Sampul Novel Kalau Cinta, Pasti Sayang

Kalau Cinta, Pasti Sayang

8.3 / 10.0
Dalam novel romantis misteri modern Kalau Cinta, Pasti Sayang, seorang istri yang cintanya tak berbalas selama lima tahun akhirnya meninggal. Sang suami yang acuh mengira hilangnya sang istri hanyalah sandiwara belaka. Baca novel online menegangkan ini untuk mengungkap akhir tragis pernikahan mereka.
Ringkasan Kalau Cinta, Pasti Sayang
Lima tahun pernikahan tanpa cinta membuat sang istri menderita karena diabaikan suaminya. Begitu sang istri meninggal, sang suami justru segera menemui cinta pertamanya. Ketika istrinya menghilang, dia hanya mencemooh dan menganggapnya sebagai taktik mencari perhatian. Demi membuktikan kebohongan tersebut, ia berniat memastikan kabar kematian istrinya secara langsung. Namun, dia sama sekali tidak menyadari bahwa wanita yang diabaikannya itu memang telah tiada sejak beberapa hari yang lalu.
Baca Selengkapnya

Kalau Cinta, Pasti Sayang Bab 1

Aku sudah mencintai suamiku selama lima tahun, tapi tidak pernah mendapatkan balasan apa pun darinya.

Hari pertama aku meninggal, suamiku langsung pergi mencari cinta pertamanya.

Diwaktu aku hilang, dia hanya berkata dengan senyum cemooh, "Onar apalagi?"

Saat dia mengangkat telepon untuk pergi memastikan aku sudah meninggal atau belum, dia kira bisa mengungkapkan kebohonganku.

Tapi dia tidak tahu kalau aku sudah meninggal beberapa hari.

"Tik tak ... tik tak, trang!"

Ini sudah pagi.

Aku menatap ke arah kue berwarna biru yang sudah meleleh di atas meja. Satu-satunya lilin di atas kue itu sudah padam.

Aku merayakan ulang tahun ke-25 tanpa ditemani siapa pun.

Aku berjalan perlahan ke samping meja sambil menatap kue yang belum tersentuh. Aku mengambil kue itu sedikit dengan terlunjuk, lalu memakannya.

"Selamat ulang tahun." Aku memberi ucapan selamat pada diri sendiri.

Setelah itu, aku membuang kue itu ke tong sampah tanpa ragu.

Hari sudah larut, Erino pulang.

Ketika melihat Erino muncul dari pintu, aku berkata, "Kamu sudah pulang, ya."

Tatapan Erino sangat dingin kepadaku. Pria itu berkata sambil mengernyit, "Selain minum anggur, apa kamu nggak ada kegiatan lain yang lebih berguna?"

Sambil menggoyangkan gelas, aku menjawab dengan tersenyum, "Minum anggur berguna, kok."

Aku menghampiri Erino dengan langkah terhuyung-huyung. "Minum anggur sangat berguna. Ayo, kamu juga minumlah ...." Aku mendekatkan gelas ke bibir Erino. Sambil menatapnya, aku berkata, "Ayo, coba minum!"

Erino menyipitkan mata. Dia menepis tanganku dan berkata, "Lebih baik kamu tidur."

Kekuatan Erino sangat besar sehingga aku hampir jatuh ke lantai dan anggur dalam gelasku juga tumpah sebagian.

Guncangan itu membuatku teringat sesuatu. Aku menaruh gelas, lalu berbalik dan tersenyum kepada Erino.

"Aku ulang tahun hari ini."

Mendengar itu, Erino terkejut, tetapi kemudian tatapannya kembali ke semula.

"Ini hari ulang tahunku, harus ada hadiah." Aku berkata sambil menghela napas, "Karena kamu nggak memberiku hadiah, aku saja yang memberimu hadiah."

Sambil berbicara, aku mengeluarkan sebuah dokumen dari laci di samping sofa. Dokumen itu kuserahkan kepada Erino.

"Ini hadiah dariku."

Ketika Erino melihat ternyata dokumen itu adalah surat cerai, dia bertanya sambil mengernyit, "Trik apa yang sedang kamu mainkan?"

"Dulu ayahku yang memaksamu menikahiku. Selama menikah bertahun-tahun denganku, kamu pasti menderita. Bukankah kamu belum bisa melupakan cinta pertamamu? Mulai sekarang, kamu bisa bersamanya lagi."

Aku menyerahkan surat cerai padanya. Sebelum Erino merespons, aku berjinjit dan mencium bibirnya.

Tidak lama kemudian, Erino mendorongku hingga jatuh.

Kali ini, aku merasa sakit saat tubuhku menghantam lantai.

Erino hanya mengernyit, tetapi tidak membantuku berdiri.

Lenganku sakit, tetapi kutahan rasa sakit ini. Aku berkata sambil memejamkan mata, "Rumah tangga kita sudah gagal, sepertinya kita nggak cocok menjadi suami dan istri."

Erino menjawab dengan nada dingin, "Andai dulu kamu berpikir yang sama, kita nggak perlu saling menyakiti seperti sekarang."

"Ini salahku." Aku memaksakan diri untuk tersenyum dan berkata, "Dosaku ini hanya bisa ditebus dengan kematian."

Erino tersenyum sinis. "Kamu bersedia mati?"

Setelah tertegun beberapa saat, aku menjawab dengan suara pelan, "Kalau aku mati, aku nggak mau mencintaimu lagi di kehidupan selanjutnya."

"Kita lihat nanti setelah kamu mati," ucap Erino. Pria itu mengalihkan pandangannya, kemudian berbalik dan pergi dari rumah.

Pintu dibanting dengan keras.

Erino pergi lagi.

Senyuman mulai sirna dari wajahku. Aku memegang lenganku yang terluka sambil berdiri.

Ternyata Erino masih membenciku.

Aku tersenyum pahit.

Aku duduk di sofa dan mengeluarkan hasil pemeriksaan kesehatan dari laci.

Hal yang paling mengguncang hatiku adalah saat membaca diagnosis kanker stadium akhir pada halaman terakhir.

Aku memejamkan mata. Beberapa saat kemudian, aku membuka mata dan menyobek hasil pemeriksaan itu.

Sobekan kertas berserakan di lantai. Aku menatap cincin kawin di jari manisku, mengusapnya sebentar, lalu melepaskannya dan meletakkannya di atas meja.

Keesokan paginya.

Aku mengemasi semua barangku dan memasukkan ke dalam mobil. Tanpa sarapan terlebih dulu, aku lebih memilih segera meninggalkan rumah ini.

Aku mengemudikan mobil, perlahan-lahan meninggalkan kota dan menuju ke jalan tol.

Aku membuka jendela mobil. Kurasakan angin yang sejuk dan sinar matahari yang menyilaukan mata.

"Selamat tinggal, Erino."

Aku menyetir ke kanan, kemudian melepas kedua tanganku dari setir dan menginjak gas.

"Brak!"

Mobil menabrak ke tebing di sebelah kanan. Akibatnya, mobil bagian depan rusak parah. Darah segar menetes dari kursi pengemudi.

Aku pun mati, tetapi arwahku masih gentayangan. Awalnya, aku berpikir setelah mati, aku akan berpisah dengan Erino selamanya.

Namun, ternyata arwahku terus mengikutinya.

Di lantai 60 Astro Global.

Arwahku datang ke perusahaan Erino.

Aku melihat sekretarisnya datang ke kantor pagi-pagi. Sekretarisnya membuatkan secangkir kopi dan masuk ke ruangan Erino sambil kuikuti.

"Pak Erino, nanti ada konferensi video dengan Grup Solara pukul setengah 10. Materi rapat sudah saya siapkan di meja."

Erino menjawab sambil memijat dahi, "Ya."

Aku pun tersadar ada sesuatu yang hilang di jari Erino.

Oh ya, cincin kawin!

