Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

Akibat tuduhan palsu dari sang adik tiri, Linda, mengenai alergi makanan laut, protagonis dihukum oleh ketiga kakaknya—seorang pebisnis, penyanyi terkenal, dan pelukis genius. Mereka mengurungnya di dalam ruang bawah tanah yang terkunci rapat. Meski telah memohon untuk dibebaskan, ia justru ditinggalkan begitu saja saat mereka membawa Linda ke rumah sakit. Di tengah kegelapan, ia perlahan kehabisan oksigen hingga akhirnya tewas. Tiga hari kemudian, saat ketiga kakaknya pulang dan baru teringat untuk membukakan pintu, mereka hanya menemukan jasadnya yang sudah tidak bernyawa.
Bab
Bagikan

Bab 2

Linda memegang ujung baju Joseph dan berkata dengan sedih,

"Kak Joseph, jangan marah. Aku yang payah, malah alergi seafood. Kak Rina pasti nggak sengaja. Kalian jangan salahkan dia!"

Ekspresi Joseph berubah seketika. Dia berujar dengan wajah dingin,

"Sialan anak itu. Kami terlalu memanjakannya sehingga dia memiliki sifat yang sombong dan arogan."

Tatapan mata William berisikan kemarahan yang bertubi-tubi.

"Makin besar, makin picik hatinya. Kalau bukan karena dia, mana mungkin Linda begini?"

Pada saat ini, Linda sengaja menunjukkan anggota tubuhnya yang masih merah karena alergi di depan ketiga kakakku.

Albert dengan sedih mengelus kulit yang masih sedikit merah itu.

"Masih sakit nggak, Linda?"

Linda menundukkan kepala. Suaranya gemetar, seperti akan menangis.

"Aku nggak sakit ... nggak sakit ...."

Kemarahan tersulut di hati William. Dia berseru dengan marah,

"Kalau terlambat pergi ke rumah sakit, nyawa Linda pun terancam. Tapi setelah beberapa hari, dia nggak kirim pesan apa-apa. Dia sama sekali nggak merasa menyesal!"

Joseph membentak dengan gusar,

"Cepat bawa Rina ke sini! Aku nggak percaya dia akan begitu keras kepala dan nggak mau minta maaf!"

William dan Albert juga berseru dengan marah,

"Dia keras kepala karena ada kita, 'kan? Dia sudah berbuat salah. Dia harus mendapat hukuman yang setimpal!"

Lalu, mereka memberi perintah pada pelayan dengan emosi,

"Kenapa bengong saja? Cepat bawa orang yang nggak punya hati itu ke sini. Lalu, ambilkan cambuk. Kalau bukan karena Rina sengaja masak seafood, mana mungkin Linda menderita di rumah sakit selama tiga hari?"

"Sudah saatnya kita membersihkan hama di Keluarga Handoko kita!"

Pelayan tidak berani membangkang perintah. Dia terburu-buru pergi ke ruang bawah tanah.

Aku tersenyum getir dan kecewa. Tanpa menyelidiki kebenarannya, ketiga kakakku yakin bahwa itu adalah perbuatanku.

Tiga hari lalu, Linda ingin makan bubur. Aku mengambil inisiatif untuk memasak karena ingin memenangkan hatinya.

Linda secara khusus memberiku sebungkus bumbu dan mengatakan ingin makan itu. Aku mencicipinya. Itu adalah bubur seafood yang simpel.

Alhasil, itulah yang menyebabkan Linda alergi.

Joseph yang merupakan pebisnis elite pun tidak dapat menyadari tipu muslihat kecil untuk memperebutkan kasih sayang semacam itu. Bukankah itu pilih kasih?

Di hati ketiga kakakku, Linda selalu lebih penting daripada aku. Hatiku makin sedih.

Akan tetapi, tidak apa-apa. Aku sudah mati di dalam ruang bawah tanah. Mereka bisa memberikan kasih sayang mereka dengan sepenuhnya pada Linda.

"Tuan Muda Joseph, sudah dari tadi kami panggil Nona Rina, tapi nggak ada respons."

"Dari apa yang kami dengar, sepertinya sudah nggak ada suara napas!"

Joseph mengernyit. Dia langsung beranjak dari kursinya dengan wajah dingin.

"Dia mau pura-pura apa lagi? Dia merasa terhina karena disuruh minta maaf pada Linda?"

