Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel I Love You Daddy

I Love You Daddy

Michaela memilih kabur demi menolak kembalinya Bianca, ibu kandung yang dulu meninggalkannya. Sang ayah, Agam, awalnya mengira pelarian ini karena perjodohan dengan Dilan, namun alasan sebenarnya jauh lebih pelik. Konflik ini membongkar rahasia asal-usul Michy, wasiat keluarga, hingga perasaan terlarang yang terpendam. Di tengah intrik warisan dan penculikan yang mengancam, Michy dan Agam harus berjuang mempertahankan ikatan mereka demi memulai babak baru.
Bab
Bagikan

Bab 3

Michy keluar dari flatnya, ia bermaksud pergi ke toko báku tempatnya bekerja. la terpaksa menyamarkan penampilannya, agar tidak ada orang yang mengenalinya sebagai Michaela Petterson, putri dari AgamPetterson. Pekerjaan di toko buku, di dapatnya dari iklan di koran, pemilik toko buku adalah seorang nenek bernama Audrey.

Michy cukup senang dengan pekerjaannya. Lingkungan kerja, cukup menyenangkan baginya. Sehingga ia bersemangat untuk berangkat bekerja. Audrey, wanita usia lima puluh lima tahun itu, boss yang sangat menyenangkan bagi Michy. Audrey suka mencoba berbagai resep masskan. Di lantai atas toko buku milik Audrey, adalah tempat tinggal Audrey.

Sore ini, Michy tidak perlu memikirkan makan malamnya, 'karena Audrey menmberinya makanan masakannya, yang bisa ia santap untuk makan malam. Michy menutup toko dengan hati riang gembira, ia berpamitan pada Audrey sebelum pulang.

Michy hanya berjalan kaki menuju flatnya, karena tidak terlalu jauh jaraknya. Michy melangkah dengan santai, sambil menikmati suasana senja. Tiba-tiba sebuah mobil berhenti di Sampingnya, dua orang ke luar dari mobil, dan membekap mulutnya.

Michy tidak bisa melakukan perlawanan, ia pingsan karena obat bius yang ada di kain yang dipakai si pembekapnya. Mobil yang membawa Michy langsung melaju meninggalkan lokasi di mana Michy dibekap tadi. Salah seorang dari mereka menelpon seseorang, mengabarkan bahwa Michy sudah berada di tangan mereka.

°♡°♡°♡°

Michy membuka matanya, yang pertama ia lihat adalah langit-langit kamar tempat di mana ia berada. Lalu ia menatap sekelilingnya, ruangan yang sangat akrab dengannya, kamar tidurnya di rumah Agam.

"Sudah bangun," suara itu datang dari arah jendela.

Michy bangun dari berbaringnya, kepalanya terasa sedikit pusing, karena pengaruh obat bius yang tadi sempat dihirupnya. Michy menurunkan kakinya ke lantai, ia duduk di tepi ranjang, dengan kakinya menjuntai di sisi ranjang.

Michy menatap Agam, yang tengah berjalan ke árahnya. Michy tidak tahu, bagaimana cara Agam menemukannya. Agam duduk di tepi ranjang, tepat di sebelah Michy.

"Kabur dari rumah bukanlah cara yang bagus untuk menyampaikan sebuah protes, Michy," Agam menolehkan kepalanya, untuk menatap Michy.

"Jika ada yang tidak kamu suka, bisa kamu sampaikan langsung pada Daddy, jangan justru pergi, dan menimbulkan masalah baru."

"Katakan pada Daddy, apa yang membuatmu pergi dari rumah?"

"Aku tidak ingin tinggal satu atap dengan wanita itu," jawab Michy lirih.

"Wanita itu? Bianca, maksudmu? Dia ibumu, Michy."

"Aku tahu, tapi dia tidak pernah mencintaiku, bahkan aku merasakan dari tatapannya, kalau dia menganggapku saingannya!" Michy merentak berdiri dari duduknya.

