
Istri Palsu Miliarder
Bab 2
Kira menggulung lengan bajunya dengan terburu-buru, matanya terfokus pada mesin kasir yang menunggu untuk diselesaikan. Hidupnya sederhana-penuh rutinitas tanpa drama, jauh dari kemewahan yang hanya dapat dilihatnya di televisi. Ia lebih suka seperti itu, lebih nyaman dengan dunia kecilnya yang tenang. Tetapi, hari itu, sesuatu yang tidak terduga akan menghancurkan kedamaian yang ia kenal.
Di luar, suara mobil yang melaju kencang memasuki area parkir toko. Kira hanya melirik sekilas, mengira itu adalah pelanggan biasa. Namun, langkah kaki yang cepat dan berat yang terdengar segera diikuti oleh suara pintu yang terbuka dan tertutup dengan keras membuatnya menoleh.
Seorang pria mengenakan jas gelap dan dasi hitam, tampak seperti sosok yang tidak akan pernah singgah di tempat seperti ini. Wajahnya tegas dan dingin, hampir tidak ada ekspresi di sana. Namun, matanya-matanya yang tajam-terpaku pada Kira seolah ia adalah target yang jelas.
"Anda Kira, bukan?" Suaranya seperti es, dingin dan tanpa perasaan.
Kira berdiri, merasa sedikit cemas dengan sikap pria itu. "Ya, saya Kira. Ada yang bisa saya bantu?"
Pria itu memperhatikannya sebentar, matanya menganalisis setiap detail tubuhnya, setiap gerakannya. Seperti sedang menilai sesuatu. "Aku datang untuk mencari seseorang," jawabnya datar.
"Siapa?" Kira bertanya dengan hati-hati.
"Seseorang yang sangat mirip denganmu. Namanya Vivienne," jawabnya, suaranya masih tanpa emosi.
Kira merasakan darahnya berhenti sejenak. "Vivienne? Saya-saya tidak tahu siapa itu."
Pria itu tidak langsung merespons. Sebaliknya, ia mendekat, menatapnya dengan intensitas yang mengganggu. "Mungkin kau tidak tahu siapa dia. Tapi dia tahu siapa kau. Kamu berdua... sangat mirip."
Kira bisa merasakan jantungnya berdebar lebih cepat. "Apa yang kamu maksud?" suaranya mulai gemetar, berusaha untuk tetap tenang.
Pria itu mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan gambar. Gambar seorang wanita dengan rambut pirang dan wajah sempurna-itu adalah Vivienne, tapi juga bisa jadi Kira. Keduanya memiliki ciri-ciri yang hampir sama. Tidak hanya wajah, tetapi cara mereka bergerak, cara mereka berdiri.
"Apakah kamu tahu apa yang sedang terjadi, Kira?" Pria itu melangkah lebih dekat. "Vivienne telah mengkhianati orang yang sangat berbahaya. Dan kamu, tanpa sadar, terjebak dalam permainan ini."
Kira mundur selangkah, tidak tahu harus berkata apa. "Apa yang kamu inginkan dari saya?"
"Aku ingin kau membantu kami menemukan Vivienne. Dia mengkhianati pria yang sangat berkuasa, dan sekarang dia bersembunyi. Tapi kau, Kira... kau mungkin bisa membantu kami menemukannya." Pria itu menjelaskan dengan penuh determinasi.
Kira merasa dunia seakan berputar. Kehidupannya yang damai dan sederhana kini terancam. "Saya tidak tahu apa yang terjadi di antara kalian," jawabnya dengan gemetar. "Saya hanya-saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan."
Pria itu menatapnya lebih lama lagi, seolah mencoba membaca pikirannya. Lalu, ia menghela napas dan merubah sikapnya menjadi lebih lembut. "Kira, kau tidak mengerti. Kami membutuhkanmu. Vivienne ada di luar sana, dan dia akan melibatkan banyak orang dalam permainannya. Jangan sampai kamu menjadi korban berikutnya."
Kira menggigit bibir bawahnya, matanya penuh kebingungan. Dia hanya seorang wanita biasa, terjebak dalam jaringan yang jauh lebih besar dari yang pernah dia bayangkan. Namun, di matanya, pria itu melihat keteguhan yang tidak bisa diabaikan.
Beberapa hari kemudian, peristiwa yang mengubah segalanya terjadi. Sebuah kecelakaan tragis menghantam Soren Blackwood, CEO yang selama ini terkenal dengan kekuatannya yang hampir tak terbendung. Mobil yang dikendarainya terguling dalam sebuah insiden yang sangat mencurigakan. Berita mengenai kecelakaan itu menyebar dengan cepat-dan, seperti yang diharapkan, Soren selamat, namun terluka parah. Kakinya lumpuh.
Namun, apa yang tidak diketahui oleh banyak orang adalah bahwa Soren tidak hanya selamat-ia juga memiliki rencana. Rencana untuk membalas pengkhianatan yang telah diterimanya. Dan yang lebih mengejutkan, Soren kini memiliki alasan baru untuk mengincar Kira, karena dalam kecelakaan itu, Kira yang kini mengambil alih peran yang semula ditujukan untuk Vivienne.
Soren tidak pernah tertipu begitu saja. Ia tahu ada lebih banyak lagi yang tersembunyi di balik semua ini. Tapi yang membuatnya semakin bingung-mungkin, justru ia mulai terperangkap dalam perasaan yang tidak ia duga. Apakah ia jatuh cinta pada Kira? Atau adakah sesuatu yang lebih gelap yang menariknya?
Anda Mungkin Juga Suka





