Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kembali Ke Masa lalu, Merelakan Suamiku

Kembali Ke Masa lalu, Merelakan Suamiku

Sepuluh tahun pernikahan diwarnai kebencian Richard Starling karena kematian cinta pertamanya. Namun, saat kecelakaan maut mengancam, Richard justru tewas demi menyelamatkannya, meninggalkan kata-kata penyesalan terakhir. Di tengah duka, mertuanya menyalahkan pernikahan paksa ini dan berharap ia yang mati. Tiga tahun kemudian, penemuan mesin waktu memberi kesempatan kedua. Sang istri memutuskan kembali ke masa lalu untuk memutus takdir hubungan mereka dan mengabulkan keinginan semua orang.
Bab
Bagikan

Bab 5

Dia selalu seperti itu, salah paham padaku. Andai ini terjadi sepuluh tahun lalu, mataku pasti sudah memerah dan bersikeras membela diri.

Tapi kini, saat perpisahan sudah di depan mata, ketika kami takkan lagi memiliki keterkaitan di masa depan, disalahpahami atau tidak… semua itu sudah tak penting lagi.

Saat itu, Richard akhirnya membuka suara. “Dulu aku pernah janji menemanimu melihat hujan meteor, tapi aku gagal menepatinya. Aku ingat kau pernah bilang ingin pergi ke Jogja. Beberapa hari lagi, aku akan menemanimu ke sana, kita liburan bersama.”

Tak kusangka dia masih mengingat hal itu. Aku terkejut sejenak, lalu menggeleng pelan.

“Tak perlu.”

Kali ini, Richard tidak menyindir atau bersikap sarkastik. Ia langsung mengeluarkan ponsel dan memesan tiket pesawat lima hari ke depan.

“Kau marah padaku, aku bisa mengerti. Aku sudah memesan tiketnya. Setelah kau pulih beberapa hari ke depan, kita pergi berbulan madu.”

“Tak perlu, Richard.”

Richard menatapku. Aku berkata pelan, “Tak perlu memaksakan. Juga tak perlu merasa bersalah padaku. Ini adalah sesuatu yang harus kubayar.”

Kalimat itu bukan hanya untuk Richard, tapi juga untuk diriku sendiri.

Richard tampak tak senang dan menyela, “Apa maksudmu bicara seperti itu?”

Aku tak menjawab lagi. Keheningan menggantung di antara kami.

Ia berbalik, mengambil gelas, dan hendak menuangkan air hangat untukku.

Aku melihat tangannya bergetar tak terkendali. Mungkin karena hari ini hujan, cedera lamanya kembali kambuh.

Kenangan dan rasa sakit mendadak menyerbu dalam diam. Aku bertanya, “Untuk menyelamatkanku hingga jadi seperti ini… kau menyesal?”

Richard menunduk, meletakkan gelas air di hadapanku. Rambutnya menutupi alis dan matanya.

Ia berkata, “Tidak menyesal. Meski saat itu bukan kau, aku tetap akan menyelamatkan siapa pun.”

“Bahkan saat gempa waktu itu juga?”

Aku melihat jari-jarinya menegang sesaat. Ia menjawab, “Iya. Siapa pun itu, aku pasti akan menyelamatkannya.”

Benar saja, dia memang pria yang berhati lembut dan penuh kebaikan.

Aku tersenyum, tapi air mata perlahan mengalir di pipiku.

“Terima kasih, Richard. Kau sungguh orang yang sangat baik. Dulu aku malah membalas budi dengan menyakitimu, terus menerus mengganggumu dan tak pernah mau melepaskan. Pasti itu sangat melelahkan bagimu.”

Dia, pria yang begitu baik, telah kucengkram dalam rasa sakit selama sepuluh tahun, lalu akhirnya kehilangan nyawanya demi menyelamatkanku. Aku benar-benar bencana dalam hidupnya.

Melihatku menangis, mata Richard untuk pertama kalinya tampak panik.

“Kau bicara apa sih… aku…”

Saat itu, sekretarisnya tiba-tiba berlari masuk dengan tergesa.

“Tuan Richard! Nona Michelle sudah sadar!”

“Aku pergi melihatnya dulu.” Richard langsung berseri-seri, buru-buru berbalik dan pergi. Tapi aku memanggil namanya pelan.

Ia menoleh. Aku tersenyum padanya, cerah dan tenang.

“Maafkan aku, Richard.”

“Semoga hidupmu kelak dipenuhi damai dan kebahagiaan. Semoga semua keinginanmu tercapai.”

Tatapan Richard berubah. Ia langsung menyadari ada yang tidak beres.

“Ngomong apa sih? Ini cuma sebentar. Aku cuma ingin lihat Michelle. Aku masih ingin bicara denganmu. Tunggu aku kembali.”

Lalu, ia berbalik dan pergi.

Waktu untuk kembali ke masa lalu, tinggal kurang dari setengah jam.

Aku mencabut jarum infus dari tanganku dan bangkit, melangkah keluar dari rumah sakit.

Saat Richard selesai menjenguk Michelle, ia membawa sekantong besar sup tonik dan masuk kembali ke kamar rawatku.

Namun kamar itu kosong. Ia memanggil-manggil namaku beberapa kali dengan ragu, tapi tak ada jawaban.

Hati Richard diliputi kegelisahan yang tak bisa dijelaskan. Ia merogoh ponsel dan hendak meneleponku. Namun tepat saat itu, sekretarisnya berlari masuk dengan napas tersengal.

“Tuan Richard! Ada kabar buruk!”

Dengan napas terputus-putus, sang sekretaris berseru lantang.

“Sepuluh menit yang lalu, Nona Shella mengalami kecelakaan dan mengalami pendarahan hebat. Tapi… saat itu bank darah rumah sakit kosong. Nona Shella, gagal diselamatkan, dan meninggal dunia.”

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B33589" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B33589
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Mengubur Cinta
9.0
Tujuh tahun merajut kasih tidak mencegahku meninggalkan Deon saat dia dipenjara demi berpaling pada sahabatnya. Setelah bebas, Deon memaksaku menikahinya untuk membalas dendam. Di balik pernikahan yang dikira harmonis, ia menyiksaku dengan membawa wanita lain, termasuk adikku, ke ranjang kami. Deon tidak tahu bahwa aku rela menyusup ke markas mafia dan menukar organ tubuhku demi mendapatkan bukti untuk membersihkan namanya, tepat di saat sisa hidupku kini hampir habis.
Sampul Novel Di Bawah Langit London
9.7
Karina, manajer hotel asal Indonesia, harus berangkat ke London demi memimpin renovasi properti keluarga. Di sana, ia berhadapan dengan Henry, arsitek Inggris berwatak keras kepala. Hubungan mereka kian rumit setelah terungkap bahwa Henry adalah pria yang dijodohkan dengannya. Meski awalnya bersikap dingin, benih cinta perlahan tumbuh di bawah langit London. Kini, mereka harus memilih antara mengikuti perasaan atau tunduk pada tuntutan besar keluarga.
Sampul Novel Dosen muda
8.8
Chintya sangat gemar menghabiskan waktu di kafe Perpustakaan Universitas Merah Putih yang mewah. Baginya, fasilitas lengkap bukanlah daya tarik utama, melainkan meja kafe yang luas untuk menampung kertas gambar A3 miliknya. Dunia Chintya berpusat pada seni sketsa dan desain grafis, hobi yang sangat ia cintai. Meski bercita-cita mendalami bidang tersebut selepas SMA, ambisinya terhalang restu orang tua yang melarangnya mengambil jurusan seni saat kuliah.
Sampul Novel Jangan Salahkan Aku Pergi
9.5
Kehidupan Merrisa Amalia berubah drastis tepat di hari pernikahannya. Setelah melewati malam pertama yang sakral dan menyerahkan segalanya, sebuah rahasia kelam terungkap. Adi, pria yang baru saja resmi menjadi suaminya, ternyata telah membangun keluarga lain di luar sana. Kenyataan pahit bahwa Adi sudah memiliki istri dan anak menghancurkan hati Mer seketika. Akankah Mer bertahan dalam kebohongan ini, atau memilih pergi demi harga dirinya?
Sampul Novel Jejak Masa Lalu
9.4
Empat tahun membina mahligai rumah tangga, Nindi merasa pernikahannya bersama Dika berjalan harmonis meski belum dikaruniai buah hati. Namun, kebahagiaan itu semu karena Dika diam-diam merencanakan pernikahan dengan Rose Evelin, sang mantan kekasih yang kini menjadi model ternama. Di tengah keretakan ini, sosok pria dari masa lalu Nindi pun muncul kembali. Kini, kesetiaan mereka diuji saat bayang-bayang masa lalu menghantui dan mengancam keutuhan komitmen yang ada.
Sampul Novel Oh Dania
9.8
Dania adalah sosok ibu muda yang memiliki ambisi besar untuk selalu tampil unggul dan menjadi pusat perhatian di lingkungan tempat tinggalnya. Namun, kehidupan tenangnya terusik saat ia menyadari bahwa Khamila tinggal di kompleks yang sama. Khamila merupakan wanita dari masa lalu yang pernah mengkhianatinya dengan merebut calon suaminya. Kini, Dania harus menghadapi kembali luka lama dan persaingan sengit dalam drama kehidupan bertetangga yang penuh ketegangan.