Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Saat keluarga Riko Fosa sibuk menjaga persalinan Erni Lousa demi menghalangi Nisa, sang istri justru memilih tidak hadir. Riko mengira Nisa hanya kekanak-kanakan dan berniat memaafkannya jika Nisa bersedia mengasuh anak tersebut. Riko tidak tahu bahwa Nisa telah mengajukan keberangkatan ke PBB untuk menjadi dokter lintas batas. Dalam seminggu, Nisa akan mencabut kewarganegaraannya dan pergi selamanya, memutus semua hubungan dengan Riko tanpa ada kesempatan bertemu lagi.
Bab
Bagikan

Bab 4

"Kak Nisa, tadi dari jauh aku melihat seseorang mirip sekali denganmu. Tapi, Riko malah bersikeras bilang kamu nggak mungkin ada di sini," ucap Erni.

Tatapannya kemudian jatuh pada lembaran brosur lowongan kerja yang ada di tanganku. Dia tersenyum seolah-olah mengerti segalanya.

"Ternyata kamu sedang mencari pekerjaan, ya? Tapi kenapa sampai terpikir untuk jadi pelayan?"

"Sekalipun kamu sedang kesal sama Kak Riko, nggak perlu sampai menyakiti dirimu sendiri seperti ini …. "

Aku diam saja. Brosur itu sebenarnya baru saja diselipkan oleh seorang gadis muda di pinggir jalan. Melihat dia berdiri membagikan selebaran di tengah cuaca yang dingin, aku pun hanya sekadar menerimanya.

Lantaran aku tidak berkata apa pun dan hanya menggenggam selebaran itu erat-erat, sorot mata Erni tampak menyiratkan rasa puas, sementara senyumnya menjadi makin congkak.

"Kalau dari awal kamu bilang sedang mencari pekerjaan, mungkin aku bisa bantu sesuatu. Bagaimanapun juga, kita ini satu keluarga. Kalau kamu hidup dengan baik, Riko dan anaknya juga akan punya sandaran di masa depan, aku pun bisa tenang," timpal Erni.

Bagi orang lain, kesunyianku saat itu mungkin tampak seperti pengakuan diam-diam.

Ekspresi Riko yang semula hanya tampak bingung, seketika berubah kelam. Alisnya mengernyit, wajahnya tampak emosi, dan tatapan yang diarahkan padaku penuh dengan penghinaan.

"Apa yang mau dikenalkan? Dia sendiri yang bersikeras berhenti dari pekerjaan dokter yang bagus itu. Sekarang meski sampai kelaparan di jalan pun, nggak ada yang patut dikasihani."

"Nisa, nggak kusangka demi memaksaku melepaskan anak ini, kamu bisa bertindak begitu keji. Aku benar-benar kecewa padamu!" pungkas Riko dengan ketus.

Aku menatap wajahnya yang dulu begitu kukenal, tetapi kini terasa sangat asing. Masih kuingat, di awal pernikahan kami, ketika aku ingin berhenti kerja karena persaingan tidak sehat di rumah sakit, Riko memelukku dan menepuk lembut punggungku, lalu menenangkan dengan suara hangat, "Kita ini suami-istri, satu kesatuan. Apa pun keputusanmu, aku akan mendukungnya. Berhenti kerja bukan masalah besar. Sayang, aku akan selalu bersamamu."

Namun, sekarang, dia justru membiarkan perempuan lain menghina dan merendahkanku di depan umum. Dia telah melupakan janji yang dulu diucapkannya, seolah juga melupakan cinta mendalam yang pernah kami miliki. Bahkan kedua mertuaku hanya menggeleng dengan wajah sangat jijik.

"Nisa, kau ini wanita mandul, cuma tahu kerja dan jarang di rumah. Apa yang bisa kamu bandingkan dengan Erni?"

"Dengan sifatmu seperti ini, wajar kalau Riko mencari wanita lain. Ini salah siapa? Salahmu sendiri karena nggak punya daya tarik!"

Kata-kata mereka makin menjadi-jadi, hingga orang-orang yang lewat mulai menatap kami dengan penasaran. Tanganku yang terkulai di sisi tubuh mengepal dengan erat hingga kuku menancap ke dalam daging.

Saat aku hendak berbicara, Erni tiba-tiba mendekatiku dan berkata, "Kami sedang bersiap untuk memotret foto keluarga. Kak Nisa, ayo ikut juga. Lagi pula, nanti di sisa hidupku, aku juga akan menitipkan Riko dan anak ini kepadamu."

Aku menatapnya sekilas, tanpa berkata apa-apa. Riko yang berada di sampingku tampak tidak senang. Dia segera merangkul Erni, melindunginya, lalu menatapku dengan tatapan penuh penghinaan.

"Erni, aku tahu kamu berhati baik, tapi orang seperti dia belum tentu tahu berterima kasih."

"Nisa, untuk siapa kamu menunjukkan ekspresi seperti itu? Kamu ikut atau nggak ikut, terserah padamu. Tapi, kalau kamu ikut foto, yang ada hanya merusak citra keluarga kami."

Selesai berbicara, Riko langsung menggandeng Erni pergi menuju studio foto.

"Kalau begitu, kami duluan ya, Kak Nisa. Aku nggak ganggu kamu cari kerja lagi," ujar Erni.

Sebelum pergi, Erni sempat melirikku dengan pandangan sarat makna.

Melihat punggung mereka yang makin menjauh, hatiku sudah tidak bergolak lagi. Di mata orang lain, mereka tampak seperti keluarga yang harmonis dan bahagia. Jika itu kehidupan yang diinginkan Riko, biarlah aku melepaskannya dengan lapang.

Beberapa hari sebelum aku pergi, tepat tiga hari menjelang keberangkatan, aku menerima pesan dari direktur rumah sakit.

Dia mengatakan bahwa dokter ahli yang pernah membantuku kebetulan sedang berada di dalam negeri untuk menghadiri forum medis. Dokter ahli ini juga bisa menyempatkan waktu untuk memeriksa asma ibu mertuaku.

Ibu mertuaku memang sudah lama mengidap asma. Meski kini kondisinya terkendali, penyakit itu kerap kambuh sewaktu-waktu. Beberapa tahun lalu bahkan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk pertolongan darurat.

Selama ini, akulah yang terus merawat dan menyesuaikan pola hidupnya. Bahkan ketika aku melanjutkan pendidikan di luar negeri, aku masih meminta bantuan rekan-rekan dokter di sana untuk mengumpulkan kasus serupa agar bisa kupelajari lebih dalam.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bucinnya Cowok Temprament
9.2
Bastian Theo Raymond dan Liliana Mahendra terpisah selama lima tahun akibat kecelakaan yang memicu amnesia. Takdir mempertemukan mereka kembali saat Theo jatuh hati pada Lili yang kini menjadi dokter. Demi meminang Lili, Theo rela menyerahkan sepuluh miliar kepada ayah Lili. Meski temperamen, Theo berubah menjadi sangat bucin. Di sisi lain, Lili mulai merangkai kepingan ingatan masa lalunya melalui sentuhan Theo guna mempertahankan pernikahan rumit mereka.
Sampul Novel Cinta di Tengah Bahaya
8.5
Saat hamil, sang istri terharu menyerahkan seluruh tabungannya pada Arif yang berjanji berubah. Namun, ia justru menyaksikan para penagih utang bersikap hormat pada suaminya yang ternyata bos mafia kaya. Di dalam mobil mewah, Arif dan sahabat kecilnya, Lina, sepakat melanjutkan sandiwara kemiskinan ini untuk menguji kesetiaannya melahirkan anak mereka. Menyadari cintanya selama ini hanya dipermainkan lewat ujian kejam, ia pun menangis dan bertekad menolak cinta penuh kebohongan tersebut.
Sampul Novel Dibuang, Bangkit, Menang!
8.1
Tiga tahun Cindy berbakti sebagai istri, namun sang suami menceraikannya demi wanita lain hingga ia jadi bahan hinaan kota. Pasca perpisahan, Cindy bangkit menunjukkan bakat terpendamnya hingga meraih sukses besar. Saat mantan suaminya menyesal dan mengemis ingin kembali, Cindy tegas menolaknya. Di tengah momen itu, seorang pria tampan yang kini menjadi suaminya muncul melindungi Cindy, memperingatkan sang mantan agar tidak lagi mengganggu hidup mereka.
Sampul Novel Istri Dekilku Anak Sultan
7.9
Penyesalan mendalam menghampiri Alif setelah menceraikan Shinta, wanita yang dahulu ia anggap dekil namun rupanya merupakan pewaris tunggal dari konglomerat pemilik tempatnya bekerja. Shinta kini harus memimpin perusahaan sembari menghadapi ancaman pembunuhan dari para musuh yang mengincar takhtanya dalam perebutan kekuasaan. Di tengah bahaya yang mengintai, Shinta berjuang mempertahankan hidupnya sekaligus menemukan cinta sejati pada sosok Raka, pria setia yang selalu menyelamatkannya.
Sampul Novel Istri Gelap Tuan Arrogant
9.0
Kinanti tidak pernah menduga nasibnya akan berakhir sebagai istri siri dari majikannya sendiri, Adam. Padahal, pria itu telah memiliki istri bernama Renata yang sangat dicintainya. Keadaan menjadi semakin rumit saat Kinanti mengandung anak Adam. Kini, rahasia besar tersebut berada di ambang kehancuran. Bagaimana reaksi Adam saat mengetahui kehamilan Kinanti? Dan apa yang akan terjadi jika Renata mengetahui bahwa suaminya diam-diam memiliki istri gelap?
Sampul Novel Kejahatan Termanis
7.9
Nevilla melakukan kesalahan fatal saat mengejar ambisi jabatan di perusahaan dengan mendekati Adero. Keputusannya berpaling dari Aron justru membangkitkan bayang-bayang kelam dari enam tahun silam. Saat ikatan mereka kian erat, Nevilla terjebak tanpa celah untuk melarikan diri. Kini, ia harus berhadapan dengan sosok pria berbahaya yang mengancam akan menghancurkan seluruh hidupnya, menyeretnya ke dalam konflik masa lalu yang sangat mematikan.