Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Cadangan

Istri Cadangan

Nadia hancur saat memergoki suaminya, Reza, bermesraan dengan Karina di kamar tamu rumah mereka sendiri. Alih-alih menyesal, Karina dengan angkuh mengklaim cinta Reza, sementara Reza justru meminta izin untuk menikahinya. Meski dikhianati secara keji, Nadia menolak untuk hancur dan menyerah. Dengan tekad yang membara, ia bangkit menghadapi penghinaan itu dan bersumpah akan membalas rasa sakit hati serta pengkhianatan mereka dengan tuntas.
Bab
Bagikan

Bab 1

Nadia menggenggam kunci mobilnya erat-erat saat melangkah menuju pintu utama rumah. Hari itu, seperti hari-hari sebelumnya, ia menjalani rutinitas tanpa curiga. Namun, ada sesuatu yang aneh di dalam dirinya, sebuah perasaan yang sulit dijelaskan. Mungkin hanya kelelahan setelah seharian bekerja, atau mungkin ada sesuatu yang mengganggu hatinya.

Sesampainya di rumah, Nadia menyadari keheningan yang tidak biasa. Pintu depan terbuka sedikit, dan tanpa pikir panjang, ia melangkah masuk. Ditemani suara derap sepatu hak tinggi yang menggema di lorong kosong, Nadia mulai merasakan kegelisahan yang semakin kuat.

Lalu, suara tawa lembut terdengar dari dalam rumah. Ia berhenti sejenak, mengernyitkan dahi. Tawa itu, tawa yang terlalu familiar. Ia tahu persis siapa pemiliknya.

"Reza?" Nadia berbisik pada dirinya sendiri.

Ia mengikuti suara tawa itu, dan ketika sampai di depan kamar tamu, matanya tertuju pada pemandangan yang seolah-olah menghancurkan hidupnya. Reza, suaminya, terbaring di ranjang dengan Karina-wanita yang selama ini tinggal bersama mereka-di sisinya. Mereka tertawa, berbicara dengan sangat akrab, seolah dunia ini hanya milik mereka berdua.

Nadia mematung di depan pintu. Tidak tahu apakah ia ingin berteriak atau menangis, perasaan sakit dan kecewa bercampur dalam dirinya. Ia merasa terjebak dalam labirin kebohongan yang sudah terlalu lama tersembunyi.

"Ah, Nadia, akhirnya kau datang," suara Karina terdengar dengan nada santai. Wajah wanita itu tak tampak cemas sedikit pun, malah seolah menikmati setiap detik dari kehancuran yang sedang terjadi. "Aku rasa ini saat yang tepat untuk kau tahu, kan?"

Reza menatapnya, matanya terlihat kosong dan lelah. Tanpa ekspresi penyesalan, ia mengangguk perlahan. "Nadia, aku... aku mencintai Karina. Kami sudah memutuskan untuk melanjutkan hidup bersama."

Nadia merasa dunia seakan runtuh di sekelilingnya. Kata-kata itu seperti pisau yang menusuk tepat ke hatinya. Suaminya, yang selama ini ia percayai sepenuhnya, ternyata telah mengkhianatinya begitu saja.

"Apa kau tidak merasa sedikit pun bersalah?" Nadia akhirnya bisa membuka mulut, suaranya terdengar rendah, namun penuh kemarahan yang tertahan.

Karina menatapnya dengan senyum puas. "Kenapa harus merasa bersalah, Nadia? Kami saling mencintai. Reza telah memilihku, dan aku tidak akan mundur. Aku akan menjadi istrinya, dan aku akan membuatnya bahagia."

Nadia merasa darahnya mendidih. Ia tidak bisa membiarkan penghinaan ini berlalu begitu saja. "Kalian benar-benar tidak tahu malu." Nadanya semakin tajam. "Dan kau, Reza... bagaimana bisa kau begitu mudahnya mengkhianatiku, setelah semua yang kita lalui?"

Reza menunduk, tampak seolah enggan untuk berbicara lebih jauh. Namun, ia mengangkat wajahnya dengan keputusan yang tegas. "Aku ingin menikahi Karina, Nadia. Aku ingin hidup bersamanya, dan aku harap kau bisa memberi restu, meski aku tahu itu sulit untuk diterima."

Nadia merasa tenggorokannya tercekat, tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya. Ada sesuatu dalam dirinya yang ingin hancur, tetapi ia menahannya. Ia harus kuat, tidak bisa membiarkan Reza dan Karina merusak kehidupannya lebih jauh.

Dengan langkah tegap, Nadia melangkah maju, tatapannya penuh kebencian. "Kalian tidak akan mendapatkan apa yang kalian inginkan. Aku akan memastikan kalian membayar atas pengkhianatan ini."

Karina tertawa sinis. "Apa yang bisa kau lakukan, Nadia? Kita sudah membuat keputusan. Tidak ada yang bisa mengubahnya."

Tangan Nadia gemetar, namun ia tidak mundur. Ia menatap mereka dengan penuh keyakinan. "Kalian akan menyesal. Percayalah."

Dengan itu, Nadia keluar dari kamar tamu, meninggalkan pasangan yang penuh kebohongan dan pengkhianatan itu. Tetapi ia tahu, ini baru permulaan dari apa yang akan menjadi pertempuran panjang. Ia tidak akan memberi mereka kesempatan untuk terus bermain dengan hidupnya.

Nadia kembali ke kamarnya, menatap bayangannya di cermin. Ia merasa lelah, kecewa, dan hancur. Tetapi di balik rasa sakit itu, ada api yang mulai membara-api balas dendam yang tak bisa dipadamkan. Ia bertekad, kali ini tidak ada yang bisa menghalangi jalannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BAHAGIA SETELAH DUKA
8.3
Hubungan asmara Gabriel dan Nadya terhalang tembok besar restu keluarga akibat perbedaan keyakinan. Demi meminang Nadya yang merupakan penganut agama yang taat, Gabriel rela berpindah keyakinan dan berkomitmen menjadi imam yang baik. Namun, pengorbanan besar tersebut harus dibayar mahal. Keputusannya membuat Gabriel kehilangan haknya sebagai ahli waris Indofarma Grup dan namanya pun resmi dicoret dari daftar keluarga besarnya.
Sampul Novel Bertemu Karena Jodoh
8.2
Nasyira terbiasa menikmati kemewahan sebagai putri orang kaya, namun roda kehidupan berputar drastis saat hartanya ludes seketika. Nasib malang menimpa keluarganya ketika sang papa dinyatakan bangkrut total. Kehancuran finansial ini bukan tanpa alasan, melainkan akibat pengkhianatan keji yang dilakukan oleh adik kandung papanya sendiri. Kini, Nasyira harus menghadapi realita pahit setelah orang terdekat menghancurkan seluruh kejayaan mereka.
Sampul Novel Cinta Om Duda
7.9
Rehan Hadinata adalah CEO sukses sekaligus duda dengan satu anak yang merindukan kasih sayang wanita. Meski banyak yang mengejarnya, tak ada satu pun yang berhasil memikat hatinya. Suatu hari, ia mencoba aplikasi kencan daring dan tertarik pada sosok bernama Nesya Cintia Ayu. Rehan pun memberanikan diri untuk mengirimkan pesan dan memulai perkenalan. Akankah interaksi mereka berkembang menjadi hubungan yang lebih serius dan penuh komitmen di masa depan?
Sampul Novel Hidupku yang Kaya Mendadak
8.5
Terlahir miskin, aku banting tulang demi membiayai kuliah dan membelikan iPhone untuk kekasih impianku. Namun, pengorbananku dibalas pengkhianatan saat aku memergokinya bermesraan dengan pria lain. Tak hanya dihina karena kemiskinanku, aku pun dipukuli hingga terpuruk dalam keputusasaan. Di titik terendah itu, sebuah telepon dari ayah mengubah segalanya. Rahasia besar terungkap bahwa aku sebenarnya adalah putra seorang miliarder yang sangat kaya raya.
Sampul Novel Hubungan Cinta Terlarang dengan Ibu Rina
8.7
Rina adalah seorang guru sejarah di sebuah SMA. Dia berusia 30 tahun, bercerai tanpa anak. Orang bilang dia mirip Demi Moore di film "Striptease". Tingginya 170 cm, berat 50 kg, dan payudara 36B. Semua muridnya, terutama yang laki-laki, sangat ingin melihat tubuh polosnya. Suatu hari, Rina harus memanggil salah satu muridnya ke rumahnya untuk tes rias wajah. Anto harus mengulang ulangan karena ketahuan menyontek di kelas. Anto juga dikenal dengan tubuhnya yang kekar karena sudah berlatih bela diri sejak SD sehingga harus menjaga kebugaran fisiknya. Bagi Rina, kedatangan Anto ke rumahnya juga merupakan suatu kebetulan. Dia diam-diam naksir dia. Itu sebabnya dia bermaksud memberinya beberapa "pelajaran tambahan" pada Minggu sore ini. "Sudah selesai, Anto?" Rina kembali ke ruang tamu setelah meninggalkan Anto sendirian selama satu jam untuk mengerjakan soal-soal yang dilontarkannya. "Hampir, Nona." "Kalau sudah selesai, datanglah ke ruang tamu. Aku akan berada di belakang." "Oke." "Mbak Rina, aku sudah selesai," Anto memasuki ruang tamu dengan pekerjaannya. "Dimana Kak Rina?" "Dia di kamarnya Anto, sebentar," Rina mencoba membetulkan kausnya. Ia sengaja melepas branya untuk membangkitkan gairah muridnya. Di balik baju longgarnya, bentuk payudaranya terlihat jelas, terutama putingnya yang menonjol. Begitu dia pergi, mata Anto hampir melotot melihat tubuh gurunya. Rina membiarkan rambut panjangnya tergerai, tidak seperti penampilannya biasanya di depan murid-muridnya. “Kenapa kamu tidak duduk dulu, biar aku periksa…” Wajah Anto memerah karena malu saat Rina tersenyum saat tatapannya terfokus pada payudaranya. "Bagus... bagus... Kamu bisa berbuat curang seperti itu?" “Maaf, Nona. Saya lupa belajar hari itu.” "Ah, benarkah?" "Anto, bisakah kamu membantuku?" Rina mendekat padanya di atas karpet. “Ada apa, Nona?” Tubuh Anto gemetar saat tangan gurunya memeluknya, sementara tangan Rina yang lain membelai area miliknya. "Tolong, bantu aku, dan berjanjilah untuk tidak memberitahu siapa pun." "Tapi...tapi...aku..." "Kenapa? Oh...kamu masih perawan?" Wajah Anto memerah mendengar perkataan Rina. "Ya." "Tidak apa-apa. Biarkan aku membimbingmu." Rina lalu duduk di pangkuan Anto dan Anto hanya menurut saja saat tubuh hangat gurunya menempel di tubuhnya. Dia bisa merasakan dada Rina mengeras. Keduanya berciuman mesra. Setelah memuaskan diri, Rina berdiri di hadapan muridnya yang masih tertegun. Rambut panjangnya tergerai seperti sutra di tubuhnya. "Ah, cepatlah Anto," erang Rina tak sabar. Anto kemudian berlutut di samping gurunya. Dia tidak tahu harus berbuat apa. "Anto...letakkan tanganmu di dadaku," dengan gemetar Anto meletakkan tangannya di dada Rina, merasakannya naik turun.
Sampul Novel Kau Ceraikan Aku, Tetapi Anakku Akan Menjadi Pewaris
9.3
Lara terpaksa menceraikan Elara akibat tekanan sang ibu mertua yang memandang rendah statusnya sebagai putri sopir. Elara yang dulu hangat berubah menjadi dingin dan membiarkan pernikahan rahasia mereka hancur. Setelah malam tak terduga yang dianggap Elara sebagai momen bersama Elena, ia resmi bertunangan dengan wanita itu. Lara yang patah hati memilih mengasingkan diri ke desa untuk membuat sabun organik, tanpa menyadari bahwa dirinya tengah mengandung pewaris suaminya.