Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketika Dunia Hancur, Ia Memilih Wanita Lain

Ketika Dunia Hancur, Ia Memilih Wanita Lain

Dunia Calla hancur saat putrinya kritis di ICU. Di tengah kesendiriannya menggenggam tangan si kecil yang kian dingin, suaminya, Ares, justru menghilang. Ares lebih memilih menjemput cinta pertamanya, Lyanna, yang baru kembali. Saat napas sang buah hati berakhir, Calla meratap dalam sunyi sementara Ares asyik berpesta dan berdansa memeluk Lyanna. Tanpa sadar, kebahagiaan semu itu harus dibayar mahal dengan kehilangan keluarga dan kepercayaan Calla selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Pagi menjelang, tapi ruang ICU masih tetap dingin dan sunyi, penuh dengan aroma antiseptik dan kesedihan yang menyesakkan dada. Calla duduk termenung di kursi panjang di sudut ruang tunggu, tubuhnya remuk, tapi pikirannya masih berusaha keras merangkai kenyataan yang baru saja menghancurkan hatinya.

Leona... putrinya, telah pergi.

Ia meninggalkan dunia tanpa satu kali pun melihat ayahnya di sisinya. Tidak ada pelukan terakhir, tidak ada suara yang menenangkan, tidak ada janji yang dibuat dengan penuh harapan.

Dan Ares? Masih jauh dari sini.

Calla memejamkan mata, membiarkan air matanya mengalir bebas untuk pertama kalinya sejak malam itu. Tangis yang dipendam berhari-hari akhirnya meledak, merobek sepi di ruang tunggu yang dingin.

"Bu Calla?" suara seorang perawat lembut membuyarkan lamunannya.

Ia menoleh, melihat wajah muda yang penuh simpati. "Kami sudah melakukan segala yang kami bisa. Leona sudah tenang sekarang. Tapi jika ibu ingin, kami bisa bantu untuk proses administrasi dan memberikan waktu untuk keluarga."

Calla mengangguk pelan, tapi hatinya terasa kosong. Ia menatap jendela, hujan masih turun pelan, seperti mengiringi perpisahan yang tak pernah ia inginkan.

Di sisi lain kota, di sebuah vila mewah dengan lampu kristal yang berkilauan, suasana berbeda sama sekali.

Ares duduk di ruang tamu, dikelilingi oleh kerumunan yang bersorak. Gelak tawa dan musik jazz mengalun lembut di udara yang hangat. Lyanna, dengan gaun merah anggur yang elegan, berada di pelukan Ares. Mereka tertawa, berbagi cerita masa lalu yang penuh gairah dan penyesalan yang belum tuntas.

Namun di balik senyum itu, mata Ares sesaat terlihat kosong-seolah ada bayangan gelap yang mengintai di balik tirai pesta mewah ini.

Namun saat seseorang mengirimkan pesan singkat ke ponselnya, Ares mengabaikannya. Sebuah pesan yang ia tahu berasal dari Calla.

"Leona kritis. Tolong segera pulang."

Ia membalas dengan pesan singkat, berusaha menenangkan dirinya sendiri:

"Aku sudah titipkan semuanya pada rumah sakit terbaik. Jangan khawatir."

Tapi saat pesta berlangsung, kabar buruk datang menghantamnya lewat telepon dari asistennya.

"Pak Ares, saya... maaf. Leona sudah meninggal dunia."

Waktu terasa membeku. Musik di pesta seolah berubah menjadi suara hantu, tawa berubah menjadi gema kosong. Ares memandang ke arah Lyanna, yang kini wajahnya juga berubah-dari bahagia menjadi cemas.

Ia berusaha menyusun kata-kata, tapi hanya suara bisu yang keluar dari mulutnya.

Calla menerima kabar itu lewat telepon beberapa menit setelahnya. Hatinya yang remuk menjadi lebih hancur. Air matanya berhenti mengalir, berganti dengan rasa amarah yang membara.

Bagaimana mungkin pria yang dulu mengucapkan janji di altar itu bisa memilih untuk tidak ada di saat putrinya sekarat? Bagaimana mungkin ia bisa merayakan dengan wanita lain, sementara dunia Calla runtuh?

Setelah pemakaman Leona yang sunyi dan sederhana, Calla pulang ke rumah mereka-rumah yang dulu penuh harapan dan tawa kecil anaknya. Kini hanya menyisakan dinding yang dingin dan bayangan masa lalu yang menghantui.

Ia berdiri di tengah ruang tamu, menatap foto keluarga yang retak di sudut meja. Foto itu menunjukkan tiga sosok bahagia: Ares, Calla, dan Leona kecil yang tersenyum ceria.

Calla merasakan amarah yang membakar dalam diam. Ia tahu, ini bukan hanya soal kehilangan anak mereka, tapi juga soal pengkhianatan terbesar dari seorang pria yang dulu ia percayai.

Malam itu, ponselnya bergetar. Pesan dari Ares.

"Calla, aku ingin bicara. Aku tahu aku sudah gagal sebagai suami dan ayah. Tapi aku ingin memperbaikinya."

Calla menatap pesan itu tanpa balasan. Di matanya, Ares sudah kehilangan hak untuk berbicara.

Beberapa hari setelahnya, Calla bertemu dengan Lyanna secara tak sengaja di sebuah kafe kecil di kota.

Lyanna tersenyum manis, namun ada sesuatu di matanya yang membuat Calla merinding. "Aku tahu ini sulit, Calla. Tapi aku datang bukan untuk merebutmu. Aku datang untuk mengingatkan bahwa cinta tidak selalu berjalan mulus."

Calla membalas dengan dingin, "Cinta? Bagaimana kau bisa bicara soal cinta, saat kau merenggut nyawa putriku dengan kehadiranmu?"

Lyanna menunduk, "Aku tidak merencanakan ini. Aku hanya ingin kesempatan kedua. Ares dan aku dulu... kami punya masa lalu yang belum selesai."

Calla tertawa getir, "Masa lalu yang menghancurkan masa depan kami."

Setelah pertemuan itu, Calla mulai merasakan api dalam dirinya yang tak pernah padam. Ia sadar bahwa hidupnya harus terus berjalan, meski penuh luka dan pengkhianatan.

Ia mulai merencanakan langkahnya dengan hati-hati. Ia tidak bisa membiarkan Ares dan Lyanna berjalan begitu saja, sementara dirinya terluka dalam kesunyian.

Calla bertekad untuk mengambil kendali hidupnya kembali, dan menunjukkan pada dunia bahwa ia bukan hanya wanita yang hancur.

Ares, di sisi lain, mulai merasakan konsekuensi dari pilihannya. Bisnis keluarga mulai goyah karena fokusnya terbagi, dan rumor tentang hubungan gelapnya dengan Lyanna mulai merebak di kalangan bisnis.

Ia tahu, jika tidak segera memperbaiki keadaan, segalanya akan hancur. Namun, hatinya tetap terbelah antara rasa bersalah, cinta lama, dan kewajiban yang belum selesai.

Malam itu, saat hujan turun pelan seperti di hari terakhir Leona, Calla berdiri di balkon rumahnya, menatap ke kejauhan dengan mata yang penuh tekad.

"Ini bukan akhir," bisiknya pada diri sendiri. "Ini baru awal."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA SEJATI SANG PESULAP
8.5
Jaime bekerja sebagai pelayan restoran cepat saji meski memiliki bakat sulap luar biasa. Ia memilih menyembunyikan kekuatannya demi mendukung impian wanita yang ia cintai. Perjuangan itu membawanya pada takdir besar yang menembus ruang dan waktu. Namun, meski telah mencapai puncak kejayaan, Jaime tetap terobsesi mengejar cinta lamanya tanpa memedulikan risiko. Ia tidak menyadari ada seseorang yang setia menanti dan tulus menerima dirinya apa adanya.
Sampul Novel Dosa Di Lautan
8.3
Demi mengusir rasa jenuh di rumah, seorang istri memutuskan untuk menemani suaminya pergi melaut. Namun, perjalanan ini berubah mencekam ketika kecelakaan hebat melanda kapal mereka keesokan harinya. Terpaksa berlindung di dalam ruang aman yang sempit, situasi justru berubah menjadi sangat intim dan membingungkan. Di tengah kegelapan, tangan seorang pelaut menyelinap masuk ke balik pakaiannya, memberikan sentuhan sensual yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Alih-alih menolak, ia justru terbuai dalam sensasi yang mendebarkan tersebut.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi menjaga martabat ibu angkatnya. Namun, kesalahpahaman besar membuat Alex membencinya hingga bersikap kasar. Gadis tidak tinggal diam menghadapi perlakuan tersebut, sambil tetap menyembunyikan rahasia besar mengenai jati diri aslinya. Akankah Alex berhasil mengungkap misteri yang tersimpan rapat itu? Ikuti kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka yang kini tersedia secara lengkap di Bakisah.
Sampul Novel Mysterious Love
8.0
Chen Qianqian adalah bos CyberTech sekaligus pewaris tunggal kerajaan bisnis internet di China. Meski hidupnya sempurna, tekanan keluarga memaksanya segera menikah di usia tiga puluh tahun. Takdir mempertemukannya dengan Bai Chou Fei, putra pemilik jaringan rumah sakit ternama, saat berada di rumah sakit. Meski awalnya sulit, Chou Fei akhirnya menerima lamaran Qianqian. Namun, pernikahan ini justru penuh rintangan emosional. Akankah sandiwara mereka berujung luka atau cinta?
Sampul Novel Dari Pion Menjadi Ratu: Pelarian Manisku dari Kekasih yang Manipulatif
8.0
Melanie akhirnya sadar bahwa dirinya hanyalah alat dalam skenario licik Greyson. Tanpa ragu, ia memutuskan pergi demi meraih kebebasan sejati. Greyson yang terbakar cemburu melihat Melanie dikejar banyak pria, berusaha keras menahannya kembali. Meski Melanie bertekad memutus belenggu manipulasi itu, Greyson justru berakhir hancur dan memohon dengan sangat agar tidak ditinggalkan. Ia bahkan rela ikut ke mana pun Melanie pergi asalkan mereka tetap bersama.
Sampul Novel Pernikahan Suami di Rumah Mertua
8.2
Kemala menjadi korban pengkhianatan Herdian yang lebih memilih wanita lain. Tak hanya dicampakkan, ia pun harus menelan pil pahit akibat kekejaman mertua yang serakah. Awalnya Kemala hanya bisa meratapi nasib, namun teguran sang ayah menyadarkannya untuk bangkit melawan. Di tengah suami yang tunduk pada hasutan ibunya, Kemala harus berani mengambil sikap tegas. Mampukah ia bertahan dan menghadapi penindasan di rumah mertuanya sendiri tanpa rasa menyerah?