Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel I Love You Daddy

I Love You Daddy

Michaela memilih kabur demi menolak kembalinya Bianca, ibu kandung yang dulu meninggalkannya. Sang ayah, Agam, awalnya mengira pelarian ini karena perjodohan dengan Dilan, namun alasan sebenarnya jauh lebih pelik. Konflik ini membongkar rahasia asal-usul Michy, wasiat keluarga, hingga perasaan terlarang yang terpendam. Di tengah intrik warisan dan penculikan yang mengancam, Michy dan Agam harus berjuang mempertahankan ikatan mereka demi memulai babak baru.
Bab
Bagikan

Bab 2

Agam terlonjak dari duduknya, saat Erik menelpon dan memberitahukan kalau dia tidak menemukan Michy di kampusnya. Bahkan teman Michy mengatakan, kalau Michy pulang lebih dulu.

"Kamu sudah telpon dia Erik?"

"Sudah Tuan, tapi ponsel nona Michy tidak aktif," jawab Erik

"Coba kamu cari informasi, siapa saja teman Michy yang biasa bersamanya, mungkin saja Michy pergi bersama teman-temannya.”

"Siap Tuan"

Agam kembali duduk, ia mencoba menghubungi nomer Michy, tapi seperti yang dikatakan Erik, Michy tidak bisa dihubungi. Agam menatap ponselnya ponselnya kembali berbunyi sebelum ia meletakan ponsel itu di atas meja. la menerima panggilan dari Bianca.

"Agam, mana Michy, bukannya dia harus ke sini setelah kuliah?"

"Erik tadi menjemputnya, tapi Michy tidak ada di kampusnya, sekarang Erik sedang berusaha mencarinya."

"Hmmm, anak itu sepertinya sengaja, dia pasti tidak ingin datang ke sini"

"Kamu harus lebih keras lagi berusaha, Bianca. Bukan salah Michy kalau dia membencimu, aku sangat tahu bagaimana rasanya hidup dan dibesarkan tanpa kasih saying seorang ibu." Agam membela putrinya.

"Kamu terlalu memanjakannya Agam," gerutu Bianca.

"Apa lagi yang bisa aku lakukan selain memanjakannya. Aku hanya ingin dia tumbuh dengan bahagia, meski tidak dalam naungan kasih sayang dari kedua orang tuanya."

"Jangan mulai menyalahkan aku lagi Agam"

"Aku tidak perlu menyalahkanmu, kamu memang sudah melakukan kesalahan, meskipun kamu menolak untuk mengakuinya."

"Hhhh, aku tidak ingin lagi bertengkar denganmu karena – masa lalu, selamat siang."

"Selamat siang Bianca," Agam mematikan ponselnya, disandarkan punggungnya ke sandaran kursi kerjanya.

Sedikitpun ia tidak mendengar nada cemas pada suara Bianca, saat mengetahui Michy tidak ditemukan Erik di kampusnya.

Tidak mudah bagi Agam untuk membesarkan Michy sendirian, apa lagi harus menjawab pertanyaan Michy kecil tentang ibunya. Di saat gadis kecil lain selalu ditemani ibu mereka, Michy kecil harus puas hanya dengan Agam saja. Sementara Agam juga harus mencurahkan perhatian untuk mempertahankan kelangsungan perusahaan yang diwariskan oleh Bastian, kakek Michy, ayah Bianca kepada Michy.

Agam teringat akan pesan terakhir kakek Michy. Kalau ia harus merawat dan mendidik Michy dengan baik, juga harus menjaga dan menjalankan perusahaan dengan baik. Kakek Michy bahkan sudah menyiapkan jodoh untuk Michy.

Bianca sendiri meninggalkan Michy sejak Michy masih berusia enam bulan. Bianca meninggalkan rumah untuk mengejar keinginannya menjadi penyanyi. Dia memang bisa menggapai keinginannya menjadi penyanyi. Bianca berpetualang dengan grup bandnya dari satu cafe ke café lainnya. Dari satu kota ke kota lainnya, dari satu negara ke negara lainnya. sampai usianya kini menua, dan grup bandnya bubar karena para anggotanya ingin fokus membina keluarga.

Suara ponselnya menyadarkan Agam dari lamunan.

"Erik, bagaimana Erik?"Agam menegakan 'tubuhnya.

"Saya tidak mendapatkan informasi apapun tentang Nona Michy, Tuan."

"Apa? Bukankah tadi pagi kamu mengantarkan Jenhy ke kampus? Apa tidak ada yang melihat Michy pergi dengan siapa."

"Benar Tuan, tapi tidak ada seorangpun yang tahu kemana perginya nona Michy."

"Ya Tuhan, Michy kamu kemana? Hhhh, Sebaiknya kamu pulang saja Erik. Nanti aku akan meminta orang-orangku untuk mencari Michy."

"Baik Tuan"

Agam tidak ingin menunggu lagi, ia langsung menelpon orang yang ia yakin bisa ia andalkan untuk mencari Michy.

°♡°♡°♡°

Michy menghempaskan tubuhnya, di atas ranjang kecil yang kini menjadi tempat tidurnya. la menyewa sebuah flat kecil, untuk tempat tinggal. Pekerjaan memang belum ia dapatkan, tapi dengan uang tabungannya, ia yakin bisa bertahan selama dua bulan, jika ia belum juga mendapatkan pekerjaan.

Tatapan Michy lurus, menatap langit-langit kamarnya, di sana terbayang wajah Agam, daddynya. Tanpa terasa air mata mengalir di sudut matanya. Setelah kakeknya meninggal, hanya daddynya yang dekat dengannya. Meski daddynya tidak banyak bicara, tapi selama ini apapun keinginannya selalu diluluskan.

Agam sangat memanjakannya, tapi kini semua itu kini sudah berakhir. Bukan Agam yang mengakhiri, tapi pilihannya untuk pergilah yang mengakhiri semua perhatian Agam untuknya. Dan, itu semua karena Bianca, wanita yang tak bisa ia pungkiri sudah mengandung dan melahirkannya. Tapi hanya sebatas itulah, peran wanita itu dalam hidupnya. Tak ada cinta, tak ada kasih sayang, tak ada perhatian, tak ada pelukan, tak ada kecupan, tak ada apapun yang membuatnya bisa menerima wanita itu dalam hidupnya. Apa lagi wanita itu sudah berusaha merebut Agam dari dirinya.

Tanpa sadar, air mata jatuh di sudut mata Michy. Meski selama ini ia merasa bahagia, hanya hidup berdua dengan daddynya. Tapi, tetap saja, terkadang ia merasa iri dengan teman-temannya, yang bisa merasakan kasih sayang seorang ibu dalam hidup mereka. Michy menghapus air matanya, ia bangun dari berbaringnya, ia mengambil oran yang tadi ia beli. la harus mencari lowongan pekerjaan segera.

°♡°♡°♡°

Ini hari ketiga Michy menghilang. Agam tidak bisa menahan rasa cemasnya. Michy, gadis rumahan, ia jarang keluar untuk bepergian, Agam sangat yakin, Michy tidak akan pergi jauh.

Agam berdiri di tengah-tengah kamar Michy, tatapannya menyapu seluruh ruangan, hal ini hampir tiap malam ia lakukan, semenjak Michy menghilang. Agam melangkah mendekati jendela, tatapannya jauh terlempar ke luar sana. Pikirannya terlempar ke masa saat ia masih muda. Saat cinta tengah mekar di hatinya. Tapi ingatan itu melukai hatinya, hatinya terluka karena ia harus meninggalkan wanita yang ia cintai, demi menikahi Bianca. Agam menundukan kepalanya, rasa rindu pada Michy seakan menggerogoti hatinya.

