Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO

Almaira, wanita cantik yang masih lajang, mengambil keputusan berisiko dengan menjadi istri simpanan Daffa, seorang CEO tambang yang sangat berpengaruh. Meski Daffa bergelimang harta, ia merasa hampa karena belum memiliki keturunan dari istri sahnya. Demi jaminan ekonomi, Almaira bersedia memenuhi keinginan Daffa. Namun, ia kini terjebak dalam dilema moral dan batin, mempertanyakan kebahagiaannya saat hanya dianggap sebagai pemuas hasrat pria beristri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Flashback on

Dari kejauhan, terlihat dua orang Bodyguard sedang mencari seseorang, yang tak lain adalah Bosnya sendiri. Sejak malam itu, mereka mencarinya ke setiap tempat namun tak kunjung juga menemukannya. Mereka juga sembari menanyakan kesetiap orang yang ada di jalanan, sambil memperlihatkan sebuah foto Bosnya, berharap ada orang yang mengenalinya.

Benar saja, ketika dua Bodyguard itu sedang menanyakan ke seseorang di jalanan, orang itu mengetahui di mana Bosnya berada. Langsung saja kedua Bodyguard itu segera mencari ke tempat yang sudah diberitahu oleh orang yang tak dikenal itu. Dan akhirnya usaha mereka membuahkan hasil, mereka menemukan Bosnya di sebuah bar, di mana Alma dan pria itu sedang tertidur pulas di kursi luar yang sudah tersedia di tempat itu.

"Lihat! Ada orang di sana! Ayo kita hampiri saja," ucap salah satu bodyguard itu.

"Apa benar itu Bos kita?"

"Entahlah, kata orang itu, bos kita ada di sana. Ayo ke sana saja!"

"Baiklah!"

Sesampainya di depan bar, mereka berdua terkejut, karena orang yang sedang tertidur pulas itu benar-benar bosnya sendiri. Dan ditambah lagi mereka melihat perempuan, yang ikutan tertidur di dekat bosnya. Sontak saja mereka semakin kaget, karena baru kali ini, mereka melihat bosnya bersama wanita lain.

"Benar! Ternyata ini bos kita, tapi siapa perempuan ini? Dan kenapa jaketnya ada pada bos kita?"sahut salah satu Bodyguard itu. "Nah, terus dompet si bos juga nih ada di meja! Kenapa dia terledor begini sih! Ponselnya juga!"

"Entahlah, mendingan sekarang kita bawa dulu bos kita ke rumahnya, soal perempuan ini biarkan saja, yang penting bos kita aman dan dalam keadaan baik-baik saja."

"Ayo bantu aku untuk membopongnya!"

"Ok!"

Kedua Bodyguard itu langsung membopong bosnya yang masih keadaan tidak sadarkan diri, masuk ke dalam mobil. Mereka juga tidak lupa membawa dompet milik bosnya, dan ponsel serta jaket yang tadinya dikenakan oleh bosnya, dikembalikan lagi oleh Bodyguard itu kepada pemiliknya yang tak lain adalah Alma. Karena jaket itu sudah jelas terlihat seperti jaket perempuan.

"Ayo cepat! Nanti keburu bangun dia!" ucap salah satu bodyguard itu.

Flashback off

*****

Suasana di rumah mewah yang tenang dan damai. Hamparan luas kebunnya begitu menawan, disertai indahnya kolam renang yang didesain dengan tipe minimalis menjadikan suasana nyaman dan betah di rumah.

Saat itu, lelaki bertubuh kekar itu terbangun dari tidurnya. Ia masih dalam keadaan linglung, dikarenakan mabuk yang begitu berat menjadikan tubuhnya belum stabil. Lelaki itu bernama Daffa Virgantara. Usianya sudah menginjak kepala tiga, yaitu 32 tahun. Ia seorang pemilik perusahaan tunggal. Orang tuanya sudah memberikan hak untuk Daffa agar mengambil alih semua perusahaan baik yang perusahaan kecil maupun besar.

Namun, yang paling ia tekuni saat ini adalah perusahaan pertambangan. Orang tua Daffa sudah tua, dan mereka ingin menikmati hidupnya di masa tua dengan disertai adanya seorang cucu. Namun, hal itu belum terwujudkan juga. Andai saja orang tua Daffa mempunyai anak lebih dari satu, pasti mereka sudah menimang cucu dari anak-anaknya.

"Kamu sudah bangun?" tanya seorang perempuan yang tak lain adalah istrinya Daffa, dia bernama Karin.

Sudah hampir sepuluh tahun, mereka belum juga dikaruniai anak. Padahal Daffa sangat menyukai anak kecil. Jika melihat anak temannya atau anak-anak yang ada di foto-foto media sosial, ia merasa iri dan selalu berharap ia bisa secepatnya dikaruniai anak. Saking lamanya menunggu anugerah dari Tuhan, keharmonisan mereka mulai surut. Terkadang Daffa ingin sekali pergi ke rumah sakit untuk di tes kesuburan, namun, Karin selalu menolaknya.

Saking penasarannya terhadap sang istri, Daffa pun mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dan setelah diselidiki oleh Bodyguardnya, apa yang belum ia ketahui akhirnya ia mengetahuinya juga. Karin, selalu datang tiap bulan ke sebuah rumah bidan. Ia hendak mendaftar untuk disuntik KB dengan sembunyi-sembunyi. Hal inilah yang membuat Daffa kecewa terhadap Karin dan menduga-duga, jika Karin memang tidak mau mengandung anak dari Daffa.

"Semalam, katanya kamu tidur di bar? Benarkah itu?" Karin bertanya lagi, karena Daffa sedari tadi tidak menjawab pertanyaannya.

"Aku mau ke kantor, siapkan baju untukku," sela Daffa kepada Karin. Ia mengalihkan pembicaraannya karena tidak mau membahas masalah itu kepada Karin.

"Kenapa kamu mengacuhkanku terus setelah tau aku memakai alat kontrasepsi? Apa aku salah memakai alat kontrasepsi, hingga kamu selalu menjadi seperti ini terhadapku?" ucap Karin. Air matanya mulai membasahi pipinya.

"Memakai alat kontrasepsi memang tidak salah! Hanya saja, kamu itu belum pernah mengandung, kenapa harus pakai alat kontrasepsi? Bukankah dikaruniai anak itu suatu anugerah dari pernikahan kita?" kata Daffa.

"Sudahlah, aku mulai jenuh dengan dengan perilakumu yang tidak jujur ini. Andai saja kamu tau apa artinya sebuah pernikahan, pasti aku tidak akan seperti ini," ucap Daffa lagi yang penuh kekesalan.

"Tapi itu karena—"

Daffa tidak mendengarkan ucapan Karin, ia langsung meninggalkan Karin dan masuk ke kamar mandi, ia hendak membersihkan diri dan segera menuju ke kantor. Sementara Karin hanya bisa terdiam menahan air mata yang membuat dirinya tersentak atas perkataan Daffa.

Setelah setengah jam kemudian, Daffa langsung berangkat ke kantor didampingi oleh dua Bodyguard yang selalu setia bekerja untuk dirinya, mereka adalah Akmal dan Farhan. Daffa berangkat bekerja tanpa sarapan terlebih dahulu. Ia sudah tidak mempedulikan suasana yang ada di rumah itu. Yang ada dipikirannya sekarang adalah kerja dan kerja.

Selama dalam perjalanan, kedua Bodyguard itu asyik menceritakan, jika dirinya telah didampingi oleh seorang perempuan, pada saat ketiduran di luar bar. Mendengar hal itu, Daffa pun tercengang. Ia hampir saja melupakan kejadian saat tadi malam.

"Serius kalian? Aku bahkan tidak ingat sama sekali," ucap Daffa seolah tidak percaya jika perempuan itu setia menemani dirinya tidur.

"Iya, Bos! Bahkan dia memberikan jaketnya untuk Bos, mungkin supaya Bos tidak kedinginan," ujar Farhan sembari fokus menyetir mobil.

"Oh iya Bos, apakah isi dompetnya masih utuh? Aku lihat tadi pagi dompet Bos tergeletak di atas meja, siapa tau perempuan itu mengambil semua isi dompetmu, Bos," kata Akmal penasaran.

"Dompet?" mata Daffa terbelalak kaget.

Daffa pun langsung mengecek isi dompetnya, dan setelah apa yang dilihatnya, ia tersenyum lebar karena dompetnya masih utuh. Ia pun mengingat-ngingat siapa perempuan yang sudah membantunya tadi malam. Namun ia tidak mengingatnya sama sekali, hanya saja yang ada dalam ingatannya itu, ia belum membayar minuman yang ada di bar itu.

"Ya ampun! Antarkan aku ke bar itu lagi!" ucap Daffa dengan membelalakan matanya.

"Loh! Kenapa Bos? Apa ada sesuatu yang hilang?" tanya Farhan keheranan.

"Tidak! Hanya saja, aku belum bayar minuman!" ucap Daffa dengan santainya.

Kedua Bodyguard itu langsung tertawa cekikikan menertawakan bosnya sendiri. Secara, seorang Ceo bisa-bisanya belum membayar minuman, apalagi bar itu sudah terkenal dimana-mana. Apa jadinya kalau mereka tahu, jika yang belum bayar adalah seorang Ceo yang memiliki perusahaan besar di daerah tersebut. Pasti semua orang juga akan menertawakannya.

Bersambung …

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95GWX" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95GWX
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 100 Hari Menikah Dengan Si BOS
9.7
Xavi Alonso bukan hanya taipan bisnis yang tak terkalahkan, tapi juga sosok dingin yang menjebak wanita incarannya dalam pernikahan. Saat sang istri merasa tertipu dan menuntut cerai karena perilaku dominannya, Xavi justru memberikan segalanya. Seluruh harta, perusahaan, hingga dirinya sendiri ia serahkan demi memanjakan sang istri. Di balik kemegahan hartanya, sang penguasa angkuh ini ternyata adalah iblis yang tak punya batas dalam mencintai pasangannya.
Sampul Novel Aku Tidak Akan Memaafkanmu
9.1
Alea diadopsi oleh pasangan konglomerat, Reynald dan Marina, sejak kecil. Namun di usia dewasa, ketenangan rumah mereka terusik saat Reynald mulai menaruh perasaan terlarang pada putri angkatnya itu. Di tengah ketidaktahuan Marina yang fokus pada terapinya, Alea merasa tertekan oleh obsesi sang ayah. Segalanya berubah saat rekaman rahasia mengungkap skandal yang mengancam keutuhan keluarga mereka. Haruskah Alea bicara atau tetap diam demi membalas budi?
Sampul Novel En-PD159
7.9
Song Jiayan terjebak pernikahan aliansi dengan Fu Shisheng demi menebus rasa bersalah atas kecelakaan masa lalu. Namun, ia dikhianati saat tahu suaminya hanya berpura-pura sakit dan justru berselingkuh. Setelah selamat dari serangkaian percobaan pembunuhan, Jiayan bangkit menjadi CEO sukses di luar negeri. Meski Shisheng mengejarnya dengan penyesalan mendalam, Jiayan memilih melepaskan dendam, fokus pada misi kemanusiaan, dan memulai hidup baru yang mandiri.
Sampul Novel Kembalinya Mantan Istri Suamiku
7.8
Lima tahun mengabdi sebagai ibu rumah tangga demi suami miliardernya, Neil, dan anak tirinya, wanita ini harus menghadapi kenyataan pahit saat mantan istri Neil bersiap kembali. Sang anak tiri mengusirnya dari kamar utama, didukung sikap dingin Neil yang menganggap remeh situasi tersebut. Menyadari posisinya yang tak pernah dihargai, ia memutuskan untuk tidak lagi bertahan. Tepat dua hari sebelum masa perjanjian pernikahan mereka berakhir, ia memilih melepaskan segalanya dan menuntut perceraian.
Sampul Novel KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO
8.4
Lamaran Aditya ditolak mentah-mentah oleh Yuni karena hanya sanggup memberi hantaran lima puluh juta. Tak hanya dihina, Belinda sang kekasih pun ikut merendahkannya. Dalam kemarahan, Aditya justru melamar Dahlia, asisten rumah tangga Belinda, dengan cincin berlian mewah. Tak ada yang tahu bahwa staf administrasi biasa ini sebenarnya adalah putra mahkota pemilik perusahaan. Saat identitas aslinya sebagai CEO terungkap, mampukah Aditya dan Dahlia merajut cinta tulus dari awal yang penuh emosi ini?
Sampul Novel Membakar Habis Rumah Empat Kekasih Gadunganku
8.4
Alina Barata, pewaris tunggal kerajaan bisnis, dikhianati Damian Adiputra dan tiga pria pelindungnya. Damian justru mencintai Luna dan merencanakan kecelakaan demi menguasai harta Alina. Saat nyaris tewas, Alina sadar bahwa mereka semua bersekutu melawannya. Di sebuah pesta yang dirancang untuk mempermalukannya melalui video pribadi, Alina tidak lagi tunduk. Ia siap membalas dengan rekaman rahasia yang akan menghancurkan reputasi kotor mereka selamanya.