilingi banyak wanita, sang bos hanya tertarik pada tubuhnya untuk memuaskan hasrat pribadinya. Kini, dia harus menghadapi kenyataan pahit menjadi pemuas keinginan sang miliarder dalam hubungan tanpa status yang sangat murni transaksional.
Sampul Novel Don Juan
8.9
Don Juan adalah pria asal Italia yang memiliki segalanya, mulai dari paras tampan hingga kesuksesan finansial yang luar biasa. Baginya, wanita hanyalah objek sementara yang bisa dibuang setelah digunakan. Namun, hidup sang miliarder ini berubah total saat ia bertemu dengan seorang gadis misterius. Sosok ini berhasil menaklukkan hatinya yang dingin dan membuatnya berlutut dalam cinta. Siapakah perempuan yang mampu mengubah prinsip hidup Don Juan selamanya?
Sampul Novel Hitungan Mundur Di Atas Kepala
8.1
Kemampuan melihat angka kematian di atas kepala orang terdekat membuatku dicap pembawa sial. Ketiga kakak laki-lakiku membenciku setelah kakek, ayah, dan ibu tewas dalam sehari sesuai ramalanku. Anehnya, adik perempuan kami yang kelahirannya merenggut nyawa ibu justru dipuja sebagai pembawa berkah. Di hari ulang tahunku yang kedelapan belas, cermin menunjukkan hitungan mundur ajalku sendiri. Usai membeli kotak abu, aku memasak hidangan terakhir untuk berkumpul bersama kakak-kakakku. Namun, hingga waktu itu habis, tak ada satu pun dari mereka yang datang menemui diriku.
Sampul Novel Istri Kontrak Mr Billionaire
8.6
Demi membiayai pengobatan sang ibu, Claudya terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan miliarder ternama asal Eropa. Namun, kehidupan barunya justru penuh penderitaan karena sang suami menjadikannya pelampiasan rasa sakit hati akibat ditinggalkan mantan kekasih. Meski raga dan jiwanya sempat terpikat, Claudya akhirnya memilih menyerah. Ia memutuskan untuk pergi menjauh demi mengakhiri segala kepedihan dalam hubungan yang tidak berlandaskan cinta tersebut.
Sampul Novel Kehidupan Baru di Usia 60 Tahun
8.1
Setelah ditabrak mobil di hari ulang tahun cucunya, seorang wanita lansia justru harus pulang menghadapi tumpukan pekerjaan rumah tanpa ada yang memedulikan lukanya. Alih-alih mendapat simpati, ia malah dicap malas oleh anak dan menantunya saat kondisi fisiknya menurun. Puncaknya, sang suami justru meminta cerai demi seorang pengasuh baru. Muak dengan pengorbanan yang sia-sia dan tuntutan tanpa henti, ia memutuskan untuk menyetujui perceraian tersebut demi memulai hidup baru yang mandiri.
Sampul Novel Luka Yang Sisa Kenangan
9.7
Memasuki tahun keempat pernikahannya dengan Rocky Riyandi, Luna Gozali akhirnya mengandung. Namun, kebahagiaan itu hancur saat pihak rumah sakit menolak dokumen kehamilannya karena akta nikah yang ia miliki terbukti palsu. Penyelidikan Luna di kantor catatan sipil justru mengungkap rahasia kelam: Rocky secara hukum terdaftar sebagai suami dari Paula Gozali, kakak tirinya sendiri. Paula, yang dulu melarikan diri ke luar negeri saat hari pernikahan mereka, kini justru berstatus sebagai istri sah dari pria yang Luna cintai.