‘Michy, apapun yang ingin kamu minta, akan daddy luluskan. Tapi tolong, pulanglah, ini rumahmu, semuanya adalah milikmu, aku hanya menjaganya untukmu. Rumah, dan perusahaan, atas namamu, jika ada yang harus pergi dari rumah ini, maka akulah yang harus pergi. Bukan dirimu, tapi aku tidak akan pergi sekarang, sampai seseorang bisa menggantikan aku untuk menjagamu, dan meneruskan untuk menjalankan perusahaan. Ya Tuhan, dimanapun putri ku Michy berada, tolong lindungi dia.'

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hidden Tea
8.2
Saat menghadiri pesta di Negeri Suwarna, Putri Mahkota Manggalya menerima kabar duka atas wafatnya sang ayah. Karena takhta tak boleh kosong, Pangeran Rahagi yang berusia sepuluh tahun pun naik takhta menggantikannya. Sang Putri yang terpukul memilih mengasingkan diri demi menenangkan jiwa. Namun, di bawah kuasa raja muda yang baru, Manggalya justru berubah menjadi kerajaan agresif yang terus memperluas wilayah kekuasaannya secara membabi buta.
Sampul Novel Ksatria Naga Phoenix
8.3
Ramalan kuno di Benua Arkandaria memperingatkan kemunculan Naga Langit yang akan membawa kiamat. Hanya Ksatria Naga Phoenix yang mampu menghentikannya, namun sosok sakti ini hanya dianggap dongeng. Zhu Fei, putra Panglima Zhu Lei, diramalkan menjadi ksatria pertama tersebut. Di usia lima tahun, ia harus menjalani latihan berat di Pulau Pek Long demi memenuhi takdirnya. Akankah ia berhasil mencegah kehancuran dunia atau ramalan itu tetap menjadi legenda?
Sampul Novel Occidens
9.7
Tumbuh dalam kebencian akibat keserakahan orang tuanya, Edgar yang berdarah campuran harus memikul kutukan berat. Namun, kehadiran Selena, si gadis pencari kayu yang ceria, mulai meluluhkan hatinya yang beku. Saat cinta mulai bersemi, takdir kejam menghalangi. Edgar terpilih menjadi pemimpin kaum immortal dan penguasa klan demon. Sebagai raja, ia dilarang memiliki pendamping atau ratu. Mampukah cinta mereka bertahan melawan hukum dunia immortal yang mutlak?
Sampul Novel Pandora
9.6
Aaron Elang Cyane kembali setelah tiga tahun berlatih demi melindungi para sahabatnya. Namun, ia mendapati Guinevere Abigail belum pulang dan Aurora Bernett diculik oleh organisasi Twilight Fantasy yang memburu daemon darah murni. Di tengah konflik, Elang harus menghadapi perasaan rumitnya pada Aleasha Brunella Aoi serta ancaman musuh dalam selimut. Takdirnya kini terikat pada rencana gelap layaknya kotak Pandora, memaksanya mengambil keputusan sulit demi masa depan.
Sampul Novel Pelukan Cinta yang Membara dan Sabar
8.4
Tiga tahun aku bersabar menghadapi Marco, Alpha yang dingin dan selalu beralasan menjagaku yang rapuh. Di hari jadi kami, ia justru pergi demi serigala betina lain bernama Sarah. Marco meninggalkan aku sendirian di jalanan gelap saat badai demi mengejar cinta sejatinya. Di titik kehancuran itu, muncul sosok Alpha misterius dengan kekuatan luar biasa. Tatapan peraknya mengunci mataku, lalu ia mengklaim diriku sebagai miliknya dengan geraman penuh proteksi.
Sampul Novel Penerus Para Dewa
8.7
Xiao Long hanyalah siswa biasa hingga sebuah aksi heroik merenggut nyawanya. Demi menyelamatkan seorang anak dari penculik, ia tewas bersimbah darah. Di ambang kematian, sosok berjubah cahaya muncul dan memberinya kesempatan kedua. Terlahir kembali di dunia baru, ia membawa pengetahuan serta ingatan para dewa. Kini, Xiao Long memulai perjalanan epik untuk bangkit sebagai makhluk abadi yang akan menaklukkan para dewa dan menundukkan kaum demon di bawah kakinya.