Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kornea Untuk Kekasih yang Mengkhianatiku

Kornea Untuk Kekasih yang Mengkhianatiku

Setelah mendonorkan kornea matanya demi Joey, wanita ini harus menghadapi pengkhianatan pahit. Pernikahan mereka terus ditunda sejak mantan kekasih Joey kembali. Alih-alih dihargai, ia justru mendapat cemoohan dan tiket bioskop sebagai hadiah ulang tahun yang menghina kondisinya. Muak dengan sikap Joey dan selingkuhannya, ia merobek tiket itu lalu pergi. Namun, keputusan tersebut justru membuat Joey kehilangan akal saat menyadari calon pengantinnya telah menghilang di hari pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah Joey kehilangan penglihatannya, aku rela mendonorkan korneaku padanya tanpa ragu-ragu. Dia bersumpah tidak akan pernah mengecewakanku. Namun, pernikahan kami malah terus diundur sejak kekasih lamanya tiba-tiba pulang dari luar negeri.

Di hari ulang tahunku, dia telat memberiku hadiah. Aku menerima hadiah itu dengan penuh penantian. Namun, yang kuterima ternyata adalah dua lembar tiket bioskop.

Pertanyaanku padanya malah membuatnya kesal.

"Siapa bilang orang buta nggak bisa nonton bioskop? Kamu jadi buta karena keinginanmu sendiri, bukan aku yang mencelakaimu. Jangan asyik ungkit masalah ini!"

Kekasih lamanya bersikap sok lembut. "Maaf ya, Kak. Film itu nggak cocok dengan seleraku. Kalau kamu juga nggak mau pergi, buang saja tiketnya!"

Aku merobek tiket itu, lalu meninggalkan rumah. Namun, aku malah mendengar bahwa Joey jadi kehilangan akal setelah tidak bisa menemukan pengantin di acara pernikahannya.

Saat berjalan keluar dari pintu, aku meremas tiket bioskop yang sudah kusut, lalu merobeknya, dan membuangnya ke tempat sampah. Karena terlalu buru-buru, aku bahkan lupa membawa tongkat putihku.

Tanpa sengaja, aku menabrak pot bunga di pintu dan pecahan keramik yang tajam melukai betisku. Aku mengerang perlahan karena kesakitan. Rachel yang melihatnya lebih dulu bertanya, "Joey, sepertinya dia terluka. Kamu nggak mau keluar untuk lihat keadaannya?"

Joey mendengus tidak sabar, "Besar sekali nyalinya sekarang sampai berani kabur dari rumah! Kalau nggak merasakan sedikit kesulitan, dia nggak tahu seberapa baiknya aku melindunginya selama ini! Biarkan saja, dia harus alami kesulitan dulu baru tahu jalan pulang!"

Rachel menghela napas pelan dan kemudian menawarinya, "Aku sebenarnya lebih suka film ini. Lagian dia nggak bakal nonton film itu lagi, gimana kalau aku yang temani kamu saja?" Joey langsung mengiakan tanpa ragu, sama sekali tidak peduli pada darahku yang mengucur deras.

Aku berjalan tertatih-tatih meninggalkan vila dengan hati tersayat-sayat. Saat berdiri kebingungan di tepi jalan, dinginnya angin malam menembus tubuhku. Pada saat itulah, aku akhirnya menyesal. Seharusnya, aku tidak pernah mendonorkan kornea mataku padanya.

Aku meraba-raba mencari ponselku, lalu mengirim pesan padanya.

[ Kita putus. ]

Betapa ironisnya. Aku merelakan penglihatanku untuk seorang tunangan seperti ini.

....

Kebutaan Joey terjadi karena kecelakaan. Luka permanen pada kedua matanya membuatnya harus menjalani transplantasi kornea agar bisa melihat lagi. Tanpa penglihatannya, Keluarga Cahyadi menganggapnya tidak berguna dan tidak layak lagi untuk mewarisi bisnis besar keluarga itu. Dia dibiarkan terbengkalai di rumah sakit.

Saat itu, bahkan pacarnya, Rachel, juga menghilang tanpa jejak.

Aku yang telah lama memendam perasaan padanya, awalnya hanya merawat Joey di sisi. Hingga pada suatu malam, tiba-tiba dia menyatakan cintanya padaku. Kejutan yang besar itu membuatku terpaku. Aku pikir, dia akhirnya tersentuh olehku dan bersedia menerimaku.

Oleh karena itu, keesokan harinya saat pihak rumah sakit mengabarkan bahwa dia bisa menjalani operasi transplantasi kornea, aku langsung menawarkan diri, "Boleh nggak aku melakukannya?"

Awalnya, dia menolak. Dia berkata, "Yasmin, aku benar-benar nggak mau melibatkanmu."

Namun, aku tetap teguh pada pendirianku. "Benaran nggak ap-apa, kok! Dengan mata ini, kamu bisa melanjutkan memimpin Grup Cahyadi dan meraih mimpimu."

Dia ragu-ragu, "Lalu bagaimana denganmu?"

Hanya karena kata-kata itu, aku semakin mantap dengan keputusanku, "Aku masih punya kamu, 'kan? Nanti kamu bisa membantuku melihat dunia ini!"

Di bawah cahaya bulan, dia mengangkat tangannya dan bersumpah, "Yasmin, aku nggak akan pernah mengecewakanmu seumur hidup."

Setelah transplantasi kornea, dia benar-benar memperlakukanku dengan sangat baik. Bahkan kedua orang tuanya pun menganggapku sebagai calon menantu mereka.

Perhatian dan kasih sayangnya membuatku hanyut dalam cinta. Aku bahkan berhenti bekerja dan meninggalkan rumahku. Tanpa memedulikan pertentangan dari kedua orang tuaku, aku bersikeras ingin menikah dengannya.

Aku berkata kepada orang tuaku, "Dia nggak akan pernah menyakitiku!"

Namun, kebahagiaanku berhenti saat Rachel kembali. Aroma parfum yang sama mulai tercium di mana-mana. Dia pulang semakin larut malam. Entah sudah berapa banyak hari peringatan yang dilupakannya.

Emosinya semakin meledak-ledak dan tidak sabaran. Tanggal pernikahan kita juga terus-menerus ditunda tanpa kepastian.

Perasaan syukur yang dulu indah, kini terasa seperti beban. Kalimat yang paling menyakitkan yang pernah dia ucapkan padaku adalah, "Yasmin, kapan aku pernah memintamu untuk mendonorkan korneamu padaku?"

"Dulu, kamu sendiri yang memohon sambil menangis untuk memberikannya padaku! Sejak awal, kamu cuma ingin memanfaatkan itu untuk mengikatku, bukan?"

Hari itu, hatiku begitu perih seolah-olah ditusuk dengan jarum. Itulah pertama kalinya aku sadar, mungkin, Joey tidak mencintaiku seperti yang aku kira.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Love Betrayal
8.9
Duniaku runtuh seketika saat melihat suamiku berjalan mesra dengan wanita lain. Perempuan cantik berambut panjang itu menggandeng lengannya dengan penuh kehangatan. Mereka berdua saling melempar senyum manis, tampak sangat bahagia layaknya sepasang pengantin baru yang tengah dimabuk cinta. Siapakah sosok misterius itu sebenarnya? Hubungan rahasia apa yang dia miliki dengan suamiku di belakangku? Sebuah kisah fiksi penuh tanda tanya dan pengkhianatan.
Sampul Novel Cinta Wanita Malam
9.8
Sania memulai hari dengan terburu-buru saat Gevan, kakak kelas populer, menjemputnya di kos. Kedatangan mereka di SMA Brawijaya memicu kehebohan, membuat Sania merasa jadi pusat perhatian. Namun, suasana tenang di kelas XI IPS 2 terusik oleh Bara, murid baru pindahan yang dingin dan misterius. Pertemuan pertama mereka diawali ketegangan saat Bara membongkar kebohongan Sania di depan guru. Di antara pesona Gevan dan sikap sinis Bara, kehidupan sekolah Sania kini tak lagi sama.
Sampul Novel Diabaikan Berujung Penyesalan
7.8
Saat kehamilannya berbarengan dengan Rosa, sang suami yang merupakan bos mafia justru memilih mengakui anak Rosa demi melindunginya. Tokoh utama dikhianati setelah sepuluh tahun mencintai pria itu. Di tengah keputusasaan, keluarganya sendiri mengutuknya dan memaksa menggugurkan kandungan karena dianggap hamil tanpa suami. Ketika suaminya sibuk menemani Rosa di kota lain, ia memutuskan pergi selamanya. Kisah novel modern ini penuh konflik emosional yang mendalam.
Sampul Novel Gadis Yang Terjamah
8.7
Marlina kehilangan segalanya demi ambisi pendidikan, termasuk kehormatan dan status sosialnya. Terbuang dari masyarakat, ia terjerumus ke dunia gelap narkoba di kota besar sebagai pengedar cantik yang diperebutkan para bandar. Meski berniat tobat dan berhijrah, jebakan rival mengirimnya ke penjara. Setelah mendalami agama di balik jeruji, Marlina justru kembali menghadapi penolakan keras saat bebas. Kini ia harus memilih: kembali ke jalan haram atau teguh berhijrah.
Sampul Novel Hasrat Membara Bos Baruku
9.5
Chika memulai karier barunya sebagai asisten Jack Jeagerjaques, seorang penulis novel roman ternama. Namun, ia justru menyaksikan sang bos sedang memadu kasih di dapur saat pertemuan pertama mereka. Insiden mengejutkan itu membuat Chika melabeli Jack sebagai pria mesum yang berbahaya. Kini, Chika harus ekstra waspada menjaga jarak agar tidak terjerat pesona maskulin Jack, atau ia akan menjadi target nafsu sang penulis berikutnya yang penuh gairah.
Sampul Novel Kehilangan Kendali Atas Kegilaanku
9.3
Di bawah kegelapan larut malam, sebuah tindakan nekat terjadi di atas kursi taman. Sambil menatap sesosok pria berotot setinggi dua meter yang memperhatikannya, seorang wanita memilih untuk memuaskan hasratnya sendiri tanpa ragu. Ia sadar sepenuhnya bahwa aksi impulsif ini sangat gila, namun tatapan intim dan situasi berisiko tersebut justru memicu sensasi menantang yang tak tertahankan. Kehilangan akal sehat, ia kian tenggelam dalam gairah yang membuatnya candu dan mustahil untuk dihentikan.