"Apa yang kamu katakan, saingan apa? Apa yang membuatmu berpikir, kalau kalian adalah saingan, apa yang diperebutkan, Michy?"

"Daddy sangat mencintainya, iyakan? Daddy ingin menikahinya, iyakan? Lakukan apa yang Daddy mau, tapi sampai kapanpun, aku tidak ingin tinggal satu atap dengan wanita itu!" Seru Michy dengan nada berapi-api.

Agam menatap Michy, tadinya ia pikir, Michy pergi karena menolak perjodohan yang sudah diatur almarhum kakeknya. Tapi, ternyata ia salah.

"Michy, Daddy tidak tahu, dari mana pikiran seperti itu kamu dapatkan?"

"Daddy tidak usah berpura-pura, Daddy masih sangat mencintainyakan, karena itu sampai sekarang Daddy tidak menikah lagi!"

Agam berdiri dari duduknya, ia melangkah untuk mendekati Michy, tapi Michy mundur untuk menjauhinya.

"Hhhh, kamu perlu tahu Michy, selama ini hanya dirimu yang Daddy pikirkan. Alasan Daddy tidak menikah, bukan karena Bianca, tapi karena Daddy ingin fokus melakukan apa yang menjadi pesan kakekmu." Agam berhenti sejenak untuk menarik napas.

"Dia meminta untuk menjagamu, sampai seseorang bisa menggantikan tugas Daddy. Seseorang yang akan menjadi suamimu. Daddy tidak menikah, karena tidak ingin pikiran, dan perhatian terbagi, antara dirimu, dengan istri, dan anak-anak dari pernikahan Daddy." Agam kembali menarik napas dalam.

"Daddy punya hutang budi pada kakekmu, hutang yang tidak akan mampu Daddy bayar, meski dengan nyawa. Jadi Daddy mohon padamu, bantu Daddy memenuhi pesan kakekmu."

"Aku tidak ingin menikah dengan Dilan!"

"Daddy tidak akan memaksamu, Michy. Kamu bisa memilih, pria mana yang kamu ingin jadikan suami, tapi tentu saja, jangan hanya cinta pertimbangannya, pikirkan juga kelangsungan perusahaan yang akan Daddy serahkan padamu. Karena, begitu kamu menikah, apa yang diwariskan kakekmu, akan Daddy serahkan semuanya padamu. Semuanya hakmu, Michy."

Michy menatap Agam dengan lekat, Agam menaikan alisnya, karena merasakan tatapan Michy yang tidak seperti biasanya.

"Ada apa?"

"Apa kalau aku menikah, Daddy akan pergi dari rumah ini? Apa Daddy akan meninggalkan aku? Apa Daddy akan menikahi wanita itu?" Michy menatap Agam dengan mata berkaca-kaca.

"Aku akan tetap di sini, jika kamu menginginkannya,"

Agam menjangkau bahu Michy, lalu di dekap erat ke dadanya.

"Tapi, jangan bawa masuk wanita itu ke dalam kehidupan-kita ya Daddy."

"Aku tidak akan membawa siapa-siapa ke rumah ini tanpa persetujuanmu, Michy."

Michy melingkarkan kedua tangannya di tubuh Agam.

"Daddy," Michy mendongakan wajahnya, untuk menatap wajah Agam.

"Hmmm," Agam melepaskan pelukannya.

"Kenapa tidak ada foto-foto pernikahan Daddy, dan wanita itu, saat kalian menikah dulu?"

Agam menatap Michy dengan wajah terkejut, karena baru kali ini Michy menanyakan hal itu kepadanya.

"Kenapa, Daddy? Apa Daddy menyembunyikan foto-foto itu untuk Daddy sendiri?" pertanyaan Michy terdengar sangat menyelidik.

Agam berusaha berpikir cepat, ia harus menemukan jawaban paling masuk akal bagi Michy, yang bukan bocah lagi. Michy sudah dewasa, dia akan tahu, kalua Agam berdusta, kalau alasan yang Agam berikan tidak sesuai logika.

