Sampul Novel Istriku selingkuh pakai handphone mertuaku.

Istriku selingkuh pakai handphone mertuaku.

9.0 / 10.0
Dalam romance novel Istriku selingkuh pakai handphone mertuaku, kesetiaan Riyadi hancur saat Mia berkhianat demi materi. Di tengah konflik modern novel ini, Riyadi berjuang bangkit hingga menemukan kebahagiaan baru bersama Ririn, sementara Mia harus menghadapi konsekuensi pilihannya.
Ringkasan Istriku selingkuh pakai handphone mertuaku.
Riyadi adalah karyawan pabrik yang sangat setia dan sabar. Namun, rumah tangganya hancur setelah Mia, istrinya, terbukti berselingkuh demi materi. Di tengah luka itu, Riyadi bertemu Ririn, seorang janda yang kehilangan suami karena sakit. Akhirnya, Riyadi menemukan kebahagiaan dalam pernikahan keduanya. Sementara itu, Mia yang kini menjadi istri kedua mulai menyadari kesalahannya setelah selama ini dibutakan oleh ego dan keserakahan yang merusak hidupnya.
Baca Selengkapnya

Istriku selingkuh pakai handphone mertuaku. Bab 1

"Assalamu'alaikum, Julia, Ibu datang Nak," ucap ibu mertua, setelah sampai di depan pintu, dengan sedikit berteriak.

"Waalaikumsalam Bu, mari masuk. Apa Mbak Neti gak ikut?" tanya Julia istriku, sedikit ketus. Sambil membuka pintu rumah.

"Gak Julia, Mbakmu hanya ngantar aja tadi di depan. Ada kerjaan katanya," jawab ibu mertuaku, seraya duduk di sofa depan televisi.

"Oh gitu, Ibu lama gak di rumah Julia?" tanyanya lagi, sambil menuju dapur untuk membuatkan teh.

"Gak juga Julia, palingan juga besok udah pulang ke rumah Neti. Ibu mesti jaga anaknya Neti, kasihan kalo Ibu berlama-lama. Neti sibuk," jawab ibu mertuaku, sembari memberi pengertian kepada Julia.

"Ibu ini, pilih kasih. Giliran di rumah Mbak Neti, Ibu bisa betah, tiba di rumah Julia, Ibu seperti injak bara api. Coba nih Bu, seminggu aja di sini. Cucu Ibu juga kangen. Bukan hanya anaknya Mbak Neti aja yang butuh Ibu," cerocos Julia, sambil berdiri dengan tangan berlipat di dada.

"Apaan sih Nak, Ibu bukan gak sayang sama anak kamu. Buktinya Ibu selalu datang ke rumahmu buat liatin Deta. Deta kan udah gede, udah kelas tiga Sekolah Dasar. Sedangkan anak Neti masih Batita. Kan kasihan kalo sampe orang lain yang asuh, pasti kurang diperhatikan," keluh ibu mertua, sambil termangu.

"Ya udah Bu. terserah Ibu maunya gimana, toh, Ibu milih di rumah Mbak Neti karna Ibu tau, Mbak Neti banyak uangnya. Iya kan!" gertak Julia tanpa sopan santun.

"Apa sih Nak, kok ngomongnya gitu sama Ibu. Ibu gak pernah pilih kasih, Ibu menyayangi kalian lebih dari apa pun," ucap ibu mertua, sembari menitikkan air mata.

Kemudian Julia beranjak ke dapur, sepertinya dia malas meladeni ibunya yang sudah tua. Karena menurutnya ibu mertuaku pilih kasih. Padahal, bukan begitu sebenarnya. Ibu mertuaku adalah sosok ibu yang baik, polos, tulus dan penyayang.

Berbeda jauh dengan anaknya Julia, istriku. Julia memiliki sifat yang egois, suka cemburu dengan saudara sendiri. Dan satu lagi, kurang penyayang.

Deta, anakku masih berusia delapan tahun. Kini duduk di bangku kelas tiga Sekolah Dasar Negeri di kotaku. Deta adalah anakku satu-satunya. Kata istriku, dia sengaja menunda punya anak lagi. Karena katanya hamil itu capek dan merusak gaya.

Aku tak mempermasalahkan. karena kalau ditanya masalah tambah anak, yang ada dia akan marah sejadi-jadinya.

Aku bukan tipe tempramen. Tapi jika sudah kelewat batas, aku mungkin akan pergi meninggalkannya. Tapi, sejauh ini tidak ada kejanggalan dari Julia, semua masih seperti biasanya.

Aku Riyadi, seorang suami yang bekerja di sebuah perusahaan pembuatan triplek. Aku karyawan kontrak, dengan gaji UMR. Plus gaji lembur, dan THR kalau hari raya.

Julia selalu protes saat aku gajian. Yang katanya gajiku sedikitlah, yang kurang banyak lemburlah dan lain sebagainya.

"Mas, kayaknya gajinya Mas masih kurang deh. Buat kebutuhan sebulan," sungutnya. Ketika aku berikan gajiku sebulan, kala itu.

"Kurang gimana sih Dek? kalo kamu hemat, gajinya Mas pasti cukup sama keperluan pribadi kamu. Anak kita cuma satu, Mas gak ngerokok, paling kalo pengen cari hiburan, Mas cuma nangkring di warung depan. Minum kopi atau teh. Kan Mas gak pernah macam-macam, Dek," ungkapku, sambil sesekali menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya kasar.

"Tapi Mas, gimana pun itu masih belum cukup untuk biaya sebulan. Kayaknya Mas harus nambahin lembur deh, kan Deta perlu jajan tiap hari," desaknya, sambil memalingkan wajahnya dariku.

"Kalo gitu Mas akan nambahin lembur tapi kita harus punya tabungan loh Dek. Karna di bandingkan karyawan lain, Mas paling unggul hari kerjanya. Mas gak pernah absen banyak, palingan kurang lembur aja," ucapku, meyakinkannya.

"Loh, kok Mas bandingin kerjaan Mas dengan yang lain sih. Hidup Mas kan beda dengan yang lainnya. Sama anak istri pake perhitungan. Paling juga kalo nyimpan di celengan itu harga dua puluh ribu an, itu juga jarang. Gimana mau nabung, kebutuhan banyak banget," umpatnya kesal.

"Ya udah! Jangan di permasalahkan. Besok Mas pasti lembur, kita buat target, sebulan harus bisa nyimpan walaupun sedikit-sedikit. Gak mungkin kan kita gak mikirin masa depan anak kita? walaupun rumah udah ada, tapi tujuan hidup mesti ada Dek," ucapku lagi.

"Apaan sih Mas! Jadi kamu mau bilang rumah ini pemberian Ayah Ibumu, hasil jual sawah di kampung. Gitu," gegasnya, mulai membelokkan perkataanku.

"Dek! Mas cuma bilang kita hemat, Mas gak pernah mengungkit masalah rumah kita. Kenapa sih kamu makin aneh, hanya masalah hemat. Di mana-mana, wanita itu berhemat. Kalo kamu selama ini udah nabung, iya Mas syukuri. Mas hanya kasih pengertian Dek, bukan yang aneh-aneh, Mas ini suamimu. Jadi masih sepantasnya Mas ngasih tau kamu," kataku lagi.

Kali ini Julia diam, tapi dengan wajah yang garang.

Keesokan harinya, ibu mertua pun dijemput oleh mbak Neti. Ibu pun bersiap untuk pulang. Julia yang dari tadi di dapur memasak, segera ikut membereskan barang-barang ibu. Tak lupa juga mbak Neti membelikan makanan ringan untuk Deta, anakku.

"Mbak, minggu depan bisa gak Ibu agak lamaan di sini? Deta nanyain, kapan Ibu bisa lama di sini dengan Deta," tanya Julia sambil nunggu ibu mandi.

"Terserah Ibu aja Julia, aku sih nurutin gimana maunya Ibu. Aku gak maksain kok," jawab mbak Neti, sambil memberi jajan anaknya yang masih Batita itu.

"Nanti kita bilangin Ibu ya Mbak, sekali aja. Udah itu, ya, kembali seperti semula lagi," usul Julia girang.

"Iya, tapi kalo Mbak lagi kerja, bisa kan Mbak titipin anak Mbak di sini. Kalo Ibu di sini?" tanya mbak Neti.

"Oh, iya, gak papa kok Mbak. Kasihan kalo dijagain orang lain, ke sini aja deh nanti kalo Ibu udah jadi ke sini," kata Julia, sambil tersenyum.

"Oke deh Julia. Nanti kalo Ibu di sini seminggu, anakku dijaga Ibu di sini aja. Gak keberatan kan kamu dan Riyadi?" tanya mbak Neti, memelas.

"Oh, gak sama sekali Mbak. Yang penting Ibu di sini dulu." jawab Julia dengan semangat.

Tak lama, ibu selesai mandi. Segera mbak Neti dan anaknya serta ibu pulang memakai mobilnya mbak Neti.

Setelah ibu mertuaku pulang, aku pun menemui Julia. Dan kulihat Julia sedang senyum-senyum sendiri, seperti membayangkan sesuatu. Tapi aku tak tau apa yang dia bayangkan.

Sambil mengutak-atik ponselnya sembari berjalan, dia tidak melihatku berjalan kearahnya. Sehingga Julia menabrakku, dan ponsel nya jatuh.

Bagaikan tersambar petir di siang hari, aku terkejut melihat gambar lelaki lain terpampang di beranda ponselnya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Istriku selingkuh pakai handphone mertuaku.

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Immortal Soul
9.1
Dalam dunia ini, kemampuan kultivasi hanyalah milik mereka yang terlahir dengan ikatan spiritual yang kuat. Sebaliknya, setiap individu dengan akar kefanaan telah ditakdirkan untuk menjalani hidup biasa tanpa kekuatan. Mo Wuji mendapati dirinya terjebak dalam kasta terendah tersebut karena hanya memiliki akar makhluk fana. Namun, apakah takdir benar-benar sudah mutlak baginya? Ikuti perjuangan Mo Wuji dalam menantang batas demi melampaui garis kemiskinan bakatnya.
Sampul Novel Menikahi Mantan Pacar Teman
9.0
Hati Mei hancur saat menyaksikan pria idaman sejak SMA justru menikahi sahabatnya sendiri. Di tengah lara resepsi tersebut, Juna yang merupakan mantan kekasih sang sahabat secara mengejutkan datang melamarnya. Meski mapan dan tampan, Mei tahu Juna pun tengah patah hati. Juna menawarkan pernikahan tanpa cinta demi mencari kebahagiaan bersama. Akankah ikatan ini menjadi pelipur lara bagi keduanya, atau justru memicu luka baru yang lebih dalam?
Sampul Novel Penerus Para Dewa
8.7
Xiao Long hanyalah siswa biasa hingga sebuah aksi heroik merenggut nyawanya. Demi menyelamatkan seorang anak dari penculik, ia tewas bersimbah darah. Di ambang kematian, sosok berjubah cahaya muncul dan memberinya kesempatan kedua. Terlahir kembali di dunia baru, ia membawa pengetahuan serta ingatan para dewa. Kini, Xiao Long memulai perjalanan epik untuk bangkit sebagai makhluk abadi yang akan menaklukkan para dewa dan menundukkan kaum demon di bawah kakinya.
Sampul Novel Proposal Cinta Sang Miliarder
7.9
Farhan, miliarder muda yang religius, terpikat oleh kesederhanaan Aisyah, seorang aktivis dakwah yang ia temui setiap Jumat. Mengetahui Aisyah lebih mengutamakan iman dibanding harta, Farhan pun memilih untuk menyembunyikan identitas aslinya demi memenangkan hati sang wanita secara Islami. Namun, perjuangannya tidaklah mudah karena ia harus menghadapi standar tinggi dari keluarga Aisyah. Akankah cinta mereka tetap kokoh di tengah rahasia dan tantangan besar yang ada?
Sampul Novel Terbongkarnya Perselingkuhan Suamiku
8.9
Menghadapi kenyataan pahit bahwa pasangan hidupmu telah berkhianat di belakangmu, keputusan besar apa yang akan kau ambil? Apakah kau memiliki kelapangan hati untuk memberikan kesempatan kedua dan memaafkan segala kesalahannya? Ataukah kau memilih untuk mengakhiri segalanya dan menyelesaikan pengkhianatan ini secara hukum di pengadilan? Dilema antara cinta dan keadilan kini menjadi beban berat yang harus segera diputuskan demi masa depanmu sendiri.
Sampul Novel Terpaksa Menikahi Duda Kaya
8.9
Samantha Pradana harus mengorbankan prinsip cintanya demi menikahi Rayhan Wijaya, duda kaya yang tampak sempurna namun menyimpan luka masa lalu. Pernikahan ini menjadi medan konflik antara kewajiban keluarga dan impian Samantha akan cinta sejati. Meski Rayhan mulai membuka hati, bayang-bayang mendiang istrinya terus membayangi hubungan mereka. Keduanya kini terjebak dalam dilema emosional, berjuang menghadapi rintangan pedih demi menemukan kebahagiaan baru.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan