Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan

Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan

Pasca perceraian pahit, Surya tega mengusir Anaya dan memutus hubungan dengan darah dagingnya sendiri. Selama belasan tahun, ia tidak pernah memberi nafkah atau mencari tahu keberadaan mereka. Namun, desakan kebutuhan mendesak memaksa Surya melacak anak-anaknya setelah tiga belas tahun berlalu. Saat pencarian itu membuahkan hasil, Surya harus menghadapi kenyataan pahit bahwa kehidupan mantan istri dan anak-anaknya telah berubah total di luar dugaannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Apa maksudmu Mas? Melisa akan dioperasi? Bagaimana bisa? Operasi pengangkatan rahim lagi. Ck! Yang benar aja. Pacar aja gak punya." Talita menghempaskan tubuhnya di sampingku.

"Bagaimana bisa kau tau tentang anakmu, jika kau di rumah hanya untuk mandi dan tidur. Setiap hari kau pergi dengan geng sosialitamu itu. Menghamburkan uang dan pulang setelah limitnya kandas."

"Jadi kamu nyalahin aku Mas? Lalu kamu selama ini kemana aja? Kamu sibuk dengan proyek, sibuk mencari mantan istrimu itu kan?"

Aku menoleh ke arah Talita. Menatap wajah tanpa make up yang tetap cantik dan mulus. Di usia kami yang hampir menyentuh setengah abad, dia masih terlihat menawan.

"Jangan menutupi kesalahanmu, dengan mencari-cari kesalahan pada orang lain. Aku bekerja untuk memenuhi kebutuhanmu dan anak-anak kita. Bahkan semua keluargamu hidup dari usahaku Talita. Dan perkara mencari Anaya, bukankah kita sudah bicarakan itu? Kita butuh anak-anak Anaya. Juga untuk kelangsungan hidupmu dan keluargamu bukan? Jadi, jangan bicara omong kosong!"

Talita menghentakkan kakinya ke lantai.

"Seharusnya kau yang berperan penting dalam hidup Melisa. Dia anak perempuan Talita. Kau biarkan dia berkeliaran sesuka hati, kuliah tidak pernah selesai. Kau bilang dia akan jadi seorang model, mana buktinya? Dokter tadi mengatakan, Melisa sudah pernah keguguran berkali-kali." aku mengusap kasar wajahku.

Talita melahirkan tiga orang anak bagiku. Melisa, Radit, dan Virgo. Aku juga punya dua anak perempuan dari Anaya. Aluna dan Anatasya.

Aku menikahi Talita setelah satu tahun menikah dengan Anaya. Aluna dan Melisa lahir di tahun yang sama.

Aku sangat mencintai Melisa lebih dari Aluna. Melisa adalah anak yang cerdas dan sangat cantik. Wajahnya seratus persen jiplakan wajah Talita.

Bagaimana nanti perasaan Melisa, jika tau rahimnya telah diangkat? Bagaimana masa depannya nanti? Apa masih ada pria yang mau menikahi Melisa, wanita tanpa rahim.

Membayangkannya saja, aku bergidik ngeri. Kasihan anakku.

"Aku mau kembali meeting Talita. Jaga Melisa dengan baik. Jangan tinggalkan dia. Kali ini saja. Tolong dengarkan perkataanku!" aku hendak beranjak dari kursi tunggu, namun tangan Melisa mencegahku.

"Meeting aja yang Mas urusin. Melisa gimana? Aku belom sarapan lho Mas. Tungguin napa?"

Aku menyugar rambutku. Masalah perusahaan yang hampir kolaps, memang belum aku ceritakan padanya. Baiklah. Mungkin ini saatnya.

"Tolong bantu aku kali ini aja. Investor yang mau mendanai perusahaan kita, ingin bertemu denganku hari ini. Jika aku tidak datang, dan dana itu tidak jadi mereka salurkan, maka aku akan bangkrut. Kau mau hidup miskin Talita?"

Kepala wanita itu menggeleng cepat. Sorot matanya terlihat bingung dengan penjelasanku.

"Bangkrut? Mana mungkin bisa bangkrut. Kau kan pebisnis Mas."

"Tentu saja bisa, jika uang perusahaan terpakai untuk mendanai kepuasaanmu Talita. Sudah. Turuti saja perintahku. Jangan membantah. Selesai meeting, aku langsung balik ke sini."

Kulangkahkan kaki meninggalkan Talita. Mengurus administrasi. Setelah selesai, aku memacu mobil dengan kecepatan tinggi.

Aku sempat mengirimi pesan kepada Jonathan, sekretarisku, jika aku akan bertemu investor itu. Jonathan bahkan sudah shareloc. Sebuah kafe kekinian. Yang sementara naik daun di instagram, menjadi tempat pertemuan, pilihan investor itu.

Dua puluh menit kemudian, aku tiba. Setelah memakirkan mobil, aku masuk. Mendapati Jonathan sedang duduk dengan seorang anak muda. Tampan dan sangat bersahaja.

Inikah investor itu? Wow...Dia mungkin baru berusia dua puluh tahun. Sama seperti usia Virgo anak bungsuku.

Virgo masih suka keluyuran, balap motor dan pulang dalam keadaan mabuk. Tapi anak muda ini, sudah menjadi investor. Didikan orang tuanya luar biasa.

"Selamat pagi. Maaf saya terlambat. Ada halangan saat di jalan tadi." Kuulurkan tangan kananku dengan sopan kepada pemuda ini.

Jonathan bahkan ikut berdiri bersamaku. Pemuda itu menyambut dengan hangat. Bahkan saat menggenggam tanganku, tangan kirinya pun ikut menyatu dengan jabatan tangan kami.

"Tidak apa-apa Tuan. Saya turut prihatin atas kecelakaan putri anda. Tadi Bang Jo sudah ceritakan semuanya. Apakah anda baik-baik saja? Bagaimana keadaan putri anda Tuan?"

Aku terkesima. Benar kata orang, dewasa bukan diukur dari usia, tapi dari sikap dan tingkah laku. Anak muda yang sopan.

"Alhamdulillah anak saya baik-baik saja Tuan. Waktu saya kesini dia sementara di tangani oleh tenaga medis."

"Di rumah sakit mana Tuan? Mungkin setelah meeting, saya bisa pergi menjenguknya."

"Di rumah sakit Artama Tuan."

"Oh yah? Kakak sulung saya dokter yang bekerja di rumah sakit itu Tuan. Dia seorang ahli bedah."

"Wah. Luar biasa. Jika tidak merepotkan, dan jika punya waktu, Tuan bisa menjenguk anak saya!"

Kami terlibat obrolan ringan. Santai. Dan ada satu perasaan dekat yang tidak bisa aku jelaskan, yang aku rasakan terhadap anak muda di depanku ini.

"Jadi, bagaimana dengan permohonan kami Tuan? Apakah anda bersedia membantu?" tanyaku hati-hati.

"Yah. Pasti Tuan. Tadinya saya ke sini dengan CEO perusahaan kami. Ibu saya sendiri. Hanya beliau harus cepat-cepat pulang. Kakak perempuan saya yang satunya lagi, akan mengadakan konferensi pers, dan Ibu harus hadir untuk menemani."

Aku terdiam dengan kekaguman. Keluarga yang luar biasa. Kakak sulungnya dokter, kakak keduanya pasti seorang publik figur, dan dia sendiri telah bekerja di perusahaan dengan jabatan yang tinggi.

Seandainya, ketiga anakku seperti mereka. Bahkan sekarang aku di hadapkan dengan masalah yang sebagian besar di sebabkan oleh anak-anak itu. Ini karena Talita yang terlalu memanjakan mereka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel (bukan) Perempuan Biasa #buku ketiga
9.6
Hidup eksekutif muda Davina Hadinata hancur setelah menjalin hubungan dengan Aria Wardana yang ternyata beristri. Aria memfitnahnya hingga ia menganggur, sementara bisnis ayahnya bangkrut akibat skandal sang kakak. Tragedi memuncak saat istri Aria bunuh diri, memicu dendam Rajata Bagaskara. Rajata menodai Vina hingga hamil sebagai balasan atas kehilangan keponakannya. Di tengah penderitaan dan kemiskinan, Vina berjuang bertahan hidup demi harapan yang tersisa.
Sampul Novel Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku
8.8
Malam Natal yang seharusnya hangat berubah menjadi mimpi buruk. Demi berkencan dengan asistennya, seorang suami tega mencampur obat tidur ke susu anaknya sendiri. Saat sang istri melarikan anak mereka yang demam tinggi ke rumah sakit, ia justru memergoki suaminya sedang menggendong sang asisten dengan dalih kakinya terkilir. Di tengah kepanikan di ruang gawat darurat dan ketidakpedulian suaminya, sang istri meraba tiket lotre di sakunya, memantapkan tekad untuk menyudahi pernikahan tujuh tahun mereka.
Sampul Novel DIKIRA MISKIN
8.0
Yudi dan Antika kerap menjadi sasaran cemoohan para kakak ipar yang memandang rendah kondisi ekonomi mereka. Di balik hinaan tersebut, pasangan ini sebenarnya telah meraih kesuksesan besar selama menetap di kota. Begitu fakta kekayaan mereka terungkap, sikap sinis keluarga besar seketika berubah menjadi upaya untuk mendekat demi keuntungan pribadi. Akankah Yudi dan Antika menerima perubahan sikap yang mendadak ini setelah sekian lama diremehkan?
Sampul Novel Fanboy Romantis
8.5
Fayrin adalah aktris sempurna di depan kamera, namun sosok aslinya sangat angkuh dan jauh dari citra dewi yang ia sandang. Kiky sangat menyadari tabiat buruk di balik layar tersebut hingga ia merasa muak. Namun, semakin mengenal sisi kelam Fayrin, kebencian Kiky justru berubah menjadi getaran cinta yang mendalam. Kini, ia bertekad menembus batasan dunia mereka demi mendapatkan hati sang artis, meski tahu betapa sulitnya menyatukan dua realitas yang berbeda.
Sampul Novel HASRAT MEMBARA CEO PERKASA
8.5
Sekuel dari Cintaku Bersemi di Masa Remaja ini mengisahkan Joseph Mikuel, CEO JM Corp, yang tak sengaja bertemu kembali dengan cinta lamanya, Mary Violet. Mary, yang dulu menghilang tanpa penjelasan, tiba-tiba melamar sebagai sekretaris pribadi di perusahaannya. Menggunakan kekuasaannya, Joseph memastikan Mary diterima demi menuntaskan perasaan yang belum usai. Pertemuan tak terduga ini mengejutkan Mary dan memicu tanya: apakah cinta lama mereka bisa bersemi kembali?
Sampul Novel Hubungan Sebatas Ranjang
8.1
Jonathan Prawira Maulana adalah CEO Maulana Grup yang jenius dalam bisnis namun buta soal asmara. Kesibukannya membuat orang tua Jo khawatir hingga mereka berencana menjodohkannya dengan anak rekan bisnis. Jo menolak keras rencana tersebut, namun ia justru terjebak syarat berat. Ia hanya punya waktu satu bulan untuk memperkenalkan calon istri pilihannya sendiri. Jika gagal, ia harus menerima perjodohan itu tanpa syarat. Mampukah Jo menemukan cinta dalam waktu singkat?