Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Keturunan Rahasia

Keturunan Rahasia

Akibat jebakan licik pamannya, Rajendra Antariksa melakukan kesalahan fatal terhadap Amara Lucia Haidar di masa lalu. Setelah sepuluh tahun hidup dalam penyesalan mendalam, pewaris Antariksa Group ini terkejut saat mengetahui Amara mengalami trauma berat dan telah melahirkan putranya secara rahasia. Namun, upaya Rajendra untuk menebus dosa tidaklah mudah. Ia justru menghadapi penolakan keras dari Amara, orang tuanya, bahkan anak kandung yang baru diketahuinya itu.
Bab
Bagikan

Bab 3

Rajendra tidur dengan gelisah, kembali ia di hantui mimpi buruk tentang Amara, bagaimana ia memaksanya dan melakukan penetrasi dengan kasarnya hingga membuat perempuan cantik itu menjerit histeris kemudian manangis dengan pilu.

''My Amor ampuni aku, jika kita bertemu akau kan berlutut kepadamu, aku bersedia menjadi budakmu, asal kau mau berada di sampingku dan memaafkanku.'' Gumamnya.

Rajendra mengusap keringat dingin pada keningnya, dingannya AC yang terpasang di kamar apartementnya tidak membuat ia mengingil kedinginan, justru Rajendra menggigil ketakutan dan menjerit memanggil nama Amara dengan keringat bercucuran. Rajendra melihat jam yang di taruh di atas nakas, jam 3 pagi. ia mendesah, lagi-lagi ia tidur hanya tiga jam itupun dengan bantuan obat tidur. Yah, selam sembilan tahun ini ia selalu mengkonsumsi obat tidur yang di resepkan Profesor Lucas untuknya, seorang Dokter atau Profesr senior di luar Negeri tempatnya berkonsultasi, karena ia tidak mungkin mengkosultasikan masalahnya pada sembarang Dokter di dalam Negeri mengingat permasalahannya sangat riskan dan akan di manfaatkan oleh musuh-musuh serta saingan Bisnisnya, bisa-bisa di jadikan senjata untuk menyerangnya. Kejadian buruk sembilan tahun yang lalupun tidak ada yang tau termasuk orang tua atau keluarganya, hanya Profesor Lucas seorang yang Rajendra percaya hingga kini.

****

Rajendra berkeliling menyusuri Wisata Alam Natural Park miliknya di atar Manager yang menghandle Wisata Alam Natural Park, Usaha ini ia bangun empat tahun lalu setelah mendengar dari Maxim jika Amara sepertinya punya anak darinya, Rajendra bermimpi anaknya di manapun berada bisa bermain dengan bahagia seperti anak-anak yang berkunjung ke taman Wisata Alam miliknya. Ada rasa hangat saat ia melihat beberapa anak beserta para orang tuanya bermain bersama, keadaan memang sedikit sepi karena ini weekday. Saat Rajendra berkeliling mata hitam tajamnya menangkap sosok bocah yang di lihatnya beberapa hari lalu di rumah sakit, Rajendra tidak mengenalnya tapi ia penasaran dengannya. Aahh,Bocah tampan .... kenapa bocah tampan itu seperti bayangannya saja, ini sudah kali kedua ia bertemu dengannya, sedang Hugo belum bisa memberikan kabar siapa sebenarnya bocah tampan yang membuatnya penasaran setangah mati hingga mmebuatnya tak bisa tidur semalaman. Rajendra melihat tiga bocah itu sedang berebut untuk mencoba segala macam wahana permainan yang ada di wisata Alam Natural Park dengan ceria. Tawa dan teriakan bahagia memenuhi bagian area Wisata Alam Natual Park miliknya, Rajendra mengerutkan keningnya ia terheran heran saat melihat laki laki bertato yang sedang mengawasi tiga bocah itu, Rajendra sangat tau siapa laki laki itu, dia salah satu Preman yang sangat di segani di kota ini dan sekitar kota dimana Amara tinggal walaupun preman itu sudah Insyaf, Rajendra tau betul bahwa preman ini merupakan orang kepercayaan Satya, adik Amara. Hati Rajendra berdebar, apa hubungannya bocah tampan itu dengan Satya, Insting tajam Rajendra mulai bekerja, ia yakin bocah tampan itu ada hubungannya dengan dirinya, perlahan Rajendra mendekat tampa sepengtahuan laki laki bertato itu, ia memunggungi laki laki bertato itu juga para bocah bocah itu, Rajendra hanya ingin mencuri dengar, berpura-pura sedang membaca berkas tapi telinganya terpasang tajam, ia sedang mencari klu apa yang bisa ia tangkap hari ini untuk bocah tampan yang wajahnya mirip dengannya seratus persen tapi menatapnya penuh dendam saat bertemu dengannya.

"Mas Rafi," panggil salah satu bocah itu, membuat Rajendra penasaran yang mana yang namanya Rafi apa bocah tampan itu yang namanya Rafi? lalu terdengar lagi panggilan "Adik Bagas," Ahha mungkin dia namanya Bagas, lalu trdengar lagi teriakan "Mas Cakra," Cakra berarti ini si tengah, sedang besarnya bocah tampan itu sama dengan satu bocah lainnya, saat sedang berfikir keras ternyata tiga anak itu sudah pindah permainan membuat Rajendra sedikit ketinggalan langkah mereka, dari kejauhan dapat Rajendra lihat mereka berhenti pada permainan Flaying Fox dan dapat Rajendra lihat bahwa bocah tampan itu sedang ngotot mau bermain Flaying Fox yang sepertinya di larang oleh dua anak lainnya dan juga si mantan preman bertato. Rajendra, hatinya tiba-tiba merasa sangat khawatir dengan kengototan bocah tampan itu, ia mendekat agar bisa melihat bagaimnana antusiasnya si bocah tampan itu untuk bermain Flaying Fox dan tidak mau di Tundem.

''Aku tidak mau tandem, aku mau sendiri!'' Teriak bocah tampan Itu.

''Harus Tandem Mas, bahaya jika sendiri, belum cukup umur,'' Ucap mantan preman bertato itu dengan suara yang di lmbut-lembutkan, sangat kentara sekali bahwa ia sangat menghormati sang bocah.

''Sendiri, aku berani!'' Jawabnya dengan lugas.

''Ya sudah kita tidak jadi main, Pulang!'' Ucap si mantan Preman bertato itu tegas membuat bocah tampan itu matanya berkilat marah.

''Iya, tidak jadi main!'' teriaknya lalu membanting beberapa alat Safety Flaying Fox yang di pegangnya dengan kasar, kemudian bocah ia berlari sangat cepat meninggalkan dua temannya dan juga si mantan Preman bertato, membuat mereka dan juga Rajendra ketakutan.

''Mas Cakra!, Mas ...,'' panggil sang mantan Premana bertato.

''Mas Cakra,''

'' Cakra,''

Panggilan bersahutan itu membuat Rajendra tertegun, ''Cakra, namanya Cakra,'' gumam Rajendra hatinya menghangat. ''Cakra,'' Rajemdra mengulang-ulang menyebut nama Cakra.

Dan tiba tiba ia terbelalak saat panggilan untuk Cakra menggema , bocah tampan itu rupanya benar benar kabur karena marah membuat kedua teman dan si mantan preman kalang kabut. Rajendra duduk di tempat yang teduh, lalu membuka laptop yang di simpan dalam tasnya, mengecek cctv di seluruh sudut Wisata Alam Natural Park, hingga ia terbelalak saat melihat bocah itu manuju bukit yang pembangunanya belum selesai, di sana masih sangat sepi dan juga berada di ketinggian. Rajendra meninggalkan Tas dan Laptonya begitu saja, ia berlari menuju bukit dimana bocah itu berada.

Setelah berada pada posisi yang sangat dekat Rajendra memelankan langkahnya, namun kerikil-kerikil yang di injak sepatunya tetap menimbulkan bunyi hingga bocah tampan yang baru di ketahui bernama Cakra itu menoleh padanya. Mata Almond bocah itu terbelalak menatap tajam Rajendra.

''Kau ...,'' Jari telunjuk bocah itu mengacung pada wajah Rajendra, tepat lurus di wajahnya walau jarak mereka tidak begitu dekat, kurang lebih satu setangah meter, karena Posisi Cakra berada di tempat yang lebih tinggi sedang Rajendra berada pada tempat yang Rendah hingga wajah mereka yang serupa itu bisa sejajar, membuat Rajendra tertegun, ia seperti bercermin.

''Sedang apa kau disini? Mau membunuhku?'' Desis Cakra. membuat Rajendra terkesiap, terkejut dengan kata kata tajam bocah tampan di depannya ini namun ia tetap berusaha untuk bersikap tenang, tangan besarnya menyingkirkan telunjuk kecil Cakra, seketika hatinya merasa hangat,berdesir saat kulitnya bersentuhan dengan bagian tubuh Cakra, telunjuk kecilnya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95NZF" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95NZF
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Orang Ke 3 (Tak Kuasa Menolak Takdir Cinta)
8.6
Almira Mayangsari berjuang membesarkan dua keponakan tanpa berharap menemukan pria yang tulus. Takdir mempertemukannya dengan miliarder Bastian Navarell yang menyelamatkannya dari bahaya. Meski saling jatuh cinta, Almira memilih lari saat tahu Bastian telah beristri karena tak ingin jadi orang ketiga. Bastian yang terobsesi tidak menyadari bahwa Almira sebenarnya masih perawan. Akankah kebenaran ini menyatukan mereka dalam jalinan cinta yang elegan dan penuh haru?
Sampul Novel Aku Menikah Dengan Seorang Miliarder Berkondisi Vegetatif?!
7.9
Valerie dijebak oleh kekasih dan adiknya hingga terjebak dalam skandal semalam dengan pria misterius. Fitnah perselingkuhan membuatnya dibuang, lalu dipaksa ayah kandungnya menikahi miliarder yang sedang koma demi kepentingan keluarga. Valerie bangkit melawan ketidakadilan dan memutus semua ikatan masa lalunya. Saat sang suami akhirnya sadar dan mengejarnya untuk meminta pertanggungjawaban, Valerie memilih untuk pergi demi memulai hidup yang baru tanpa beban.
Sampul Novel Balas Dendam Kejam Sang Mantan
9.2
Sepuluh tahun membangun CiptaKarya, aku dikhianati Baskara tepat saat kontrak 800 miliar di depan mata. Di tengah kehamilan, posisiku direbut Saskia, si anak magang, sementara Baskara bersikap dingin. Namun, mereka lupa bahwa algoritma inti perusahaan adalah milikku secara hukum. Aku pun memutuskan pergi dengan menuntut hak penuh. Untuk membalas dendam, aku menghubungi Revan Adriansyah, rival terberat yang kini menjadi sekutu terakhirku.
Sampul Novel Dinikahi Sang Penguasa : Suami Kontrakku Memberi Segalanya
8.7
Setelah dikhianati oleh tunangannya, Lily melarikan diri ke alkohol hingga berakhir di ranjang bersama pria asing bernama Arsen. Kesalahpahaman membuat Lily menampar Arsen yang menuduhnya sebagai wanita bayaran. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali dua hari kemudian di sebuah pesta, di mana terungkap bahwa Arsen memiliki hubungan dekat dengan mantan tunangan Lily. Di luar dugaan, pria itu justru menyodorkan kesepakatan pernikahan kontrak dengan alasan dingin bahwa tidak akan ada pria lain yang mau menikahi Lily setelah malam pertama mereka.
Sampul Novel Gadis Nakal Miliarder
8.4
Serafhine Ariana menjalani profesi unik di dunia daring dengan menawarkan jasa khusus bagi pria tanpa harus mengorbankan kesuciannya. Meski banyak pelanggan merasa puas dan bersedia membayar mahal, Serafhine memiliki prinsip yang sangat teguh dalam bekerja. Ia hanya melayani satu klien untuk satu malam saja. Baginya, tidak ada kesempatan kedua bagi siapa pun, karena ia secara tegas menolak pesanan berulang meskipun ditawari imbalan yang sangat tinggi.
Sampul Novel Kontrak Ranjang Sang Kapten
9.4
Dara, pramugari Skyward Airlines, hancur saat memergoki kekasih pilotnya berkhianat. Untuk membalas dendam, ia nekat menghabiskan malam panas bersama pria asing yang dikira gigolo. Sialnya, pria itu adalah Arjuna, pilot senior sekaligus pewaris tunggal maskapai tempatnya bekerja. Kini Dara terjebak dalam konsekuensi rumit, terikat rahasia dengan pria yang memegang kendali penuh atas karier serta masa depannya di dunia penerbangan.