"Jawab Daddy? Apa kalian menikah tanpa ada pesta, tanpa ada kamera?" Michy menuntut jawaban dari Agam, Agam menatap wajah Michy, wajah yang sangat mirip dengan Bianca saat muda.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95EYR" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95EYR
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hidden Tea
8.2
Saat menghadiri pesta di Negeri Suwarna, Putri Mahkota Manggalya menerima kabar duka atas wafatnya sang ayah. Karena takhta tak boleh kosong, Pangeran Rahagi yang berusia sepuluh tahun pun naik takhta menggantikannya. Sang Putri yang terpukul memilih mengasingkan diri demi menenangkan jiwa. Namun, di bawah kuasa raja muda yang baru, Manggalya justru berubah menjadi kerajaan agresif yang terus memperluas wilayah kekuasaannya secara membabi buta.
Sampul Novel Ksatria Naga Phoenix
8.3
Ramalan kuno di Benua Arkandaria memperingatkan kemunculan Naga Langit yang akan membawa kiamat. Hanya Ksatria Naga Phoenix yang mampu menghentikannya, namun sosok sakti ini hanya dianggap dongeng. Zhu Fei, putra Panglima Zhu Lei, diramalkan menjadi ksatria pertama tersebut. Di usia lima tahun, ia harus menjalani latihan berat di Pulau Pek Long demi memenuhi takdirnya. Akankah ia berhasil mencegah kehancuran dunia atau ramalan itu tetap menjadi legenda?
Sampul Novel Occidens
9.7
Tumbuh dalam kebencian akibat keserakahan orang tuanya, Edgar yang berdarah campuran harus memikul kutukan berat. Namun, kehadiran Selena, si gadis pencari kayu yang ceria, mulai meluluhkan hatinya yang beku. Saat cinta mulai bersemi, takdir kejam menghalangi. Edgar terpilih menjadi pemimpin kaum immortal dan penguasa klan demon. Sebagai raja, ia dilarang memiliki pendamping atau ratu. Mampukah cinta mereka bertahan melawan hukum dunia immortal yang mutlak?
Sampul Novel Pandora
9.6
Aaron Elang Cyane kembali setelah tiga tahun berlatih demi melindungi para sahabatnya. Namun, ia mendapati Guinevere Abigail belum pulang dan Aurora Bernett diculik oleh organisasi Twilight Fantasy yang memburu daemon darah murni. Di tengah konflik, Elang harus menghadapi perasaan rumitnya pada Aleasha Brunella Aoi serta ancaman musuh dalam selimut. Takdirnya kini terikat pada rencana gelap layaknya kotak Pandora, memaksanya mengambil keputusan sulit demi masa depan.
Sampul Novel Pelukan Cinta yang Membara dan Sabar
8.4
Tiga tahun aku bersabar menghadapi Marco, Alpha yang dingin dan selalu beralasan menjagaku yang rapuh. Di hari jadi kami, ia justru pergi demi serigala betina lain bernama Sarah. Marco meninggalkan aku sendirian di jalanan gelap saat badai demi mengejar cinta sejatinya. Di titik kehancuran itu, muncul sosok Alpha misterius dengan kekuatan luar biasa. Tatapan peraknya mengunci mataku, lalu ia mengklaim diriku sebagai miliknya dengan geraman penuh proteksi.
Sampul Novel Penerus Para Dewa
8.7
Xiao Long hanyalah siswa biasa hingga sebuah aksi heroik merenggut nyawanya. Demi menyelamatkan seorang anak dari penculik, ia tewas bersimbah darah. Di ambang kematian, sosok berjubah cahaya muncul dan memberinya kesempatan kedua. Terlahir kembali di dunia baru, ia membawa pengetahuan serta ingatan para dewa. Kini, Xiao Long memulai perjalanan epik untuk bangkit sebagai makhluk abadi yang akan menaklukkan para dewa dan menundukkan kaum demon di bawah kakinya.