Sampul Novel Kasih Ibu, Dosa Ibu

Kasih Ibu, Dosa Ibu

9.4 / 10.0
Novel modern bergenre misteri Kasih Ibu, Dosa Ibu mengisahkan seorang influencer parenting yang mengurung putranya di balkon lantai 18 demi menemani anak cinta pertamanya. Kelalaian ini berujung pada tragedi maut. Baca buku online gratis ini untuk mengungkap misteri mengerikan yang menyelimuti dosa sang ibu.
Ringkasan Kasih Ibu, Dosa Ibu
Seorang influencer parenting mendidik putranya dengan sangat keras. Hanya karena sang putra mendorong anak dari mantan kekasihnya, wanita itu tega menghukumnya di balkon lantai 18. Sementara putranya ditinggalkan sendirian untuk merenung, ia justru pergi bermain bersama putri cinta pertamanya. Naas, tubuh mungil bocah itu menyusup melewati jeruji pembatas dan jatuh hingga tewas mengenaskan. Meski sang anak sempat berteriak histeris meminta pertolongan saat terjatuh, sang ibu sama sekali tidak menoleh ke belakang.
Baca Selengkapnya

Kasih Ibu, Dosa Ibu Bab 1

Istriku adalah seorang influencer parenting biasa mendidik putra kami dengan tegas dan keras.

Hanya karena anaknya di taman kanak-kanak mendorong putri dari mantan pacarnya, dia mengurung anaknya di balkon.

Dia meninggalkan anaknya sendirian di balkon untuk merenungkan kesalahannya. Sementara dia pergi bermain bersama putri dari cinta pertamanya itu.

Tubuh mungil putranya menyusup jeruji pembatas balkon dan jatuh dari lantai 18, hancur berkeping-keping.

Saat terjatuh, dia berteriak kepada ibunya minta diselamatkan.

Tapi ibunya bahkan tidak menoleh padanya sama sekali.

Karena putranya mendorong putri dari cinta pertamanya di taman kanak-kanak, dia mengurung putranya itu sendirian di balkon. Sementara dia membawa putri cinta pertamanya pergi bermain di luar.

Tubuh mungil putranya menyusup jeruji pembatas balkon dan jatuh dari lantai 18, hancur berkeping-keping.

Saat terjatuh, dia berteriak kepada ibunya minta diselamatkan.

Tapi ibunya bahkan tidak menoleh padanya sama sekali.

Saat itu hari Kamis sebelum libur panjang. Aku pergi bekerja seperti biasa. Putraku yang berusia tiga tahun memelukku dan tidak mau lepas.

"Papa, Papa besok libur?"

"Ya, Papa besok libur tiga hari. Kita bisa piknik bersama di pedesaan nanti!"

"Beneran? Kalau gitu, Leo nggak jadi beli Transformer. Leo cuma mau tinggal sama Papa di rumah selamanya!"

Aku menggendong anakku di bahu, membuatnya kegirangan. Perasaanku menjadi lebih ringan.

Kukira aku bisa hidup bahagia seperti ini selamanya. Aku saat itu belum tahu bahwa ini akan menjadi kali terakhir aku melihat anakku.

Seluruh tubuhku membeku begitu menerima telepon dari pengelola apartemen.

"Pak Kinan, saya dapat laporan dari tetangga. Katanya ada anak yang memanjat pembatas balkon apartemen Bapak. Separuh badannya sudah keluar!"

"Kami sudah ketuk pintu lama sekali, tapi nggak ada jawaban. Kayaknya nggak ada orang lain di dalam. Kami sudah panggil pemadam kebakaran. Sekarang masih dalam perjalanan. Jadi kami mau minta izin Bapak untuk mendobrak pintu dan menyelamatkan anak itu!"

Pikiranku kosong. Aku mengatakan dengan suara gemetar bahwa pintunya boleh didobrak. Asalkan anakku selamat, menghancurkan seluruh rumahku pun aku rela.

Dalam perjalanan pulang, aku menghubungi nomor istriku berulang kali, tapi dia selalu menolak panggilan.

Rasa putus asa yang mendalam menyelimuti hatiku. Aku hanya ingin mobil ini bisa terbang, melaju lebih cepat!

Jalan masuk ke gedung apartemen penuh sesak dengan kerumunan orang.

Mobil polisi, mobil pemadam kebakaran, dan ambulans telah datang.

Perasaan tidak enak muncul di hatiku. Aku buru-buru mendesak maju di antara kerumunan.

Dua orang wanita tua melewatiku dengan wajah sedih dan mendesah.

"Duh, anak sekecil itu. Di mana orang tuanya? Anak tiga tahun dikurung di balkon sendirian! Sial sekali anak itu ...."

"Kalau ini sih sial yang disengaja. Pintu balkonnya katanya dikunci, jadi anak itu nggak bisa keluar. Makanya, dia akhirnya memanjat pembatas balkon. Anak muda zaman sekarang ...."

"Begitu, ya? Waktu pemadam kebakaran datang, anak itu pas jatuh dan menangis sangat keras. Menyedihkan!"

Kakiku sangat berat seperti terpatri di tanah. Aku berdoa dalam hati berulang kali, berharap anak yang mereka bicarakan itu bukanlah anakku.

Tapi saat aku melihat tangan kecil yang terjulur dari bawah kain putih, hatiku terasa seperti kejatuhan batu raksasa. Air mataku pecah saat itu juga.

Tangan anakku yang berlumuran darah sedang menggenggam robot Gundam yang baru kubelikan minggu lalu ....

Aku terjatuh ke tanah, menatap sosok kecil yang sendirian di sana. Hatiku seakan terkoyak dalam sekejap.

Manajer properti berlari kepadaku untuk membantuku berdiri. Suaranya penuh penyesalan.

"Maaf, Pak Kinan. Kami nggak bisa menyelamatkan anakmu. Dia ... jatuh tepat setelah kami telepon Pak Kina."

"Kami turut berduka cita ...."

Untuk sesaat, semua kebisingan menghilang dan sekelilingku melayangkan tatapan kasihan.

Aku membuka mulut, tapi tenggorokanku terasa seperti tersumbat, tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun.

Dokter menggelengkan kepalanya dan mengatakan kepadaku bahwa anakku tidak mungkin bisa diselamatkan.

Aku melangkahkan kakiku dengan susah payah ke tempat anakku terbaring dan mengangkat kain putih yang menutupinya.

Sekilas saja, hatiku tertusuk-tusuk sembilu.

Tubuh mungil anakku meringkuk di sana, berantakan dan berlumuran darah.

Aku ingin memeluknya, tapi aku tidak tahu harus mulai dari mana. Jadi aku hanya bisa membungkuk di atas tubuhnya dan menangis.

"Leo, jangan takut. Papa di sini ...."

Anakku masih terasa hangat, tapi dia tidak bisa mendengar suaraku lagi.

Aku tiba-tiba teringat wajah polosnya saat aku pergi bekerja pagi tadi. Malaikat kecil yang tertawa ceria itu telah menghilang selamanya. Dadaku seolah ditembus pecahan kaca yang tak terhitung jumlahnya. Setiap tarikan napas yang kuambil terasa sangat menyakitkan.

Setelah polisi selesai mengumpulkan barang bukti, aku mengikuti mereka ke kantor polisi dengan kepala linglung untuk dimintai pernyataan.

Di bangku yang dingin, aku menunggu laporan autopsi anakku dengan sekujur tubuh lemas.

Berjam-jam lamanya, istriku masih tidak kunjung mengangkat telepon.

Hatiku serasa mati, dan aku tidak tahu apakah itu karena rasa pedih atau benci.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kasih Ibu, Dosa Ibu

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Hasrat Aneh Rahasiaku
9.4
Kehidupan normalku hancur setelah mengintip melalui jendela yang mengungkap rahasia gelap para tetangga. Aku menyaksikan Dela yang tomboy berubah menjadi sosok penggoda, Pak RW yang terhormat menunjukkan sisi liarnya, hingga Rifan yang tampak polos ikut terlibat dalam ritual penuh gairah itu. Meski hanya penonton, hasrat aneh mulai menghantuiku setiap malam. Terjebak dalam rasa ingin tahu dan ketegangan, aku terseret jauh ke dunia terlarang yang mereka sembunyikan.
Sampul Novel My Teacher My Husband
9.1
Kim terjebak dalam dilema besar saat orang tuanya memaksa ia menikah demi mempertahankan aset pribadinya. Meski sempat menolak, permohonan sang ibu membuatnya pasrah pada perjodohan tersebut. Betapa terkejutnya Kim saat mengetahui calon suaminya adalah Alvin, gurunya sendiri di sekolah. Hubungan antara guru dan murid ini penuh tantangan, layaknya api dan air yang sulit bersatu akibat perbedaan usia serta pola pikir yang sangat kontras.
Sampul Novel Rindu di Tahun 1992
9.7
Bandung 1992 menjadi saksi pertemuan Alya, siswi cerdas, dengan murid baru misterius bernama Reza. Meski awalnya canggung, benih cinta mulai tumbuh di antara mereka. Namun, hubungan ini terancam oleh Lina, sahabat Alya yang juga mencintai Reza, hingga menguji loyalitas mereka. Selain konflik persahabatan, Alya tertekan oleh ekspektasi besar keluarganya. Ia kini terjebak dalam pilihan sulit antara ambisi masa depan dan perasaan tulusnya demi memperjuangkan cinta sejati.
Sampul Novel Tak Ada yang Kedua
8.1
Pernikahan lima tahun bersama Anto hancur saat perselingkuhannya dengan Vior terbongkar. Demi melindungi Vior, Anto menyodorkan surat cerai dengan dalih membalas budi mendiang Profesor Jihan. Di kehidupan sebelumnya, penolakan sang istri berujung pada depresi, fitnah perselingkuhan yang kejam, hingga keputusan mengakhiri hidup. Namun, setelah terlahir kembali ke masa lalu, ia tidak ingin mengulang tragedi yang sama. Tanpa keraguan sedikit pun, ia langsung menandatangani surat cerai tersebut.
Sampul Novel Terjebak Pesona Nathan
9.7
Davina telah lama memendam perasaan pada Nathan Evano, namun ia memilih diam karena merasa bukan tipenya. Sepuluh tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali dalam situasi penuh tanda tanya. Nathan kini tampak berbeda, terutama dengan keterlibatannya di dunia intelijen yang penuh rahasia. Davina pun mulai ragu, apakah pria misterius ini benar-benar teman masa kecilnya atau sosok lain yang serupa? Ikuti kisah romansa yang dibalut ketegangan ini.
Sampul Novel Wanita Penakluk Direktur Muda
8.0
Demi memulihkan martabatnya, Raellyn nekat mengancam Arnav, direktur hiburan ternama, dengan pisau lipat. Ia menuntut pertanggungjawaban atas pengkhianatan adik Arnav, Arsene, yang mengingkari janji pernikahan mereka. Namun, Arnav bukanlah pria lemah yang mudah ditekan. Melihat peluang untuk memenuhi tuntutan mencari istri, Arnav justru menawarkan pernikahan kepada Raellyn. Meski motifnya hanya uang, Arnav bertekad mendapatkan kompensasi setimpal dari Raellyn.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan