
Kuperdaya Adik Iparku
Bab 2
Ketika dinginnya pagi menyeruak dalam kamar Joe, ia terbangun, sedikit menarik selimut agar kembali hangat, Korea dingin sekali batinnya.
Tanpa mengetuk pintu seseorang membuka pintu dengan tergesa-gesa
"Joe, bangun! Waktunya sarapan pagi, cepat! " Kata kak Elie sambil menarik selimut Joe
"Ah yaa kak, masih jam berapa ini, lagian tumben kakak bangun pagi sekali ha?" Tanya Joe
"Jangan lupa kamu dimana sekarang! Jadi cepat! Kamu hanya menumpang disini, bersikaplah selayaknya penumpang " kata kak Elie ketus.
Jangan berharap kalo Joe sakit hati, ia sudah terbiasa dengan kata-kata tajam kakanya itu, sangat terbiasa malahan.
Joe lihat kakanya sedikit berubah, tidak seperti dahulu yang tak takut sama siapapun, dimansion ini rupanya kakaknya sangat takut dengan suaminya, terlihat dari pergerakan dia.
Joe secepat kilat membersihkan tubuhnya dikamar mandi, lalu berganti pakaian.
Setelah selesai ia baru turun kebawah untuk sarapan bersama.
Dari meja sana, sudah terlihat aura-aura tidak menyenangkan dari semua yang duduk Disana kecuali kedua orang tua 3 bersaudara itu.
"Kamu katanya mau ke RS internasional Seoul?" Tanya Appa
"Iyaa Appa , "jawab Keyla sambil tersenyum
"Diruang bawah ada satu mobil, bawalah jika membutuhkannya, " kata Appa
"Hmmm tidak perlu Appa, lagian Joe belum bisa mengendarai mobil", katanya malu-malu
"Ah ya?? Wahhh... Jungkook akan mengajarimu lain kali " kini eomaa yang berbicara
"Aku sibuk" kata seseorang yang masih mengunyah makanan, siapa lagi kalo bukan Jungkook
"Kan eoma bilang, lain kali, bukan sekarang ataupun nanti " jawab ibunya
"Kapanpun aku juga sibuk" jawabnya lagi dengan ketus
Seseorang yang duduk sebelah Kendra tersenyum menang mendengar ucapan Jungkook yang menohok.
"Jungkook memang begitu, jangan dihiraukan" kata Appanya
"Tidak apa apa Appa " jawab Joe
Sebenarnya Elie sendiri gak suka melihat mertuanya justru lebih sering mengobrol dengan Joe daripada denganya,
Perlu kalian tahu, selama menikah 5 bulan yang lalu, Elie tidak pernah merasakan hangatnya seorang istri, ia selalu diperlakukan kasar oleh Jimin bahkan hanya hinaan yang sering dilontarkan ketimbang kasih sayang. Dave pun tak pernah sesekali menyentuh Elie. Sedangkan Elie selalu mencari kesempatan untuk mendapat perhatian dari Jimin tetapi hasilnya selalu nihil ia bahkan tak pernah mengganggap Elie sebagai istrinya.
Beda lagi dengan Taehyung ia mungkin memang tak mencintai istrinya itu, karena sama halnya dengan Jimin ia juga dijodohkan, tetapi ia tak pernah berlaku kasar padanya jika istrinya itu tak melakukan kesalahan.
"Gerald anterin Joe ke RS internasional Seoul!! Tidak ada tapi-tapian ! Kalau kamu tidak mau, tidak usah bawa mobil sekalian!!! Ucap Appa agak keras
Gerald hanya mengangguk tanpa menjawabnya, ia tahu ia tidak mungkin bisa melawan Appanya itu.
"Joe dengar!!! Jangan genit genit sama Jungkook Awas aja kamu!!! " Kata kak Elie sebelum aku berangkat
Selangkah aku maju, kini Kim Ara mendekatiku
"Kau bukan tandingan ku, tetapi jika kau sampai merebut tempatku dirumah ini, kan ku buat kamu menderita, ucapnya berbisik kepada Joe
Kendra melihat istrinya itu entah berbisik apa kepada Joe, saat pertama kali melihat Joe, kendra merasa tertarik kepadanya Dia perempuan yang sangat cantik, pintar, berbakat menurutnya, ah tak lupa juga imut.
Dimata Jungkook pun sama, ia pertama ia mendengar cerita Joe dengan segala kepintarannya membuatnya ingin melihat seperti apa itu Joe, tak disangka ternyata Joe juga cantik. Tetapi ia pura-pura tak peduli dengan kehadirannya.
Sedangkan Jimin ,pria dengan darah dingin tapi perhatian sebenarnya, ia pertama kali melihat Joe memang sudah penasaran denganya, dibalik kecantikan dan kepintarannya apakah ia mempunyai sifat seperti kakaknya yang haus akan uang, harta???? Pikiran itu selalu membayang-bayanginya membuat ia sedikit benci dengan perempuan itu.
Dengan sedikit takut Joe melangkah memasuki mobil Jungkook. Ia duduk dengan dengan tegang. Mobilnya juga mulai melaju dengan kecepatan sedang. Joe melirik kearah Jungkook yang sedang mengemudi itu, ia sebenarnya tampan sekali akan tetapi sombong.
"Kenapa melihatku seperti itu? Kau tertarik denganku ha? Apa aku tampan sampai membuatmu tak berkedip? " Kata Jungkook
"E ee enggak, aku tidak melihatmu " jawab Joe gugup
"Mataku ini masih sehat!! " jawabnya ketus
Dengan cepat ia membelokkan mobilnya dipinggir jalan.
"Kenapa berhenti disini" tanya joe menoleh kearah Jungkook
"Aku tidak tahan jika dilihat perempuan seperti itu, " ucap Jungkook yang sedikit mendekat kearah Joe
Joe yang merasa takut, ia menyenderkan tubuhnya kearah belakang.
"Jangan seperti ini, " kata Joe gugup
"Kenapa? Aku suka,, boleh ? " Ia menyentuh bibir Joe
Joe menyibakan tangan Jungkook dari bibirnya. Ia merasa takut, gugup sekaligus jantungnya berasa copot.
Cupp
Dengan secepat kilat, Jungkook menempelkan bibirnya kebibir Joe, lalu ia melanjutkan mobilnya kearah jalan.
"Yakk!! Kenapa kamu melakukan ini, kau bahkan mengambil ciuman pertamaku!! ", 'kata Joe dengan membentak
Hahahahhahahahha hanya terdengar tawa dari mulut Jungkook
Tak sadar Joe meneteskan air mata. Ah cengeng sekali bukan?,
"Yakk!! Begitu saja kau menangis ha? Bahkan aku belum menidurimu, kau sudah secengeng ini, hahahah menangislah saat aku memasukanya nanti" kata Jungkook
Ahh perkataan Jungkook sangat tidak masuk akal dipikiran Joe, ia merasa direndahkan sekali dengan perkataanya, sedih sekali hidupnya bukan? Baru sehari saja sudah direndahkan dengan ciuman dan perkataan busuknya itu.
Membalas perkataannya saja Joe tak mampu, ia takut jika Elie akan tersakiti nantinya jika ia melawan.
"Turunlah, sudah sampai, ''kata Jungkook
Joe ingin turun dari mobil tetapi pintu mobilnya tidak bisa dibuka. Ia berusaha membukanya tetapi memang tidak bisa.
"Ahh yaa, passwordnya kau harus menciumku dulu" kata Jungkook sambil menunjuk pipinya
Joe menoleh kearah Jungkook dengan risih, bagaimana mungkin ia mencium seseorang laki-laki yang tidak ia cintai. Joe tidak bergerak sama sekali, ia mematung dengan ucapan Jungkook
"Baiklah kalau kamu tidak mau, biar aku yang melakukanya"
Cupp
Gerald mencium Joe. Bibir manisnya kini sudah 2 kali ternodai oleh seorang Jungkook .Lagi-lagi Joe tak bisa melakukan apapun selain pasrah dengan perlakuan Jungkook .Joe langsung turun dari mobil dengan tergesa-gesa, perlakuan Gerald membuat ia muak. Percuma ia meneteskan air mata untuk apa,
toh tidak akan ada yang peduli denganya.
----
Joe sudah berada di rumah sakit internasional Seoul. Disana ia langsung menemui Direktur RS tersebut. Seperti yang kalian kira, ia langsung lolos untuk bekerja Disana. Ia ditempatkan di UGD dan dokter Penyakit dalam. Untuk jadwal dokter penyakit dalam ia ada dihari senin-kamis jam 9-10 saja. Selainya ia bekerja di UGD.
Sepertinya hari ini, Joe harus langsung bekerja, karena tiba-tiba ada operasi mendadak. Dengan cekatan Joe ikut dalam operasi tersebut.
Operasinya berjalan sekitar 5jam, memakan banyak waktu karena terjadi pendarahan secara tiba-tiba.
Setelah keluar dari ruang operasi Joe langsung bergegas membersihkan diri. Dokter Disana baik-baik, bahkan mereka sangat ramah walaupun pertama kali mengenal Joe.
Anda Mungkin Juga Suka