"Dia sebenarnya paham nggak, dia hampir membunuhmu kali ini!"

Linda menarik ujung baju Joseph dan berpura-pura berkata dengan sedih,

"Kak Joseph, nggak apa-apa. Aku ini anak yatim-piatu, nggak berhak suruh Kak Rina minta maaf padaku."

Kemarahan Joseph memuncak.

"Dia pikir aku nggak bisa lihat tipu muslihat rendahan begitu?"

"Enak sekali! Dia pikir dia bisa pura-pura jadi bisu? Kelihatannya, hukumannya terlalu ringan!"

"Ayo, seret dia keluar. Lihat bagaimana dia bisa sembunyi terus. Dia harus berlutut dan minta maaf pada Linda!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bapakku Dukun
9.4
Dijauhi dan dikucilkan oleh masyarakat sekitar adalah makanan sehari-hari bagi sang protagonis. Keluarganya dituduh sebagai pemuja setan dan pelaku pesugihan, bahkan ayahnya kerap dicap gila. Sejak kecil, ia terbiasa menyaksikan berbagai kematian tragis di sekitarnya. Alih-alih peduli pada cemoohan orang, ia tetap bertahan hingga sebuah kebenaran besar akhirnya terkuak secara alami. Alih-alih malu, ia justru merasa bangga bahwa ayahnya adalah seorang dukun.
Sampul Novel CODE: FAUST
7.9
Bumi menjadi neraka sejak 2028 akibat virus misterius yang mengubah makhluk hidup menjadi mutan mengerikan. Di tengah reruntuhan peradaban tahun 2036, faksi-faksi seperti The Government dan Black Beast saling berebut kuasa. Di dunia yang kejam ini, Dr. Plague, seorang profesor dengan masa lalu kelam, berjuang mengembalikan kedamaian demi menebus dosanya. Namun, ia harus menghadapi perang saudara dan radiasi sambil mengungkap misteri besar di balik wabah yang menghancurkan dunia.
Sampul Novel Dicintai Raja Siluman Ular
9.4
Alana nekat menikahi Cakra tanpa restu orang tua demi cinta dan kemewahan. Namun, kehidupan barunya berubah mencekam saat ia menyadari hobi aneh suaminya yang memelihara ular liar di dalam rumah. Selain sering menemukan ular besar di ranjangnya, Alana dihantui mimpi erotis bersama pria asing. Penyelidikannya mengungkap rahasia kelam bahwa mantan istri Cakra hilang secara misterius, memicu kecurigaan besar tentang identitas asli sang suami yang sebenarnya.
Sampul Novel Istri Tanpa Suami
8.7
Aminarsih, gadis yatim piatu, dinikahi seorang CEO kaya demi menangkal kutukan nasib buruk pria itu, yang mana semua istrinya selalu meninggal dua hari setelah menikah. Alih-alih diperlakukan layak, Aminarsih justru disembunyikan di dalam rumah kosong yang menyeramkan. Di tengah kesendirian dan kengerian tempat itu, ia harus bertahan hidup dengan hanya mengandalkan bantuan dari sebatang pohon apel serta hewan-hewan seperti tikus, kecoak, dan semut yang kini ia anggap sebagai keluarganya.
Sampul Novel Istriku Kuyang
9.6
Yusuf, seorang pemuda asal Jawa yang merantau, menemukan tambatan hati pada seorang gadis cantik di Kalimantan. Namun, romansa indah itu seketika berubah menjadi teror mengerikan saat ia mengungkap identitas asli sang kekasih. Ternyata, wanita yang ia puja adalah sosok kuyang, siluman berkepala terbang dengan organ dalam yang menggantung. Kini, Yusuf terjebak dalam dilema antara cinta dan kengerian. Bagaimana nasib hubungan mereka selanjutnya?
Sampul Novel Lawon Abang (Kafan Merah)
9.4
Mbah Karso menyaksikan cucunya, Mawar, tewas mengenaskan setelah difitnah dan dikejar warga Ledokombo hingga jatuh ke tebing. Dendam membara menyelimuti hatinya karena gadis bermata merah itu dibunuh secara keji. Demi membalas sakit hatinya, ia membangkitkan Nyai Larapati, sosok iblis kuno yang telah lama tertidur. Raga Mawar yang sudah mati dipaksa bangkit kembali untuk menuntaskan kesumat berdarah tanpa ampun terhadap para penduduk desa tersebut.