Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Muda Untuk Suamiku

Istri Muda Untuk Suamiku

Delapan tahun membina rumah tangga, Nayla Rahmawati belum juga dikaruniai buah hati. Demi mendapatkan keturunan, ia mengambil keputusan berat untuk menikahkan suaminya, Burhan, dengan gadis saleha bernama Bella. Akankah Nayla sanggup berbagi cinta dengan madunya? Di balik air mata dan perjuangan, tersimpan rahasia besar mengenai kondisi Nayla. Simak kisah poligami unik yang penuh kekompakan dan haru dalam menjalani biduk rumah tangga yang tak biasa.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Katakan padaku apa yang kau lakukan,” pekik Burhan.

“Ti- tidakk tahu,” isak Bella.

“Jujur,” suara Burhan semakin menggelegar.

“A- aku tidak, ta-tahu,” jawab Bella ketakutan.

“Ck, tidak tahu tapi kau menangis." Burhan semakin geram pada tingkah Bella.

Bella hanya menggeleng tubuh tersungkur tepat dihadapan Burhan.

“Hei, kau tak perlu drama. Aku tidak akan peduli padamu.” Burhan berbalik memunggungi Bella.

“Maaf, ada apa Pak. Sebaiknya jika ada masalah selesaikan di rumah saja. Kasian istri Bapak,” tegur satpam yang bertugas.

Melihat sikap Burhan yang mengacuhkan wanita yang ada di hadapannya padahal tadi baru saja dinikahi.

“Dia, dia ah-“ Burhan tidak melanjutkan ucapannya. Berbalik menatap Bella masih dalam posisi semula.

Burhan menarik tangan bella masuk ke dalam mobil “Puas, puas kau permalukan aku. Sebenarnya apa yang kau mau!! Dari tadi aku tanya jawaban kau tidak jelas, justru semakin menangis.” Burhan mengepal tangan jika saja yang di hadapannya ini bukan wanita, sudah dihadiahinya bogem mentah.

Aaarrrrggggg .... Teriak Burhan memukul setir mobil. Sengaja putar balik dengan harapan Nana Masih berada di tempat itu sebab Bella yang tak kunjung bersuara di tanya sepanjang perjalanan.

“Bukan kau saja, Bang. Aku juga sangat sedih. Kak Nana menghilang begitu saja,” desah Bella tengah mengumpulkan tenaga untuk menghadapi Burhan yang terus menyalahkannya.

“Apa,” bentak Burhan menyadari tatapan tajam Bella seakan ingin menelannya hidup-hidup.

“Kau." tunjuk Burhan tepat diwajah Bella.

Burhan kehabisan cara untuk membuat Bella membuka mulut.

“Baiklah jika kau tidak akan bicara, mari kita pulang. Kau harus layani aku sekarang,” ancam Burhan, tiba-tiba dia punya ide yang akan membuat Bella bicara.

Burhan tau Bella adalah gadis yang Sholehah dan sangat menyayangi Nana. Tentu Bella tidak akan menyerahkan dirinya begitu saja saat Nana tidak ada.

Burhan melajukan kendaraan dengan kecepatan penuh. Supaya cepat sampai di rumah, tidak sabar untuk membuat Bella ketakutan.

“A-apa, apa Abang sudah tidak waras,” ujar Bella gelagapan kedua tangannya sibuk menutupi dua area sensitif miliknya.

Burhan yang melihat tingkah konyol Bella dari spion tengah, menyeringai jahat.

“Siapa suruh kau bermain-main denganku. Kau bukan Nana yang sangat aku cintai. Kau hanya orang asing yang terpaksa aku nikahi demi cintaku pada Nana,” batin Burhan.

Pria itu menekan klakson berkali-kali saat tiba depan gerbang rumahnya.

“Lama sekali, apa yang kalian kerjakan. Mau makan gaji buta, hah,” bentak Burhan pada kedua satpam yang bertugas menjaga rumah besarnya saat pintu pagar terbuka dengan sendirinya.

“Maaf pak, tadi saya lagi makan,” jawab salah satu satpam gugup sedang yang satunya hanya menunduk.

Buru-buru Burhan turun membuka pintu bagian belakang. Mencekal tangan Bella, jaga-jaga siapa tau gadis itu akan kabur.

Burhan melempar tubuh langsing Bella pada sofa ruang tamu. Setelah pintu rumah dibuka oleh Bi Siti.

Wanita paruh baya itu ternganga melihat pemandangan depan matanya.

“Nana dimana Burhan,” tanyanya yang tidak menemukan sosok Nana.

“Nana menghilang, Bik,” jawab Burhan pelan.

Bagi Nana dan Burhan, Bi Siti bukan sekedar pembantu. Mereka sangat menghormatinya yang sudah seperti orang tua mereka sendiri.

“Kok bisa?” tanya Bi Siti khawatir.

“Itu lah sebabnya aku akan menghukum wanita ini. Aku yakin dia tau sesuatu tentang menghilangnya Nana,” tunjuk Burhan pada Bella yang masih tersedu.

“Tidak mungkin Burhan. Bibi tau bagaimana mana Bella. Dia tidak sejahat itu," sanggah Bi Siti mendengar tuduhan sarkas Burhan.

“Tapi dia hanya diam saat aku tanya. Kalau tidak salah tidak akan dia diam. Wajah memelasnya membuat aku semakin muak. Bicaralah atau kau layani aku sekarang juga.” Burhan melangkah mendekati Bella.

“Su-sudah aku katakan. Aku tidak tahu, aarrggggg,” pekik Bella yang berusaha menjaga jarak dengan Burhan.

“A-abang gangguan jiwa,” lanjutnya lagi yang terus bergeser.

“Apa kau yang katakan. Aku tidak waras. Apa ada yang salah jika aku minta dilayani bukannya kau sudah menjadi milikku.” Burhan bertepuk tangan berjalan pelan kearah Bella.

“Hentikan, itu akan membuat dia ketakutan. Dia gadis baik-baik. Apa kamu tidak bisa melihat dia juga shock Nana pergi,” sela Bi Siti yang melihat Bella semakin terpojok.

“Urus dia bi.” pria tu naik ke lantai atas menuju kamarnya dan Nana.

Brakk ....

Bi Siti dan Bella terlonjak mendengar pintu yang ditutup kasar oleh Burhan.

“Sabarlah nak, bibik tahu kau juga tertekan. Tidak perlu bicara bila memang belum siap. Tenangkan pikiranmu percayalah Nana akan baik-baik saja. Bibi sangat mengenalnya, dia akan kembali bersama kita. Percayalah,” Bi Siti menenangkan Bella.

Mendengar kata-kata Bi Siti, Bella menghambur ke dalam pelukan wanita yang sudah seperti ibunya.

“A-aku sudah berusaha mencari Kak Nana disana Bi. Tapi, Kak Nana sudah pergi. Andai aku tahu bakal seperti ini biar Aku saja yang pergi bi,” isak Bella.

“Ini semua sudah menjadi ketentuan Tuhan nak. Jangan salahkan dirimu. Bibi sangat tahu kau gadis yang baik,” Bi Siti mengusap punggung Bella penuh kasih.

“Terima kasih Bi, sudah percaya padaku. Aku tahu diri, tidak mungkin Aku menyakiti Kak Nana. Walau hanya seujung kuku. Dia telah memberikan Aku semuanya, Bi. Tidak ada yang Aku inginkan selain, selalu bersamanya. Kak Nana pulang lah. Aku takut kak,” racau Bella.

“Bersihkan dirimu, jangan berpikir untuk pergi jika kamu menyayangi Nana. Bibi yakin Nana akan kembali." Bi Siti menuntun Bella ke kamarnya. Kamar yang terletak di lantai satu bersebelahan dengan kamarnya.

Rumah besar itu tidak memiliki kamar pembantu. Semua kamar berukuran sama seperti kamar utama dengan fasilitas yang sama.

Nana tidak ingin membedakan antara pembantu dan dirinya. Baginya siapapun yang bekerja di rumahnya layak dihargai dan dihormati.

Bukankah Dimata Tuhan semua orang sama yang membedakan hanya amal ibadah masing-masing.

***

Burhan mengitari bagian kamarnya yang masih mencium aroma tubuh Nana. Ruangan nuansa pink itu ditata sesuai keinginan sang istri. Nana sangat menyukai tokoh kartun hello Kitty. Hampir semua pernak pernik menyerupai tokoh kucing pink dari Jepang itu.

Burhan merebahkan tubuhnya di bantal milik sang istri. Diusapnya lembut barang yang selalu membuat Nana marah jika dia menggunakannya. Seandainya waktu yang akan datang bisa diterawangnya. Ingin waktu berhenti saja pagi tadi.

Saat masih sempat meraih surga dunia bersama belahan jiwanya. Meneguk madu cinta mencapai puncak tertinggi sebelum berangkat ke tempat pernikahan itu. Tempat yang menjadi alasan atas menghilangnya wanita yang sangat dia kasihi. Kehilangan Nana, bagai raga tanpa jiwa.

“Kau dimana Dik, Abang rindu. Mengapa kau tinggalkan Abang. Padahal pernikahan ini yang kau inginkan. Abang sudah ingatkan padamu, pada akhirnya kau yang akan terluka. Tapi kau keras kepala,” gumam Burhan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95MJZ" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95MJZ
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dari Pengasuh ke Cinta
7.8
Mengemban tugas di negeri asing, seorang pengasuh mendedikasikan dirinya untuk menemani proses studi anak dari majikannya. Namun, tanggung jawab pekerjaan ini perlahan melintasi batas profesional ketika dia harus merelakan dirinya demi memenuhi keinginan dan hasrat terpendam sang putra majikan yang begitu mendalam. Di tengah keterasingan lingkungan baru, pengorbanan pribadi ini menghadapkannya pada konflik batin dan dinamika hubungan rumit yang menguji batas ketahanannya.
Sampul Novel Derita Istri Penurut
9.7
Arini adalah sosok istri yang sangat patuh meski harus menghadapi perilaku kasar suaminya, Bagas. Selama ini, ia memilih bungkam dan menutupi penderitaan rumah tangganya dari orang tua. Namun, kesabaran Arini akhirnya mencapai batas hingga ia memutuskan untuk menggugat cerai ke pengadilan agama. Di tengah amarah yang memuncak, mampukah Bagas membujuknya kembali, ataukah tekad Arini untuk berpisah sudah bulat akibat luka batin yang terpendam lama?
Sampul Novel Dua Sisi
8.1
Revan Aditama Perkasa, CEO ADITAMA Group, merasa apatis terhadap pernikahan setelah berulang kali gagal dalam asmara. Mulai dari mencintai gurunya hingga jatuh hati pada kekasih orang lain, ia tak lagi percaya pada cinta. Namun, ayahnya justru memintanya menikahi wanita dari Suku Anak Dalam yang dianggap primitif. Revan pun terkejut dan menolak keras ide menikahi wanita yang sangat kontras dengan dunianya yang modern serta intelektual tersebut.
Sampul Novel Mama Polos Dan Bayi Jenius
9.2
Insiden salah kamar enam tahun silam mengubah hidup seorang wanita selamanya. Tanpa mengingat wajah pria di malam itu, ia terpaksa melarikan diri untuk membesarkan buah hatinya sendirian. Takdir kembali mempertemukan mereka saat ia bekerja sebagai sekretaris di kantor pria tersebut. Meski sang bos tampak tidak mengenalnya, ada ketertarikan yang tak tertahankan di antara mereka. Rahasia masa lalu kini mengancam ketenangan hidup yang ia bangun.
Sampul Novel Menjadi isteri pengganti
7.9
Kelalaian Ameera akibat kekasih toxic-nya berujung maut bagi Ambeera, saudari kembarnya yang tengah hamil. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi Liam, suami Ambeera, yang terpuruk dalam depresi. Demi memulihkan kondisi Liam, Ameera terpaksa menjadi istri pengganti. Namun, setelah Liam siuman dan menyadari kenyataan, ia justru meluapkan kebencian. Kini, Ameera harus bertahan menghadapi kekerasan fisik dan verbal dari pria yang sangat membencinya.
Sampul Novel Mertua Ku Adalah Ayah Ku & Ayah Putri Ku
9.3
Laras adalah yatim piatu putus sekolah yang bertahan hidup di sebuah dusun terpencil. Tinggal di rumah reyot, ia terpaksa bekerja sebagai buruh harian di perkebunan sawit milik Juragan Johan. Namun, takdir membawa Laras ke dalam pusaran hubungan yang sangat rumit dan penuh rahasia besar. Tanpa disangka, sosok Johan ternyata merupakan ayah kandungnya, sekaligus ayah dari anak yang dikandungnya, serta menjadi mertuanya sendiri. Simak kisah pelik ini selengkapnya.