Erino sudah tidak menggunakan cincin kawin, hanya terlihat bekas merah samar di jarinya.

Benar juga, kami sudah bercerai. Dia tidak perlu memakai cincin kawin lagi. Dadaku terasa sesak. Tidak disangka, orang yang sudah mati, masih merasakan emosi ini.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kalau Cinta, Pasti Sayang

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Tak Terbalas
7.9
Demi biaya pengobatan adiknya, Raisa Putri terpaksa menikahi Rangga, pria yang tengah koma. Selama dua tahun, ia merawat Rangga dengan tulus hingga benih cinta tumbuh di hatinya. Namun, saat Rangga terbangun, kenyataan pahit menghantam. Rangga tetap terpaku pada mantan kekasihnya, Aulia, dan hanya menganggap Raisa sebagai pelayan belaka. Merasa cintanya bertepuk sebelah tangan, Raisa memilih untuk meminta cerai. Akankah Rangga menyadari kehilangan tersebut?
Sampul Novel Istri Rahasia CEO
9.5
Abia tak pernah menyangka nasibnya akan berubah drastis setelah merusak mobil mewah milik bosnya yang dingin. Arya, sang CEO duda beranak satu, memberikan tuntutan berat: Abia harus membayar ganti rugi selangit atau bersedia menikah dengannya. Terjepit masalah finansial, Abia terpaksa menerima tawaran gila tersebut. Kini, ia harus menghadapi tantangan besar tinggal seatap dengan pria galak yang selama ini ia hindari di kantor demi melunasi utangnya.
Sampul Novel Jodoh Dari Ayah
9.2
Genta Mackenzie dikenal sebagai playboy dengan banyak kekasih sebelum dipaksa menerima perjodohan ayahnya. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu calon istrinya. Genta langsung jatuh hati pada pandangan pertama dan menyatakan cintanya dengan tulus. Kini, pertanyaan besar menghantui hubungan mereka: mampukah gadis itu membuka hati untuk pria bule pilihan orang tuanya? Akankah ia menerima perasaan Genta meski awalnya terpaksa dijodohkan?
Sampul Novel Obsesi Liar Mantan Bosku
8.3
Hidup Cindy Andriana Halim hancur seketika saat suaminya kalah judi dan menjadikannya sebagai jaminan utang. Kini, ia terperangkap dalam ancaman Sebastian Arson, mantan bosnya yang menuntut kepatuhan ranjang sebagai pelunasan. Sebastian kembali ke Indonesia dengan obsesi gelap untuk memiliki Cindy sepenuhnya. Terjepit antara kewajiban membayar utang besar atau menyerahkan kehormatannya, mampukah Cindy melarikan diri dari jeratan pria yang haus kekuasaan tersebut?
Sampul Novel Ranjang Panas Tuan Mafia
9.0
Leo De Vana, pemimpin bengis mafia Cosa Nostra, telah menutup hatinya selama lima tahun akibat pengkhianatan masa lalu. Kebenciannya pada wanita runtuh seketika saat ia terobsesi pada seorang siswi SMA dalam pandangan pertama. Haus akan kepemilikan, sang predator memerintahkan anak buahnya untuk menangkap gadis itu malam ini juga. Demi menjerat sang mangsa selamanya, Leo nekat merampas kehormatannya agar ia menjadi milik mutlak sang tuan mafia.
Sampul Novel Terlahir Kembali, Akan Kubalas Kalian
8.4
Menjelang tahun baru, Dylan Stevens memilih pergi ke pantai bersama asistennya. Sang protagonis tidak melarang dan justru membantunya berkemas, meski Dylan mengejeknya telah melunak karena hamil. Begitu Dylan pergi, ia segera melakukan aborsi. Di kehidupan lalu, usahanya menahan Dylan dengan anak mereka berakhir tragis saat sang asisten tewas dan Dylan membelah perutnya demi membunuh bayi mereka. Kini, kesempatan kedua datang untuk merebut segalanya dari Dylan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan