Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kebohongan Manis Sang Tunangan Setia

Kebohongan Manis Sang Tunangan Setia

Menjelang pernikahan, Habib meminta Lea merelakannya menghamili Hanan, adik angkatnya yang sakit, demi balas budi. Namun, Lea menemukan bukti bahwa Hanan sudah hamil dua bulan. Saat dikonfrontasi, Hanan memfitnah Lea hingga Habib memaki Lea dengan kasar. Kecewa karena cintanya dikhianati demi menutupi skandal, Lea membatalkan pernikahan mereka. Ia memilih pergi ke Singapura untuk memulai hidup baru dan meninggalkan tunangannya yang penuh dusta.
Bab
Bagikan

Bab 3

Lea POV

Habib tidak pulang malam itu. Pagi harinya, saya tidak meneleponnya, tidak mengirim pesan. Saya tidak peduli. Perasaan saya sudah mati rasa.

Saya membuka media sosial, mencari nama Hanan. Sebuah foto baru terpampang di feed. Hanan tersenyenyum cerah, memegang perutnya yang sedikit membuncit, diapit oleh Habib dan kedua orang tua angkatnya. Mereka baru saja mengumumkan kehamilan Hanan kepada keluarga besar.

Senyuman Habib di foto itu begitu tulus, begitu bahagia. Sebuah senyuman yang selama ini saya rindukan. Sebuah senyuman yang tidak pernah dia berikan padaku, bahkan saat kami membicarakan pernikahan.

Saya ingat bagaimana dia selalu menjaga jarak dengan keluargaku. Dia selalu sopan, tapi ada dinding tak terlihat di antara kami. Dia selalu punya alasan untuk tidak datang ke acara keluarga. Namun, di foto ini, dia terlihat begitu nyaman, begitu akrab dengan keluarga Hanan. Seolah-olah mereka adalah keluarga sejatinya.

Hati saya terasa diremas. Saya mematikan ponsel, melemparkannya ke ranjang. Saya tidak sanggup lagi melihat kebahagiaan itu. Kebahagiaan yang dicuri dari saya.

Malam itu, Laras Murdoko, sahabat karib saya, datang ke apartemen. Wajahnya khawatir. "Lea, kamu serius mau batalkan pernikahan? Apa yang terjadi? Kenapa kamu tidak cerita padaku?"

Saya memaksakan senyum. "Hanya... ada beberapa hal yang tidak bisa kami sepakati, Laras."

Laras menatapku curiga. "Tidak bisa disepakati? Kalian sudah tunangan, Lea. Kalian sudah bersama bertahun-tahun. Bukankah kalian selalu bilang akan sampai ke pelaminan?"

Saya teringat betapa dulu saya begitu yakin. Habib selalu terlihat sebagai pria yang serius, yang menginginkan pernikahan. Tapi sekarang saya menyadari, dia menginginkan pernikahan yang sesuai dengan rencananya, bukan pernikahan yang dibangun atas dasar cinta dan kesetaraan.

Laras terus mendesak, tapi saya mengelak. Bagaimana bisa saya menceritakan hal sekeji ini kepadanya? Bagaimana saya bisa mengatakan bahwa tunangan saya menghamili wanita lain, lalu meminta saya untuk menerimanya? Itu terlalu memalukan, terlalu menyakitkan.

"Aku hanya... aku tidak yakin dia adalah orang yang tepat, Laras," kata saya, suaraku serak.

Laras memelukku erat. "Kita akan hadapi ini bersama. Apapun yang terjadi, aku ada untukmu."

Ada kehangatan dalam pelukan Laras, tapi itu tidak cukup untuk mengisi kekosongan di hati saya. Saya merasa seperti sebuah bejana kosong.

Malam itu, Laras menginap di apartemen. Kami tidur di sofa, saling berpelukan. Setidaknya, saya punya Laras.

Pagi-pagi sekali, saya dan Laras sedang sarapan ketika pintu apartemen terbuka. Habib masuk, rambutnya sedikit acak-acakan. Dia baru pulang. Matanya memandang Laras yang ada di samping saya, lalu ke arah saya, dengan tatapan yang sulit diartikan. Ia mengernyitkan hidung.

"Kenapa bau rokok?" tanyanya, nada suaranya terdengar tidak suka. "Kamu minum semalam?"

Saya menatapnya datar. "Laras tidak merokok. Aku juga tidak." Saya tahu dia sebenarnya jijik dengan bau Laras, bukan bau rokok. Laras memang suka menghabiskan malam di club, minum-minum. Tapi dia tidak pernah merokok.

Habib hanya mendengus, lalu masuk ke kamar mandi. Saya tidak mengatakan apa-apa. Saya tahu dia ingin mencari masalah, tapi saya terlalu lelah untuk berdebat.

Setelah mandi, Habib keluar dengan pakaian rapi. Dia melihat ke arah saya dan Laras yang masih duduk di meja makan. "Nanti malam kita harus pergi ke acara keluarga Hanan. Mereka mengadakan syukuran kecil untuk kehamilannya."

Saya menatapnya, hantu senyuman pahit muncul di bibir saya. "Bukankah kau sudah pergi semalam?"

Dia menatapku tajam. "Itu acara keluarga inti. Ini acara yang lebih besar. Kamu harus ikut, Lea."

Saya tidak menjawab. Saya hanya menatap kosong ke cangkir kopi saya.

Habib mengambil ponselnya dan duduk di sofa. Saya melihat dia tersenyum lagi, mengetikkan sesuatu. Pasti Hanan. Ada kelembutan di wajahnya yang tidak pernah saya lihat lagi saat dia bersamaku.

Saya merasa seperti ada jarum yang menusuk jantung saya. Dia bisa begitu lembut, begitu penuh perhatian pada Hanan. Sementara padaku, hanya ada tuntutan dan kemarahan.

"Lea," panggilnya, suaranya sedikit lebih tenang. "Ada yang ingin kubicarakan."

Saya mengangkat kepala, menatapnya, dan merasakan firasat buruk kembali merayap. Setiap kali dia mengatakan itu, saya tahu akan ada masalah, dan biasanya, itu berhubungan dengan Hanan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95HHX" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95HHX
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Pemenang Dalam Hidupku
8.8
Setelah sekian lama hidup dalam bayang-bayang adiknya dan diabaikan oleh keluarganya sendiri, puncaknya terjadi di hari pernikahan. Ayah, ibu, kakak, serta Jason—tunangannya yang merupakan seorang bos mafia—memilih pergi ke wisuda sang adik. Ditinggal sendirian di altar penikahan dengan rasa malu, ia teringat momen pertunangan saat Jason juga meninggalkannya demi sang adik. Sadar dirinya tak pernah dihargai, ia memutuskan pergi membawa koper dan rahasia kehamilannya demi memulai lembaran baru.
Sampul Novel Belenggu Cinta Tuan Muda
9.5
Nara, putri pembantu yang polos, terjerat skandal kelam dengan Axel, sang tuan muda. Axel melecehkan Nara demi membalas dendam karena ibu Nara menjadi simpanan ayahnya. Namun, niat mempermainkan itu berubah menjadi rasa cinta yang obsesif. Axel tumbuh menjadi pria posesif yang membelenggu Nara tanpa ampun. Meski Nara berusaha melarikan diri dari jeratan itu, ia selalu tertangkap kembali. Akankah hubungan penuh luka ini berakhir bahagia atau justru tragis?
Sampul Novel Dilema
8.5
Insiden kecelakaan yang menimpa Doni Damara mengungkap rahasia besar yang memicu konflik batin mendalam. Kini ia terjebak dalam pilihan sulit antara tetap bersama Rina, penolongnya, dan Romeo yang sudah menganggapnya ayah, atau kembali pada masa lalunya. Di sisi lain, ada Ibu Marmi, Aida sang istri setia, serta Ajeng yang merindukannya. Akankah Doni meninggalkan keluarga barunya demi mereka? Bagaimana reaksi Rina saat mengetahui kebenaran tentang identitas Doni?
Sampul Novel Dua Istri CEO: Istri Simpanan Suamiku
8.0
Adam memutuskan menikahi Maya hanya demi mengamankan harta warisan, meski hatinya masih terpikat sepenuhnya pada sang kekasih, Sabrina. Memanfaatkan kenaifan Maya, Adam lihai menyembunyikan perselingkuhannya dalam waktu yang cukup lama. Namun, segala rahasia gelap dan kebusukan motifnya perlahan mulai terendus. Saat kebenaran akhirnya terungkap, Adam dihadapkan pada dilema besar. Siapa yang akan ia pertahankan? Kekayaan warisan atau cinta sejatinya?
Sampul Novel Duda itu Suamiku
8.1
Hidup Bianca berubah total sejak bertemu Bealize, balita yang terus memanggilnya 'Mami'. Demi Bea, Bianca terpaksa tinggal di rumah gadis kecil itu bersama ayahnya, seorang duda tampan. Merasa cemas akan pandangan orang dan getaran di hatinya, Bianca memilih kabur diam-diam untuk menghindari skandal. Ia mengabaikan nasib Bea demi kebebasannya sendiri. Namun, akankah sang duda membiarkannya pergi begitu saja atau justru mencarinya kembali?
Sampul Novel Kasih Sayang Yang Dikhianati
8.6
Tiga tahun menikah, Althea baru menyadari cintanya dikhianati. Lucas, suaminya, ternyata hanya menjadikannya tameng untuk melindungi mantan sahabatnya yang telah menyebabkan kematian ibu Althea. Kebenaran pahit terungkap saat Althea tahu Lucas memberi nafkah lebih besar pada wanita itu, bahkan kado mewahnya hanyalah barang bekas penolakan sang selingkuhan. Meski hancur, Althea memilih bungkam demi menyusun rencana pembalasan yang setimpal atas segala kepalsuan Lucas.