
Kisah Pendakian Horor
Bab 2
Paginya, Mereka menyusuri pinggiran sungai berharap kearah hilirnya sungai menemukan perkampungan. Cuman teman mereka yang bernama Yogi sudah mulai putus asa.
"Yuda.. Saya sudah sangat cape, sebenarnya kamu tau gak sih dimana perkampungannya? " tanya Yogi.
" kamu yang sabar ya, kita pasti bisa menemukan perkampungannya, " jawab Yuda.
Mereka melanjutkan menyusuri sungai dengan Yuda jadi Leader dan Yogi jadi Sweeper.
Saat mereka berjalan tiba-tiba Angga membanting Carriernya dan sempat berdebat dengan Yuda dan Yogi.
Perdebatan mereka lumayan panas dan akhirnya Yuda memutuskan untuk mereka beristirahat dahulu.
Pada saat mereka istirahat menenangkan pikiran masing-masing. Disitu mereka Yuda mendengar suara raungan Macan dan teman-temanya juga mendengarkannya.
" Ada hewan buas itu kayaknya Macan, daripada kenapa-kenapa mending jalan aja yukk...! " ujar Irwan yang mulai merasa takut.
Akhirnya mereka berjalan lagi menjauh dari tempat itu.
Sudah mulai senja, mereka beristirahat dipinggir sungai yang agak dangkal. Mereka merasa lapar perbekalan mereka semua sudah habis.
Yuda melihat ada ikan di dalam sungai yang agak dangkal tersebut, dia mencoba untuk menangkap ikan-ikan itu dengan mengunakan kayu yang di runcingkan ujungnya dan Berhasil dia dapat.
Ikan-ikan yang mereka dapat dibakar lalu dimakan sampai habis. Mereka sempat bertahan dipinggir sungai sampai malam, pada akhirnya mereka naik dan membangun tenda diatas.
Malam sudah larut, Yuda dan Yogi tidak bisa tidur.
" Yuda...... Saya sudah menyerah. kalau memang kalian mau jalan, kamu jalan saja dengan teman-teman lainnya. Saya tinggal disini, " ucap Yogi kepada Yuda.
" Saya tidak akan meninggalkan satu orang pun, jangankan dalam keadaan hidup. Matipun akan saya bawa, " jawabannya Yuda.
Malam itu, Irwan dan Angga sedang tidur dalam tenda. Yuda dan Yogi sedang duduk bercerita-cerita didepan tenda.
Pada saat itu mereka berdua melihat seperti ada beberapa orang yang memakai baju berwarna putih, orang- orang itu berada seberang sungai.
Mereka masih bisa melihat ke arah sungai ya Karena posisi tenda mereka tidak jauh dari sungai tempat mereka mencari ikan tadi.
" Yuda...Kamu lihat diseberang sungai kayak ada orang?" tanya Yogi.
Waktu Yogi menyalakan senter lalu menyoroti kesana, anehnya sekelompok orang yang berbaju putih tadi malah menghilang begitu saja.
Yuda dan Yogi turun kepinggir sungai, mereka ngecek kepinggir sungai, memang tidak ada orang bahkan jejaknya juga tidak ada.
Setelah itu mereka kembali naik keatas, menuju tenda mereka. Mereka masuk lalu tidur didalam tenda.
##
Hari kelima.
Paginya mereka langsung paking barang, mereka tidak sarapan kerena logistik mereka semua sudah habis.
Angga mencari yang bisa untuk dimakan, dia mendapatkan Ular yang lumayan besar lalu dibakar untuk mereka makan.
Singkat cerita, mereka melanjutkan menyusuri pinggir sungai. Saat sedang berjalan, Yuda melihat dari kejauhan ada seperti prajurit zaman kerajaan.
Hanya Yuda yang melihatnya.
Setelah kejadian itu, masih ada keanehan-anehan seram lainnya.
Setelah beberapa hari Yuda dan teman-temannya tersesat, banyak perubahan dari mereka yang sangat terlihat nyata seperti perubahan fisik.
Pada malam harinya, Yuda sedang tidur tiba-tiba terbangun karena mendengar dentuman kaki kuda sedang berlari dari luar tenda.
Yuda merasa takut tapi juga merasa penasaran, Yuda mengeluarkan kepalanya dari dalam tenda lalu berteriak sambil berkata,
" Jangan ganggu saya dan teman-teman saya, kita tidak menganggu kalian, apa salah kami....?"
Setelah berteriak, Yuda melihat kesekeliling tidak ada apa-apa hanya sunyinya malam.
Yuda masuk tenda lalu mencoba untuk tidur lagi.
Keesokan harinya, Yuda membuat nazar.
"apabila dia dan teman-temannya dapat selamat dari sini. Dia akan masuk Agama islam jika diberi hidayah." (waktu itu Yuda masih beragama kristen).
Pada saat itu, Yuda mengambil hikmah dari sikap Yogi yang tidak henti-hentinya untuk berdoa selama tersesat tersebut.
Saat itu Yuda membawa kompas, anehnya saat kompas itu dibuka, jarum kompas tersebut berputar-putar cepat seakan tidak berfungsi padahal sebelum mendaki sudah dicek semua dan normal semua.
Bersambung..
Apakah Yuda dan teman-temannya dapat kah selamat...?
Ayo baca bab selanjutnya.
Anda Mungkin Juga Suka





