Sampul Novel Kebangkitan Wanita Cacat Yang Dikhianati

Kebangkitan Wanita Cacat Yang Dikhianati

8.0 / 10.0
Silvia Rahman, wanita difabel, mengira cinta Dion Kurniawan tulus. Namun, pendengarannya pulih dan mengungkap fakta keji: Dion sengaja menghambat kesembuhannya demi berselingkuh dengan Arini. Saat pesta, Dion menghinanya, sementara Arini mencoba membunuhnya lewat tabrak lari. Kini, Silvia bertekad membalas dendam. Di hari pernikahan, ia menyiapkan kejutan mematikan yang akan membongkar kebusukan Dion sebelum ia menghilang dengan identitas baru.

Kebangkitan Wanita Cacat Yang Dikhianati Bab 1

Aku, Silvia Rahman, seorang wanita cacat yang bertunangan dengan dokter bedah saraf terkemuka, Dion Kurniawan. Aku buta, tuli, dan bisu setelah sebuah kecelakaan, dan percaya bahwa belas kasihannya adalah cinta sejati.

Namun, keajaiban terjadi. Pendengaranku pulih secara diam-diam, dan aku mendengar kebenaran yang menghancurkan: Dion sengaja membuatku tetap cacat agar bisa berselingkuh dengan kekasihnya, Arini, tanpa rasa bersalah.

Di pesta ulang tahunnya, di depan teman-temannya, Dion dengan bangga mengakui perselingkuhannya. "Istri adalah simbol status, tapi kekasih adalah gairah yang tak bisa kau berikan," katanya, sementara teman-temannya menertawakanku. Dia bahkan mengaku telah meminta dokter untuk memastikan aku tidak akan pernah sembuh.

Rasa sakit itu menusukku lebih dalam ketika Arini dengan sengaja mengirimiku foto dan rekaman suara perselingkuhan mereka, mengejekku karena "tidak bisa menjadi wanita sejati" untuk Dion. Dia bahkan merekayasa sebuah kecelakaan tabrak lari, membuatku terluka parah, sementara Dion hanya peduli pada luka kecil di jari Arini.

Aku pernah rela mati untuknya. Sekarang, aku hanya ingin melihatnya hancur.

Di hari pernikahan kami, alih-alih pengantin wanita, Dion hanya akan menemukan peti mati kosong dan sebuah rekaman suara terakhir dariku. Aku akan membiarkan seluruh dunia mendengar kebusukannya, sebelum aku menghilang selamanya dengan identitas baru.

Bab 1

Silvia Rahman POV:

Aku, Silvia Rahman, tunangan seorang dokter bedah saraf terkemuka, Dion Kurniawan, dulunya hanyalah seorang wanita cacat yang percaya buta pada cintanya. Aku membiarkan diriku tenggelam dalam ilusi, mengira belas kasihan adalah cinta sejati.

Aku pernah begitu yakin Dion mencintaiku. Percaya bahwa setiap sentuhan, setiap kata-kata manisnya, adalah tulus dari hati. Setelah kecelakaan itu, duniaku runtuh. Penglihatan parsialku membuat segalanya buram, dan pita suaraku lumpuh, hanya bisikan serak yang mampu keluar. Aku bergantung padanya, pada setiap gerakannya, setiap isyarat tangannya. Aku percaya dia adalah penyelamatku, pahlawan yang akan selalu ada.

Namun, beberapa minggu lalu, keajaiban kecil terjadi. Malam itu, aku terbangun dari tidurku dengan perasaan aneh di telingaku, seolah ada sesuatu yang pecah. Aku mencoba memejamkan mata, berharap itu hanya mimpi buruk. Tapi saat aku membuka mata lagi, suara kipas angin di kamar mulai terdengar samar. Aku bahkan bisa mendengar detak jantungku sendiri, berpacu kencang di dadaku. Duniaku yang sunyi senyap tiba-tiba dipenuhi bisikan, lalu berangsur-angsur menjadi suara yang jelas. Setelah berbulan-bulan dalam keheningan, telingaku kembali berfungsi. Itu seperti kebangkitan, dan aku menyimpannya rapat-rapat. Tidak ada yang tahu.

Kini, aku tahu. Aku tidak akan pernah menikahi Dion. Tidak setelah semua ini. Aku akan membatalkan pernikahan itu, tapi tidak dengan cara yang konvensional. Aku akan membiarkan Dion tenggelam dalam kebahagiaan palsunya, sebelum aku menariknya ke dalam kehancuran yang telah kurencanakan. Aku memesan layanan "transisi kehidupan", memalsukan kematianku sendiri akibat "komplikasi pasca-operasi". Pernikahan kami, yang seharusnya menjadi puncaknya, akan menjadi panggung bagi peti mati kosong dan replika diriku.

Malam ini adalah pesta ulang tahun Dion. Aku duduk di kursi roda, di tengah keramaian, mencoba menyembunyikan getaran di tanganku. Dion datang menghampiriku, senyum menawannya merekah di bibir. Dia membungkuk, mencium keningku dengan lembut.

"Apakah kamu baik-baik saja, sayang?" tanyanya dengan suara penuh perhatian, yang kini terdengar begitu menjijikkan di telingaku.

Aku hanya mengangguk, memaksakan senyum tipis. Aku masih berpura-pura tidak bisa mendengar. Itu adalah bagian dari rencanaku.

Dia mengambil piringku, lalu dengan gerakan anggun, mulai mengupas udang untukku. Gerakan-gerakan yang dulu kumaknai sebagai bentuk kasih sayang, kini terlihat seperti bagian dari sandiwara murahan.

"Dion benar-benar tunangan idaman, ya," ucap salah satu teman lama Dion, yang duduk di seberang kami. "Sabar banget ngurus Silvia yang kondisinya kayak gini. Salut!"

Teman yang lain tertawa, matanya melirikku sekilas. "Betul sekali. Jarang ada pria sebaik Dion. Apalagi dengan segudang kesibukannya, masih sempat manjain tunangannya."

Dion hanya tersenyum tipis, merespons pujian itu dengan anggukan kepala yang merendah. Tangannya tetap sibuk, membersihkan udang dengan telaten.

"Tapi jangan salah paham, Dion juga butuh 'hiburan' lain," celetuk temannya lagi, suaranya sedikit lebih keras. "Kan nggak mungkin selamanya sama yang 'kurang' gini."

Aku merasakan cengkeraman tanganku pada garpu semakin kuat. Sendok di tanganku berderit. Otot-otot di pipiku menegang, mencoba menahan ekspresi yang mungkin akan mengkhianatiku. Aku menunduk, pura-pura tidak mendengar. Pemandangan udang yang dikupas Dion di piringku tiba-tiba terasa begitu menjijikkan.

Aku menunggu. Menunggu Dion membantah, menunggu dia membela kehormatanku. Tapi yang ada hanyalah keheningan. Dia menyelesaikan mengupas udang, meletakkannya di piringku seolah tidak ada yang terjadi. Kemudian ia menyerahkan garpu bersih kepadaku dengan senyum yang sama sekali tidak berubah.

"Kau beruntung, Silvia," kata Dion, suaranya pelan tapi jelas, seolah itu adalah sebuah rahasia yang hanya ia dan aku yang tahu. Namun aku tahu, itu adalah bagian dari pertunjukan. "Menikah denganku adalah keberuntungan terbesarmu."

Aku mengangkat pandanganku, menatapnya, dan merasakan mual yang luar biasa. Matanya, yang dulu kupikir penuh cinta, kini terlihat kosong, tanpa belas kasihan.

"Apakah kau masih mengharapkan kesetiaan dariku, setelah semua ini?" ia bertanya, dengan nada mengejek yang sama sekali tidak ia sembunyikan.

"Istri dan kekasih itu berbeda, Silvia," lanjutnya, matanya berkeliling, seolah semua orang di meja ini adalah penonton setia dari sandiwara mengerikan yang ia mainkan. "Istri adalah wanita yang mendampingimu di rumah, yang mendengarkan keluh kesahmu, yang mengurus kebutuhanmu di rumah. Ia adalah simbol status, representasi kesuksesanmu di mata masyarakat. Kau adalah isteri. Kau akan selalu ada di rumahku."

Aku menahan napas, dadaku terasa sesak. Dion seolah belum puas menyiksaku.

"Tapi kekasih..." ia melanjutkan, bibirnya membentuk senyum tipis yang memuakkan. "Kekasih adalah wanita yang memuaskan segala hasrat pribadiku, yang mengerti kebutuhanku akan petualangan, hasrat tersembunyi yang tak bisa kau berikan. Ia adalah gairah, sensasi bahaya. Dan aku akan selalu menjamin kehidupannya,"

Suara tawa dan sorakan kecil dari para pria di meja itu terdengar. Mereka tertawa, seolah ini adalah lelucon paling lucu di dunia. Aku merasa terhina, martabatku diinjak-injak di depan mata mereka. Di depan pria yang berjanji akan menjagaku selamanya. Darahku mendidih, namun aku harus tetap tenang. Aku harus tetap menjadi Silvia yang rapuh, yang tidak berdaya. Aku memejamkan mata sejenak, menelan semua kekecewaan ini pahit-pahit.

---

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kebangkitan Wanita Cacat Yang Dikhianati

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Demi melindungi nyawa buah hati yang tidak berdosa, Neva Zetrix terjebak dalam situasi yang sangat memilukan. Ia terpaksa menekan harga dirinya dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson setiap hari. Perjuangan hidup Neva ini didorong oleh kasih sayang seorang ibu yang rela melakukan apa pun demi sang anak. Di tengah tekanan dari sosok Brian yang dominan, Neva harus bertahan dalam dinamika hubungan yang penuh dengan pengorbanan batin.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama, seorang yatim piatu, terpaksa menjalani hidup sebagai istri kedua dari pengusaha sukses bernama Raga Dirgantara. Terjebak oleh beban hutang budi di masa lalu, Kayla tidak memiliki pilihan selain menerima nasibnya yang pahit. Kehadirannya dalam pernikahan itu hanyalah demi memberikan keturunan bagi sang miliarder. Ia harus berjuang menghadapi kenyataan bahwa dirinya cuma dianggap sebagai alat tanpa memiliki posisi yang sesungguhnya.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel PRIME MINISTRE'S DAUGHTER
8.2
Ken terobsesi menikahi Eleanore, putri perdana menteri yang dingin, hingga nekat memakai cara licik. Namun, setelah resmi menikah, Ken mengungkap rahasia kelam masa lalu istrinya yang memicu kebencian mendalam. Eleanore yang awalnya merasa bahagia karena cinta keponakan raja itu, kini harus menderita akibat perubahan sikap Ken yang drastis. Meski hatinya hancur disakiti sang suami, Eleanore tetap bertahan dalam cinta di tengah konflik masa lalu yang sulit dimaafkan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan