Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Yang Tak Diinginkan

Istri Yang Tak Diinginkan

Menikah dengan orang tercinta adalah impian semua orang, namun tidak bagi Aleeya. Usai kehilangan sang ibu, ia justru terpaksa menjalani pernikahan dengan Richo, pria yang menentang keras penyatuan mereka sejak awal. Hidup Aleeya berubah menjadi mimpi buruk yang tak kunjung usai karena suaminya sendiri tidak pernah menganggap kehadirannya. Kini, ia harus berjuang menghadapi hari-hari penuh pengabaian di tengah rumah tangga yang hampa tanpa cinta.
Bab
Bagikan

Bab 2

Pak Adit dan Bu Amanda maafkan saya sudah menolak bantuan kalian ,atas segala yang tidak berkenan semoga ibu manda dan pak Adit bisa memaafkan saya.Rasa nya saya sudah tidak bisa bertahan lebih lama ,mungkin sudah waktunya kami bersama kembali,

papa Aleeya sudah menunggu disana.

Saya titip putri kami kepada kalian, maaf jika permintaan ini merepotkan kalian tapi Aleeya tidak punya siapa-siapa lagi selain saya.

Namanya Aleeya,putri tercinta kami saya berharap dia tidak merepotkan kalian.

Lidya

Bu Amanda dan pak Adit kemudian memeluk Aleeya.

"Mulai sekarang kami adalah orang tua kamu" yang di balas anggukan oleh pak Raditya.

"Ibu mu menitipkan kamu kepada kami"

satu Minggu yang lalu pak Raditya bertemu teman lamanya yang sedang ada urusan kerja di kota M .

Pak Raditya mengobrol-ngobrol sampai pada akhirnya, temanya itu membahas tentang Bu Lidya dan suaminya yang sudah meninggal.

Pak Raditya mengetahui tentang kecelakaan yang merenggut nyawa suami mantan tunangannya itu, bahkan dia dan istrinya menawarkan bantuan untuk biaya hidup Bu Lidya dengan putrinya.

Namun,Bu Lidya menolaknya.

Setelah itu pak Raditya sibuk membesarkan anak bisnisnya yang ada di Inggris.

Setelah kembalinya ke tanah air dirinya di sibukkan dengan urusan kerja.Sempat terpikir untuk mencari tahu kabar Bu Lidya dan anaknya tapi,lagi-lagi dirinya yang terlalu sibuk membuat nya selalu tertunda.

Temanya itu lalu bercerita bahwa beberapa hari yang lalu sempat bertemu ibu lidya di rumah sakit Pelita harapan, Bu Lidya saat itu menggunakan kursi roda yang di dorong oleh anaknya.

Tapi tidak sempat bertanya tentang penyakitnya karena dirinya juga sedang terburu-buru membesuk saudaranya yang sakit di rumah sakit yang sama dengan Bu Lidya.

Pak Raditya sempat kaget dengan cerita temanya itu. Dia lalu memberitahukan kepada istrinya, Amanda.

Setelah memilih dan cancel sebagian pekerjaan yang telah di jadwalkan ,baru hari itu lah dirinya bisa datang untuk menjenguk,maklum lah pak Raditya memang orang kaya yang setiap detik punya jadwal ini,itu .Hari itu,dimana Bu Lidya pergi ke peristirahatan nya yang terakhir.

Mungkin sangat kebetulan rasanya tapi begitulah takdir hidup sudah ada yang mengaturnya.

Aleeya yang mendengar ucapan pak Raditya dan Bu Amanda untuk mengizinkan nya tinggal bersama mereka. Perasaannya sedikit membaik setidaknya masih ada orang yang mau menerima dirinya yang sebatang kara.

Mulai saat itu Aleeya akan berjanji menjalani hidupnya meskipun tanpa ibunya .Aleeya tidak ingin ibu nya dan papanya merasa sedih disana,Aleeya sangat menyayangi mereka.

Dengan dukungan dari pak Raditya dan Bu Amanda ,Aleeya mulai memiliki semangat lagi.Malam itu pun Aleeya lewati dengan perasaan yang sudah tidak terlalu sedih.

Ke esokan harinya di rumah mewah dan besar pak Raditya dan Bu Amanda .

Semua orang tengah sibuk untuk memulai aktivitas nya,Aleeya terbangun dari tidurnya, dia menemukan dirinya berada di sebuah kamar tidur yang sangat empuk baru kali ini dirinya tidur di tempat sebagus itu.

Aleeya mencoba untuk keluar dari kamar, Aleeya mencoba untuk menerima kenyataan hidupnya.

Ternyata kamar Aleeya itu berada di lantai dua rumah tersebut.

Aleeya pun turun dan melihat banyak sekali pelayan di rumah itu,

ada yang memasak,mencuci ,mengepel dll.

Beda-beda orang dengan berbeda pekerjaan.

"Adakah yang bisa aku bantu?" tanya Aleeya.

Semua pelayan berpandangan .

"Nona duduk saja ,sebentar lagi waktunya sarapan"kata seorang pelayan di rumah itu.

"Tapi aku tidak biasa jika hanya terdiam saja"

kembali para pelayan itu menatap satu sama lain..

"Jika nona memaksa untuk bekerja kami akan kena marah tuan besar dan nyonya"

"Aku bukan siapa-siapa disini,aku sama seperti kalian" jawab Aleeya lagi.

lama berdebat dengan pelayan-pelayan itu akhirnya Aleeya menurut untuk duduk saja.

Sekitar 6:30 pak Raditya dan ibu Amanda keluar dari kamar mereka, terlihat pak Raditya sepertinya akan pergi kekantor.

Pakainya yang terlihat sangat rapi membuat pak Raditya sangat gagah, meskipun umurnya sudah 50 tahun tapi sisa-sisa ketampanan nya masih jelas terlihat.

Mereka berdua hanya tersenyum melihat Aleeya yang sudah menunggu di meja makan

"Kamu sudah bangun sayang?"

"Iya Tante" Aleeya langsung berdiri dan tersenyum kepada ibu Amanda.

"Duduklah kita sarapan bersama" kata pak Raditya.

"Iya Om " Aleeya pun duduk kembali.

Mereka pun mulai sarapan Aleeya yang sejak kemarin tidak mengisi perutnya mulai menggigit potongan roti di tangan nya.

Sebenarnya Aleeya masih tak berselera makan tapi Aleeya mengingat semua kata-kata ibu Amanda kemarin.

Aleeya harus mengikhlaskan kepergian ibunya.

Ibu dan ayah nya akan tenang disana jika dirinya disini baik-baik saja.

Aleeya juga menghargai mereka berdua karena sekarang di saat keadaan Aleeya tidak memiliki siapapun cuma mereka yang menerima Aleeya dengan tangan terbuka.

"Aleeya ,bagaimana sekolah mu nak?" Ibu Amanda membuka percakapan kembali setelah mereka selesai sarapan.

"Em, Aleeya ga tau Tante,hampir satu bulan Aleeya tidak masuk sekolah. Minggu ini adalah Minggu terakhir ujian akhir sekolah,mungkin Aleeya tidak akan lulus dan terpaksa mengulang satu tahun lagi"

Ibu Amanda sudah tahu sebenarnya dari asisten pribadi suami nya.

Sejak membawa pulang Aleeya dari pemakaman ibunya, sore itu ibu Amanda meminta Asisten pribadi suaminya untuk mencari tahu tentang Aleeya.

Tentu dengan seizin pak Raditya juga.

Malam nya pun pak Dimas Asisten pribadi pak Raditya mengirimkan informasi lengkap tentang Aleeya yang ia dapat dari beberapa teman dekat Aleeya dan guru-gurunya.

Ibu Amanda bertanya karena ingin mendengar secara langsung dari Aleeya.

Mendengar jawaban Aleeya dengan sedih nya ia mencoba tersenyum, Aleeya segera menunduk dirinya tidak ingin ibu Amanda dan pak Raditya melihat kesedihan di wajah nya.

"Al,kamu ga perlu sedih Tante dan om akan urus semuanya agar kamu bisa lulus tahun ini"

"Tapi Tan,apa bisa Aleeya lulus tahun ini?" tanya Aleeya dengan polos nya seolah tidak percaya bahwa Bu Amanda dan pak Raditya bisa melakukannya.

Aleeya lupa bahwa dengan uang apapun bisa terjadi .

"Sekarang bersiaplah, Tante akan mengantar mu kesekolah untuk mengikuti ujian akhir,untuk pelajaran yang sudah terlewat itu urusan Tante"

"Kalo begitu Aleeya mandi dulu Tan" Aleeya pun bergegas kekamar yang semalam ia tempati, senang sekali rasanya Aleeya mendengar perkataan ibu Amanda yang mau membantunya agar bisa ikut ujian dan lulus tahun ini.

Selesai mandi Aleeya memakai baju nya yang kemarin.

Aleeya menuruni anak tangga, di ruang keluarga Bu Amanda sudah menunggu nya.

sedangkan pak Raditya sudah berangkat kekantor.

Melihat Aleeya tidak ganti baju Bu Amanda baru ingat kalau dirinya lupa untuk menyuruh pegawai nya menyiapkan pakaian untuk Aleeya.

"Kalau begitu sebelum kita ke sekolah Tante akan mengantar mu pulang untuk berganti pakaian " Aleeya pun mengangguk tanda setuju.

" Bik An,,,"panggil Bu Amanda kepada salah satu pelayan di rumah itu.

"Iya nyonya ada yang bisa saya bantu?" dengan berlari kecil Bi Ani menghampiri ibu Amanda.

"Bi Ani ikut saya , saya mau Bi Ani bantu Aleeya untuk mempersiapkan pakaian nya yang akan dia bawa nanti" bi ani pun mengangguk.

"Aleeya sayang, mulai sekarang kamu akan tinggal di disini dirumah Om dan Tante,kamu sekarang tanggung jawab Tante"

"Terimakasih Tante,Aleeya tidak akan bisa membalas kebaikan Tante sama Om" Aleeya pun menangis dan memeluk ibu Amanda.

Setelah beberapa menit larut dalam suasana seperti itu, mereka pun berangkat kerumah Aleeya dan Aleeya pun mengemasi barang-barang yang akan dia bawa dan berganti pakaian seragam sekolah.

Bi Ani membantunya memasukan kedalam koper dan sebuah tas besar milik Aleeya.

Ibu Amanda juga ikut membantu,barang nya tidak terlalu banyak lalu kemudian berangkat ke sekolah.

sebelum jam 8 Aleeya dan Bu Amanda tiba di sekolah.Terlebih dahulu mereka menemui kepala sekolah,tak lama di dalam ruang kepala sekolah Aleeya dan ibu Amanda pun keluar ruangan.

"Sekarang masuklah ke ruang ujian mu,nanti pulang sekolah pak Izan supir Tante yang akan menjemput"

"Iya Tante ,sekali lagi terimakasih untuk semua bantuan Tante" setelah mencium tangan Bu Amanda,Aleeya pun berlari kecil masuk ruang ujian agar tidak telat pikirnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asmara Setelah Pernikahan Paksa
9.1
Fei Livi terjebak dalam pernikahan paksa dengan pria yang jauh lebih tua demi melunasi utang ibu tirinya. Ia hanya memiliki satu misi: melahirkan seorang ahli waris sebelum akhirnya mereka bercerai. Namun, perjuangan Livi kian berat karena sang suami masih terbelenggu bayang-bayang masa lalu. Di tengah pahitnya kesepakatan ini, mampukah Livi bertahan? Akankah benih cinta tumbuh di hatinya sebelum waktu perpisahan yang dijanjikan itu tiba?
Sampul Novel Cinta Kita Sudah Punah
8.3
Saat gempa bumi melanda, seorang istri yang tengah hamil lima bulan terjebak di bawah reruntuhan bersama adik angkat suaminya, Anggi. Ketika sang suami yang merupakan petugas pemadam kebakaran datang, ia dihadapkan pada pilihan sulit. Alih-alih menyelamatkan istrinya yang memohon bantuan, pria itu memilih mendahulukan Anggi yang sakit-sakitan. Akibat keputusan kejam tersebut, sang istri tewas tertimpa batu besar. Namun, penyesalan mendalam justru membuat sang suami kehilangan akal sehatnya setelah kepergian sang istri.
Sampul Novel DIARY_LIANA
8.4
Liana Salsabila, mahasiswi cerdas di Medan, mengalami trauma berat setelah dipaksa keguguran oleh kekasihnya melalui minuman beracun. Tragedi ini berujung pada pengangkatan rahim yang menghancurkan batinnya. Meski berasal dari keluarga terpandang, putri pengusaha saham Arbi dan Fitri ini sempat nekat menjalin hubungan rahasia tanpa restu. Kini, ia ditinggalkan saat sakit. Mampukah Liana menghadapi kemarahan orang tuanya setelah rahasia kelam ini terungkap?
Sampul Novel GAIRAH LIAR IBU TIRIKU
9.7
Meghan Crafson adalah mantan model dewasa yang tetap menawan di usia kepala tiga. Meski hidup bergelimang harta setelah menikahi miliarder New York, ia merasa hampa karena suaminya yang jauh lebih tua tak mampu memuaskannya. Situasi berubah saat Hardin, putra tiri yang tampan dan atletis, datang ke rumah mereka. Terpikat pesona Hardin, Meghan mulai melancarkan godaan terlarang. Hardin pun terjebak dalam dilema antara moralitas dan gairah liar yang ditawarkan sang ibu tiri.
Sampul Novel Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada
9.4
Sejak tragedi masa kecil yang menewaskan sang kakak, kehidupan protagonis berubah menjadi neraka. Ibunya menaruh dendam mendalam dan menuduhnya sebagai penyebab kematian tersebut. Diperlakukan layaknya pelayan di rumah sendiri, posisinya kian tersisih setelah sang ibu mengadopsi anak perempuan baru. Puncak penderitaan terjadi ketika ia dipaksa mendonorkan ginjalnya untuk saudari angkat tersebut. Menyerah pada keputusasaan, ia memutuskan memberikan seluruh hidupnya demi memenuhi tuntutan sang ibu, memicu penyesalan tak berujung yang terlambat setelah kematiannya menjemput.
Sampul Novel PRIME MINISTRE'S DAUGHTER
8.2
Ken terobsesi menikahi Eleanore, putri perdana menteri yang dingin, hingga nekat memakai cara licik. Namun, setelah resmi menikah, Ken mengungkap rahasia kelam masa lalu istrinya yang memicu kebencian mendalam. Eleanore yang awalnya merasa bahagia karena cinta keponakan raja itu, kini harus menderita akibat perubahan sikap Ken yang drastis. Meski hatinya hancur disakiti sang suami, Eleanore tetap bertahan dalam cinta di tengah konflik masa lalu yang sulit dimaafkan.