Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Muda

Istri Muda

Elang terjebak dalam dilema besar saat ia terpaksa menikahi Huri untuk melunasi utang ibunya kepada orang tua gadis itu. Padahal, Elang sudah memiliki istri sah bernama Kiya. Kini, hidupnya berubah drastis karena harus menyeimbangkan tanggung jawab di antara dua wanita. Akankah Elang mampu mempertahankan keutuhan rumah tangganya dan menjalankan perannya sebagai suami bagi dua istri sekaligus tanpa memicu kehancuran dalam kehidupan pernikahannya?
Bab
Bagikan

Bab 2

Elang pulang ke rumah dengan pikiran kalut. Diparkirkannya motor di depan kontrakan, tanpa bertegur sapa dengan tetangga lainnya. Biasanya, sebelum masuk ke rumah, Elang pasti berbincang sejenak atau bertegur sapa dengan tetangga kanan dan kiri yang kebetulan berada di depan rumah mereka. Kiya melihat wajah suaminya yang muram begitu menginjakkan kaki di dalam rumah, langsung menyambut suaminya dengan senyuman hangat. 

“Ada apa, Sayang? Kenapa wajahnya cemberut? Capek ya?” sapa Kiya sembari mencium punggung tangan suaminya. Wanita itu menerima tas ransel dari tangan suaminya, lalu menggantungnya di tempat biasa. Lelaki itu langsung masuk ke dalam kamar mandi tanpa bicara apapun. Kiya resah, hingga menghela napas berat beberapa kali. Sigap siapkannya minuman dan juga makan sore untuk suaminya. Suara keran air berhenti, begitu juga bilasan di dalam sana. Elang keluar hanya mengenakan handuk saja yang menutupi sebagian tubuhnya hingga pinggang.

Kiya masih setia menunggu suaminya sampai selesai berpakaian. Makanan dan minuman sudah dia hidangkan di ruang depan kontrakan. Tumis kangkung dan ayam goreng serundeng adalah menu favorit suaminya. Elang keluar dari kamar dan mendekat pada hidangan yang telah disiapkan Kiya. Biasanya, lelaki itu akan berbinar melihat menu kesukaannya, tetapi sore ini tidak. 

Kiya kembali menghela napas berat dan semakin penasaran dengan apa yang telah terjadi dengan suaminya. “kamu sakit, Bang? Kenapa dari tadi aku tanya, kamu diam saja? apa karena lagi-lagi aku datang bulan, sehingga harapanmu untuk punya anak dariku pupus?” cecar Kiya dengan suara bergetar. Saat tengah kedatangan tamu bulanan, emosinya memang tidak stabil dan mudah sekali marah. Ditambah suami yang bungkam saja begitu pulang dari bekerja, bertambah buruklah yang ada dalam pikirannya. Ini sudah tahun keempat mereka menikah dan belum juga dikaruniai buah hati. Kiya merasa sangat tidak nyaman jika suaminya berwajah masam, ia mengira itu semua karena dirinya.

Mendengar Kiya mencecarnya dengan kalimat penasaran dan juga seakan menuduh, Elang menghentikan kunyahannya, lalu menatap istrinya dengan perasaan amat bersalah. Bukannya di marah, hanya saja dia tidak tahu harus mulai darimana membicarakan kesulitan ibunya.

“Aku akan menikah lagi Kiya,” lirih Elang dengan suara tertahan. Bukannya kaget atau marah, Kiya malah terbahak mendengar ucapan konyol sang suami.

“Mana ada yang mau nikah sama kamu, Bang. Pasti wanita itu gak waras. Kita saja masih kekurangan. Pakai mau nambah istri. Jangan ngaco!” 

“Ibu berutang pada Bu Rima lima puluh lima juta dan aku harus menikahi Huri, agar Ibu tidak dipenjara.”

“Apa? M-menikah lagi untuk membayar utang Ibu kamu? Ya Allah, Bang. Pokoknya aku tidak sudi dimadu. Aku tidak mau kamu menikah lagi. Tunggu, ini bukan akal-akalan kamu’kan, Bang? Bukan karena kamu menyukai Huri’kan?”

“Astaghfirulloh, Kiya! Aku lagi pusing, malah kamu fitnah tidak jelas. Aku juga bingung mau bayar utang Ibu bagaimana dalam waktu satu minggu. Aku juga tidak mungkin membiarkan Ibu dipenjara karena tidak mampu membayar utangnya.” Elang tidak jadi makan. Lelaki itu menunduk dengan berjuta beban pikiran di kepalanya.

“Bang, dengar! Ibu kamu sudah sering berutang dengan orang dan kamu kebagian bayar utangnya. Ibu kamu selalu menggampang semua, karena memiliki kamu anak yang penurut dan pasti membantunya dengan senang hati. Walaupun kamu sendiri masih kekurangan. Jadi, menurutku biarkan Ibu menerima efek jera dari perbuatannya.”

“Kiya! Jaga bicaramu! Aku akan tetap membela Ibu dan aku akan menikahi Huri. Terserah kamu mau setuju atau tidak!” 

_Bersambung_

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Jatuh Sakit, Dia Menemani Wanita Lain
9.1
Di Hari Valentine, Betsy divonis menderita kanker lambung dan hanya punya sebulan untuk hidup. Di tengah duka, Sebastian Nash justru mengaku jatuh cinta pada wanita lain meski berjanji tetap setia sebagai suami. Walau hancur, Betsy memilih melepaskan Sebastian tanpa keributan demi sisa usianya yang singkat. Meski Sebastian memohon agar ia tidak pergi, Betsy yang sekarat hanya bisa tersenyum pahit, menyadari bahwa tak ada gunanya lagi menangisi pengkhianatan itu.
Sampul Novel AKU MUNDUR, MAS!
9.1
Pernikahan Syafitri dan Guntur terus dihantam badai konflik sejak tahun pertama. Campur tangan serta provokasi dari keluarga Guntur membuat sikap sang suami kian memburuk terhadap istrinya. Meski telah berupaya bertahan dengan segala kesabaran, Fitri akhirnya mencapai titik jenuh. Ia memutuskan menyerah dan mundur dari rumah tangga yang penuh tekanan tersebut. Kini, keduanya menempuh jalan hidup masing-masing demi mencari kebahagiaan yang baru secara terpisah.
Sampul Novel Anak Tersisih
8.4
Sarinah melarikan diri dari rumah karena ketidakadilan orang tuanya. Insiden kecelakaan mobil justru membawanya ke kehidupan baru sebagai Rully setelah ia diadopsi. Dari gadis buta huruf, ia bertransformasi menjadi dokter sukses. Namun, konflik besar muncul saat seorang pria melamarnya tanpa mengetahui asal-usul Rully yang sebenarnya dari keluarga miskin. Kini, ia harus memilih antara jujur atau terus bersembunyi demi menjaga cinta dan statusnya.
Sampul Novel Apa Salahku Padamu, Bu?
7.9
Mutia menjalani hidup penuh kepedihan karena kebencian sang ibu yang tak beralasan. Seandainya bisa, ia lebih baik tidak pernah lahir daripada terus menjadi sasaran amarah. Kesulitan ekonomi yang menghimpit membuat ibunya selalu melampiaskan rasa frustrasi kepada Mutia tanpa henti. Setiap tindakan gadis malang ini selalu dianggap salah di mata sang ibu. Bagaimana nasib Mutia dalam menghadapi tekanan batin ini? Ikuti perjuangannya menghadapi kenyataan pahit.
Sampul Novel As Your Command
8.2
Kenneth hidup demi melayani keluarga Kania sesuai wasiat ayahnya. Dari masa sekolah hingga bekerja, ia patuh menjalankan setiap perintah Kania tanpa melibatkan perasaan, layaknya robot tak berhati. Namun, keteguhan Kania dalam mendobrak batasan dingin Kenneth mulai mengubah segalanya. Saat permintaan Kania menjadi semakin intim dan berani, sang manusia besi pun tersadar bahwa pengabdiannya telah berubah menjadi debaran jantung yang nyata bagi sang majikan.
Sampul Novel Istri Bayaran Untuk Bos Galak
8.9
Keinginan Devan untuk memiliki Cecil kembali berujung pada ancaman yang sangat ekstrem. Meski masa kontrak mereka telah berakhir, Devan menolak melepaskan wanita itu begitu saja. Dalam suasana penuh tekanan, sang bos yang angkuh bersumpah akan menghamili Cecil agar ia tak bisa pergi lagi. Cecil yang ketakutan mencoba memohon, namun Devan justru semakin terobsesi untuk mengikatnya melalui kehadiran seorang anak demi mempertahankan hubungan mereka.